Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Warna-Warni Keseruan Blogger Day di Ashley Hotel Jakarta, Hotel Bisnis di Kawasan Strategis

"Pagi mbak, sudah adakah ancar-ancar acara BloggerDay 2018 nanti?"

Begitulah kira-kira bunyi pesan yang  aku kirim 8 Maret lalu melalui FB ke mbak Ya Yat, ketua event BloggerDay 2018

"Pagi, mbak, rencananya sih antara tanggal 17 atau 25 Maret"

Dalam hati aku langsung berdoa semoga saja tanggal 17 Maret, karena eh karena sekalian mau antar ananda ke Jakarta untuk mengikuti orientasi pra pengiriman pertukaran pelajar AFS ke Jepang.

Alhamdullillah, pucuk dicinta ulam tiba, here I am, akhirnya touch down di ibukota, Jakarta! Hadir untuk pertama kali berbagi keseruan BloggerDay 2018BloggerCrony Community 3rdAnniversary.

Ditemani babang suami, kami berangkat jam setengah tujuh dari Ciputat dengan tije a.k.a busway tujuan halte Sarinah karena Ashley Hotel Jakarta, tempat BloggerDay 2018 dihelat terletak di kawasan strategis hotel di jalan Wahid Hasyim Jakarta Pusat.

Pagi itu 17 Maret 2018, kebetulan hari libur nasional Nyepi kakaaa... jadi bisa laa menikmati sumringah ramah Jakarta yang bersinergi dengan cuaca cerah sambil duduk manis sepanjang rute Ciputat-Sarinah.

Apalagi ada Dilan eh babang ganteng di sebelah, huuuaa... bahagiaku pun merajalela.

Turun di halte Sarinah, aku bertanya pada pak kusir yang sedang bekerja babang satpam, "di manakah gerangan Ashley Hotel Jakarta?"

"Ibu terus saja, ikuti jalan Wahid Hasyim ini dan setelah lampu merah pertama jalan kira-kira 15 meter sampai deh"

"Terima kasih ya, Pak!"

Dan benarlah, kira-kira 5 meter sebelum sampai, dari jauh aku sudah melihat beberapa teman blogger turun dari ojol dan tentu saja.... sudah ada yang in action pose syantiek di depan Ashley Hotel Jakarta.

Tentu saja aku tak mau kalah dong ya, *kibasponi.

Ulala... mumpung cuaca sedang cerah saatnya merekam ekspresi di Ashley Hotel Jakarta!

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Sambil mengambil beberapa foto, aku juga bertemu dengan sosok-sosok blogger kece yang biasanya hanya bertemu lewat blogwalking seperti Mbak Zata, Mbak Helena, Mbak Gita Siwi, Teh Nchie Hanie dan tentu saja Mbak YaYat dan Mbak Wawa.

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis


Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Sejauh mata memandang yang ada hanya untaian senyum yang terkembang menikmati keseruan seleberasi ulang tahun BloggerCrony Community 3rdAnniversary.

Keseruan semakin kental saat memasuki area photobooth Alfa Kreasi. Warna hijau terasa banget sangat mendominasi. Yup, nuansa alam segera terekam dalam memori!

Pose lagi dong, ahh, cekrek!

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Sesuatu, iya sesuatu di dalam sini menghentak ingin dilampiaskan, apalagi kalau bukan, tettere tettettt... berbagi keseruan!

Bergerak ke ruang event di Downing 10, keseruan tak kalah heboh juga berlangsung di sini. Berbagi hangat pelukan, cipika-cipiki serta ekspresi keceriaan bersinergi menularkan energi positif. 

Akhirnya, pengumuman MC kocak "gak sombong cuma riya" dengan mic mahalnya - Yosh Aditya, untuk memulai  acara BloggerDay 2018 berkumandang juga.

Sesi dimulai dengan menikmati sarapan persembahan Anns Bakehouse, croissant.

Seperti biasa sesi fotografi lengkap dengan hiasan hastag dan godaan hadiah semakin menghangatkan suasana.

Selanjutnya, pada kesempatan pertama, pengisi materi dari Indosat Ooredoo, Mas Tuhu Nugraha berkenan berbagi kiat.

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Beberapa kiat yang berhasil aku rekam sekaligus juga nendang untuk seorang digital influencer agar mampu bertahan di era transformasi digital di antaranya :
  • Kudu memiliki keunikan, attitude dan kepiawaian bernegosiasi
  • Memanfaatkan google analytic, google adsense, akun media sosial untuk optimalisasi blog
  • Memperluas jaringan baik online maupun offline
  • Tidak melulu money oriented
  • Bersedia investasi secara mandiri untuk pengembangan diri

Tak terasa jam makan siang menjelang.

Kali ini double pack lunch box Tumpeng Ayu Dapur Solo siap memanjakan lidah! 

Seperti biasa ritual dalam setiap acara kumpul blogger selalu ada sesi fotografi dan hastag khusus, kakaaa, hahaha...

Maka tak ayal lagi, ruangan penuh dengan hilir mudik blogger yang mencoba peruntungan dengan mengeksplor setiap sudut dalam ruangan.

Tumpeng Ayu Dapor Solo mendadak jadi seleb dan memenuhi instagram story dari 100 blogger yang menghadiri BloggerDay 2018.

BloggerDay 2018 di Ashley Hotel Jakarta kali ini juga bertabur hadiah dari beberapa BCC BloggerPreneur juga para sponsor Markamarie, Rejuve Skin Lab dan Sandeeva Spa & Reflexology.

Hadiah yang paling aku incar adalah paket treatment dari Rejuve Skin Lab.

Takdir berkata lain, aku belum beruntung.

Namun untuk kategori blogger paling jauh BloggerDay2018 aku mendapatkan hadiah camilan yummy. Alhamdullillah.

Usai ishoma, materi selanjutnya adalah Creative Writing dengan Mind Mapping (peta pikiran) dari mas Away, Anwari Natari.

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Dengan adanya peta pikiran, materi yang akan ditulis diharapkan akan lebih terorganisir secara visual dari ide dan konsep, karena eh karena kita belajar menggunakan otak kanan. Klop banget nih buat yang idenya kerap meloncat-loncat, karena pasti gak bakal ada yang terlewat.

By the way, biasanya nih, sesi pembicara usai makan siang, godaan kantuk kerap menyerang.

Namun tidak dengan materi Mas Away.

Aku seperti terhipnotis, kakaa... Terbawa gaya dan alur presentasi. 

Mas Away kerap berinteraksi dan memiliki mobilitas tinggi. Berjalan hilir mudik lengkap dengan mimik dan sense humornya yang tinggi sembari berbagi kiat mind mapping.

Aku percaya 100 blogger yang hadir di BloggerDay2018 akan merasa "tidak sama" lagi. 

Pasti lebih "berisi" dan percaya diri untuk bisa menulis lebih baik, lagi dan lagi!

Intinya, dengan mind mapping, kita tak perlu menulis dengan gamblang misalnya untuk menggambarkan sebuah keindahan.

Dengan pemilihan akurasi rima dan diksi, pembaca akan betah dan mampu menikmati keindahan yang kita tuangkan. Bahkan kunjungan berulang ke blog pasti akan kita dapatkan.

Perlu sering latihan dan banyak membaca adalah kiat menguasai mind mapping.

Aku pernah lho mencoba bermain "rima dan diksi" di Danau Toba 5 Lokasi Terbaik Menikmatinya dan Piknik Seru ke Pulau Tanpa Penghuni.

