D'Max Hotel Dekat Bandara Internasional Lombok Gratis Antar Jemput


hotel dekat bandara internasional lombok

D'Max Hotel Dekat Bandara Internasional Lombok Gratis Antar Jemput. Pesawat Lion dari Yogja menuju Lombok akan mendarat jam 2000WITA jika tak ada delay menghampiri.

Aku memutuskan memilih menginap di hotel dekat bandara Internasional Lombok untuk melanjutkan perjalanan esok hari menuju Senggigi.

Kenapa tak langsung ke Senggigi saja?

... karena eh karena menurut informasi hasil browsing,  bis DAMRI tujuan Senggigi hanya beroperasi sampai jam sepuluh malam saja, pemirsah!

... dan juga karena ini perjalanan budget ketat, kalau bisa, iya kalau bisa, semuanya ingin dihemat!

Kayaknya ini alasan utama deh, HAHAHA, kamu ketahuan!

Beklah...

So, aku pun berburu hotel dekat bandara internasional Lombok!

Mataku langsung tertarik dengan fitur image hotel D'Max.

Hmmm... aku langsung teringat artikelku tentang pentingnya gambar untuk artikel 

Aku sekali lagi membuktikan bahwa otak manusia memang lebih mudah memproses informasi visual lebih cepat bahkan sampai 60,000 kali ketimbang tulisan

Aha, langsung deh aku klik dan menemukan beberapa rekomendasi seperti di bawah ini:

- hanya berjarak 2km dari LIA (Lombok International Airport)
- tersedia shuttle car by request dari dan menuju hotel D'Max
- harga relatif kompetitif

Hotel D'Max 

Tahukah kamu?

As predicted, Lion kembali membuktikan 'signature' nya.

Yay, pesawat delay lagi.

Tepuk tangan dong!

HAHAHAHA...

Ini asli sarkasme banget yak.

Aku, sekali lagi berusaha menikmati dan memetik hikmah, yang sudah bermula saat pesawat mulai lepas landas.

... dan aku mulai menghitung waktu!

Meski aku sudah membaca doa, berusaha beringsut dari bayang-bayang kecelakaan Lion 610 yang masih hangat, pemirsah.

Namun, semakin aku berusaha melupakan, malah semakin menancap di pikiran.

Tapi, doa terus saja aku ikhtiarkan, terus dan terus...

Di luar pekat semakin menggeliat, perlahan menelan tubuh pesawat.

Akhirnya, hanya ada lampu di ujung sayap dan badan pesawat yang menari-nari mengiringi gemulai hening dan syahdu kegelapan.

Alhamdullillah, akhirnya roda pesawat mengecup landasan.

Aku yakin semua penumpang terbebas dari perasaan tertekan.

Aktivitas di kedatangan bandara LIA tampak sepi. Hanya ada mobilitas  beberapa porter menunggu bagasi.

Aku segera meraih mobile-wifi XL Go Izi menekan power ON dan membuka jendela chat WA.

"Mba, aku baru mendarat dan menunggu bagasi"

... dan menekan tombol sent

Lama... tak ada balasan hingga kami ke luar bandara.

Wajar sih, karena hari telah beranjak berganti. Hampir tengah malam, ternyata!

Beberapa orang segera menyerbu begitu kami bergerak keluar dari terminal kedatangan.

"Mohon maaf, sudah ada yang jemput ya", aku menolak halus

Berkali-kali aku mengucapkan kalimat ini.

... sampai akhirnya

Seseorang yang sangat gigih menempel kami.

"Dijemput siapa, bu?"

"Dari hotel D'Max, Mas"

"Oh, kalau begitu tunggu di terminal DAMRI bu, biasanya mereka akan menjemput di sana dengan mobil warna biru yang ada tulisan D'Max"

"Terima kasih infonya ya, Mas"

"Sama-sama Bu, nanti kalau perlu mobil saya ada unit, bu"

"Terima kasih. Sepertinya kami akan pakai sepeda motor teman, yang tinggal di Lombok, tapi sekali lagi terima kasih atas informasinya ya, Mas"

Si Mas tersenyum dan tetap menemani kami di kursi sampai akhirnya mobil hotel D'Max tiba.

Usai saling mengucapkan salam, mobil melaju menembus jalanan diiringi ucapan maaf pengendara hotel D'Max yang membuat kami harus menanti.

"Tidak apa-apa, Mas, memang pesawat yang terlambat"

Yup, perjalanan memang tak sampai 5 menit, kami sudah tiba di resepsionis dan langsung check in!

Rekomendasi pun dicontreng.

Setelah menunjukkan kode reservasi dan menerima kunci kamar no smoking (sayang sekali, aku sudah lupa nomornya, yang aku ingat ada di lantai 5, paling ujung) kami lalu diarahkan ke restoran untuk menikmati welcoming drink, jus guava. Alhamdullillah.

hotel dekat bandara internasional lombok

Usai menaruh koper, aku memutuskan untuk melakukan ritual malam, menggosok gigi dan membersihkan diri.

Di depan pintu kamar mandi aku sempat berdiri sesaat, ternyata pintu ini harus digeser ala pintu Jepang itu. Karena aku menggunakan full power, pintu bergeser dengan kencang, HAHAHA. Aku sendiri sampai kaget. Ada-ada saja, ahhh!

Baidewei, aku suka banget shower di kamarku ini!

Ada 2 jenis. 1 yang kecil dan 1 yang besar. Lengkap dengan air panas. Dibutuhkan feeling untuk mendapatkan setelan air panas yang pas.

Aku pilih shower besar dan brrr... wow debit airnya kencang banget! Kayak mandi di bawah curahan air hujan deras gitu. Mendadak ingat masa kecil dulu, kegirangan saat diizinkan mandi air hujan.

Aku menggosok tubuh dengan sedikit memijat dan rasa letih itu pun berangsur minggat. Setelah mengenakan baju tidur aku beringsut ke peraduan dan gantian giliran hubby membersihkan diri.

Tadinya aku tawarin mandi bersama gitu, hahaha, hubby menolak katanya mau melepas hajat, hahaha.

Gua ditolak, euy, perih hati ini, Rosalinda!

Paragraf di atas ini sebenarnya mau aku batalkan saja, tapi gak pa-pa, karena eh karena memang realita, hahaha...

*****

Alhamdullillah, tidur kami berdua nyenyak sekali sampai subuhnya pun kesiangan.

Usai sholat subuh kami membersihkan diri lagi dan siap-siap sarapan.

Tahukah kamu?

Ketika menginap hotel, waktu sarapan adalah momen favorit, yang paling kami tunggu-tunggu. Iya, kamu tak salah baca, kami berdua.

Gerangan kuliner apa yang menanti kami di restoran ya...?

Keluar dari kamar aku minta hubby berpose di gang di antara barisan kamar yang menurutku sangat instagenic.

hotel dekat bandara internasional lombok

Keluar dari lift, kami melewati ruangan restoran saat dijamu welcoming drink jus guava tadi malam. Namun, pagi ini tak seorangpun ada di sana? Hmmm...

Aku lalu bertanya ke staff resepsionis.


Olala, ternyata restoran untuk sarapan pagi terletak di samping bangunan induk hotel dan kami harus melewati ruangan lobi.

