Kamis, 24 Agustus 2017

Ini Dia Kiat-Kiat Agar Tetap Nyaman Naik Kereta Api Ekonomi

Ini Dia Kiat-Kiat Agar Tetap Nyaman Naik Kereta Api Ekonomi

Ini Dia Kiat-Kiat Agar Tetap Nyaman Naik Kereta Api Ekonomi. Banyak alasan kenapa seseorang memutuskan untuk menggunakan kereta api ekonomi saat liburan. Mulai dari keterbatasan dana, kehabisan tiket kelas eksekutif, jam keberangkatan ataupun kedatangan. Apapun alasannya hindari berburuk sangka dan tetaplah senang hati saat naik kereta api ya.

Baca juga : 5 Bahaya Buruk Sangka

Saat ini, fasilitas kereta api ekonomi sudah sangat baik. Meski kelas ekonomi, penumpang tetap bisa menikmati gerbong yang nyaman karena bersih dan ber-AC. Tempat duduk juga sudah 'empuk', walaupun tidak senyaman kelas eksekutif.

Permasalahannya ialah bagaimana bila kita liburan menggunakan kereta api ekonomi jarak jauh, seperti kereta Kertajaya yang melayani rute Jakarta-Surabaya. 

Jarak tempuh membutuhkan waktu belasan jam. Rasa bosan, lelah dan kurang nyaman tentu mudah menghampiri apalagi ditambah dengan jarak serta waktu selama itu.

Nah, untuk membuat perjalanan tetap nyaman dan menyenangkan, yuk simak dulu kiat naik kereta api ekonomi jarak jauh di bawah ini. 


Pilih Kursi dan Gerbong Yang Tepat

Demi kenyamanan pilihlah kursi yang memiliki dua baris penumpang, karena lebih nyaman ketimbang 3 baris.
Kursi ini memiliki nomor dengan akhiran huruf D dan E. 
Untuk nomor bisa  bebas memilih di ujung atau di tengah.

Bila ingin ruang gerak sedikit lebih lebar, bisa memilih kursi di ujung. Namun risikonya lebih berisik, karena dekat pintu.

Selanjutnya untuk gerbong, usahakan tidak memilih gerbong pertama. Gerbong ini terlalu dekat dengan lokomotif dan membuat suasana kurang nyaman.

Untuk memilih kursi dan gerbong ini bisa dilakukan secara online, tanpa perlu repot datang ke stasiun. Kelebihan lainnya, tiket online cenderung lebih cepat, murah, dan mudah. Kamu bisa membuktikannya dengan mencoba memesan tiket Kertajaya di situs Traveloka.


Pilih Perlengkapan Tidur Sederhana dan Seperlunya.

Untuk kenyamanan, sebaiknya membawa perlengkapan tidur pribadi. Bawa saja seperlunya seperti bantal leher dan selimut. Keduanya sangat diperlukan, khususnya di malam hari, karena udara di dalam kereta cenderung dingin.

Bila masih malas membawanya, bisa menyewa ke petugas di kereta dengan harga kisaran Rp10 ribu hingga Rp15 ribu. Namun secara kualitas dan kenyamanan, masih lebih enak membawa milik pribadi. 


Bawa Bekal Selama Perjalanan

Di kereta api sebenarnya ada makanan dan camilan yang bisa dipesan kapan saja. Namun tetap membawa bekal sendiri jauh lebih dianjurkan. 

Alasannya :

- Pilihan lebih banyak atau tidak terbatas
- Harga lebih terjangkau dan bisa berhemat
- Bekal lebih terjamin rasa, kesehatan, dan kebersihannya

Bawalah makanan atau camilan favorit sebagai bekal selama perjalanan naik kereta api, agar lebih nendang. Disarankan membawa bekal dengan kemasan yang sekali pakai, untuk mengurangi beban barang bawaan. Tapi jika ingin sayang bumi, membawa kemasan yang bisa dicuci layak dieksekusi.

Baca juga : Tips Menyiapkan Bekal Untuk Perjalanan Kereta Api

Siapkan Stamina dan Jaga Kesehatan

Jika sudah menentukan waktu liburan dan memesan tiket kereta api, hal penting lain yang perlu dipersiapkan ialah stamina

Jaga kesehatan dan pastikan fisik kuat menempuh perjalanan jauh dengan kereta api. Jika perlu, bisa membawa obat-obatan seperti kayu putih, obat anti mabuk seperlunya. Ingat, rencana liburan indah dan perjalanan yang panjang tidak akan ada artinya, bila kamu jatuh sakit. 
Sebagai gambaran waktu tempuh Jakarta-Surabaya sekitar 12 jam, Jakarta-Jogja 8 jam, Jakarta-Semarang 7 jam, dan paling jauh Jakarta-Malang 15 jam.


Gunakan Trik Atasi Jenuh di Perjalanan

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa bosan dan jenuh berjam-jam di dalam kereta api ekonomi

Paling sederhana ialah menikmati pemandangan dan mengobrol dengan teman seperjalanan atau penumpang lain.


Jika ingin menggunakan cara modern, pastikan memiliki paket data yang cukup atau terkoneksi internet dengan cepat misalnya menggunakan jaringan XL

Agar lebih afdol cari tahu titik-titik lokasi yang termasuk dalam jangkauan jaringan baru sekaligus dilalui jalur kereta api agar perjalanan tetap nyaman, menyenangkan dan berkesan.

Baca juga : Tips Mudik Nyaman dan Menyenangkan

Biasanya waktu berjam-jam di kereta api terasa cepat berlalu bila diisi dengan hal-hal positif seperti di atas tadi itu, berbicara dengan teman seperjalanan di dekat kita, mendengarkan musik, menonton film, membaca atau bermain game di gadget.