Gimana, kamu suka?

3B - Terobosan Digitalisasi Tanpa Pasword Ashley Hotel Jakarta

"Paswordnya apa, mbak?"

"Gak pakai pasword, mbak"

"Haaah, apa?"

"Iya, mbak ga salah dengar, langsung login saja untuk bisa memakai jaringan internet di Ashley Hotel Jakarta"

Yup, terbukti sesuai dengan pemaparan dari Fawzan Aziima, Corporate Marketing Communication Manager Ashley Hotel, ini adalah branding yang ingin ditancapkan oleh Ashley Hotel Jakarta, 3B, Broadband, Bed and Breakfast.

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Terletak di Jalan Wahid Hasyim yang dikenal sebagai salah satu kawasan strategis bisnis dan hiburan, Ashley Hotel Jakarta hadir membawa angin segar pada para pebisnis dan traveller di era digital ini.

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Memiliki 186 kamar dan 11 ruang rapat adalah komitmen Ashley Hotel Jakarta pada bulan Juli 2018 nanti untuk memenuhi solusi terutama bagi para pebisnis dan traveller.

Berikut 5 tipe pilihan kamar di Ashley Hotel :

- Studio
- Executive
- Deluxe
- Superior
- Ashley Suite

Luas kamar bervariasi mulai dari 20m2 hingga 32m2 yang masing-masing dilengkapi SmartTV LED 40", mini-bar, coffee & tea maker, exclusive amenities dan king koil bed yang dijamin bisa bikin tidur nyenyak, sleep like a baby setelah menjalani aktivitas melelahkan seharian.

Untuk pilihan ruang rapat, tersedia pilihan Downing 1-11.

BloggerDay 2018 sendiri berlangsung di Downing 10 yang berukuran 12x12m dengan kapasitas 100 orang dengan tipe classroom.

Ruang rapat terkecil berukuran 4x6M ideal untuk 20 orang dengan tipe classroom, dan 8 orang untuk tipe banquet.

Iya, berlokasi di kawasan strategis, dekat stasiun kereta Gondangdia, halte busway Sarinah, wisata kuliner jalan Sabang, perbelanjaan Tanah Abang dan berbagai tujuan wisata, Ashley Hotel Jakarta yakin mampu merebut hati konsumennya.

Pas tahu dari WAG BloggerDay 2018, bahwa Ashley Hotel dekat dengan halte Sarinah, aku semakin semangat banget ikutan, jadi semacam pelecut semangat gitu! Apalagi bagi orang daerah seperti aku yang belum tahu seluk beluk kota Jakarta, kemudahan akses moda tranportasi publik seperti ini adalah, segalanya!

Wangi lemongrass segera menyapa ketika pintu lobbi Ashley Hotel terbuka. Desain plus interior unik bersinergi dengan spot foto instagramable sangat kental terasa.

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Rasa aman dan nyaman segera menyergap raga dalam pelukan kokoh beton-beton penyangga yang didesain dengan segenap citarasa. 

Ingin rasanya setiap mili ruang di hotel ini didokumentasi agar tertancap jauh ke relung hati. 

Apalagi kombinasi warna tanah dan krem keemasan yang mendominasi, tak ayal rasa homey segera menghampiri dan tak kuasa aku hindari.

Beranjak ke dining room Adele, interior  unik juga telah menanti. Aku segera tak sabar ingin berbagi keseruan di sini. Melebur bersama sentuhan kemewahan yang tersaji.

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis

Dalam kesempatan ini aku juga baru tahu bahwa Ashley Hotel Jakarta berada dalam satu managemen dengan Juno Hotel dan Yellow Bee Hotel yaitu Prima Hospitality group.

Duh, semakin geregetan pengen icip-icip kemewahan dan keramahan Ashley Hotel Jakarta.

Hari itu rasanya waktu bergulir tidak seperti biasanya, tahu-tahu sudah jam 5 sore saja, dan tibalah di penghujung acara BloggerDay 2018.

See you on BloggerDay 2019 yaaa...

Insya Allah...

Ashley Hotel Jakarta Hotel Bisnis Kawasan Strategis


Anyang-Anyangan? Di PRIVE URI-CRAN Aja!

Kiat Mengatasi Anyang-Anyangan Dengan Prive Uri-Cran

"Dengan ibu Rosanna Simanjuntak?"

"Iya, betul"

"Ibu, mohon bantuan informasi kalau mau beli Prive Uri-Cran buat anyang-anyangan di Pekanbaru di mana ya?"

"Mohon maaf,  ini dengan siapa ya?" 

Tanyaku tak kalah heran, selain kaget mendapat panggilan di siang bolong, juga karena eh karena biasanya cuma babang suami yang sering telepon, hahaha... plus si Bapak menyebut lengkap namaku sesuai di KTP.

Hmmm...

Perasaan sih fans abadiku cuma satu, ahay... *kibas poni!

"Begini bu, saya menemukan tulisan tentang Prive Uri-Cran dan anyang-anyangan di blog ibu, terutama tentang penyebab anyang-anyangan, sebagian besar sama banget dengan yang saya alami!"

Si Bapak langsung memborbardir seperti bisa membaca pikiran aku.

Begitulah, kejadian ini semakin menambah keyakinanku bahwa kekuatan sebuah tulisan sungguh tidak boleh dipandang sebelah mata dan kita memiliki kewajiban untuk menyajikannya dengan jujur, dengan segenap tanggung jawab, karena boleh jadi ada pihak-pihak yang tertolong dengan tulisan kita.

Baca juga : Ketahui Manfaat Menulis Kisah Hidup Pribadi

Apalagi di zaman now di mana internet dalam genggaman, bow. Semua tulisan dalam sekejap bisa menjadi viral.

Jadi, waspadalah, waspadalah! Eh, ini kenapa kog jadi kayak Bang Napi yak.

"Biasanya sih di Guardian ada, Pak, atau Bapak browsing di google, ntar kalau belum ketemu boleh telepon saya lagi, mungkin saya sudah punya tambahan informasi"

"Oh iya, ya, kog saya lupa, baiklah Bu, saya cek dulu"

Setelah si Bapak menutup pembicaraan, aku langsung melipir ke blog dan membaca lagi tulisan tentang Prive Uri-Cran solusi alami dan praktis atasi anyang anyangan itu.

Kira-kira di bagian mana ya yang berhasil menarik perhatian si Bapak, hmmm...?

Apakah ceritaku dibaca habis sampai selesai?

Karena eh karena lumayan panjang juga tuh curhat pengalaman saat mengalami sakit saat buang air kecil karena dehidrasi plus sering menahan hasrat pipis karena toilet yang kurang higienis.

Iya hampir 3 kali aku mengalami anyang-anyangan, yang ternyata, jika tidak diatasi secara serius bisa memicu terjadinya infeksi saluran kemih.

Yup, anyang-anyangan memang kerap datang berulang!

Berikut penyebab anyang-anyangan yang biasanya jadi faktor pemicu.

