Ketahui Manfaat Menghargai Diri Sendiri

menghargai diri sendiri bersama lazada 11.11

Sejak memutuskan menjadi ibu rumah tangga yang kadang kala harus 24 jam berada di rumah, aku sempat merasa ada yang hilang dari diri ini.

Baca juga : 4 Kiat Terciptanya Bahagia di Rumah

Apalagi sebelumnya, saat menjadi wanita kurir eh karir, kadang-kadang aku bisa menghabiskan waktu selama hampir 12 jam di kantor.

Saat itu, aku jarang sekali punya waktu untuk memegang gadget, bahkan untuk sekedar say hello di media sosial. Boro-boro.

Yang ada, aku berkutat dengan pekerjaan yang seperti membelitku. Maklumlah aku bekerja di bagian HRD which is yang hampir tiada hari tanpa masalah, fiuuh!

Jadi, begitu aku menjadi ibu rumah tangga murni dan buah hatiku juga semakin mandiri, aku punya banyak waktu luang plus tersedianya jaringan internet yang lumayan kencang di rumah, membuat godaan melirik kembali semua akun media sosial yang pernah aku buat semakin membebat.

... bahkan aku memberanikan diri membuat blog dan membeli domain, cie, cie...

Tentang blog ini, semua aku pelajari otodidak. Sempat hampir 2 tahun blog terbengkalai karena aku tidak punya motivasi untuk membenahi, karena terbelit keasyikan media sosial facebook, kakaa...

Kemudian... takdir berkata lain!

Ketika aku bergabung dengan komunitas blogger, lalu sering blogwalking perlahan namun pasti motivasi mulai menghampiri.

Aku semakin giat membekali diri dengan berbagai tip dan trik blogging, DA dan PA ikut latah perlahan merangkak naik sampai akhirnya kesempatan mendapatkan job review pun menghampiri.

Aku juga getol mengikuti berbagai lomba di media sosial terutama facebook, baik lomba foto maupun video yang alhamdullillah beberapa di antaranya sampai bisa mengantarkan kami travelling ke Saudi Arabia.

Meski harus aku akui, bendera kemenangan tak selalu berkibar, tapi aku tetap maju tak gentar ^^

Nah, saat itu untuk lomba video aku sedikit mengalami kesulitan dan memiliki tripod adalah impian.

Tahukah kamu?

Tripod impian akhirnya aku beli di Lazada lho, pada tanggal 23 April 2015 dan kondisinya masih bagus sampai saat ini.

menghargai diri sendiri bersama lazada 11.11

Tentu saja, karena aku merawat dan menyimpannya dengan layak!

Itu adalah barang impian yang aku beli dari honor menulis di blog. Jadi, sangat istimewa sekali.

Begitu juga saat aku mendapat job review dari Lazada selanjutnya, voucher belanja aku belikan fashion impian yang saat itu sangat kekinian 'Sierra Danish Slip-Slap Pants Skirt Navy.

menghargai diri sendiri bersama lazada 11.11

Celana ini merupakan outfit favorit sehingga tanpa sadar jika dalam setiap kesempatan selalu saja aku kenakan.

Sampai-sampai babang suami protes, "Emangnya gak ada celana lain ya, Bun, kog ini mullu, sih?"

Tapi karena terlanjur cinta, yah tetap saja, L4, loe lagi, loe lagi ^^

Menghargai Diri Sendiri

Aku percaya menghargai diri sendiri adalah faktor krusial untuk membangun self esteem dan confidence, seimbangkan kehidupan dan pekerjaan sekaligus meningkatkan kesehatan psikologis.

Jika kita  tidak menghargai diri kita sendiri, lalu siapa lagi?

" The way you treat yourself sets standards for others"

~ Sonya Friedman


Percayalah, mencintai diri sendiri bukan bentuk arogansi atau narsisme!

Justru itu adalah bentuk terima kasih kita kepada Sang Pencipta atas karunia yang diberikan kepada kita, fisik dan non fisik.

Jadi, salah satu cara aku mencintai diri sendiri adalah dengan berdamai dengan diriku sendiri, mengizinkan diriku bersenang-senang sedikit laa, misalnya membeli produk impian dengan hasil keringat sendiri, rasa puas memenuhi relung sanubari, meski tidak selalu harus merek wah dan mahal.

Aku juga mulai menerima keadaan kehidupan yang jelas-jelas agak berbeda dibandingkan saat masih memiliki penghasilan lumayan ketika menjadi karyawan.

Bendera putih juga aku lambai-lambaikan pada aktivitas makan malam di restoran dan perawatan rutin di spa kesayangan.