Pagi ini cahaya mentari menembus masuk ke lobi, membuat interior yang didominasi warna orange terlihat catchy dan mendadak membuat fisik berasa penuh energi dan hasrat fotografi pun semakin, well, let say, mendidih.

HIHIHI...  jadi ya, pose lagi!

hotel dekat bandara internasional lombok


Bangunan restoran ini itu terpisah dari bangunan induk hotel dengan konsep semi outdoor  menghadap ke hamparan sawah.

Yup, cuaca cerah dan aneka formasi awan nun jauh di sana menggenapi indah suasana. Daun tanaman pun urun bergoyang seolah mempersembahkan tarian selamat datang.

hotel dekat bandara internasional lombok

Melangkah masuk ke restoran, seorang staff dengan penampilan rapi dan sedap dipandang, menyapa sembari menghadiahkan sebaris senyuman.

"Maaf, boleh tahu dari kamar berapa ya, bu?"

Aku menyebutkan nomor kamar dan membubuhkan tanda tangan.

Aha, ternyata sudah banyak tamu yang sarapan!

hotel dekat bandara internasional lombok

Mataku menyapu ruangan dan memutuskan duduk di samping pak kusir meja makan dekat hidangan salad dan buah.

Salad, buah dan puding merupakan menu utama kami saat nginap di hotel, karena kalau di rumah bisa dihitung tuh makan buah di pagi hari, HIHIHI.

Jadi ini sekilas seperti ajang 'balas dendam' ya, HAHAHA

Lagipula ini semacam cara untuk membatasi diri agar tidak 'lapar mata' karena biasanya usai menyantap buah, perut terasa lebih penuh sehingga nafsu untuk makan dengan porsi besar otomatis berkurang.

Hal ini erat kaitannya dengan sistem perncernaan yang memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna serat, demikian literasi yang pernah aku baca.

Sambil menikmati hidangan, aku juga menyesapi keunikan suasana restoran ini. Aku suka konsep outdoornya, kinda transfer me to a different space, serasa menikmati kuliner di kampung nenek, mengingatkan atmosfir masa kecil, berlari-lari telanjang kaki di pematang sawah.


Secara umum aku suka nginap dan puas akan pelayanan di D'Max, hotel dekat bandara internasional Lombok ini sekaligus merekomendasikannya ke kamu, iya, kamu, kamu dan kamu!

Saat melakukan booking aku mendapat harga sekitar Rp 385.000 untuk Superior Room termasuk sarapan.

Kadang-kadang suka ada promo juga dari OTA, tapi... tergantung amal ibadah, kayaknya, hahaha... canda woi... canda...!

Ahhh, hampir lupa...

Ini dia menu utamanya!

Usai sarapan aku juga bertemu mba Velicia YosintaSales Executive  hotel D'Max yang sejak dari Yogja, kami sudah mulai membangun korespondensi.

Ini adalah pertemuan perdana kami, tapi kami ngobrol layaknya sahabat lama lho. Semua obrolan kami nyambung terutama tentang Sumatera Utara.

hotel dekat bandara internasional lombok

Senang sekali!

Aku jadi ingat quote terkenal itu :

Friendship is not about whom you have known the longest. 
It's about who walked into your life 
and said 
"I'm here for you", and prove it!

Pada kesempatan kali ini aku belum berkesempatan mencicipi kolam renang, jadi belum bisa kasih referensi.

Tapi aku suka konsep desainnya!

Diapit di antara jejeran bangunan kamar, aku percaya kolam renang ini jelas akan memberikan nuansa berbeda.

hotel dekat bandara internasional lombok

Saat tiba di balkon kamar aku juga mengeksekusi pose model wanna be gitu, HAHAHA...

Tapi kayaknya ada sedikit penampakan di latar belakangnya.

Ahh, sudahlah, tak mengapa, Rosalinda!

Baidewei, subway, gimana, kamu suka?

hotel dekat bandara internasional lombok

Aku juga mau menambahkan, karena kami tiba sudah tengah malam, dan pagi-pagi sudah langsung sarapan, sesi foto kamar pun jadi terlupakan.

Tapi kalau browsing dengan kata kunci Superior Room hotel D'Max, penampakannya kurang lebih begini ya untuk one double bed king size.

hotel dekat bandara internasional lombok

Dan ini untuk double bed plus single bed.

hotel dekat bandara internasional lombok

Semoga pengalamanku nginap di D'Max hotel dekat bandara internasional Lombok ini bermanfaat.

Kalau kamu, punya kriteria atau masukan apa untuk hotel yang berada dekat bandara?

Atau mungkin mau berbagi pengalaman saat menginap di hotel dekat bandara?

Sila berbagi di kolom komentar di bawah ini ya because... you know sharing is caring, right?

Tapi, kalau belum punya ide, monggo nih pemanasan dulu sambil mencari tahu, kenapa sih tempat wisata femes di Lombok Barat ini Gili Trawangan jadi destinasi kesayangan wisatawan.



Bersama ASUS Bersinergi Mengukir Prestasi


bersinergi mengukir prestasi bersama asus x201e

"Bunda, Yasmin sepertinya perlu laptop nih, soalnya ada beberapa guru yang memberi tugas online di sekolah"

Suatu hari, putri semata wayangku mengajukan permintaan saat kami menyantap hidangan bersama di rumah.

Saat itu aku juga sedang berniat untuk membeli laptop karena komputer desktop sudah mulai uzur dan sering ngawur, HAHAHA. Nge-hang dan kadang-kadang auto off .

Paling sedih tuh kalau insiden terjadi saat sedang khusyu ((( khusyu))) menulis, lupa nge-save. Alamak. Mau nangis bombay, euy.

"Tapi speknya standard saja kan ya, nak?"

"Iya, bunda"

"Ntar bunda browsing dulu ya di internet"

Aku masih ingat saat itu, bulan Agustus 2013, bulan kemerdekaan, di mana kuis-kuis di media sosial dengan tema kemerdekaan banyak berseliweran.

Tahun yang sama juga aku baru membuat blog namun masih yang gratis sih, HAHAHA. Masih newbie giccu. 

Setelah bertanya pada keponakan yang pengetahuan tentang barang elektronik sedikit di atasku (((sedikit))) plus hasil browsing berbagai brand di internet serta digabung dengan beberapa spesifikasi, aku akhirnya menjatuhkan pilihan pada ASUS X201E yang saat itu femes dengan tagline "Tipis, Ringan dan Penuh Warna!"

bersinergi mengukir prestasi bersama asus x201e

Yang buat aku kesengsem sejujurnya adalah tagline ASUS X201E itu, plus pilihan warna yang kece badai banget menurutku.

Warna-warnanya itu lho seperti mewakili kepribadianku, uhuk!

Masih tersimpan rapi nih di memori, tanggal 16 Agustus 2013, sehari sebelum libur nasional, hari kemerdekaan, aku dan suami berangkat ke toko komputer di seputaran Gunung Sari Balikpapan.

Gercepku membuahkan hasil, ada unit ASUS 201E warna putih yang dipajang dan langsung merebut hatiku!

Namun apa yang terjadi?

Setelah sepakat dengan harga, tiba-tiba staff lain ikut nimbrung dan berkata bahwa unit itu sebenarnya sudah ada yang punya alias sudah terjual, namun karena ada kesalahpahaman dengan staff lain, eh, masih dipajang di rak display barang.