1. Dehidrasi
  • Dehidrasi alias tubuh kehilangan cairan, baik oleh aktivitas fisik atau kurangnya minum cairan. Iya, dalam kondisi ini tubuh akan menyesuaikan diri dengan mengurangi produksi urine. Jadi, penting memenuhi kebutuhan konsumsi air putih ya.
2. Kehamilan
  • Saat hamil ukuran rahim akan membesar dan akan mendorong kandung kemih dan perasaan ingin BAK akan lebih sering menghampiri. Solusinya hanya satu, tuntaskan hasrat pipis itu!
3. Bakteri
  • Ini terjadi saat kandung kemih terinfeksi bakteri Escherichia Coli atau E. Coli (keren banget yak namanya :p). Doi biasanya bersemayam di usus besar dan kadang ikut bolang bareng feses di anus.
Nah, jika kita membasuh organ intim dengan metode yang kurang tepat, yaitu dari anus menuju vagina, nebeng deh doi.

Jadi, please hati-hati kalau membersihkan organ intim ya, cint ^^

4. Anatomi Wanita

Posisi lubang anus, liang vagina dan kandung kemih yang berdekatan dan terbuka juga menjadi pemicu, ditambah kelalaian saat membersihkan organ intim sehingga kerap terjadi bakteri dari anus, vagina mengkontaminasi saluran kemih.

Dalam tulisan itu, aku juga menyajikan beberapa kiat mencegah anyang-anyangan seperti:
  • Menghilangkan kebiasaan menahan keinginan buang air kecil
  • Rutin mengganti pakaian dalam
  • Menggunakan bahan pakaian dalam yang mampu menyerap keringat
  • Mengkonsumsi air putih 8 gelas sehari
  • Membersihkan organ intim dengan cara yang benar yaitu darai arah vagina ke anus
  • Jika memungkinkan hindari menggunakan toilet duduk di tempat umum
  • Menggunakan air mengalir untuk membasuh organ intim
  • Memenuhi kebutuhan serat dalam tubuh misalnya dengan Prive Uri-Cran

Kenapa harus Prive Uri-Cran?

Selain kandungan vitamin C yang tinggi yang bersinergi dengan ekstrak Cranberry, kemasan yang praktis dalam bentuk sachet dan kapsul juga merupakan produksi reputable company PT Combiphar yang mengklaim senantiasa berkala menjalankan audit quality control room, pelatihan dan ilmu terbaru dari para mitra kaliber internasional serta mengutamakan kualitas tinggi.

Hmmm... dari inti tulisan di atas kira-kira bagian mana ya, yang membuat Bapak tergerak dan jatuh hati sama Prive Uri-Cran?

Hahaha... saat menulis tulisan ini, godaan kepo itu menghampiri lagi.

Alhamdullilah, aku sih Insya Allah sampai tulisan ini tayang,  sedang tidak anyang-anyangan, namun sepertinya memori di kepala sudah merekam nih kalau anyang-anyangan ya di Prive Uri-Cran aja!

Kiat Mengatasi Anyang-Anyangan Dengan Prive Uri-Cran

Ups, hampir lupa, Pive Uri-Cran boleh juga lho diminum sebagai suplemen makanan untuk membantu kesehatan secara umum.



Eniwei, pasti kamu masih kepo tentang nasib si Bapak tadi ya?

Tenaaang.... beberapa hari kemudian, beliau menelepon kembali, dan sudah menemukan apa yang dicari.

Jadi bikin tambah yakin, kalau anyang-anyangan, di Prive Uri-Cran aja!


Ini Lho Manfaat dan Efek Samping Terapi Radio Frekuensi


Ini Lho Manfaat dan Efek Samping Terapi Radio Frekuensi alias setrika wajah. Haa, appaaa... setrika wajah?

Begitulah reaksi aku, saat mendengar pertama kali tentang terapi ini, beberapa tahun yang lalu.

Langsung deh yang terbayang kegiatan setrika yang 3 kali seminggu aku jalani. Katrok yak!

Jadi...

Biar gak syok kayak aku, ternyata perlu juga nih menambah wawasan dengan mengikuti betapa pesatnya perkembangan teknologi terapi klinik estetika terutama untuk memperlambat penuaan.

Aku menggunakan istilah memperlambat di sini, karena mustahil untuk melenyapkannya sama sekali.

Menjadi tua itu sudah sunnatullah alias kodrat manusia, setuju?

Kembali ke laptop!

Ternyata jauh panggang dari api.

Setrika wajah alias RF alias Terapi Radio Frekuensi ternyata bukan horor, sodara-sodara!

Etapi, hati-hati lho, artikel kali ini berbau horor eh review dan promosi.

Jadi, waspadalah, waspadalah!

Hahaha... mendadak ingat Bang Napi.

Duh, kebiasaan ini, suka ngider kemana-mana. Fokus woi, fokus!

*benerindasi

Jadi gini,

Sejak diluncurkan di klinik ERME dan kerap mendapat 'godaan' iklan dari sang founder Ria Mei Saputra, akhirnya aku putuskan untuk mencoba terapi radio frekuensi ini. 

Seperti biasa sebelum melakukan perawatan wajah, 2 atau 3 hari sebelumnya aku menghentikan pemakaian day cream dan night cream agar manfaat terapi radio frekuensi lebih optimal dan efektif, begitu masukan yang aku terima dari Ria.

Untuk day dan night cream aku juga memakai koleksi ERME skincare.


Sudah lebih dari 5 tahun, karena cocok di kulit, di kantong dan kadang-kadang jadi endorser. Nah, yang terakhir kayaknya alasan utama, hahaha.

Hush, ngakak, muluk, fokus, please!

Beklah...

Terima kasih, Ria. Sering-sering ya, hahaha... eh, ini koh malah curhat ya :p.

Apakah Terapi Radio Frekuensi Itu?

Terapi radio frekuensi termasuk perawatan instan.

Terapi ini mengklaim kita bisa langsung merasakan manfaat, namun tetap, tentu saja berbeda untuk setiap orang, karena eh karena tiap kulit itu unik, tiap masalah itu juga unik.

Terapi ini tanpa bedah, menggunakan gelombang dan panas dari radio frekuensi untuk merangsang tumbuhnya kolagen yang berfungsi meremajakan sekaligus mengembalikan kekencangan kulit yang kendur.

Prinsip kerjanya adalah, bagian yang diterapi dipanaskan, lalu gelombang energi dan panas radio frekuensi memasuki kulit  hingga penetrasi ke dermis yang diklaim akan memberikan perubahan langsung kepada jaringan.

Apakah Terapi Radio Frekuensi Cocok Untuk Semua Tipe Wajah?

Terapi ini juga diklaim aman untuk semua jenis kulit, namun konsultasi dengan dokter di klinik tetap diperlukan.

Beberapa daftar pertanyaan di bawah ini bisa menjadi acuan sebelum memulai terapi.
  • Apakah prosedurnya menyakitkan?
  • Jika kulit kita rendah toleran apakah tetap masih bisa jalani terapi ini?
  • Bagian tubuh mana saja yang bisa diterapi?
  • Bisakah untuk membantu melenyapkan bekas luka?
  • Bisakah perawatan ini digabung dengan perawatan jerawat?
  • Berapa lama waktu yang diperlukan untuk 1 sesi perawatan
  • Apakah diperlukan pengulangan perawatan?
  • Apakah harus menjalankan diet khusus agar hasil optimal?
  • Apakah ada efek pasca perawatan?
  • Apakah bisa membilas wajah setelah perawatan?
  • Apakah ada rentang usia untuk perawatan ini?
Jadi, pastikan semua informasi di atas kamu dapatkan, karena untuk setiap kasus dan tipe kulit berbeda juga hasil dan cara penanganannya.