Bila tidak memberatkan, bawa juga buku favorit atau mainan kesukaan. Keduanya bisa membantu mengusir rasa bosan dan jenuh di perjalanan. Ketika lelah, pakailah bantal leher dan selimut untuk bisa tidur dengan nyaman.

Jadi gimana?

Sudah siap dong ya mengeksekusi kiat perjalanan nyaman, menyenangkan dan berkesan dengan kereta api ekonomi jarak jauh.

Semoga bermanfaat!


Ini Dia Kiat-Kiat Agar Tetap Nyaman Naik Kereta Api Ekonomi



Sabtu, 12 Agustus 2017

Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan


Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Eksterior Fave Hotel MT Haryono, fresh ya!
Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan. "Bunda, jadi nih kita nginap di hotel?"

Putriku, Yasmin yang baru pulang sekolah, berhenti di depan kamarnya dan menatap lekat ke arah aku yang masih mencuci piring. Wajar dia bertanya karena aku masih mengenakan seragam favorit para bunda sedunia #eh se Indonesia, daster.

Ingin rasanya aku menggoda dengan mengatakan sebaliknya, namun melihat sorot matanya yang penuh harap, kali ini jahilku luluh dan mendadak mengendap.

Rencana ini memang sudah lama mengudara, namun mengingat kesibukan sekolah Yasmin yang kini full time school  plus kesibukan daku, *tssaaah...! baru deh ketemu hari sempurna.

Baca juga : 4 Kiat Terciptanya Bahagia di Rumah 

Tak sampai 15 menit kami bertiga bersiap untuk staycation. Yihaaa...!

Berikut kiat agar staycation bareng kesayangan tak terlupakan.

1. Hindari Jauh

Staycation memang cocok untuk hal-hal yang rileks. Jadi buang jauh-jauh untuk pergi jauh. Lakukan hal yang jarang dilakukan ketika aktivitas begitu padat misalnya membaca buku kesayangan, menonton acara TV kesayangan. Semuanya serba kesayangan.

2. Eksplorasi sekitar kota

Menginap di hotel atau menikmati tempat-tempat di dalam kota yang belum pernah didatangi bisa jadi pilihan. Misalnya perpustakaan, taman baru atau tempat perbelanjaan.

3. Menikmati kuliner favorit

Saat aktivitas padat kadang kala waktu makan di pangkas demi mengejar waktu. Mengunyah pun terburu-buru. Saat ini, lupakan itu. Saatnya menikmati sensasi gigitan dan kunyahan sampai ke hati. Apalagi dengan kuliner yang melelehkan hati. Coba makan dengan mata terpejam sesekali. Rasakan sensasinya!

4. Dokumentasi Semua Ekspresi

Tak ingin kehilangan momen staycation?
Siapkan dokumentasi dan tangkap semua ekspresi. Siapa tahu mungkin ada kuis lomba foto ekspresi, kau sudah punya stok foto di galeri.

5. Belanja

Gak mesti yang mahal. Pergi ke pusat perbelanjaan, siapa tahu sedang ada diskon desainer kesayanganmu. Atau mau hadiahkan sesuatu buat anggota keluarga. Intinya, have fun dan kejutan! Agar tak terjebak belanja kalap, sebaiknya siapkan daftar kejutanmu.

Kembali ke laptop!

Jadi, staycation kali ini kami memilih menginap di Fave Hotel yang sering kami lewati kalau mau pergi ke pusat kota.

Dulu aku pernah menghadiri acara di sini saat launching program XL. Saat itu aku sudah terpikat dengan desainnya yang unik dan pilihan warna yang cerah, sesuai banget dengan tagline fun, fresh and friendly!

Fave Hotel terletak di antara pusat kota dan tempat-tempat menghabiskan waktu luang di Balikpapan. Sempurna! Mudah dijangkau dengan moda transport umum, dekat pantai dan juga tempat belanja/shopping area.

Kami tiba hampir menjelang magrib dan gerimis cantik masih menitik.

Petugas resepsionis yang ramah menyambut kami. Senyumnya menghiasi sore kelabu, bikin adem kalbu.

Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Fun, Fresh and Friendly!
Setelah mengisi formulir dan melampirkan KTP, rasanya tak sabar ingin segera tiba di kamar. Hahaha...

Dari resepsionis kami melewati lobi dengan desain fresh. Cekidot!

Yup, Fresh, Fun and Friendly, Indeed!
Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Lobby, Hubby!

Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Penampakan lobi dari lantai 1
Kamar kami, Superior Room, terletak di lantai 3. Menghadap pusat kota dan laut nun jauh di sana. Dengan tempat tidur queen size. Aku juga minta extra bed, karena kami bertiga. Luas kamar 25 meter persegi. Daftar amenities juga lengkap seperti bath  tub, coffee and tea marker, safe deposit, LED TV 32" dan meja tulis.


Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
City view and sea view nun di kejauhan
"Tolong jangan dikutak-katik dulu ya kamarnya, bunda mau dokumentasi dulu!"

Aku langsung wanti-wanti saat melihat Yasmin sudah tak sabar ingin merebahkan diri. Hihihi. Yasmin punya hobi unik ini. Sama seperti di rumah, saat melihat kamar tidur rapi, pasti ingin langsung ditiduri. Don't ask, why! Hobi yang aneh. Anak siapa, dulu, dong! Hihihi.

Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Desain Superior Room yang bikin melting n pingin hanimun, #eh

Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Model kesayanganku, uhuk!

Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Kamar mandi kinclong
Setelah sholat Magrib di kamar, kami memutuskan cari makan di luar hotel. Soto Banjar Kuin Gunung Sari, kesayangan. Iya, kami bertiga klop banget dengan tempat kuliner ini. Pelayanan yang cepat dan tentu saja rasa sotonya yang khas dengan aroma kapulaga bersanding dengan sate ayam yang ukurannya imut, pas di mulut, untuk satu gigitan. Perfecto!