Bisa dibayangkan betapa kecewanya aku, huhuhu...!

"Tapi, tunggu sebentar ya bu, saya tanyakan lagi dengan atasan, siapa tahu masih ada stok"

"Baiklah, terima kasih, Mas"

Staff itu pamit ke dalam, izin mau menelepon.

Beberapa menit kemudian dia datang dengan wajah sumringah.

"Ada bu, tapi warna merah, sebentar diantar barangnya ya"

Langsung terbayang wajah kecewa putriku Yasmin, jika aku tidak berhasil membawa laptop ke rumah, tugas sekolah sudah menanti, apalagi besok hari libur nasional, biasanya toko banyak yang tutup.

Namun faktor utama sebenarnya adalah aku sudah meleleh dengan warna dan harga yang ditawarkan juga cukup kompetitif menurutku.

Tak berapa lama, alhamdullillah, dari arah depan toko seseorang datang membawa kotak dan staff tadi langsung unboxing.

Masya Allah, aku langsung jatuh cinta (lagi) sama warna merah darah dengan tulisan ASUS warna perak di bagian bodi depan. Kontras banget dan aku suka, suka, suka!

Tarrra.... sejak saat itu ASUS X201E pun menjadi bagian dari anggota keluarga!

Sejak saat itu pula,  aku jadi punya kegemaran baru, sering browsing kiat merawat laptop biar awet, membaca testimoni pemilik ASUS X201E, cara memperbaiki laptop DIY (Do It Youself) dan lain-lain.

Hanya beberapa bulan sesudahnya, aku dan Yasmin menemukan sebuah lomba yang diadakan sebuah bank swasta.

Temanya tentang "Kid Preneur"

Bagaimana mengajak anak mencintai dunia usaha sedini mungkin. Mulai menemukan konsep sampai teknik marketing sederhana.

Semua proses administrasi kompetisi berlangsung secara elektronik. Jadi, memiliki ASUS X201E di saat ini seperti suatu anugerah, karena jadi bisa melakukan banyak hal dengan cepat dan serba digital.

Yasmin pun jadi termotivasi untuk memberikan yang terbaik dalam lomba ini meski aku juga selalu mengingatkan kudu siap untuk kemungkinan terburuk, seperti tidak masuk nominasi.

Hari demi hari, minggu demi minggu, Yasmin bersama partnernya yang kebetulan sahabat saat SD dulu, menyelesaikan semua tahapan dengan baik mulai dari proses administrasi hingga kompetisi.

Mereka memutuskan membuat kerajian sederhana dan menjualnya ke teman-teman sebaya di sekolah.

Begini nih penampakan kerajinan buah karya mereka:

bersinergi mengukir prestasi bersama asus x201e

Dan ini:

bersinergi mengukir prestasi bersama asus x201e

Aku turut mengawasi dan sesekali memberi masukan, acting manager gitu deh, uhuk!

Satu yang aku selalu tanamkan adalah memberi keyakinan, terutama kepada Yasmin, saat mengikuti kompetisi apapun, "percayalah, hasil tidak akan pernah mengkhianati kerja keras!"

Aku sendiri juga terinspirasi banget oleh "quote" ini lewat sebuah artikel, lalu memutuskan berbagi dengan putriku, Yasmin

Alhamdullillah, dengan izin Allah tentunya ya, Yasmin beserta sahabatnya terpilih menjadi 1 dari total 15 finalis yang berangkat ke Jakarta untuk mempresentasikan karya cipta mereka ke depan dewan juri.

bersinergi mengukir prestasi bersama asus x201e

Mau tahu apa mau tahu banget Minbi itu singkatan dari apa?

Singkatan dari nama YasMin dan sahabatnya Tabitha, "MinBi"

Ide ini asli dari buah karya Yasmin sendiri lho. Aku terharu banget saat doi mencetuskan ide itu!

Aku dan suami juga difasilitasi Pemkot Balikpapan untuk menemani mereka. Senang sekali!

Aku bawa ASUS X201 E bersama kami, of course, buat presentasi di depan dewan juri nanti.

Sebelum malam grand final penilaian, mereka di karantina di hotel beberapa hari dan mendapat pembekalan dari beragam sosok mentor.

Sementara itu, aku dan suami mengeksplor sudut Jakarta atau kadang nongki di cafe sambil sesekali cek ombak pakai ASUS X201E.

bersinergi mengukir prestasi bersama asus x201e

Sinergi dengan ASUS X201E tidak berhenti sampai di sini.

Seperti yang aku utarakan di awal artikel ini, selain blogging aku juga melakukan hal-hal yang aku suka lainnya seperti mengikuti berbagai lomba yang diadakan fanspage brand di facebook.

September 2015, Changi Airport saat itu mengadakan sebuah kompetisi Changi Travel Quest, yang harus diikuti nonstop selama satu bulan. Yup, kamu tidak salah baca, satu bulan sodara-sodara!

Ketentuan lain adalah aplikasi lomba ini hanya bisa dibuka optimal di laptop.

Hadiahnya sungguh sangat menggoda!

Tiket pulang pergi ke tujuan manapun di dunia ini dengan maskapai yang ada di Changi tentu saja ya, dan... ini nih yang bikin mupeng, bisa ajak satu teman! WOW banget. Eh sudah ganti ding jadi Alif banget!

Cobak, asli bikin mupeng kan!

Yup, of course aku ikutan laaa.

Lomba ini diawali dengan memilih kota tujuan wisata, menemukannya di peta, memilih  ciri khas/ tempat wisata terkenal kota yang dimaksud dan terakhir harus bisa menemukan airline yang bisa membawa kita ke tujuan wisata tadi.

So, mau tak mau, suka tak suka kita harus membuka situs Changi dan mempelajari fitur-fitur di sana.

Sungguh ide soft marketing yang brilian!

Jadi bisa dibayangkan selama sebulan, kek zaman kuliah dulu, aku harus menggali informasi sebanyak mungkin termasuk membuka peta online agar bisa menjadi 10 pengumpul poin terbanyak.

Iya, dari jutaan follower hanya 3 pemenang utama yang dipilih dari top 10!

Yup, kali ini giliran aku sendiri yang akan membuktikan quote di atas tadi, "kerja keras, man!"

Aku nyaris melewatkan kemenangan ini karena ada insiden di dalamnya.

Drama selengkapnya bisa di baca di Road to Saudi Arabia 1 Drama Demi Drama dan lanjutannya di Road to Saudi Arabia 2 Pemenang Utama Changi Travel Quest ya

Dan...

Kamu masih bisa lho menemukan jejak digital kontes ini dengan kata kunci Changi Travel Quest di google atau #ChangiTravelQuest di media sosial terutama facebook.

Sungguh, kemenangan tak terlupa dan sarat drama, HAHAHA...

bersinergi mengukir prestasi bersama asus x201e

Jadi...

Karena puas dan happy dengan performa plus menggunakan ASUS X201E dalam aktivitas sehari-hari, kadang-kadang tanpa disadari, layaknya staff marketing aku sering memberi referensi dan rekomendasi.

Apalagi ini adalah laptop pertama yang aku beli sendiri. Percis seperti kata pepatah "yang pertama memang selalu penuh cerita!"