Pentingnya Referensi

Seperti biasa, sebelum menjalani terapi, mencari referensi bagi aku is a must

Iya dong, karena aku orang awam, mencari referensi merupakan cara aman sekaligus menambah wawasan. Apalagi ini tentang perawatan wajah. Tidak boleh main-main!

Jadilah berbagai referensi offline maupun online, lokal dan internasional menjadi santapan.

Biasanya aku sesuaikan dengan kata kunci sesuai jenis perawatan. Seperti kali ini ya radio frekuensi.

Namun hanya beberapa situs terbaik, secure serta kompeten yang aku jadikan acuan seperti lifestyledotcomliputan6dotcom dan hellosehatdotcom.

Sedang untuk situs luar, aku lebih suka langsung ke youTube. Rasanya lebih afdol dan nampol kalau lihat langsung.

Favoritku adalah akun dokter Amiya Prasad M.DTop Cosmetic Surgeon yang buka praktek di New York.

Dari penjelasan beliau aku mendapat pencerahan bahwa semua tipe perawatan memerlukan konsultasi, jadi penting banget konsultasi sebelum melakukan perawatan  sekaligus memilih klinik yang terpercaya.
"Sebuah klinik perawatan idealnya menanyakan masalah sekaligus harapan pelanggan terhadap perawatan, jenis terapi yang cocok, biaya yang akan dikeluarkan serta efek yang ditimbulkan. Semuanya harus transparan"
Jadi menurut beliau, klinik kecantikan bukan melulu tentang bisnis dan profit. Kepercayaan pelanggan di atas segalanya. Profit adalah bonusnya, eeeaaa.


Terapi Radio Frekuensi di ERME

Di klinik ERME tersedia beberapa perawatan radio frekuensi.

Tinggal pilih sesuai kebutuhan, hasil konsultasi dengan dokter, harapan kita pasca perawatan dan ini nih yang paling penting sesuaikan dengan finansial.


Terapi  Radio Frekuensi Mata

Setelah sesi curhat alias konsultasi tentang kantung mata (eye bag), perawatan radio frekuensi mata akhirnya menjadi pilihan.

Begini prosesnya.

Pertama-tama terapis membersihkan wajah dengan gerakan melingkar dan pemijatan.

Aku suka banget sesi ini saat tangan terapis yang halus lembut melakukan tugasnya. Rasanya seperti dibawa ke negeri antah berantah, hahaha yang ini agak alay yaaa.

Selanjutnya, bagian yang akan diterapi diberi gel, area kantung mata sebelah kanan.

Dan terapi pun dimulai...

Bergerak satu arah dari arah dalam keluar.

Suasana kamar perawatan sejuk berbalut keheningan, hingga aku bisa mendengar suara alat mendesis perlahan. Brrr... brrr... brrr.

Alat ini memiliki dosis panas yang disesuaikan dengan kebutuhan. Mulai dari dosis 1 sampai dengan 3.

Beberapa menit pertama aku memakai dosis 2, dan ingin uji nyali ke dosis 3. Namun hanya beberapa menit, karena mulai kurang nyaman alias agak panas, aku minta untuk kembali ke dosis 2 lagi.

Tapi kayaknya ini gak usah ditiru ya. Aku khilaf. Untung tidak terjadi apa-apa.

Satu sesi mata lamanya 15 menit dan diikuti mata sebelahnya lagi 15 menit.

Lalu sesi terapi dengan device berakhir.

Setelah itu wajahku dipijat sebentar dan selanjutnya kedua mata aku dan bagian yang di terapi tadi dibubuhi masker selama setengah jam. Maskernya berwarna kuning, harum kunyit dan adem banget, maknyooos!

Sesi ini menandai berakhirnya rangkaian terapi radio frekuensi.

Cerita dong gimana sensasi saat alat Radio Frequency beraksi?

Meski sudah membaca referensi plus dukungan moril dari mba terapis tetap saja perasaan gugup melanda, beib.

Momen ketika device menyentuh, dada sedikit bergemuruh namun berangsur-angsur sensasi nyaman menjalari tubuh.

Percis seperti sensasi pijat. Namun kali ini plus rasa hangat.

Hanya ketika minta dosis ditingkatkan lebih, aku sedikit merasa panas dan perih, dan langsung minta kembali ke dosis semula lagi.

Menurut mba terapis, setiap orang punya reaksi berbeda, ada juga yang toleran dengan dosis tiga.

Fiuuh...!

Manfaat dan Efek Samping Terapi Radio Frekuensi

Berikut manfaat dan efek samping terapi radio frekuensi bagiku pribadi, jadi sangat subyektif banget yak.

- Area bekas terapi memerah, tapi tanpa perih dan dalam waktu 1x24 jam akhirnya lenyap
- Wajah lebih kinclong dan lebih tirus
- Kantung mata masih ada dan belum berubah.

Hal ini karena kondisinya yang sudah terlalu parah, jadi diperlukan pengulangan terapi radio frekuensi berkali-kali untuk hasil optimal.

Aku juga diminta tidak menggaruk area terapi, menghindari paparan sinar matahari langsung, namun dipersilahkan menggunakan day dan night cream seperti semula.

Ria juga menambahkan, perawatan ini tidak boleh dilakukan pada tubuh yang dalam kondisi hamil atau memakai alat pacu jantung. Catat!

Sebagai penutup, insight dari artikel di skintighteningsagedotcom tentang 5 Best and 5 Worst Reasons RadioFrequency Skin Devices sepertinya perlu aku tambahkan, tentang bagaimana mengetahui apakah terapi radio frekuensi cocok untukmu?

Yaitu pentingnya melakukan uji coba didampingi dokter/dermatologis yang kompeten.

Yup, seperti yang aku tulis di bagian awal, sebuah klinik terapi yang baik, selalu melakukan uji coba terlebih dahulu dengan gratis pada kunjungan perdana, untuk mengetahui apakah kamu cocok atau tidak untuk produk terapi yang ditawarkan.
Ini adalah upaya pertama untuk mendapatkan kepercayaan sekaligus menunjukkan sejauh mana kompetensi klinik tersebut.
Jadi, hati-hatilah terhadap klinik yang hanya tertarik kepada uangmu saja, ya!

Betewe, punya pengalaman dengan terapi radio frekuensi atau yang lainnya?

Yuk berbagi di sini.

Semoga curhat manfaat dan efek samping terapi radio frekuensi ini bermanfaat, ya.

Eitsss, mo kemana seh? Ojo buru-buru, nih ada bonus video untukmu...


ERME Skincare Clinic
Sentra Eropa AB.5 No.19
Balikpapan Baru
Balikpapan

WA
0818 0712 3576
0812 5328 9000



Begini Kiat Menghapus Postingan Blog SEO Friendly

Kiat Menghapus Postingan Blog SEO Friendly

Ide tulisan ini sebenarnya diinspirasi oleh salah satu comment post oleh Dwi Widy di postingan 9 cara atasi sorry the page you were looking for in this blog does not exist "bagaimana kalau postingan blog sudah dihapus?"

Hmmm...

Pertanyaan ini malah menginspirasi untuk membuat artikel tentang kiat menghapus postingan blog dengan cara SEO friendly

Mumpung passion masih membara, karena habis mereguk secangkir teh tarik idola, langsung deh kepoin beberapa tulisan, klik sana dan sini, lalu digodok cieee... dengan pengalaman sendiri, uhuk lalu *kibas poni!.