Iya, aku harus lebih realistis dan berhenti membanding-bandingkan keadaan ketika aku menjadi karyawan, karena sekarang faktanya kini aku full time IRT dan ehem, Travel & Lifestyle Blogger ^^

Tapi, hei... percayalah masih ada banyak orang yang jauh kurang beruntung dibanding keadaan kita saat ini, right?

Aku juga percaya, kalau kita selalu melihat dan membandingkan apa yang dimiliki oleh orang lain, itu tidak akan pernah berhenti. Capek dan buang-buang waktu!

Tapi untuk menjadikannya motivasi, hell yes, aku setuju sekali.

Kembali ke laptop!

Saat ini aku lagi demen banget pakai gamis, apalagi kalau mampu bikin aku tambah pede dan manis!

Lalu ditoyor,  ^^.

Jadi, mumpung dalam waktu dekat akan ada festival pesta belanja Lazada 11.11 di mana akan ada banyak program dengan tawaran dan diskon fantastis seperti wonderland, shake it, slash it dan flash sale, aku mulai kasak-kusuk eh browsing deh di Lazada dan menemukan salah satu koleksi yang mencuri hati ini.

menghargai diri sendiri bersama lazada 11.11

Gimana, kamu suka?

Kalau aku, asli meleleh ^^

Semoga sih ini bukan PHP. Maksudnya, pas kelak barang diterima nanti tetap seindah foto di atas.

So, guys, yuk hargai diri sendiri, misalnya dengan berburu barang impianmu di Lazada dan masukin ke wishlist!

Tapi... tetap belanja dengan bijak ya. Beli sesuai kebutuhan!

Semoga kita termasuk orang yang beruntung di event Lazada 11.11 kali ini ya.

Begini Kiat Mengatasi Rasa Gugup di Segala Situasi

mengatasi rasa gugup di segala situasi kiatnya
Image by Rani @kucingtheexplorer
Begini Kiat Mengatasi Rasa Gugup di Segala Situasi. "Kak, ada tawaran untuk membuat event, nih?"

Sebuah WAG masuk dari Mas Bambang Herlandi, ketua Blogger Balikpapan.

"Event apa, Mas?"

"Eventnya sih dari Lembaga Sensor Film (LSF) Jakarta, tentang #BudayaSensorMandiri tapi boleh kog berkolaborasi dengan ide event Blogger Goes to School yang pernah beberapa waktu lalu kita gagas itu"

#BudayaSensorMandiri adalah program LSF untuk mengajak masyarakat Indonesia sedini mungkin untuk memilih tayangan/film/konten yang sesuai usia sekaligus mengajak orang di sekitarnya untuk berbuat serupa.

Blogger juga merupakan orang yang memiliki kapasitas untuk membuat, mempromosikan dan memviralkan konten.

LSF memandang perlu bergandengan dengan Blogger agar dapat menghimbau pembaca blog untuk memilih konten positif sesuai usia.

Lalu pikiranku segera melayang ke beberapa pertemuan saat bersilaturahmi dengan anggota komunitas blogger Balikpapan, di mana kami sering berdiskusi ingin membuat sebuah event dengan nuansa blogger, tentunya.

Aha, pucuk dicinta ulam pun tiba, hatiku bersorak ria!

"Ayo, Mas, Bismillah!" Balasku dengan penuh semangat membara.

Begitulah, dalam waktu 2 minggu ke depan kami harus sudah siap untuk menghelat acara Blogger Goes to School ini.

Agak mendadak memang, karena sesuai permintaan klien, cie, cie, klien... so the show must go on!

mengatasi rasa gugup di segala situasi kiatnya
Image by Rani @kucingtheexplorer
Beberapa hari kemudian...

"Tapi untuk menarik peserta umum kayaknya agak mepet nih, Mas, sepertinya peserta harus melulu siswa sekolah nih, apalagi temanya juga kan Blogger Goes to School?"

Aku langsung mengeluarkan uneg-uneg dengan Mas Bambang.

"Ntar aku konfirmasi lagi dengan pihak yang berkompeten ya, kak"

Beberapa jam eh hari kemudian... (ingat film Sponge Bob )^^

Konfirmasi pun didapatkan bahwa acara ini akan digelar di SMALA (SMUN 5) Balikpapan dengan peserta siswa sekolah dan umum, maksimal 100 peserta, biar lebih greget eh optimal.

Para peserta akan mendaftar via formulir google yang terdapat di bio instagram Blogger Balikpapan @bpnblogger.