Tapi sekali lagi, seperti aku uraikan di bagian disclaimer, penilaian dan pengalaman ini memang sangat subjektif sekali, semata-mata karena memang aku pengguna ASUS X201E dalam aktivitas sehari-hari.

bersinergi mengukir prestasi bersama asus x201e

Oh iya,

Kalau kalian pernah kepoin akun media sosial aku pas halan-halan dengan hubby di Gili Trawangan itu juga hasil sinergi dengan ASUS X201E mengikuti kompetisi sekaligus mengukir prestasi.

Iya, paket liburan di Lombok ini adalah hasil sinergi dengan ASUS X201E mengikuti kompetisi di fanspage Mobil123.com, selama satu bulan juga.

bersinergi mengukir prestasi bersama asus x201e


Cerita liburan lengkapnya ada di Gili Trawangan Jadi Destinasi Kesayangan Wisatawan, Mengapa?

Usia ASUS X201E ini memang sudah sepuh dan kadang-kadang saat aku lama tidak beraktivitas menggunakan keyboard dan laptop masih ON, sesekali terdengar suara seperti kelitikan, tik, tik, tik. Namun kadang kala tak ada sama sekali.

Tapi, jika aku pikir-pikir lagi, sudah wajar kali ya. Wong sudah lebih dari 5 tahun.  Padahal dari beberapa artikel yang pernah aku baca, biasanya lifetime laptop beroperasi optimal hanya berkisar 3 tahun. Setelah itu performa akan mulai menurun.

Jadi...

Kayaknya sudah boleh dong ya mulai browsing varian ASUS lain, idealnya sih tentu disesuaikan dengan kebutuhan, biar ASUS X201E punya kembaran.

Sinergi teranyar dengan ASUS X201E yang masih hangat dan cetar adalah mengantarkan putriku lolos seleksi program pertukaran pelajar (AFS) ke negara impiannya, Jepang!

Berbeda dengan kompetisi Kid Preneur di atas, dalam kesempatan kali ini, sejak awal proses dan korespondensi, baik seleksi administrasi dan unjuk prestasi, lokal dan nasional berlangsung secara online dan offline.

Meski sudah sepuh, ASUS X201E masih bisa diandalkan lho!

Pernah saat kami liburan di Medan, sebuah email mengharuskan Yasmin mengirim persyaratan seleksi terakhir secepatnya.

Alhamdullillah, untung saja kami bawa ASUS X201E ikut liburan, karena bodinya yang tipis dan ringan, happy aja tuh bawa laptop kemana-mana. Semua arsip yang diminta, aman tertanam di laptop, jadi eng ing eng tinggal email saja deh.

bersinergi mengukir prestasi bersama asus x201e

Baidewei, subway, lumayan panjang juga artikel ini ya. Semoga masih sabar membaca sampai di alinea ini, HIHIHI...

Terakhir nih, apa kamu juga punya histori dan sinergi dengan laptop ASUSmu?

Share di kolom komentar, kuy...!


LG DualCool Watt Control AC Inverter untuk Hemat Berlipat


hemat berlipat lg dualcool watt control

Pingin ngadem tapi bayar listriknya tetap tipis-tipis, mana suaranya...?

Nah, kalau ada pertanyaan kek gini, dijamin aku langsung angkat kaki eh tangan maksudnya, HAHAHA.

Fix. Bisa dipastikan kalau ada niat mau beli AC atau pun memberi rekomendasi, salah satu syarat dan ketentuannya of course atuh laa yang hemat daya nyak!

Tapi, apakah itu cukup?

Maunya akutu hemat dayanya bisa dikondisikan giccu [dikondisikan]

Misalnya, tinggal pilih, sesuai kebutuhan, hemat 80% atau 40%?

Jadi gini...

Entah kenapa, kadang-kadang, belakangan ini listrik di rumah selalu jeblok, jika semua peralatan elektronik dipakai secara bersamaan, hmmm... apa ya bahasanya?

Itu lho, tuas kecil yang ada di meteran listrik, tiada hujan tiada angin, bisa berbalik ke posisi off, alias auto off.

Yang seru kalau pas mati, aku lagi di kamar mandi, HAHAHA. Horor deh jadinya!

Jadi... untuk penghematan, harus ada yang dikorbankan. Suerem yak bahasanya!

Biasanya sih AC di kamar aku, karena akutu kan baik hati, pintar, suka menabung dan tidak sombong.

HAHAHA, apa hubungannya ya, Esmeralda?

Mari kita cari bersama, Ferguso!

Memang sih tidak setiap saat begini, dang kadang aja, tapi tetap aja mengganggu kenyamanan, ya terutama jika pas pengen ngadem dan cuddling biar hubungan tetap harmonis dan romantis dengan hubby.

Pertanyaanya adalah...

Memangnya ada ya AC yang bisa hemat berlipat?

Maksudnya?

Yah yang bisa hemat disesuaikan dengan keinginan kita di atas tadi, misalnya mau hemat 80%, 60% atau 40%.

Yang aku tahu sih, yang nol persen.

ACnya mati dong ya, baHAHAHA. Ini mah hemat listrik kebangetan!

Ini serius lho, mba...

Beklah!

Ternyata eh ternyata ada lho pemirsah, produsen AC yang bisa membaca gelagat buibuk millenial yang doyan belanja online tapi giliran bayar listrik sih tetap pilih hemat. Lalu dilempar panci, HAHAHA.

Nih, hafalkan ya namanya LG AC DUALCOOL Watt Control!

Browsing yuuuk...!

Tenaaang, di sini ada bocorannya.

Jadi, AC ini adalah produk dari LG, produsen AC asal Korea Selatan.

Meski sudah menguasai pemasaran produk AC inverter sebanyak 63% di Indonesia, LG tetap lho melakukan inovasi dan penetrasi di kategori AC hemat daya. Keren!

Kuy, kita intip apa saja fitur istimewa LG AC DUALCOOL Watt Control yang bisa bikin mupeng ini.

Watt Control

Ini adalah fitur utama!

Cara mengoperasikannya juga cukup mudah!

Tinggal tekan tombol Watt Control di kendali remote control.

Contohnya nih, pada tipe TO6 EV4 dengan daya listrik 495, kita tekan sekali tombol Watt Control maka AC langsung beroperasi pada 419 watt.

Ada selisih 76 watt yang bisa digunakan untuk menyalakan LED TV.

Selanjutnya untuk 312 watt, tekan 2 kali, kita bisa menghemat 183 watt, hemat 60% dan ini bisa mengoperasikan mesin cuci front loading 7kg lho.

Kalau mau lebih hemat 40% tekan 3 kali hingga akhirnya hanya menjadi 215 watt yang artinya menghemat hingga 280 watt.

hemat berlipat lg dualcool watt control

Puas?

Belum, mba...

Ya udah, mau lebih hemat lagi? Dimatikan aja ACnya ya, HAHAHA...

Dual Inverter CompressorTM
Kompresor inverter secara terus menerus akan menyesuaikan kecepatan kompresor untuk menjaga tingkat suhu yang dibutuhkan. Diklaim menghasilkan AC yang cepat dingin, lebih senyap dan lebih awet!

hemat berlipat lg dualcool watt control

JetCool 
Berfungsi mempercepat proses pendinginan ruangan dengan menyemburkan suhu 18 derajat pada satu titik lalu mempertahankannya pada tingkat suhu yan diinginkan.

hemat berlipat lg dualcool watt control

Ionizer
Mampu menyemburkan milyaran partikel ion yang dapat mengikat dan mendeaktivasikan materi merugikan seperti bakteri, virus dan kuman sehingga udara menjadi segar.
hemat berlipat lg dualcool watt control

SmartThinQ
Fitur ini memungkinkan pengguna bisa mengontrol AC dalam jarak jauh melalui perangkat wifi seperti  mematikan, menghidupkan serta mengaktifkan fitur pendukung seperti Ionizer.