Beneran lho, aku langsung eksekusi, buka dashboard blogger sendiri sambil melirik beberapa tulisan yang mau dihapus karena sudah kadaluwarsa dan tidak kekinian lagi.

Ditambah pageview juga yang tak sampai 3 angka, hahaha...

Derita loe!

Eh, kiat ini bisa juga untuk menghapus postingan yang mengandung konten jiplakan, karena eh karena google jatuh cinta  setengah mati lho sama konten yang unik dan 100% bebas jiplakan.

Sebagai rewardnya, kemungkinan nangkring di halaman utama sangat terbuka!


Ya... ampuuun, ternyata ada kiatnya menghapus postingan blog agar tetap SEO friendly lho, guys!

Jadi kagak bisa asal seradak-seruduk kaya banteng ngamuk.

So, shall we start?

Selain menemukan waktu ideal publish posting blog, ternyata untuk menghapus postingan blog dengan cara SEO friendly juga harus diperhatikan, karena berkaitan dengan reputasi blog kita di mesin pencari.

Iya,tak cukup hanya dengan menghapusnya dari dash blogger (kebetulan aku pakai blogger).

Apalagi kalau postingan yang dihapus itu sudah lama terindeks google.

Untuk menghindari 'Error Not Found 404' yang bisa mempengaruhi reputasi blog kita di mesin pencari, karena berkesan tidak 'SEO friendly', yuk langsung saja simak kiat menghapus postingan blog SEO friendly.

1. Masuk ke dash blogger dan pilih postingan yang ingin dihapus.

Kiat Menghapus Postingan Blog SEO Friendly

2. Klik view dan salin URL link yang muncul di address bar.

Kiat Menghapus Postingan Blog SEO Friendly

3. Kembali ke dash blogger.

Pilih postingan yang ingin dihapus tadi dengan klik tombol delete atau hapus.

Kiat Menghapus Postingan Blog SEO Friendly


Langkah selanjutnya adalah kita ingin menghapus URL link postingan tersebut dari mesin pencari, untuk menghindari Error Not Found 404 yang bisa mempengaruhi reputasi blog di mesin pencari.

4. Masuk ke halaman Google Webmaster.

Aku asumsikan kalian sudah punya akun webmaster dong ya.

Kalau belum saatnya untuk mendaftar. Ketik saja di google cara mendaftar google webmaster.

Gampil kog. Ayo semangat!

Kebetulan aku sempat pakai domain berbeda sebelum dengan yang sekarang ini, jadi harus klik domain sesuai URL link postingan yang ingin dihapus.

Kiat Menghapus Postingan Blog SEO Friendly

5. Masuk ke Indeks Google > Hapus URL > Masukkan URL link yang ada di langkah no.2 tadi, lalu klik Terus dan klik > Kirim Permintaan 

Kiat Menghapus Postingan Blog SEO Friendly

6. Tampilan di atas merupakan tahap akhir eksekusi kiat menghapus postingan blog SEO friendly.

Selanjutnya tinggal menunggu eksekusi dari Google Webmaster.

Kudu rajin-rajin cek ya. 

Memangnya, berapa lama waktu yang diperlukan untuk menghapus postingan blog dari mesin pencari?

Melalui berbagai referensi jawaban yang diberikan sangat beragam.

Bisa 30 hari bahkan 90 hari. 

Tips:
Sambil menunggu postingan dihapus dari indeks dan rayapan mesin pencari, kita bisa juga membuat halaman alternatif untuk navigasi ke halaman homepage blog, agar pembaca yang kebetulan mencari artikel yang telah dihapus tidak merasa sia-sia telah berkunjung ke blog.

Caranya:

1. Masuk ke dash blogger > setting > seach preferences

Kiat Menghapus Postingan Blog SEO Friendly


2. Klik edit dan masukkan kode berikut

Kiat Menghapus Postingan Blog SEO Friendly


Untuk kata-kata bisa diganti sesuai selera, tapi please, jangan pakai bahasa alien atau daerah ya, nanti fansnya kabur, hahaha...

Namun untuk penggunaan meta tag gunakan sesuai gambar di atas ya.

3. Selanjutnya klik save changes.

Voilaaa, kau berhasil mengeksekusinya!

Jadi, setelah ini, setiap pembaca yang menemukan custom page not found di blog kamu minimal akan dinavigasi ke halaman utama.

Iye dong ye, kasihan sudah habiskan waktu dan kuota, mosok kagak dapet apa-apa, mpok.

Sungguh, terlalu!

Eniwei, semoga tips dan kiat menghapus postingan blog SEO friendly ini bermanfaat, ya.

Atau kamu punya kiat lainnya?

Silahkan berbagi di kolom komentar di bawah ini.

Yuuk, tariik maaang...!


Air Terjun Putri Malu Pesona Tersembunyi di Juku Batu

Model Wanna Be Ala Air Terjun Putri Malu
Kesampaian juga foto ala Model Wanna Be - foto by Mas Yopie

Akhirnya, tibalah hari itu! 

Saatnya menikmati Air Terjun Putri Malu, pesona tersembunyi di Juku Batu, kecamatan Banjit, Blambangan Umpu, kabupatan Way Kanan, Lampung.

Untuk mengimbangi aktivitas super hari ini, sarapan yang disiapkan mantan eh istri Pak Ali kami jadikan sumber energi.

Hmmm... super yummy!

Bedanya kali ini sarapan tanpa mandi, xixixi, pantesan mantap surantap!

Pan mau basah-basah di Putri Malu, kakaa... ngapain mandi, iya, kan,kan,kan!

Keseruan perjalanan menuju Gedung Batin kembali terulang saat menuju Putri Malu. Ayunan barisan pohon karet seolah melambaikan ucapan selamat tinggal, til we meet again.

Baca juga : Gedung Batin Destinasi Yang Menginspirasi

Udara sejuk kembali memasuki ruang mobil karena kaca sengaja dibiarkan sesekali terbuka. Iya, dong, kapan lagi bisa seperti ini, menyesapi udara alami.

Bagaimana dengan keseruan di dalam mobil? 

Yup, masih berlanjut dengan canda tawa yang silih berganti. Hitung-hitung buat olah raga pipi, siapa tahu bisa tirus, hihihi.

Menurut Indra, sang pemilik www.duniaindra.com, perjalanan akan memakan waktu 1 jam dari pasar Baradatu.

Dan yang bikin seru, Mas Yopie, www.yopiefranz.com, sang pimpro, merangkap fotografer hits, kerap menunjukkan emosi, seolah lupa jalan masuk ke lokasi eksotik ini. Sukses bikin H2C, harap-harap cemas. Lengkaplah kenangan perjalanan kali ini!

Hari masih pagi, kegiatan penduduk terekam jelas sepanjang perjalanan dari balik kendaraan.

Mengingatkan aku akan kesan ketika menghabiskan liburan di kampung babang suami, saat piknik seru ke pulau tanpa penghuni, pengalaman ketika magic com hilang dan masih menyisakan misteri sampai kini. Horor, iiih!

Baca juga : Piknik Seru ke Pulau Tanpa Penghuni

Kurang lebih setelah 1 jam, kami tiba di desa Juku Batu disambut gerimis mengundang, yang sempat bikin blingsatan, khawatir kehilangan momen seru di Putri Malu, air terjun impian.