Aku coba mengambil foto namun karena hari sudah malam dan hanya mengandalkan flash, hasilnya kurang layak tayang, hiiks.

Tiba di sini saat azan Isya bergema. Babang suami izin mau berjamaah. Aku dan Yasmin karena sudah lapar tingkat dewa minta izin pesan duluan. Ternyata jam segini itu, prime time di warung ini. Pembeli hilir mudik, yang datang dan pergi. Untung saja masih kebagian tempat.

Soto hampir habis, si abang baru nongol.

"Wah, lapar banget ya rupanya!"

Malam itu gerimis mengundang membikin perut lapar kepayang. Dalam sekejap Abang juga menghabiskan hidangan.

"Ke mana kita?"

Abang bertanya sambil menuju parkiran mobil.

"Balik saja ke hotel, leyeh-leyeh yuuk!"

Etapi sebelumnya kita beli sepatu sekolah Yasmin dulu, soalnya sudah mangap selalu. Hahaha. Ide beli sepatu sudah bergulir sejak liburan naik kelas. Sepatu sekolah Yasmin sedikit unik. Kudu warna hitam semua. Jika ketahuan melanggar, bisa kena pinalti, sepatu disita sekolah. Alamak!.

Hampir 45 menit memutari pusat perbelanjaan, alhamdullillah akhirnya ketemu juga.

Mendadak aku ingin es krim. Dalam perjalanan pulang, kami melewati gerai es krim dan pesan untuk bertiga. Ternyata semua juga lagi mood ngemil malam itu. 

Es krim pesanan dalam kemasan mangkuk jadi kami melipir di tepi jalan dalam perjalanan pulang ke hotel, menikmati malam dan es krim di tangan. Bahagia memang sederhana dan kita yang cipta!.

Baca juga : Bahagia Itu Sederhana

Sesampai di hotel tubuh sudah mengirim sinyal ingin istirahat. 

Sambil menunggu antrian di kamar mandi, aku merebahkan badan dan membelai sprei, katun asli ini, lembut banget. Lalu terbayang betapa nyenyaknya tidur ntar malam. 

Dan benar tak lama kami semua terlelap hingga alarm gadget membangunkan.

Saatnya sarapan!

Untuk sarapan, ukuran restoran terbilang kecil. Tapi... jadi kelihatan intim. Cuma aku tak berani membayangkan bagaimana jika kamar semua terisi, dan tamu turun serentak pada saat yang sama untuk sarapan.

Menu sarapan tidak terlalu banyak, sesuai dengan tipe hotel yang budget hotel.

Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Restoran warna-warni

Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Aneka pilihan sarapan pagi itu
Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Ada buah dan salad kesayangan
Staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan
Menu wajib sarapan nasi goreng

Dan untuk kategori ini, budget hotel, Fave Hotel baru saja memenangkan penghargaan dari traveloka.com. Selamat ya!



Fave Hotel juga punya beberapa paket andalan seperti berikut ini:




Dan yang paling anyar adalah, ini!

A post shared by favehotel MT Haryono BPN (@favemtharyono) on


Dear Fave Hotel,

Terima kasih atas pelayanan dan keramahan saat kami staycation di Fave Hotel MT Haryono Balikpapan.

Kalau kamu, apa kiat-kiat agar staycation tak terlupakan?

Kamis, 10 Agustus 2017

ERME Skin Care Clinic: Pentingnya Konsultasi Sebelum Melakukan Perawatan Wajah


Pesan WA dari Ria Mei, Founder ERME Skin Care Clinic Balikpapan yang terlambat aku klik, sedikit mengagetkanku. Awalnya jadwal yang disepakati jam 16.00WITA. Ternyata maju satu jam. Cepat-cepat aku berkemas dan wuuzz... eng ing eng. Meluncur menembus gerimis cantik.  Demi apa coba...!

Hampir setengah jam dalam perjalanan aku tiba di klinik. Ria sudah menanti dengan senyum manisnya. Tak lama suara azan Ashar membahana dari mesjid At Taqwa. Aku meminta izin sholat dulu, biar lebih afdol, #eeeaaa!

Ruangan Ria yang mungil, bersih, membuat nyaman siapa saja, dan ternyata sajadah dan mukena juga telah tersedia. Good job!.

Akhirnya, tibalah momen itu.

Perawatan kulit wajah impian. Sebelumnya kami telah beberapa kali berdiskusi mengenai tipe perawatan apa yang cocok untuk aku.  Mengetahui pentingnya konsultasi sebelum melakukan perawatan wajah itu banyak manfaatnya. Konsultasi diperlukan guna mendapatkan saran, petunjuk dan pertimbangan sekaligus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Aku percaya setiap orang meski dengan masalah kulit yang sama pasti akan memberikan reaksi yang berbeda-beda terhadap alat, krim/gel dan perlakuan perawatan kulit. Konsultasi dengan dokter/terapis sebelum perawatan mutlak diperlukan.
Aku juga percaya kecantikan luar dan dalam itu kudu seimbang. Yang pasti perempuan cantik dengan kedewasaan tidak pernah berusaha menutupi kekurangan, mereka mengakui dan menerima kekurangan. Kebaikan hati dan ketulusan kudu dominan sambil tetap fokus mengejar cita-cita
Setuju?


Kembali ke laptop!