Untuk memanfaatkan fitur ini pengguna cukup mengunduh aplikasi SmartThinQ  di Android atau iOS.

Desain Simpel dan Ramping dengan Layar Tersembunyi
Desain AC LG ini memudahkan pemasangan dan pembersihan filter - EZ sliding filter serta layar tersembunyi besar dan sempurna untuk memeriksa mode penggunaan listrik dengan nyaman.
hemat berlipat lg dualcool watt control
Biar lebih greget tentang AC LG DUALCOOL Watt Control bisa di klik di sini ya.

Cusss, ke tkp terdekat! Mumpung ada promo khusus ne.

Tapi eh tapi, harap diingat untuk ketentuan cashback seperti di bawah ini disesuaikan dengan setiap toko masing-masing, ya.

So, untuk kenyamanan bersama sila dikonfirmasi terlebih dahulu.

hemat berlipat lg dualcool watt control

Tuh, lumayan kan, hasil tabungan hemat daya nanti boleh deh buat nambah-nambah beli camilan pas halan-halan ke  Campuhan Ridge Walk Ubud Bali atau ke Maratua, mungkin?


Ketahui Rahasia Dibalik Hubungan Harmonis dan Romantis

kiat hubungan harmonis romantis

"Good relationships don't just happen. 
They take time, patience and two people who truly want together"

Ketahui Rahasia Dibalik Hubungan Harmonis dan Romantis. Alhamdullillah, tahun ini aku dan Abang Iqbal, suamiku, dengan selamat sentosa memasuki tahun ke 25 perkawinan, (((selamat sentosa))), kayak pembukaan UUD yang biasa dibaca saat upacara sekolah aja ya, HAHAHA.

Mau dong tepuk tangannya :D

Biasanya, aku termasuk yang agak jarang berbagi foto romantis berdua dengan suami di akun media sosial kecuali pas ada kuis, HAHAHA.

Bukan apa-apa karena si abang jarang banget mau foto berdua kecuali aku kasih iming-iming, hadiah!

Jadi kalau akhirnya pun ada foto yang bagus pastilah itu hasil beberapa kali rayuan pulau kelapa, dan ada banyak "drama" di baliknya, HAHAHA.

Tapi keinginan berbagi foto itu membuncah, terutama ketika memasuki bulan-bulan menjelang usia 25 tahun pernikahan, misalnya seperti yang satu ini, saat di Bali beberapa waktu lalu.


Ternyata banyak yang respon dan membuat engagement di instagram meningkat :D

Hmmm, 25 tahun ya?

Iya, percis separuh dari usiaku!

Banyak yang kaget kalau aku bilang sudah 25 tahun, karena mungkin pembawaan kami yang masih cengengesan, eh sepertinya bukan kami, aku aja, kayaknya, HAHAHA.

Tapi, jangan buru-buru kasih trofi dulu!

25 tahun itu bukan berarti mulus kayak aspal hotmix jalan tol Depok-Antasari - Desari, yang baru diresmikan Pak Jokowi, ya.

Big, NO!

Banyak drama yang mengikuti dan sampai sekarang pun masih harus terus banyak belajar lagi dan lagi.

Yang bisa aku bagi di sini adalah bahwa untuk tetap membara (((membara))) selama kurun waktu 25 tahun, for us it is a quite a challenge, honestly.

Kiat Agar Cinta Tetap Membara Meski Tergerus Usia

Mumpung aku lagi in the mood karena alhamdullillah sudah melewati 25 tahun usia pernikahan, berikut kiat-kiat yang kami lakukan agar cinta tetap membara, eeeaaa.

Tapi eh tapi, bisa jadi beberapa kiat yang aku bagi di bawah ini mungkin tidak akan berhasil pada lain pasutri, but for us, so far, it works!

Komunikasi

Klise memang! Tapi itu fakta.

Tak ada yang tak bisa diselesaikan kalau kita masih menjadikan komunikasi, di atas segalanya. Karena aku dan suami bukanlah para normal yang bisa menebak isi hati, meski sudah bersama 25 tahun lamanya.

Masak sih sudah 25 tahun, kadang-kadang masih miskomunikasi, sih?

Hell yes, but we working on it!

Dan... kejutannya adalah, itulah yang membuat kami stick together. Wierd, huh!

Misalnya, dulu di awal pernikahan, aku paling jengkel tuh kalau pas menelepon abang, doi lama angkat. Maunya akutu langsung diangkat dong ya, kan eike istri tersayang (((istri))). Aku kudu jadi prioritas dong ya.

Nah, pas dijawab "abang sedang sholat, sayang", "abang  kan lagi di kamar mandi", "abang kan lagi nyetir", "abang lagi ngobrol sama teman" endebrei, endebrei.

Sejak saat itu aku sudah ga sering baper lagi kalau doi telat jawab telepon atau kalau sekarang telat balas chat WA. Kecuali ada hal emergensi ya.

Lagian capek juga kan, kalau dikit-dikit ngambek. Menguras waktu, tenaga dan pikiran. Mending juga BW ke blog kamu, iya kamu! Nah apa hubungannya, cobak!

Kami juga sering saling "menggoda" kalau dalam satu hari tiba-tiba ada yang menelepon duluan dan kalimat pertama biasanya begini nih...

"Kangen ya...?"

"Masak udah kangen sih, belum 5 menit"

Padahal sih ujung pembicaraannya, cuma mau tanya dan memeriksa apakah ada HP, atau berkas yang yang tertinggal di rumah.

Oh iya, aku juga termasuk tipe yang ekspresif dan tidak pandai menyimpan amarah pada pasangan.

Kalau ada yang kurang berkenan, pasti aku usul untuk bicarakan. Tapi tentu saja melihat waktu dan kondisi ya. Favoritku ya saat pillow talk.

"Bang, ntar malam aku ingin bicara ya,..."

Aku suka ngomong gitu tuh ke abang, misalnya aku kurang suka kalau abang gemar menunda pekerjaan dan sudah diperingatkan berkali-kali.

Nah, kalau sudah begini biasanya doi tahu, betapa seriusnya topik itu.

Tapi kadang bisa juga kalau tak tahan aku langsung bereaksi dan di sinilah gesekan sering terjadi.

Namun seiring waktu kami semakin mengetahui kelebihan dan kekurangan pasangan.

Intinya, kami selalu mengkomunikasikan hal-hal yang berpotensi merusak keharmonisan, bahkan hal kecil sekalipun, karena sepenuhnya aku percaya dikit-dikit itu bisa menjadi bukit.

Contohnya lagi nih.

Saat ini suhu politik sudah mulai memanas, dan sayangnya aku dan suami punya pilihan berbeda.

Can you imagine?

Tapi sekali lagi, itulah fakta!

Jadi, dari awal kami sudah berkomitmen, tidak akan pernah bicara politik di rumah, berbagi pandangan politik di media sosial apalagi membahasnya di tempat tidur. Intinya, no politic issues!