Aku dan segenap anggota blogger Balikpapan juga dihimbau untuk memposting undangan di akun media sosial kami terutama, instagram!

And you know what, this event actually is my debut, sharing about my passion in front of a formal event!

Jadi, bisa dibayangkan berbagai perasaan segera berjumpalitan. Antara persiapan, tak sabar menunggu hari H dan mau mulai dari mana, HAHAHA.

Lalu kemudian yang terlintas adalah MJ, iya Michael Jackson!

Tahukah kamu?

Meski sudah dinobatkan sebagai King of the Pop semasa hidupnya, MJ, tetap getol berlatih dengan timnya lho, apalagi kalau ada konser khusus melanglang ke penjuru dunia.

Itulah kenapa dalam setiap atraksinya, MJ nyaris sempurna!

Dan aku setuju 100%, bahwa practise makes perfect, indeed!

Untuk itu, aku pun mulai melahap berbagi literasi, *cieee gayak bener dah istilahnya!

Mulai dari bagaimana mengatasi gugup saat presentasi, membuat presentasi yang menarik, public speaking sampai membuat presentasi sederhana di power point.

Iya, aku belajar otodidak!

Kiat Mengatasi Rasa Gugup di Segala Situasi


Untuk mengatasi rasa gugup aku langsung browsing di YouTube dengan kata kunci 'kiat mengatasi rasa gugup di segala situasi' yang mengantarkan aku kepada saluran SuccessBefore30 dari Chandra Putra Negara dan mendapatkan beberapa pencerahan.

Aku pilih tips dari doi karena tutorialnya sederhana dan masuk akal, HAHAHA, which is:

1. Melatih nafas

Karena dengan menarik nafas yang dalam itu akan membuat kita jadi rileks/tenang sekaligus mengurangi rasa panik.

2. Afirmasi

Atau disebut juga auto suggestion positif (sugesti positif)

Caranya, dengan mengucapkan kalimat sakti ini agar mampu merasuk kedalam hati : "saya cinta diri saya, saya sangat bahagia, saya pasti bisa!"

Begitu terus berkali-kali di setiap kesempatan.

3. Berlatih

Kita bisa karena terbiasa. Jadi berlatih adalah harga mati! Dengan sering berlatih otomatis gugup akan berkurang dan akhirnya hilang.

Sering berlatih akan membuat kita ahli!

4. Persiapan

Persiapan bisa dilakukan dengan datang lebih awal, satu atau dua jam. Dengan melakukan persiapan, kita akan menguasai panggung, audiens dan seluk beluk.

Singkatnya, you know what to do, kata tetangga gue di Amrik ^^

Memang persiapan tidak menjamin kita akan tampil sempurna, tapi bisa meminimalisir rasa gugup!

5. Berdoa

Kita harus menyertakan Yang Maha Kuasa dalam setiap aktivitas, meminta agar kita diberi kelancaran.

Membangun Komunikasi dengan Audiens

Sedangkan untuk membuat presentasi menarik aku mencari tutorial dengan kata kunci 'kiat membangun komunikasi' yang kemudian menuntunku ke saluran YouTube 3speakers Indonesia, yang terdiri dari Hilbram Dunar, Bayu Oktara dan Uli Herdiansyah.

Tip berkomunikasi dengan tepat sekaligus powerful dan membuat audiens merasa nyaman adalah dengan membuat hubungan emosi
.
Hal ini disebabkan karena komunikasi adalah banyak mengenai rasa. Komunikasi adalah seni!

Dengan menggunakan teknik cerita, maka otomatis, emosi audiens atau orang yang kita ajak cerita akan nyambung dengan kita/pembicara.

Iya, cerita adalah sebuah teknik untuk menyampaikan sebuah poin atau gagasan yang membuat audiens terlibat secara emosi dengan materi pembicara, karena pada dasarnya semua orang suka mendengar cerita atau 'didongengin'.

Jadi menggunakan teknik cerita dalam sebuah presentasi atau berbicara di depan umum, biasanya secara tidak langsung audiens akan lebih memperhatikan dengan seksama.

Namun untuk meraih kepercayaan audiens ini perlu diterapkan beberapa kiat seperti kualitas vokal dan cara kita berbicara.

Hindari berbicara dengan banyak jeda, sering mengulang beberapa kata serta banyak menggunakan kata-kata yang tidak lazim.

Semua ini akan membuat audiens tidak percaya, tidak adanya ikatan emosi dan pada akhirnya tidak mau mendengarkan, bahkan berdoa agar pembicara segera menyudahi presentasinya. Alamak!

Nah, untuk itu kita perlu berlatih.