Ya, itu tadi, setelah beberapa kali konsultasi, akhirnya kami sepakat memilih perawatan Micro Oxy Bubble untuk kali ini. Perawatan ini membantu mengatasi masalah kulit kusam apalagi aku baru pulang ala piknik seru ke pulau tanpa penghuni, mengeksplor tempat wisata sarat petualangan, serta jalan-jalan di pantai, mirip-mirip seperti kenangan di Sangalaki

Saat mendekati ruangan perawatan, adrenalinku sesaat mengambil peranan. Sudah lama aku tidak melakukan perawatan. Sambil meletakkan tas, doa pun aku panjatkan. Bismillah...

Ayu, terapis ramah memulai eksekusinya. 

"Kita bersihkan dulu ya, Bu!"

ERME Skin Care Clinic: Pentingnya Konsultasi Sebelum Melakukan Perawatan Wajah
Pijatnya asli bikin rileks!
Gerakan memutar sambil melakukan pijitan mendatangkan sensasi nyaman tingkat dewa. Hampir saja aku terbuai. Woi... kerja woi... hihihi. Segera aku raih gadget dan merekam adegan ini. Cukup 30 detik karena ingin melanjutkan sensasi ini. Kudu khusyu, cint!

Selanjutnya wajahku kembali dibersihkan lalu kembali Ayu berkata: "Saya oleskan gel Oxy Bubble-nya ya, Bu, agak sejuk nih..."

Aku pejamkan mata. Lalu ingat, hei... kerja, woi, kerja...!

Mata aku buka dan aku kaget luar biasa wajahku memerah!

"Ayu, ini karena efek perlakuan yang tadi?"

"Bukan, Bu, ini warna gelnya memang merah, gitu"

Hahaha... Ayu sukses membuat aku blingsatan.

Tak berapa lama aku mendengar suara device Micro Oxy Bubble yang sedang disetting. Tak, tak, tak. Suaranya memecah keheningan ruang perawatan. 

Saat itu ketiga kamar perawatan semua terisi. Di samping kanan dan kiri dua pelanggan sedang menikmati sesi akhir perawatan, pemakaian masker. Suara musik lembut melengkapi momen relaksasi.

"Kita mulai Bu, Oxy Bubble-nya"

Gerakan memijat dimulai dari pipi terus bergantian ke arah dagu, kening dan pangkal hidung. Begitu terus berganti-ganti. Tak ada rasa nyeri sama sekali!.

Lagi-lagi aku hampir lupa diri! Hihihi...

Segera aku raih gadget dan merekam momen sakral ini dengan kesayanganku si Pinky Asus Zenfone 3 Max 5.5"! Ala-ala seleb euui...!
Micro Oxy Bubble berfungsi mencerahkan kulit secara instan, mengangkat sel kulit mati, memberikan asupan oksigen ke dalam pori-pori wajah, membersihkan wajah dari polusi dan kotoran sehingga wajah terasa lebih segar, relaksasi otot wajah, melancarkan peredaran darah di wajah serta membantu mengurangi kerutan halus.
Jika dilakukan secara rutin plus menjalani gaya hidup sehat akan memberikan kehidupan baru untuk kulit (renew) karena memberi oksigen pada epidermis kulit membantu memicu produksi kolagen sehingga kulit menjadi lebih kencang cerah dan kenyal. Ulala...!

Hampir 15 menit aku dimanja alat ini dan akhirnya kembali memasuki sesi pembersihan. Dengan kedua tangan memegang spons, Ayu kembali melakukan pemijitan dan pengangkatan sisa-sisa gel Oxy Bubble.

Sebuah kaca disiapkan dan aku bisa menikmati wajah, pasca perlakuan Micro Oxy Bubble ini. So... glowing, cint! Pangling, akuuh...! Hmmm... kira-kira babang suami bilang apa nanti ya?

ERME Skin Care Clinic: Pentingnya Konsultasi Sebelum Melakukan Perawatan Wajah
So... glowing!
"Selanjutnya sesi masker Oxy Bubble ya, Bu"

Kembali suara ramah Ayu menyadarkanku.

"Ini juga agak dingin gitu, Bu"

Sebelumnya Ayu menorehkan serum yang terdapat di kemasan masker baru kemudian memasang masker.

ERME Skin Care Clinic: Pentingnya Konsultasi Sebelum Melakukan Perawatan Wajah
Oxy Masker In Action...!
Maknyoos...! Emang sejuuuk gitu, cint!

"Saya tinggal 30 menit ya, Bu"

Duh, mau ngapain ya 30 menit di sini? 

Aku jadi ingat. Beberapa teman sering bertanya di mana aku melakukan perawatan wajah. Nah, kebetulan nih, ini waktu yang tepat untuk membuat postingan tentang kecantikan.

Jadi, 30 menit aku isi dengan "jalan-jalan" ke feed instagram ERME Skin Care Clinic, buat suntikan ide postingan ini.

Oh iya, sejak mulai tiba di klinik aku juga berbagi pengalaman perawatan ini via insta story.

Ini adalah pengalaman pertama aku berbagi video dan foto perawatan kulit wajah di instagram @rosannasimanjuntak. Cekidot!


Alhamdullillah... beberapa teman menulis pesan lewat DM dan berkonsultasi. Ciee, ciee.. Mudah-mudahan, berkah yaaa. Insya Allah.

Untuk hasil lebih optimal, sebelumnya aku juga sudah menjalani ritual perawatan sehari-hari, dengan ERME Sun Screen Gel dan ERME Night Cream. Alhamdullillah, cocok!


Seperti yang aku uraikan di atas, setiap perawatan wajah kulit meski dengan masalah yang sama kadang kala memerlukan penanganan berbeda.  Biarkan terapis atau dokter yang menentukan perawatan apa yang cocok bagi kita.

Menurut Ria Mei, semua produk ERME Skin Care Clinic adalah halal. Tak perlu was-was dalam pemakaian. Izin sedang dalam pengurusan.

Semoga artikel penting banget melakukan konsultasi sebelum melakukan perawatan wajah ini bermanfaat ya.