Apresiasi

Meski sudah sering melakukan aktivitas bersama, aku selalu memberikan apresiasi kepada abang saat doi mengantar atau menjemput aku, membelikan kuliner kesayangan (tidak selalu mewah dan mahal), es cendol atau rujak, misalnya, menyikat kamar mandi, tanpa diminta meski jarang, HAHAHA, mengajak kencan makan siang di warung sederhana favorit abang, memberi pujian dan sebagainya.

Privasi/Me Time

Kami juga saling membebaskan pasangan untuk memiliki privasi/me time.

Sabtu dan Minggu siang, biasanya abang akan berkumpul dengan para suami di kompleks perumahan bermain kartu domino tapi tentu saja gak pakai taruhan ya.

Atau kadang berkumpul dengan teman SMA apalagi kalau pas ada yang datang dari luar kota. Bisa seharian tuh, kadang lanjut dengan karaoke segala.

Sementara aku lebih suka menonton film dan main internet.

Intimasi

Aku termasuk yang meyakini bahwa intimasi itu krusial untuk menghangatkan hubungan!

Beberapa intimasi harian yang aku amalkan adalah sarapan bersama sambil bercerita dan mengharamkan gadget, mengantar abang berangkat kerja sambil menemani memasang sepatu dan kaus kaki, berpelukan, cipika-cipiki dan kadang-kadang berbagi pesan nakal, you know what I mean, right, kadang pesan nakal berlanjut di wa chat juga, HAHAHA.

Intimasi lainnya adalah menjelang istirahat malam.

Saat aku punya deadline tulisan atau mau nonton film favorit yang mengharuskan aku lembur, aku selalu menyempatkan diri menjenguk abang di kamar tidur yang sedang asyik dengan dunianya, nonton bola, main gadget endebrei, endebrei.

Untuk menggantinya, jika tak ada deadline aku lebih suka pillow talk dengan abang, cuddling dan biasanya berakhir dengan posisi tidur liberty.


Iya, aku termasuk yang candu banget sama pillow talk ini. Terutama saat kehamilan belum kunjung datang hingga 7 tahun usia pernikahan.


Terbukti, kita bisa memecahkan banyak masalah saat pillow talk, karena saat itu hati bersih dari emosi, momennya santai.

Adegannya kayak film-film India gitu, aku memeluk intens sambil berbaring di dada abang. So sweet, right? Coba deh, tapi sama pasangan halal ya :D

Berbagai varian intimasi yang aku amalkan juga aku adopsi dari beberapa artikel tentang bagaimana kiat agar pernikahan langgeng seperti mandi bersama, HAHAHA. Meski jarang sih, bisa dihitung. Biasanya sih kalau pas staycation review hotel. Soalnya ada shower, gimana giccu... upps!

Pintar-pintar kita atur waktu laaa, apalagi kalau kita punya anak, iya kan. Selalu ada jalan kalau ada kemauan, setuju? Langsung #kedipnakal.

Berpelukan

Mengapa berpelukan penting?

Pernah dengar dong ya bahwa satu pelukan lebih berarti dari beribu kata!

Dan fakta berbicara kadang kita bisa lho berkomunikasi bahkan tanpa kata, hanya lewat satu pelukan, dan semuanya menjadi terang benderang seketika. Pernah mengalaminya?

Riset juga membuktikan bahwa berpelukan bisa meleburkan emosi, meluluhkan jarak dan membangun kedekatan emosi.

Apalagi pas ada kejadian yang sangat menguras fisik, emosi, stress, satu pelukan mampu meleburkannya.

Pasti tahu dong ya itu karena apa?

Yup, saat berpelukan tubuh kita melepaskan hormon gembira oksitoksin, dan menurunkan hormon stress kortisol, itulah kenapa!

Jadi, berpelukan juga salah satu intimasi harian kami.

Biasanya aku mulai saat mengantarkan abang bekerja, terus saat doi pulang kerja (ini kadang sering ke skip kalau aku pas asyik in mood di depan laptop). Tapi ini jangan ditiru yaa, HAHAHA! Dan terakhir, of course saat malam, menjemput impian.

Baidewei, berapa kali sih kita kudu memeluk pasangan dalam sehari?

Menurut artikel yang aku baca di wolipop.detik.com, minimal delapan kali sehari!

Namun untunglah ada kelanjutan dari kalimat itu...

"Jangan terpaku pada jumlah pelukan, karena ketika pelukan menjadi sebuah kebutuhan, sebanyak apapun frekuensinya, tidak akan menjadi masalah."

Dampak positif pelukan akan lebih efektif jika dilakukan dengan cara yang benar.

"Sama-sama rangkulkan tangan saat pelukan, rasakan dan resapi aliran energi. Bayangkanlah seolah itu adalah pelukan terakhir"

Selain pelukan, intimasi lain juga sering kami eksekusi misalnya, meremas tangan, mengusap dan meremas bahu serta mengusap kepala.

Prinsipnya adalah sentuhan. Ketika ada sentuhan, aku merasasakan sensasi aman dan nyaman.

Menjaga Kehidupan Hubungan Intim (baca: Se*s)

Nah ini nih, the main course, HAHAHA!

Siapkan camilan!

Tahukan ya?

Itu lho, cecudah celapan cebelum cepuluh, camilan!

Well, yes, I know...

"Se* is not everything, but if you don't make an effort to make it important, nothing else will be!"

Sepakat dong ya, bahwa setiap pasangan memiliki kehidupan se*s yang berbeda. Jadi, tak ada gunanya membanding-bandingkan dengan pasangan lain!

Namun jika tertarik dan ingin mengadopsi untuk kebaikan bersama atau untuk evaluasi ke arah yang lebih baik, kenapa tidak!

Yang pasti, seiring waktu, biasanya hubungan se*s akan berubah dan bertumbuh.

Akan ada momen yang ekstrem menyenangkan dan sebaliknya, momen terendah, se*s terasa begitu membosankan!

Iya, gairah se*s bukanlah sesuatu yang konstan!

Seiring dengan perjalanan kehidupan yang dipengaruhi pekerjaan, anak, penyakit bahkan penuaan, libido pasangan akan mengalami pasang surut. Kayak laut, eeeaaa...

Ayo siapa yang mau bantah?

Bahkan aku pernah godain teman dan dia jawab dengan datar, "wah... boro-boro, mba" Duh!

Memang ada yang berpendapat bahwa se*s bukanlah yang utama dalam pernikahan, setelah masa bulan madu usai, karena banyak hal-hal lain yang lebih penting dibanding se*s.

Hmmm... tidak salah juga ya.

Orang memandang se*s dengan cara pandang yang berbeda-beda.

Jadi, se*s bisa jadi hal yang menarik, membosankan atau malah hal yang canggung, tergantung gimana kita menilai pentingnya se*s dalam kehidupan.

"Semua orang memang harus bekerja, punya aktivitas padat, lantas apakah orang lantas berhenti bercinta?

Tentu tidak ya!

Inilah yang membedakan antara pasangan yang berhasil dan gagal.

Se*s adalah ranah eksklusif!

Karena hanya itu satu-satunya hal istimewa yang kita lakukan dengan pasangan halal tentunya, seperti berbagi rahasia terdalam, bagian mana yang harus disentuh, berbagi fantasi terliar dan kesukaan-kesukaan aneh.