Wow, ini sama dengan poin 3 dari kiat Mas Chandra di atas ya, berlatih!

Dimulai dengan latihan membaca artikel, lalu menceritakan kembali di depan kaca dalam waktu 30 detik, satu menit atau dua menit.

Bisa juga dengan melakukan rekaman dengat gadget agar bisa melakukan evalusi.

Dalam teknik bercerita kita juga bisa menggunakan pendekatan persuasif (membujuk), hiperbola (melebih-lebihkan), mengambil sampel dari satu kejadian atau bahkan menggunakan humor.

Namun khusus untuk soal humor harus selalu menghindari SARA, karena referensi audiens itu berbeda-beda. Lucu buat kita, belum tentu lucu buat orang lain.

Apalagi kalau sudah 'main fisik' seperti badan kegedean, kependekan, muka aneh dan lain-lain, wajib dihindari atau dihilangkan dari materi presentasi.

Selanjutnya dalam teknik bercerita kita juga kudu memperhatikan 4 hal seperti alur cerita, arah cerita, kecepatan bercerita dan akhir cerita.

Buatlah audiens terkesan, karena kesan lebih penting dari pesan!

Pas sampai di bagian ini, aku mengulang-ulang video, seakan ingin menancapkannya dalam dan jauuuuh ke relung hati,  "kesan lebih penting dari pesan, kesan lebih penting dari pesan!"


Kiat Membuat Presentasi Menarik


Terakhir, untuk membuat presentasi menarik di power point, aku belajar dari saluran YouTube Dzulfikar Nurfikri. Masih dengan konsep yang sama, tutorial simpel dan mudah dieksekusi.

Jadi sambil mempelajari materi sekaligus aku juga menuangkannya ke dalam bentuk power point.

Belajar menggunakan instruksi sederhana di bilah menu seperti home, insert serta animations.

mengatasi rasa gugup di segala situasi kiatnya
Belajar membuat materi presentasi dengan power point

Aku juga masih mengingat beberapa hal krusial yang pernah aku dapatkan saat sering menghadiri seminar waktu menjadi anggota ISI (Ikatan Sekretaris Indonesia) Balikpapan.

Bahwa salah satu syarat agar bisa membawakan presentasi dengan menarik adalah menggunakan kata kunci singkat di materi power point, perbanyak interaksi dan hindari membaca materi power point yang tertera di layar!

Karena apa?

Karena eh karena audiens pasti juga akan melakukan hal yang sama, membaca materi. Percayalah, presentasi pasti akan terasa garing dan membosankan!

Nah, untuk mengeksekusi kiat dari Mas Chandra di atas, aku beberapa kali berlatih dengan materi sekaligus menghitung durasi, karena hanya diberikan total waktu selama satu jam termasuk sesi tanya jawab.

Jadi, kalau saat itu tetangga aku menyimak dan merekam dengan camera candid, bisa dipastikan mereka akan terbahak, karena aku berlatih dengan volume suara yang lumayan kencang dan menggunakan bahasa tubuh ala presenter, HAHAHA.

And ... you know what?

Aku membuktikan sendiri, bahwa berlatih memang sangat berperan untuk meminimalisir kegugupan, membuat semakin familiar dengan materi, semakin bersemangat dan percaya diri!

Membangun dan Prospek Blog


Yup, dalam kesempatan kali ini, 'Membangun dan Prospek Blog' adalah materi yang aku pilih.

Mengapa?

Karena aku mengalami dan menjadi bagian dari proses ini!

Selain karena ini adalah my debut tampil berbagi tentang blogging di depan audiens, aku juga merasa nyaman karena pernah dan masih menjadi bagian dari proses 'membangun dan prospek blog'.

Jelas lebih nyaman, karena aku akan berbagi suka duka pengalaman aku pribadi plus tentu saja bersinergi dengan berbagai literasi yang sesuai dengan materi kali ini.

Ternyata eh ternyata ada banyak lho informasi berharga yang tersedia di dunia maya.

Tinggal ketik sesuai kata kunci dan dalam sekejap semua informasi ada dalam genggaman jari!

Alhamdullillah, di akhir acara, dengan kerendahan hati aku meminta masukan dari beberapa sahabat blogger dan secara umum mereka menilai, my debut layak diapresiasi dan meminta agar aku bersedia berbagi kiat di lain kesempatan lagi.

mengatasi rasa gugup di segala situasi kiatnya
Image by Rani @kucingtheexplorer

Nah, jadi begini nih kiat mengatasi rasa gugup di segala situasi versi aku, kalau kamu?