Kapan kamu terakhir melakukan perawatan wajah?


ERME Skin Care Clinic
Komplek Balikpapan Baru
Ruko Little China
Blok AB 5 No.19
Balikpapan

Telp:+62 812 5328 9000
WA: +62 818 0712 3576
WA: +62 813 5020 1088

ERME Skin Care Product Stockist
WA: +62 818 0712 3576
Jakarta

IG: ermeskincare_clinic

Cantik Sehat Bersama ERME Skin Care Clinic


Selasa, 01 Agustus 2017

Agar Foto di Pantai Anti Lebay Ini Kiatnya


Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya


Agar Foto Di Pantai Anti Lebay Ini Kiatnya.  "Lebaran ke dua nanti, kita ke pulau karang, yuk!"

Suara babang suami terdengar begitu renyah, ngalahin rengginang bumbu ole-ole tetangga sebelah rumah.

"Siap!"

Tanpa ragu aku langsung mengangguk setuju.

Walau sudah pernah piknik seru ke pulau tanpa penghuni ini, namun adrenalin tetap mengalir deras meski hanya mendengar namanya sekilas. Terbayang kegaduhan saat momen keseruan yang bakal tuntas!

Lalu mendadak pose-pose elegan ala selebgram berkelebatan. Berkejaran memohon dihentikan.

Segera rencana ditata. Yang pasti logistik nomor perdana, karena tak ada warung untuk 'kampung tengah'.   Ssst... itu nama lain untuk urusan perut, saudara-saudara! Aku baru saja menemukannya saat mudik liburan ini, di Sumatera!
Pulau karang adalah pulau tanpa penghuni yang terletak di Tapanuli Tengah. Dari bandara Kualanamu International Airport (KNIA) Medan bisa langsung terbang ke Pinangsori, bandara Sibolga, ibukota kabupaten. Selanjutnya perjalanan diteruskan dengan kendaraan roda empat atau dua ke Barus. 
Akses ke pantai ini bisa lewat Sitiris-tiris atau langsung lewat pelabuhan Barus dilanjutkankan dengan menyewa perahu. Yang pasti kalau ke pantai, kudu bareng bolang agar lebih nendang!
Baca juga : 4 Cara Afdol Menikmati Pesona Batu Dinding Borneo
Postingan kali ini agak berbeda. Kali ini aku punya misi sedikit berbeda.

Misi?

Maksudnya, mau bagi-bagi tips. Karena saat liburan kemarin saking histeris, kebanyakan pose narsis. Kehabisan ide. Segala konsep tentang fotografi indah, mendadak amnesia! Ahhh...! Begitulah, penyesalan selalu datang terlambat adanya. Menurutku, iya, masih menurutku, banyak foto kurang layak tayang alias kurang nendang.

Jadi, aku tak ingin kalian alami ini.
Baca juga bagaimana mensiasati liburan ala working Mom Ike Yuliastuti.

Untuk itu monggo disimak tips berikut ini agar foto liburan di pantai, anti lebay!

Tips ini aku campur ala gado-gado dari berbagai literasi dan sedikit pengalaman pribadi. So, you may find a bit similar with other posts in internet but of course with my style on it.

Cekidot!

1. Berendam

Iya dong ya. Masak sudah di pantai kagak ada acara basah-basahnya. Gak sah itu! Basah-basahnya boleh pilih lho. Mau sampai lutut, setengah badan atau seluruhnya ala-ala kura-kura.

Bingung mau berekspresi apa? 

Cukup balikkan badan dan menatap pantai di kejauhan. Paling seru jika kostum yang digunakan berwarna cerah. Tambahkan topi pantai, kacamata atau kain panjang ala-ala turis manca negara.

Ini pose impianku!

Pinjam foto mbak Katerina, travel blogger inspiratif, pemilik www.travelerien.com. Beberapa karyanya sudah diakui editor dan menghiasi majalah penerbangan domestik. Keren ya!

A post shared by Katerina (@travelerien) on

Aku jamin pasti kau tak sabar ingin mencoba, iya kan? *usapdagu!

Kalau yang pose ini, gimana, mau coba?

Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya

2. Berlari

Masih ingat fim seri Baywatch yang tersohor itu?

Adegan dibuka dengan para penolong pantai nan jelita dan gagah berlari-lari. Jadi, sejak dulu gaya ini memang sudah mampu mencuri hati. 

Kini giliran kamu untuk mengeksekusi!

Coba yang versi siluet ini, berani uji nyali?

Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya

3. Kelapa Jangan Dilupa

Nah ini wajib hukumnya. Kebetulan di pulau karang kali ini, beberapa kelapa rebah penuh eksotika. Perfecto!

Buat kamu, mulai sekarang, ayo deh kasak-kusuk cari ilham untuk liburan akan datang. 

Caranya?

Gampang.  Google saja dengan kata kunci tips foto di pantai.

Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya

4. Melompat

Sudah mulai panas nih?

Boleh deh sekarang coba gaya melompat. Liburan identik dengan sukacita. Ayo ekspresikan dengan melompat ria!

Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya


Cuma pose ini memang butuh sedikit usaha. Sang fotografer kudu jeli menangkap momen melayang dan tidak goyang. Iya, perlu sedikit usaha, sungguh!

Ayo, mulai berlatih, ya!

5. Berdiri Bukan Biasa

Sssst, ini salah satu favoritku. Apalagi dengan kedua lengan lebar terbuka, pasrah dalam rengkuhan semesta sekaligus menghirup aroma keindahan, kesegaran dan ini yang terpenting mengeluarkan segala penderitaan. Eh, kog malah curhat, hahaha...

