Review Scarlett Whitening Body Care, Mencerahkan, Melembabkan, Yay or Nay?

Review Scarlett Whitening Body Care, Beneran Bisa Mencerahkan? Satu, dua, tiga. Yup, mataku menangkap ada tiga artikel review Scarlett Whitening Body Care di daftar blogwalking kali ini. Fix, bikin kepo semakin liar kebangetan, sukar dikendalikan! Hahaha.

Not to mention yang di instagram ya. Apalagi sejak bergabung dengan komunitas optimasi, influencer dan KOL,  ig story dan beranda juga kecipratan. Scarlett Whitening benar-benar, mencuri perhatian!

Well, finally, it's my turn!

review scarlett whitening body care

Setelah kurang lebih hampir tiga minggu menggunakan rangkaian produk Scarlett Whitening body care, kesimpulannya adalah...

Oh pleeease, mosok langsung kesimpulan sih, Ann.

Apa kata dunia?

Baidewei subway,

Sekali lagi, seperti sudah aku uraikan di sesi "pemanasan", akutu sudah lama banget "diracuni" sama Scarlet Whitening di beranda media sosial aku, terutama instagram, kemudian meringsek saat blogwalking. Fix lah. Kepo to the moon, pokok-e, Hayati!

So, is product really as per it's claim?

Only one way to find out, right. Have to try with my own experience, my own review!

Perhatian-perhatian, sesuai dengan klausula disclaimer aku percaya, manfaat produk ini tentu saja berbeda-beda untuk setiap orang ya. Boleh jadi, tidak sama dengan manfaat yang aku dapatkan, for sure!

Apalagi jika ada alasan pribadi untuk membeli produk ini, misalnya aja nih aku yang bakalan re-purchase karena melting dengan aroma Scarlett Whitening body lotion varian Charming yang bagai perfume seharga 6 juta serta alasan-alasan lain yang akan segera aku jabarkan di review berikut ini.

Iseng-iseng aku lihat di Scarlett Whitening Official Shop Shopee, ternyata ada berbagai produk di sana, untuk body care  meliputi, body scrub, shower scrub, body lotion, shampoo dan conditioner. Sedangkan skincarenya, facial wash & serum.

Update: Pas aku buat draft ini, scarlett juga telah meluncurkan rangkaian produk skincare Scarlett Cream Day & Night.

Yang akan aku review kali ini, produk body care, meliputi body scrub, shower scrub dan body lotion.

Are you ready, guys?


1. Scarlet Whitening Body Scrub

Ada 2 pilihan varian; Romansa dengan keharuman lembut dan Pomegrante. Kali ini aku coba Romansa!

Kemasan

Sebagaimana kemasannya produk body scrub, Scarlett Whitening juga mengadopsi kemasan yang sama, tube. Ada segel aluminium foil untuk memastikan isi tidak tumpah. Menurutku memang agak "bulky" ya, jadi kalau saat travel, aku sih memilih memindahkannya ke kemasan travel friendly.

scarlett whitening body care review

Ingredients

scarlett whitening body scrub ingredients

Klaim

Mengandung glutathione, vitamin E plus buliran scrub plastic microbead halus untuk meregenerasi, melembabkan serta mencerahkan kulit tubuh. 

Tekstur

Kurleb sih dengan produk body scrub pada umumnya. Namun bulirannya soft banget. Gak bikin sakit saat digosokkan ke tubuh. Warnanya putih susu. Wanginya? Jangan ditanya lagi deh. Kamar mandi pun jadi semerbak mewangi!

Hasil Analisa Ingredients  SkinCarisma



Terlihat dari hasil analis di atas (Ingredients Safety Breakdowns) resikonya termasuk Low Risk, meski di kandungan fragrance termasuk tinggi ya. Buat aku pribadi sih oke-oke saja. 

Namun buat kamu yang alergi fragrance di produk body care, mungkin bisa konsultasi ke dokter sebelum menggunakannya.

Satu lagi untuk untuk kandungan scrub, aku mendapat konfirmasi dari mba Sabrina, PIC Scarlett, fix, mengandung plastic microbeads.

Cara Pakai

Aku punya 2 metode:

1. Sebelum mandi aku oleskan di bagian yang aku inginkan terlihat cerah seperti lipatan kulit, tangan dan bekas luka jatuh beberapa tahun lalu.

tekstur scarlett whitening body care

2. Saat mandi namun kulit masih kering, aku balurkan ke permukaan tubuh, biasanya kaki, tangan dan leher dan daerah lipatan kulit di antara paha sam bil digosok lembut dengan gerakan memutar. Ritual ini hanya sekali seminggu, soalnya makan waktu. Hihihi.

Testimoni

Aku dulu ingat waktu kuliah, konsiten nge-scrub, terbukti bikin kulit lebih cerah dan halussss. Tapi tidak boleh setiap hari. Aku sih dulu, seminggu sekali.

Mungkin karena warna kulitku memang agak cerah, hasil kali ini tidak signifikan kecerahannya namun kulit aku terasa lembut plus ada nuansa dewy gitu. Yang pasti, fix, aku meleleh dengan wanginya!


2. Scarlett Whitening Body Shower 

Next, lanjut dengan Scarlett Whitening shower scrub dong!

Terdiri dari 3 varian:

Pomegrante: keharumannya segar dan manis kayak aku eh.

Mango: keharumannya segar perpaduan mangga dan citrus. Bisa membayangkan?

Cucumber: keharumnnya belum tahu, karena belum punya, hahaha.

Iyes, aku baru coba 2 varian, pomegrante dan mango!

review scarlett whitening body care shower scrub

Monmaap, isinya sudah mau habis, soalnya, balapan pakai bareng putriku Yasmin, 19 tahun. Doi  demen banget pakai semua rangkaian Scarlett Whitening body care, impiannya!