Huuaaaa... tambah menggila nih artikelnya, HAHAHA...

Fokus pada hal-hal yang membuat gairah, frekuensi hubungan se*s, prioritaskan outercourse bukan hanya intercourse serta melakukan kencan sesekali adalah beberapa kiat dari terapi se*s Kimberly Resnick Anderson untuk menjaga kehidupan agar kehidupan se*s jangka panjang tetap membara.

Aku juga percaya komunikasi intim, kenyamanan dan kepercayaan akan membuat hubungan emosional yang istimewa dengan pasangan.

Kontak fisik dan hubungan emosional begini yang mampu menimbulkan gairah, bahwa kita lebih dari sekadar teman sekamar.

Itulah keistimewaan se*s!

Kiat Merawat Area Kewanitaan 

Sama seperti anggota tubuh lainnya, perawatan area kewanitaan kudu menjadi perhatian.

Meski area kewanitaan bisa merawat dirinya sendiri tapi beberapa faktor eksternal seperti memakai celana dalam dari bahan sintetik, menggunakan jeans/stocking ketat dalam waktu lama, menggunakan celana dalam yang kurang bersih, membasuh area kewanitaan dengan tangan yang kurang higienis dan dengan arah yang salah (yang benar dari belakang ke depan) bahkan stres bisa memicu area kewanitaan berbau tidak sedap.

Duh yang begini ini jelas bisa mengganggu kekhusyukan, (((kekhusyukan))) iye kan, mpok, gan :D.

Hasrat pun bisa langsung terjun bebas, huaaaa...

Ujung-ujungnya hubungan intim dengan pasangan bisa menjadi hambar dan hanya merupakan kewajiban.

Duh, jangan sampai begitu laaa...

Apa kata dunia!

Boleh dong kita ikhtiar ya, misalnya dengan pembersih kewanitaan, Resik V Khasiat Manjakani Whitening yang halal dan sudah teruji klinis untuk menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan.

Berita baik lainnya adalah, produk ini juga sudah dapat dibeli di supermarket/minimarket terdekat  seperti Indomaret dan Alfamart.

kiat hubungan harmonis romantis

Resik V Khasiat Manjakani Whitening ini merupakan sinergi dari ekstrak manjakani asal Persia untuk membantu membersihkan daerah sekitar organ intim wanita bagian luar dan mengurangi bau tak sedap, dan ekstrak bengkoang untuk membantu mencerahkan kulit di sekitar area kewanitaan, terutama di sekitar pangkal paha.

Warna gelap di sekitar area kewanitaan ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti pemakaian celana dalam yang ketat, memakai celana dalam bukan katun, tidak cukup vitamin, makan kurang teratur yang bisa memicu naiknya berat badan bahkan bisa menggelapkan sekitar area kewanitaan.

Pasti dong sudah pada khatam dengan khasiat bengkoang ya. Sejak dulu, ekstrak bengkoang dikenal di dunia kecantikan kulit. Selain memutihkan, mencerahkan, menghilangkan flek-flek hitam juga dapat mengencangkan kulit.

Demikian juga dengan buah manjakani asli Persia ini. Diklaim kaya akan tannin, antioksidan sebagai anti mikroba/bakteri dan sudah digunakan sebagai pengobatan tradisional oleh orang Arad, Iran, Cina dan Melayu.

Cara memakainya juga praktis, tuangkan secukupnya di tangan, dibusakan dengan air, basuhkan ke daerah sekitar area kewanitaan, basuh dengan air hingga bersih. Gunakan hanya satu kali dalam sehari.

kiat hubungan harmonis romantis


Nah kalau landasan sudah resik, sang kapten pun bisa landing cantik, HAHAHA...

Husss, ini kenapa jadi ngakak mulu yak, fokus woi, fokus, ini isu krusial, tahu!

Beklah...

Kalau kamu, apa rahasia dibalik hubungan harmonis dan romantis bersama pasanganmu?

Yuk, berbagi...



Referensi:

https://www.liputan6.com/health/read/3256395/4-tips-jaga-kehidupan-seks-tetap-membara
https://wolipop.detik.com/read/2013/02/04/191316/2160963/854/cuma-butuh-15-menit-setiap-hari-untuk-miliki-pernikahan-langgeng
https://www.psychologytoday.com/us/blog/intentional-insights/201701/12-tips-happy-long-lasting-relationships
https://www.goodtoknow.co.uk/wellbeing/relationships/why-hugging-matters-79671



Sensasi Menikmati Eksotika Sawah Terasering Tegallalang Bali

sawah-terasering-tegallalang-bali

Sensasi Menikmati Eksotika Sawah Terasering Tegallalang Bali. Informasi mengenai sawah terasering Tegallalang Bali pertama kali aku ketahui, saat mencari literasi untuk artikel pentingnya mengetahui aktivitas favorit di tempat wisata.

"Jika satu hari kelak nanti ada rezeki dan bisa ke pulau dewata, menyambangi sawah terasering Tegallalang Bali kudu masuk itinerary"

Begitulah kira-kira dendam eh hasrat yang sudah lama terpendam...

Saat itu, meski hanya menikmati image eksotika hamparan hijau, seketika tubuh dan hatiku terpukau!

Angan langsung membawaku ke kampung halaman nenek nun jauh di Sumatera, curahan kasih sayang beliau serta masa kecil berlari-lari telanjang kaki di antara pematang sawah desa terpencil Tanah Jawa, Sumatera Utara.

Saat itu aku masih duduk di Sekolah Dasar...

Yang membedakan hanyalah, hamparan sawah di kampung nenek maksimal hanya 2-3 tingkat saja,  dengan kontur biasa - meski bagiku sudah merupakan panorama luar biasa, sedangkan di kawasan sawah terasering Tegallang begitu permai, menakjubkan, bagai lukisan.

Iya, agaknya kata 'permai' lah yang bisa mewakili eksotika lokasi ini.

Tak berhenti di sini, pesona view ini semakin lengkap dengan sinergi kehadiran pepohonan yang menciptakan keteduhan, meski memang hanya terbatas di beberapa spot utama saja.

Lalu...

Hari yang dinanti pun tiba!

Saatnya mengeksplor sawah terasering Tegallalang Bali!

Bersama dengan 2 sahabat wisman yang aku kenal saat nginap di salah satu Hotel Traveloka Kampung Ubud Ibunda Bungalow, kami menyewa mobil Avanza.

sawah-terasering-tegallalang-bali

Adapun alasan kami memilih menginap di sini selain harga yang kompetitif, juga satu lokasi dengan tempat wisata Ubud Monkey Forest, kuliner femes Bebek Bengil serta tak terlalu jauh dari Campuhan Ridge Walk Ubud.



Plus tersedianya berbagai opsi pembayaran yang mudah, simpel, anti ribet dan pilihan hotel lengkap di seluruh Indonesia bahkan dunia.

sawah-terasering-tegallalang-bali

Hari itu kami sangat beruntung karena cuaca sangat cerah, berpayung langit biru dan hamparan awan putih di angkasa.

Agar keseruan di sawah terasering Tegallalang Bali tak terlupakan, berikut hal-hal yang bisa dijadikan acuan!

Tapi eh tapi memang sih ini sangat subyektif, bisa saja for you guys tak cocok di hati. Well, it's fine then.