Biasanya para penikmat foto akan ikut terbawa aura sukacita, tersedot keindahan panorama dan selanjunya bertanya, "iih, fotonya keren banget!", "itu dimana ya...?" Bla... bla... bla...

Jadi, sediakan sedikit waktu buat menjawab komentar. Mau?

Coba simak pose berdiri sambil meditasi saat mentari ingin berserah diri ini, keren kan!

Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya

6. Duduk Bukan Biasa 

Habis pose berdiri lanjut ke pose duduk. Temukan spot cantik seperti bibir tebing, di atas kelapa rebah dan spot unik lainnya. Di sini, iya di sini, di pantai adalah biangnya!

Atau mau duduk seperti ini, bisa?

Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya

7. Yoga Ala-Ala

Kamu bisa yoga? Sempurna!

Nah buat yang gak bisa, jangan takut. Bisa yoga ala-ala. Temukan kedua telapak tangan, angkat kaki sebelah. Usahakan (tetaplah, kudu usaha!) melakukanya dengan serius dan lentur. Tambahkan sunggingan senyuman... dan tarraaaa... dapatkan pose yoga yang takkan terlupakan!

Mau coba meditasi lagi agar lebih aman, juga bisa!

Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya

8. Pasir Berbisik

Bisa dengan menuliskan kata kesayangan kita semua seperti I Love You, Miss You Already atau bahkan lokasi di mana foto direkam.

Atau temukan objek unik dan menarik, sandingkan dengan pasir, dan... biarkan pengantin ini saling berbisik!

Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya


Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya

9. Bermain dengan Siluet

Tips membuat pose ini flash kamera harus dimatikan. Latar belakang harus lebih terang dari objek utama. Itulah kenapa umumnya foto siluet dilakukan saat matahari terbit atau tenggelam. Tapi jangan membatasi diri, ayo ekspresikan diri.

Pastikan obyek utama menarik dan punya karakter kuat.

Intinya cuma satu! Background lebih terang dari foreground (obyek utama)

Intip deh foto berikut. Keren akut!

Setuju?

Foto Di Pantai Anti Lebay Kiatnya

10. Sok-Sok Candid

Yang ini emang sedikit gambling. Bisa jadi bagus, bisa juga hancur. Memang sih kalau model berpose hasilnya bagus, namun menangkap momen subjek di saat terakhir, tak kalah menarik juga. Bahkan mendekati sempurna.

Aku pengen banget coba pose ini, kalau kamu?

Foto di Pantai Anti Lebay Kiatnya

Pose favorit kamu yang mana?

Atau ada ide lain? Yuk tambahkan di komentar di bawah ini.

Semoga kiat agar foto di pantai anti lebay ini bermanfaat!

Jadi, kapan kita bolang bareng lagi ke pantai?




Senin, 19 Juni 2017

Kiat Tetap Berpuasa Meski Sedang Dalam Perjalanan Mudik




Kiat Tetap Berpuasa Meski Sedang Dalam Perjalanan Mudik. "Tanggal berapa kita berangkat ke Barus, Bunda?"

Babang suami bertanya saat video call dengan WhatsApp.

"Seminggu sebelum lebaran, ya Bang"

Aku menjawab sambil membenahi kacamata dan pose manyun, berusaha menggoda babang yang hampir 2 minggu aku tinggalkan saat mengantar mama mudik duluan ke Lubukpakam.

Tak mau ketinggalan si babang suami balas menggoda dengan lakukan hal yang sama. Hahaha... Lucuk!

Rencananya kami akan berangkat dari Lubukpakam menuju Barus, kota kelahiran Babang di Tapanuli Tengah. Normalnya perjalanan 371 km ini akan ditempuh selama lebih kurang 10 jam.

Sudah terbayang kesenangan di depan sana. Pemandangan indah sepanjang perjalanan yang sangat menggoda mata. Apalagi mendekati kota Parapat. Barisan hutan pinus rapat, semilir angin dengan bebauan khas hutan terbawa sang bayu, menusuk jauh ke kalbu.

Pengen banget foto di sini pakai baju lebaran dari Zalora, ala-ala selebgram ibukota. Dijamin keren tingkat dewa, uhuk!

Pernah lho kami berhenti di tepi jalan yang kebetulan sepi. Merentangkan tangan, menghirup habis kemewahan aura pedesaan yang masih murni. Luar biasa bentang alam Indonesia!

Iya, aku memang mudah tergila-gila dengan keindahan dan pesona tempat wisata. Coba, siapa yang tidak tertarik? Tenggelamkan, hahaha. Misalnya saat eksplor warisan bangunan rumah berusia berabad tahun di Gedung Batin, destinasi yang menginspirasi,di Lampung. Pokoknya tidak akan pernah bosan, sampai kapanpun!

Untuk travelling kali ini aku ingin tetap berpuasa meski sedang dalam perjalanan mudik.

Bisa?

Bisa pakai banget!

Baca juga : Tips Agar Mudik Nyaman  Dan Menyenangkan.

Ini dia kiat tetap berpuasa meski dalam perjalanan mudik.

1. Jaga Stamina


It is a must, dong ya!

Untuk perjalanan mudik apalagi dengan kendaraan dalam waktu panjang (10 jam bow!) sangat memerlukan kondisi stamina dan tubuh yang fit. Ini kudu disiapkan 3-4 hari sebelumnya. Terutama asupan air putih agar keseimbangan cairan tubuh terjaga. Upaya ini juga mampu menghindarkan kita dari bibir kering, kulit sedikit pecah-pecah dan bahkan terkelupas.

Caranya?

Bisa meminjam jurus jitu dari lapak sebelah 242. 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur dan 2 gelas lagi saat sahur.

Untuk menghindari radang tenggorokan yang kerap menyerang, waktu tidur normal kudu dijaga, 6-8 jam adalah keniscayaan.