Syukurlah, gerimis cuma numpang lewat, tapi sempat bikin jantung mau melompat. Bisa dipastikan jika hujan deras, petualangan ini bakal terhempas, pas, paasss!

Sambil menunggu kesiapan moda transportasi eksklusif hari ini, tak lain tak bukan, tarrraaaa, para ksatria baja hitam eh, babang ojek,  kami berteduh di pekarangan belakang rumah sohib Mas Yopie.

Pemandangan di sini luar biasa indah, nuansa pedesaan kental terasa. So, peacefull!

Selanjutnya, kami diminta membungkus semua gadget untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Soalnya bakal basah-basahan. Bisa dibayangkan jika gadget tak bisa digunakan. Duh, bakal kehilangan momen seru impian. 

Adrenalin mulai mengambil kendali saat kami menuju sepeda motor trail yang telah siap beraksi.

Tapi,  tetap dong, narsis duyyu... xixixi.

Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Babang ojek aja sampai tersepona eh terpesona
Are you ready guys?

Suara motor membahana bersahutan membelah keheningan.  Hanya sebentar mencicipi medan nyaman. Jalanan berbatu, lumpur dan terjal silih berganti menjadi santapan sepanjang perjalanan. 

Meski sudah mendapat bocoran, dan menyiapkan mental, tetap saja sesekali rasa cemas menghantui. Bukan apa-apa, takut mendarat bebas coi, terloncat dari sadel sepeda motor para joki yang sebagian besar petani penggarap kopi ini.

Kebetulan jarak aku dan Indra agak berdekatan, jadilah beberapa pose berikut ini menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Me and babang ojek in action - foto by Indra

Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Trek datar masih bisa senyum - foto by Indra
Terima kasih, Indra!

Saat konvoi ramai-ramai begini, menikmati pemandangan di kanan dan kiri, aura suka cita melingkupi. Beberapa sahabat bahkan nekat merekam dengan kamera aksi meski bodi bergoncang keras sekali.

Yup, truly adventure, indeed!

Keindahan panorama lengkap tersaji. Tanjakan, turunan, hutan lebat, perkebunan kopi dan lenggok perbukitan mengiringi petualangan seru ini.

Yang paling seru saat turunan. Beberapa kali aku mencoba bergeser ke bagian belakang jok, karena saking kerasnya goncangan terkadang tanpa sadar aku terlompat ke depan, nempel sama ksatria ojek pun jadi adegan yang kuasa terelakkan,  hahaha. Tapi eh tapi, gak enak juga eee, dikira gua kegenitan apa, mefet-mefet, hahaha.

But, still, tetap saja gravitasi yang pegang kendali.

Well, akhirnya capek sendiri, aku biarkan saja laa gravitasi yang jadi tuan rumah untuk mengembalikan ke posisi semula, biasanya saat giliran tanjakan ambil peranan, otomatis bodi bergeser ke belakang.

Kadang-kadang aku terpaksa harus berpegang erat kalau tidak mau dibilang memeluk babang joki, laa, ketimbang terjengkang ke belakang. Ayo... mau pilih yang mana?

Beberapa kali juga kami berhenti untuk sekedar istirahat, mengumpulkan kembali nyali yang terkadang tercecer di perjalanan eksotik ini, xixixi.

Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Istirahat dulu yaa... - foto by Indra
40 menit kemudian, akhirnya... tet teretetet...!

Kami tiba juga di ujung jalan setapak yang bisa dicapai sepeda motor dan disambut tulisan ini.

Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Diingatkan kembali sesaat sebelum eksplor Putri Malu

Model Wanna Be Air Terjun Putri Malu

Sayup-sayup terdengar gemercik air dikejauhan. Kelelahan segera menguap  menjadi kenangan. Kini, rasa penasaran yang berjumpalitan, memohon dituntaskan.

Untuk merayakan keselamatan perjalanan yang sarat emosi ini, sesi selfie lagi bareng para babang joki sebelum bertemu si Putri Malu untuk pertama kali.

Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Kelelahan seketika menguap jadi kenangan - foto by mas Yopie

Jalan setapak menyambut kami. Ternyata, perjuangan belum usai, saudara-saudara!

Untuk sampai di lokasi jatuhnya debit air terjun, kami harus merangkak menuruni jalanan setapak yang licin dan terjal. Apalagi aku yang salah kostum pakai outfit yang bermekaran melambai-lambai.

Sembari sibuk berpegangan di akar pohon yang menyembul aku juga direpotkan oleh ujung baju yang menjuntai ke sana ke mari. Syukurlah tidak terjadi insiden apa-apa. Gua gitu lho #benerinponi, xixixi...

Masih dengan posisi merangkak, gemercik air semakin jelas,  aku mengangkat kepala... masya Allah, di depanku, tanpa ada halangan, aku berhadapan dengan pesona keindahan yang sukar dilukiskan, air terjun Putri Malu!

Ini adalah pengalaman pertama kali aku menikmati air terjun setinggi ini, yang diklaim hampir 100 meter dpl.

Nuansa film petualangan ala Hollywood Jurassic Park melintas sekilas, saat melihat tebing-tebing kokoh menggandeng mesra Putri Malu, kekuatan dalam kelembutan!

Tebing-tebing itu berbalut lumut dan saat aku menoleh ke puncak air terjun, percikan air terjun yang jatuh membiaskan pelangi, keharuan seketika menyelimuti. Sempurnanya cipta Tuhan Maha Tinggi!

Terletak jauh ditengah hutan, tersembunyi, membuat air di sini duhai sejuk nian. Aku jamin siapa saja yang sedang dibalut emosi, pasti langsung luluh hati, tak terbantahkan!

Namun tetap saja harus hati-hati, karena batu-batu di sini juga licin sekali. Jadi kudu pandai-pandai menjaga diri. Safety first as always!

Keseruan masih berlanjut dengan sesi foto model wanna be ala air terjun Putri Malu bersama Mas Yopie.

Cekidot, guys!

Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Meet Models Wanna Be - foto by Mas Yopie
Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Still... Models-Models-Models Wanna Be - foto by Mas Yopie


Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Keseruan tanpa henti - foto by Mas Yopie 
Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Keseruan tak terlupakan bersama Mbak Rien dan Barbie
foto by Mas Yopie

Endorser Wanna Be Putri Malu

Sejak di Balikpapan, aku sudah menyiapkan beberapa produk yang ingin aku foto. Biasanya beberapa fanspage produk kerap membuat lomba foto di tempat wisata.

Aku lalu mengeluarkan beberapa produk dan cekrek-cekrek, jadilah mereka penghuni galeri kamera.


Semoga beruntung ya!

Sssst, ternyata bukan aku saja yang endorser wanna be, Mas Yopie juga, hahaha. Hidup endorser!

Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Fotografer merangkap Endorser
Lupa, siapa yang foto, xixixixi...

Air Terjun Batu Duduk

Percis di sebelah Putri Malu ada juga air terjun Batu Duduk. Namun dibandingkan dengan Putri Malu, tentu saja tidak seberapa ya.

Batu Duduk bagai adik bungsu yang serba kalem dan serba menunggu.

Karena jarang disambangi akses ke sini juga sudah tertutup rimbun hutan. Perlu melakukan penebasan di sana sini agar bisa sampai ke sini.

Tuh benar, kalem banget ya. But yet, still, memesona!

Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung
Mudahan Nivea mampir sini terus khilaf, aku didaulat jadi talent, hahaha...