1. Berangkat Dini

Objek wisata ini diberi nama sesuai dengan nama desa Tegallalang, di Gianyar Ubud Bali.

Untuk alasan kenyamanan, berangkat dini, sekitar jam delapan pagi lebih disarankan, karena saat tiba di hamparan persawahan, beberapa lokasi masih ada yang minim pepohonan tajuk besar, sehingga sinar matahari bisa terasa sangat garang.

Lanjut...

Karena sudah femes, tak sukar untuk menemukannya. Apalagi jika beruntung mendapatkan pengemudi yang memang sudah akrab dengan seluk beluk pariwisata Ubud. Piece of cake, lah!

Mendekati area Tegallalang, sama seperti khas lokasi wisata di Bali, toko-toko souvenir mulai terlihat dan hei, sudah banyak mobil yang terparkir rapi di kiri kanan jalan.

Seorang petugas mengarahkan kami ke tempat parkir.

Oh iya, saat kami ke sana, HTM Rp 10.000 per wisatawan.

Dari tempat parkir kami menyeberang dan diarahkan ke kawasan persawahan yang sudah mulai mengintip malu-malu dari celah barisan bangunan toko souvenir di tepi jalan.

Adrenalin sejenak mengambil kendali. Rasa haru segera menjalari hati. Aku merasakan mata agak  basah dan perih.

Yes, I am a little bit an emotion person. Mau sedih, gembira, airmata selalu hadir di sana. What can I say... it is in my gen, already...

Menjelang tiba di tujuan, kami semakin sering berlalu lalang dengan wisatawan yang baru saja menyelesaikan paket perjalanan.

Rata-rata tubuh mereka penuh peluh dengan wajah sedikit memerah terutama para wisman yaaa.

Dan...

Taarraaa... akhirnya view itu terkuak!

Dari tepi jalan, undakan Tegallang memamerkan senyuman lewat hamparan hijau asri menyegarkan.

Sejenak kami mengambil momen ini, berhenti, menenangkan adrenalin yang semakin liar tak terkendali.

Tarik nafas, hembuskan! Tarik nafas, hembuskan!

Ok, lanjut!

Kami menuruni tangga alami dalam balutan pelukan pohon yang terdapat di kanan kiri. Udara segar berhembus menambah syahdu suasana.

Lagi-lagi kami semakin sering berpapasan dengan para wisatawan.

2. Gunakan outfit cerah

Akhirnya...

Kami pun sampai di daerah dasar undakan ikonik itu dan bertemu informasi berikut ini:

sawah-terasering-tegallalang-bali

Suara gemercik air, desau angin semilir, hamparan hijau persawahan dan pepohonan menambah sempurna eksotika yang tercipta!

Kami terus berjalan mengikuti jalan setapak yang memang sudah di desain sedemikian rupa. Ada banyak persimpangan, namun yang manapun kamu pilih, percayalah kamu tak akan tersesat!

Kalaupun kelak terjadi, yang ada di sekitar hanyalan hamparan keindahan alami. Justru kamu akan berterima kasih, tersesat dalam dekapan keindahan. How cool is that!

Itu jugalah yang kami alami!

Resikonya, hanya perlu jalan sedikit memutar kembali dan mencoba persimpangan yang lain lagi. That's all!

Kini kami sudah berada di puncak spot foto Tegallalang.

Sejauh mata memandang, hanya ada eksotika hamparau hijau persawahan...

Nah, di sinilah pentingnya outfit cerah tadi!

Latar hijau dan warna cerah itu, seperti jodoh!

Setuju?

Apalagi jika bersinergi dengan properti lain seperti kaca mata hitam, syal warna-warni dan topi pantai yang matching dengan outfit, sempurna!

Tiba-tiba...

Sepasang turis Eropa minta tolong dijepret, menggunakan bahasa Inggris, tentu saja!

Di momen inilah aku amat bersyukur, mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris.


Dia menjelaskan pose dan dari sudut mana aku harus mengabadikannya.

Untung pernah baca dikit tentang kiat fotografi. It helps me a lot!

Senang sekali mereka dengan hasil eksekusi!

Usai mengucapkan 'thank you' disertai aura hahagia mereka menawarkan apakah kami juga ingin dibantu jepret juga.

Tak menunggu dua kali dong, aku juga meminta pose dan sudut yang sama.

Langsung ingat metode ATM, Amati, Tirukan dan Modifikasi, HAHAHA

Ahhh... senangnya berbagi kebaikan yaaa!

Mereka pun berpindah spot foto lainnya, sementara kami melanjutkan sesi pose lainnya dong.

Cekidot!

sawah-terasering-tegallalang-bali

Meski memang tidak banyak aktivitas yang bisa dilakukan di sini kecuali berfoto di beberapa spot instagramble yang memang sudah disiapkan, kunjungan ke sawah terasering Tegallalang rasanya sah untuk dipertimbangkan buat kamu pencinta keindahan bentang alam pedesaan.

sawah-terasering-tegallalang-bali

Hampir setengah jam kami berada di puncak sini lalu memutuskan melanjutkan ke spot lainnya.

Untuk ke luar dari area utama kami menggunakan jalan berbeda, karena spot yang ditawarkan juga sedikit berbeda.

Dalam perjalanan kami bertemu dengan beberapa petani yang sedang bekerja. Bahkan beberapa di antaranya telah stand by menanti dengan properti lengkap seperti topi caping, hasil bumi dan keranjang anyaman.

Dengan memberi dana seadanya kita bisa meminjam properti atau bahkan berfoto bareng mereka, Iya, kamu tidak salah baca, kita diizinkan berpose dengan para petani itu. Seru ya!

Terbukti memang ya, bahwa paket wisata di Bali memang unik dan ciamik!

No wonder, para wisatawan selalu candu ke sini.

"Ke Bali memang tak cukup hanya sekali" itu, so true banget, menurutku!

Matahari sudah semakin tinggi dan ganas. Peluh pun merembes dengan deras. Namun hati terhibur dengan view permai yang tersaji.

Sesekali kami berhenti, mengatur nafas dan menyusun strategi, hihihi... dan of course berpose lagi dan lagi, tentu saja!

sawah-terasering-tegallalang-bali

Beberapa tips lain yang bisa aku tambahkan adalah karena kontur tanah yang berundak, kenakan alas kaki yang tepat seperti sepatu kets atau boot

Atau ingin merasakan pengalaman lain yang takkan terlupakan?

Menyantap makanan/camilan sambil menikmati panorama indah, juga bisa menjadi pilihan.

sawah-terasering-tegallalang-bali

Buat sahabatku, moslem traveler, aku sarankan bertanya dulu sebelum memutuskan menyantap hidangan.

Last but not least...

Di Ubud tersedia berbagai pilihan akomodasi, dari harga rakyat sampai ningrat, tinggal pilih!

Kini, giliran kamu membuktikan sendiri semua benefit yang telah aku sebutkan di atas tadi.

Sebagai informasi tambahan, hamparan sawah terasering seperti di Tegallalang ini juga terdapat di Jatiluwih Tabanan, Pupuan Tabanan, Antosari (Pantai Soka), Busungbiu Buleleng dan Karangasem dekat Tirta Gangga.

Jadi, kapan kamu ke sawah terasering Tegallalang Bali?

sawah-terasering-tegallalang-bali