Selain minum air putih, mengkonsumsi buah dan sayuran juga keharusan. Suplemen vitamin juga bisa menjadi pilihan jika dibutuhkan.

2. Bawa Peta Mudik


Kadang kala kenyataan tidak sesuai yang direncanakan. Meski jam berangkat sudah menyesuaikan agar bisa berbuka atau sahur di tempat tujuan. 

Saat inilah peta mudik diperlukan untuk mengantisipasi keadaan. Biasanya di peta mudik tercantum lokasi istirahat sekaligus restoran dan tempat ibadah, dan kita bisa menyesuaikan kecepatan kendaraan agar bisa tiba dengan selamat di tempat berbuka atau sahur.

3. Membawa Makanan Cemilan.


Sudah bawa peta mudik tapi tetap tidak bisa tepat waktu saat waktu berbuka atau sahur sudah tiba. Di sinilah peran makanan cemilan sebagai pengganjal sebelum menemukan tempat makan. 

Cemilan juga bisa membantu agar kita tetap fokus. Pilih cemilan sehat ya. Hindari makanan asin dan berlemak. Buah atau roti/cracker whole grain dengan mentega kacang bisa jadi pilihan.

Makanlah secara perlahan. Semakin aktif mulut semakin mudah kita terjaga. Maksudnya makan saat waktu berbuka atau saat sahur ya.

Mengunyah dengan lambat juga bisa membantu agar kita bisa tetap fokus. Iya, semakin aktif mulut kita, semakin mudah kita terjaga.

4. Pentingnya Istirahat


Apalagi di saat kantuk meraja. Segera menepi dan berhenti. Jika memungkinkan lap atau cuci muka untuk menyegarkan diri. Terutama saat perjalanan di bawah terik matahari.

Bisa juga dibantu dengan menurunkan suhu mobil sedikit di bawah zona nyaman.

Sangat afdol jika bisa berhenti saat waktu sholat sudah masuk. Cari tempat ibadah, wudhu dan melemaskan otot-otot.

Biasanya aku suka memanfaat waktu ini untuk update status di sosial media. Berbagi suasana mudik atau foto-foto cantik sepanjang perjalanan.

Rencananya, mudik ke Barus kali ini aku akan pakai XL Combo Xtra.

Sudah terbukti, dengan sinyal ngebutnya, betah banget berbagi call dan video call WhatApps. Senang dan puas banget! Iya, mulai berangkat dari Balikpapan, bandara Soeta, dalam Damri menuju Cibinong dan kini di Lubukpakam, sinyal si biru alhamdullillah, mantab!

Jadi saatnya menjajal si biru, yuhuuu...!

5. Manfaatkan Posko Mudik


Hampir lupa! Biasanya nih, sebelum dan sesudah lebaran ada banyak posko mudik bertaburan kayak bintang, eh.

Saatnya memanfaatkan fasilitas ini. Kadang-kadang kalau beruntung ada kursi pijat juga lho. Bahkan ada juga makanan dan minuman untuk berbuka atau sahur.

Pasti pernah dengar istilah "sahur on the road". Sounds, cool, ya!

Suasana sahur ini kental banget brotherhoodnya. Cuma dengan menikmati image di internet saja, bisa bikin terharu tingkat dewa. Hiiks... sapu tangan mana sapu tangan!

6. Konsumsi Makanan dan Minuman Yang Tepat

Saat Sahur


Konsumsi makanan dengan protein tinggi.

Sahur yang tepat adalah dengan mengkonsumsi makanan kaya protein seperti telur, ikan dan kacang-kacangan. Makanan ini dipercaya mampu membuat kita berenergi dan kenyang lebih lama.

Tambahkan juga jus buah atau sayuran. Sinergi protein dan kandungan vitamin bisa membantu tubuh fit sepanjang hari.

Dan, lagi-lagi, konsumsi air putih lebih banyak juga lebih disukai.

Saat berbuka


Hindari minuman bersoda, hidangan cepat saji dan rasa pedas.

Makanan bersoda dan hidangan cepat saji justru bisa memperburuk keadaan. Kadar asam dalam minuman bersoda berbahaya bagi lambung yang kosong. Sedangkan hidangan cepat saji pasti akan gagal memenuhi nutrisi akibat berpuasa seharian. Kurangnya kandungan vitamin, mineral dan serat justru membuat tubuh lemas meski perut sudah penuh terisi.

Iya, lagi-lagi perbanyak makan buah dan sayuran dan makanan kaya protein untuk menembalikan energi setelah berpuasa.

7. Bawa obat-obatan pribadi


Kalau ini mah aku sudah sering banget mengamalkannya. Setiap travelling aku selalu siapkan tas khusus.
Minyak aromatic, minyak tawon, vitamin C, obat diare/flu serta hand body lotion biasanya jadi penghuni tas ini. Bisa juga tambahkan obat maag, tetes mata dan antiseptik.
Apalagi saat puasa, tubuh mudah lelah sehingga rentan terhadap penyakit. Sedia payung sebelum hujan itu, kudu!

8. Mematuhi Peraturan Rambu-Rambu Lalu Lintas

Kalau ini sudah pasti dong ya. Apalagi kita dalam keadaan beribadah, kudu menjadi panutan selama dalam perjalanan.

Apa saja tuh peraturannya?

Mulai dari yang standar saja dulu. Hindari menerobos lampu lalu lintas, mengenakan helm atau memasang safety belt, lengkapi surat-surat kendaraan endebray endebray. Banyak deh. Browsing sendiri yak. Hihihi...

Semoga kiat tetap berpuasa meski sedang dalam perjalanan mudik bermanfaat.

Selamat mudik and... have fun!