See You Putri Malu

Kalau tak ingat waktu, rasanya ingin lebih lama lagi bercumbu dengan Putri Malu. Pesonanya sungguh membetot hati. Meninggalkan kesan yang takkan terlupa, sepanjang usia.

Kamu, iya, kamu harus ke sana!

Kembali ke laptop.

Beberapa saat kemudian, mendung sudah mulai bergayut, bikin nyali juga ikut-ikutan ciut. Membayangkan perjalanan pulang yang kembali akan menguji nyali.

Kami diminta membersihkan area Putri Malu. Ada banyak sampah peninggalan pengunjung sebelumnya. Sangat disayangkan dan sungguh memalukan. Ngakunya sih penikmat keindahan namun sampah dibiarkan berserakan. Shame on you...!

Perjalanan kali ini sungguh membekas di hati. Apalagi bolang bareng dengan sesama blogger dengan passion yang sama seperti mbak Rien - www.travelien.com, Barbie - www.kulinerwisata.com, mbak Dian - www.adventurose.com adalah  pengalaman yang luar biasa!

Bagi kami, kecuali Mas Yopie, ini adalah pengalaman perdana, berkunjung ke Putri Malu.

Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung

Rasa-rasanya aku menjadi orang yang berbeda. Berharap, menjadi jauh lebih baik dalam segalanya.

Semoga...!

Yuk berpetualang lagi!

Di awal tahun ini, seorang sahabat memberikan aku daftar beberapa tempat wisata baru yang serba unik.

Salah satunya adalah pantai Jogan di Yogjakarta.

Saat aku melalak di internet, aku menemukan artikel menarik dan lengkap tentang tentang pantai ini di blog traveloka.

Unik, karena eh karena di pantai ini ada air terjun yang berada di bibir laut.

Dan seperti biasa, entah mengapa setiap mendengar air terjun, rasa ingin tahu aku pasti membuncah.
Pantai Jogan seperti tempat kencan antara air sungai yang turun gunung, dengan sang ombak, yang pulang melaut. 
So sweet...!

Untuk bisa menikmati totalitas keindahan di sini, katanya sih, datanglah pada saat puncak musim penghujan untuk mendapatkan debit air terjun maksimal, yaitu sekitar bulan Desember sampai dengan Januari.

Wah, berarti, sekarang dong ya!

Pantai Jogan, I am coming!

Boleh dong ngarep ya, pemirsah...

Aku juga baru tahu kalau blog traveloka ternyata berisi informasi menarik tentang tips, berita dan kuis seputar travelling yang dikemas secara unik dan menarik.

Coba deh langsung ke tkp!

Btw, semoga petualangan seru di Air Terjun Putri Malu Juku Batu Banjit Way Kanan Lampung di atas bermanfaat ya.




Selalu Ada Cinta di Hati Bunda

Selalu Ada Cinta di Hati Bunda
Berbagi kehangatan, salah satu manifestasi cinta bunda 
Selalu Ada Cinta di Hati Bunda. Selamat! Putri ibu, Nabila Yasmin Pohan, terpilih menjadi kandidat pertukaran pelajar AFS ke Jepang. Hal-hal selanjutnya akan kami beritahukan lewat email, ya.

Begitulah kira-kira bunyi baris pertama email dari Yayasan Antar Binabudaya, akhir Oktober lalu, yang aslinya tentu saja dalam bahasa Inggris.

Seketika syukur dan haru berpacu dan lolos dalam bentuk air mata bahagia. Selanjutnya aku dan Yasmin, putri semata wayangku berbagi kehangatan pelukan. Tak lupa aku mengecup dan mengusap rambut buah hatiku. Kami larut dalam suasana emosional.
  • Selalu hadir dalam momen penting Yasmin dan berbagi kehangatan, begitulah salah satu cara aku mengungkapkan cinta padanya.

Rasanya aku masih ingat kejadian beberapa tahun silam, suka duka mengharapkan kehamilan dan penantian selama 7 tahun, saat segalanya aku jalani penuh kepasrahan. 

Belum cukup sampai di situ. Aku kembali diuji, saat Yasmin berusia belum genap 2 minggu, terkena flu. Ketika itu aku belum tahu terlalu banyak tentang merawat bayi merah. Untung punya suami siaga tempat aku berbagi segalanya. Kejadian ini memberi hikmah, agar aku  lebih banyak belajar lagi.
  • Memperluas wawasan terutama tentang family dan parenting, juga merupakan cara aku mengungkapkan cinta pada buah hati

Yasmin kecil sering keluar masuk rumah sakit. Yang paling aku ingat kejadian saat tengah malam, Yasmin nangis tiada henti. Padahal malam sebelumnya kami juga sudah tak mencicipi istirahat dengan baik, karena Yasmin kerap rewel dan gelisah. 

Jadi tengah malam itu, untuk kesekian kalinya Yasmin muntah dan badannya sangat lemah. Kami lalu bergegas ke rumah sakit dan langsung ke UGD. Oleh dokter jaga Yasmin diberi obat anti muntah, panas dan diminta tak perlu resah dan kami pulang kembali ke rumah. Tidak apa-apa kata dokter. Namun dalam hati kami, aku dan suami, tak yakin dengan pernyataan dokter ini.

Benarlah, kira-kira jam 7 pagi, Yasmin muntah lagi dan kali ini, Yasmin bahkan tidak kuat mengangkat lehernya sendiri. Jadi, ya terkulai gitu. Kami berdua langsung panik dan nangis tak tahu harus berbuat apa. Iya, kepala Yasmin langsung terkulai saja gitu. Percis seperti tanaman layu. Sungguh tak berdaya.

Cepat-cepat kami bawa ke rumah sakit, ke ruang UGD. Kali ini dokter jaga agak lambat muncul, sementara kondisi Yasmin sudah sangat lemah, jadi dengan inisiatif sendiri, pak suami masuk ke dalam dan melihat dokter sedang bermain kartu dengan staf lainnya. Ya ampun... pak suami langsung naik pitam dan berkata, "kalau ada apa-apa dengan anak saya, saya tuntut kalian semua yang ada di ruangan ini!"

Semua perawat dan dokter langsung bergegas ke tempat tidur Yasmin dan memberikan pertolongan dan dinyatakan positif dehidrasi, langsung diinfus. Beberapa saat kemudian dokter mengambil sampel darah lalu memberi diagnosis utama positif gejala demam berdarah dan harus dirawat inap.

Ini adalah salah satu kejadian yang masih terus tinggal di sanubari, hingga kini semua rentetan kejadian terekam jelas, tak mau pergi. Saat itu usia Yasmin sekitar 1.5 tahun.

Selama balita, Yasmin termasuk anak dengan perkembangan fisik, motorik kasar dan halus yang normal, juga diikuti dengan perkembangan kognitif yang baik.  Keseharian Yasmin yang lincah, energik dan gemar bicara sangat membantu aku untuk memantau kesehatannya. 

Iya aku biasanya pasti langsung tahu, jika Yasmin sedang tidak enak badan hanya dengan memperhatikan aktivitasnya sehari-hari. Saat Yasmin berkurang kelincahannya, atau agak malas dan tidak memperlihatkan banyak sifat ingin tahu,  bisa diduga pasti ia sedang tidak enak badan.