Minggu, 04 Juni 2017

Tips Agar Mudik Nyaman Dan Menyenangkan

Tips Mudik Nyaman Dan Menyenangkan


Tips Agar Mudik Nyaman Dan Menyenangkan. "Ntar temani mama mudik ya"

Begitulah permintaan mama yang saat itu masih tinggal bersama si bungsu di Tanjung Redeb, Berau. Beliau mengutarakan niat beberapa hari menjelang Ramadhan di mana biasanya harga tiket akan mulai menjulang.

Mengingat usia beliau yang sudah sepuh - menjelang 80 tahun, menyiapkan mudik agar nyaman dan menyenangkan adalah misi penting, #eeeaaaa. Aku percaya pasti kamu setuju dengan aku, iya kan!

Biasanya aku jarang sekali mudik. Bukan apa-apa, masalah kantong saja. Hahaha. Tiket merupakan isu utama.

Kalau mudik biasanya kami ke Lubukpakam, Sumut dulu, tempat di mana adik lelaki aku berdomisili dilanjutkan ke Barus, kota kecil di Tapanuli Tengah, kota kelahiran babang suami yang harus ditempuh selama hampir 10 jam lewat perjalanan darat. Fuih. Kebayang dong bokong, nanas-nanas. Hihihi...

Apalagi perjalanan ke sana melalui kota Tarutung yang jumlah kelokan dan jalanan penuh jurang menganga di sisi jalan cukup membuat raga keok ditambah rute menuju Sibolga yang tak kalah menguras perhatian dan stamina. Masih dengan isu kelokan dan topografi perjalanan juga.

So membuat mudik nyaman dan menyenangkan merupakan misi yang harus dituntaskan.


Berikut tips agar mudik nyaman dan menyenangkan


1. Memilih moda transport sesuai budget dan kebutuhan.


Aku pribadi menggunakan kombinasi pesawat dan mobil. Jadi, begitu tahu informasi tanggal keberangkatan yang sudah pasti, tiket langsung aku pesan untuk menghindari harga yang menjulang. Aku juga membeli paket asuransi yang bisa meminimalisasi beberapa kerugian seperti dalam foto berikut ini:

Tips Mudik Nyaman Dan Menyenangkan

Sedangkan untuk mobil biasanya babang suami melakukan pengecekan rutin seperti mengecek kondisi kendaraan, membawa uang tunai secukupnya, membawa makanan dan minuman juga secukupnya, mengaktifkan GPS atau membawa peta dan yang paling penting mematuhi peraturan lalu lintas.

2. Stamina Fit


Paling merana banget jika stamina ngedrop saat mudik. Serba salah. Apalagi saat puasa. Asupan gizi seimbang adalah krusial!

Membawa obat-obatan dan P3K juga keharusan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Memilih Waktu Berangkat Yang Tepat


Yang pernah mudik pasti pernah dong merasakan ini. Di mana-mana antri. Ini bukan antri biasa. Kalau pas tidak beruntung bisa berjam-jam lamanya.

Jadi penting untuk memilih waktu yang tepat.

4. Pastikan Rumah Aman 


Apalagi jika mudik dalam rentang waktu yang cukup lama. Pastikan rumah ditinggalkan dalam kondisi aman. Cek kran air, kompor, alat-alat elektrik seperti AC, semua stop kontak, pintu, jendela atau jemuran.

Titip rumah kepada tetangga yang bisa dipercaya.

5. Menyiapkan Provider Telekomunikasi Yang Tepat 


Izinkan dalam kesempatan ini, aku berbagi ya.

Untuk mudik kali ini aku pilih provider XL. Kebetulan pas mau antar mama kemarin paket data aku habis dan aku pilih paket yang tersedia di grapari XL Balikpapan saat itu Paket Combo Xtra. Belakangan aku baru tahu bahwa ini berbeda dengan Xtra Combo.

Tips Mudik Nyaman Dan Menyenangkan

Begitu aku pasang ke gadget di rumah saat masih di Balikpapan. Signalnya ngebut euui. Mungkin daerah tempat tinggal aku termasuk dalam coverage jaringan baru XL yang baru dirilis beberapa waktu lalu. 

Setibanya di Soeta, setelah me-nonaktifkan airplane mode, sinyal XL juga masih ngebut. Aku beberapa kali mengirim stories ke babang suami juga via WhatsApp Video Call.

Mencapai puncaknya ketika menuju Cibinong dari Soeta yang kami tempuh selama 3 jam. Sinyal XL ngebut ini amat membantu tetap terkoneksi dengan keluarga di Kalimantan, Sumatera dan tentu saja yang di Cibinong.

Beberapa kali aku melaporkan posisi usai keluar dari pintu tol agar adik bisa menyesuaikan kapan harus menjemput di halte Damri Cibinong City Mall.

3 jam berlalu tanpa terasa ditemani sinyal si biru yang berjaya. Happy banget!

Kini aku sudah berada di Lubukpakam, Sumatera Utara. Lagi-alagi aku beruntung karena sinyal XL juga lancar di sini.

Rencananya minggu ke tiga Juni, kami akan berangkat ke Barus. Kali ini dengan road transport.

Aku akan kembali menjadi saksi sinyal si biru selama dalam perjalanan panjang ini.  

Tak sabar ingin mengulang kembali momen seru kebersamaan dan kehangatan di pulau tanpa penghuni seperti terekam dalam foto ini dan beberapa tempat wisata lainnya.

Tips Mudik Nyaman Dan Menyenangkan

Biar lebih afdol, sebaiknya kudu tahu juga hal-hal apa saja yang harus dilakukan agar liburan di tempat wisata bisa optimal, berkesan dan tentu saja tak terlupakan.

Oh iya, silahkan lho kalau mau menambahkan dalam komen di bawah ini apa tips mudik aman dan menyenangkan versi kamu?