Karena sering sakit, Yasmin jadi sudah terbiasa minum obat. Meski kadang-kadang ada sedikit drama, hahaha, terutama saat obatnya pahit tingkat dewa. Lain cerita jika obat dengan rasa yang manis dan aroma yang sedap, Yasmin dengan senang hati meminumnya, bahkan minta melebihi dosis. Tentu saja aku tidak izinkan.

Kenangan lain adalah ketika kami sekeluarga pindah ke ibukota. Iya, kami pernah hampir 8 bulan menjadi warga ibukota tepatnya di seputaran Kemang Selatan. Yasmin bahkan menghabiskan kelas satunya selama satu semester di SDN Bangka 06 Pagi Mampang Prapatan.

Selalu Ada Cinta di Hati Bunda
Raport Yasmin ketika jadi siswi SDN Bangka 06 Pagi

Selama hampir 8 bulan jadi warga metropolitan, dalam setiap bulan pasti Yasmin akan terserang ISPA. Sampai akhirnya Yasmin diminta lakukan tes alergi dan alhamdullillah negatif.

Lalu dokter bertanya di mana domisili kami sebelumnya, dan kami jawab, Balikpapan. Dokter langsung memberi saran agar kami sebaiknya pindah dari Jakarta, karena ada kemungkinan putri kami tidak cocok dengan kondisi polusi Jakarta. 

Kenyataan ini semakin menambah keyakinan kami untuk segera hengkang dari ibukota yang memang sudah sebelumnya tidak kuat dengan suasana Jakarta yang kompleks, maklum orang kampung, hehehe.

Gemar Kompetisi

Sejak kecil Yasmin sudah menunjukkan kegemarannya beraktivitas. Ia sangat suka bermain masak-masakan, sekolah-sekolahan, mengutak-atik lego, puzzle, dan gemar ikut berbagai kompetisi. Favoritnya saat balita adalah lomba menggambar, mewarnai dan peragaan busana. Iya, Yasmin anaknya sangat gemar terlibat kompetisi. 

Duduk di sekolah dasar, Yasmin kecil mulai menemukan keasyikan di dunia kecerdasan linguistik dan mulai kehilangan minat untuk ikut lomba menggambar, mewarnai apalagi peragaan busana.

Aku ingat di masa ini aku jadi gemar membaca literasi tentang kecerdasan buah hati.

Jadi, bu, ibu, ternyata, penting banget mendeteksi dini bakat buah hati untuk mengeksplorasi potensi, dan pada akhirnya bisa menemukan pendidikan sekaligus karir yang tepat, agar jika bisa, dia tak perlu merasa harus bekerja karena melakukannya penuh hasrat, semangat dan energi. Luar biasa, bukan?


Kenali Demam Untuk Penanganan Tepat

Demam. Iya demam, hampir semua kita pernah mengalami!

Sering curhat sama dokter saat bawa Yasmin ke dokter, aku jadi tahu bahwa demam bukan berarti buruk, namun bukan berarti juga bisa diabaikan ya.

Kata dokter lagi, itu tanda tubuh sedang berperang melawan infeksi. Bak tentara di medan perang, sel darah putih tengah berjuang memanggul senjata. Tinggal menunggu, prajurit pulang dengan kemenangan atau malah memikul kekalahan.

Hal ini juga berlaku pada Yasmin. Demam hampir ada dalam setiap kasus penyakitnya.
Saat anak demam, penting banget menjaga agar suhu tubuh tidak terlalu tinggi. Masih mengutip perkataan dokter, pada bayi dan balita, suhu tinggi bisa menyebabkan kejang.
Yasmin pernah juga alami ini di suatu malam ketika masih bayi. Saat itu yang teringat adalah memberikan sendok untuk digigit dan obat demam.

Pada kasus Yasmin, demam tinggi biasanya akan diikuti oleh kondisi seperti berkeringat, menggigil, kehilangan nafsu makan, lemah dan gelisah/rewel.

Belajar dari pengalaman itu, kami memutuskan untuk menyediakan termometer digital dan obat penurun panas/demam di rumah, untuk penolongan pertama.

Menjadi ibu penuh cinta bagi anak 


Selalu Ada Cinta di Hati Bunda
Penantian panjang 7 tahun mendapatkan Nabila Yasmin Pohan
Terus terang, untuk menjadi ibu, aku banyak belajar otodidak dari kejadian demi kejadian dalam rumah tangga sehari-hari, salah satunya yah, dari Yasmin.

Pengalaman merawat Yasmin yang kerap sakit mulai sejak bayi dan balita, memberikan aku persfektif baru. Bahwa untuk menjadi ibu yang bahagia aku harus bisa membahagiakan diriku sendiri dulu baru bisa membahagiakan anggota keluarga lainnya.

Selanjutnya, aku harus terus menerus belajar, baik dari kejadian sehari-hari, internet, dan komunitas offline, atau saat curhat dengan dokter.

Misalnya saja tentang demam.

Bahwa memberikan obat demam seperti Tempra misalnya hanya jika diperlukan, dan harus sesuai dosis yang tertera di kemasan atau atas anjuran dokter. Apalagi menurut rekomendasi WHO penggunaan obat penurun panas dilakukan bila suhu tubuh lebih besar dari 38.5°C

Selalu Ada Cinta di Hati Bunda
sumber : www.farmasiana.com
Aku berkenalan dengan Tempra saat usia Yasmin lebih dari 6 tahun, ketika terserang panas tinggi.

Selain karena aman di lambung, tidak perlu dikocok, larut 100%, dosis tepat, gelas takar dan kegemaran Yasmin akan warna kuning serta aroma jeruk, membuat aku memilih  Tempra Forte!

Tempra juga punya 2 varian lainnya lho, Tempra Drops dan Tempra Syrup. Mengapa?

Ketika seorang demam, tindakan untuk mengatasinya akan berbeda-beda, 
tergantung pada golongan usia.

Selalu Ada Cinta di Hati Bunda
sumber: http://www.taisho.co.id/index.php/id/produk/otc/tempra-id

Aku percaya, menyediakan obat-obatan umum dan ringan seperti obat penurun panas bisa membuat ibu tenang terutama saat mengangani buah hati yang sedang sakit, dan menurut aku itu adalah salah satu bentuk cinta ibu.
"Selanjutnya, aku juga harus menjadi panutan untuk Yasmin saat mengekspresikan 'ibu yang selalu penuh cinta' dengan memberi apresiasi tanpa sungkan seperti pelukan, pujian tulus, mengucapkan terimakasih serta meminta maaf saat khilaf"
Aku masih terus berjuang menjaga tutur kata. Meski sulit untuk selalu lembut, namun berkata baik is a must!

Selalu Ada Cinta di Hati Bunda
Berbagi momen penting salah satu manifestasi cinta bunda 
Seiring waktu, cara aku menghadapi Yasmin saat sakit semakin membaik seperti tidak mudah panik, memberi perhatian ekstra dan tetap menjaga kebersihannya.

Nah itu dia beberapa koleksi kisah selalu ada cinta di hati bunda versiku.

Yuk, share versimu di kolom komentar di bawah ini.

Ditunggu yaaa...

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh 

Referensi:
https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/mengatasi-demam-tinggi-pada-anak-remaja-dewasa/
https://life.idntimes.com/family/asteria-dw/simpel-dan-manis-ini-5-ungkapan-cinta-untuk-sang-buah-hati-c1c2-csc-1/full
https://www.farmasiana.com/paracetamol/tempra-forte/
http://www.taisho.co.id/index.php/id/produk/otc/tempra-id?view=featured