Kemasan

Warna kemasannya, transparan, jadi memperlihatkan isinya yang eye catching banget. Lihatnya aja sudah berasa segaaar aja.

Untuk ukuran, memang termasuk bulky sih (300ml), namun karena dilengkapi pengaman anti tumpah rasanya aman juga kalau dibawa travel.

Dengan model flip-flop warna putih, ada tulisan emboss SCARLET di leher botol dan di tutupnya.  Jadi, perhatikan kedua tanda unik ini ya, ladies, karena ini pertanda produk yang kamu miliki, asli! C-A-T-A-T!

review scarlett whitening body care shower scrub


kemasan scarlett whitening body care shower scrub

Di bagian bawah review ini, aku juga akan berbagi informasi unik dan khas kemasan Scarlett Whitening body care yang bisa membantu memastikan bahwa produk yang kamu beli, orisinal!

Ingredients

scarlett whitening body care shower scrub review

Klaim

Mengandung glutathione, si master antioksidan sekaligus mencerahkan kulit tubuh, vitamin E plus buliran scrub plastic microbead halus untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran yang bersemi di kulit tubuh.

Tekstur

Teksurnya berbentuk gel bening berwarna sesuai varian dengan kandungan buliran scrub yang dapat memaksimalkan proses membersihkan tubuh.

review scarlett whitening body care shower scrub tekstur

Hasil Analisa Ingredients SkinCarisma


scarlett whitening body care shower scrub skincarisma


scarlett whitening body care shower scrub skincarisma


scarlett whitening body care shower scrub skincarisma


scarlett whitening body care shower scrub skincarisma

scarlett whitening body care shower scrub skincarisma

Kompak dengan Scarlett Whitening body scrub, sesuai hasil analisa di atas (Ingredients Safety Breakdowns) resiko Scarlett Whitening shower scrub termasuk Low Risk juga.

Cara Pakai

Aku lebih menyukai memakai shower scrub Scarlett Whitening ini tanpa menggunakan shower puff, karena ingin merasakan buliran scrub. Iyes, jadi langsung digosokkan aja ke seluruh permukaan tubuh, termasuk leher.

Busa shower scrub scarlett whitening, pas lah menurutku, tidak begitu berbusa. 

Testimoni:

Untuk pemakaian sekali oles, kesan moisture belum terlalu greget, namun jika aku oleskan dua kali, moisturenya berasa banget! Mungkin karena tipe kulitku yang, dry, kali ya.


3. Scarlett Whitening Body Lotion 

Tibalah di produk pamungkas, rangkaian Scarlett Whitening body care which is body lotion! aku beruntung bisa memiliki 3 varian sekaligus :

- Charming yang aromanya bagai parfum Baccarat Rouge 540 Eau de Cologne yang harganya mencapai 6 juta itu. 

- Freshy yang wangi bagai Jo Malone English Pearl & Freesia Eau de Cologne

- Romansa yang so feminim dan lembut, berasa kayak parfum Sultan. Hmmm.

Pasti kamu semakin kepo pengen coba ne!

scarlett whitening body care body lotion

Kemasan

Mirip banget dengan warna dan model kemasan shower scrub. Transparan, berbentuk botol, namun dalam bentuk pompa.

Di bagian tutup ada tulisan stop dan open yang bisa diputar sesuai arah panah agar isi tidak tumpah. 

scarlett whitening body care body lotion

Ada penyangga leher pompa juga agar isi tidak tumpah. Jadi double safety ne

scarlett whitening body care body lotion safety cap


Ingredients

scarlett whitening body care body lotion ingredients

Klaim

Mencerahkan (brightening) dan melembabkan (moisturizing). Thanks to glutathione dan vitamin E

Tekstur

Tekstur watery-basenya langsung berasa ketika dioleskan ke kulit. Langsung tuh meresap. Tidak licin dan tidak lengket. 

Warnanya bikin melting, putih susu. Aku suka banget warna body lotion begini. 

Tahukah kamu?

Ternyata, pakai body lotion itu ada tipsnya lho agar lembap seharian.

Dilansir dari beautynesia, berikut tipsnya:

- gunakan setelah mandi, karena saat ini kulit masih lembap sehingga body lotion akan semakin mudah terserap kulit,

- gunakan tiga kali sehari (usai mandi pagi, sore dan sebelum tidur)

- gunakan secara merata 

- jadikan ritual karena kulit beregenerasi setiap 28 hari.

Hasil Analisa Ingredients SkinCarisma


scarlett whitening body care body lotion skincarisma


scarlett whitening body care body lotion skincarisma

scarlett whitening body care body lotion skincarisma


scarlett whitening body care body lotion skincarisma


scarlett whitening body care body lotion skincarisma
Kompak dengan hasil SkinCarisma saudari kandungnya, Scarlett Whitening body scrub dan shower scrub,  analis SkinCarisma body lotion sesuai Ingredients Safety Breakdowns di atas resikonya termasuk Low Risk juga.

Cara Pakai

Berhubung kulit aku yang kering, biasanya aku langsung mengoleskan scarlett body lotion.

Maksudnya, Ann?

Seusai mandi, kulit masih lembab gitu, aku langsung oleskan deh Scarlett Whitening body lotion. Wanginya juga lebih awet lho. Tahan seharian. Siap-siap jadi sosok memesona ne!

Kamu, iya kamu, mesti buktikan sendiri tips ini ya!

scarlett whitening body care body lotion cara pakai

Testimoni

Saat dioleskan langsung tuh berasa manfaatnya, lembap dan harum. Sepertinya sinergi glutathione dan vitamin E langsung beraksi!


4. Kemasan Khusus

Berikut ini informasi bonus kemasan khusus seperti aku janjikan di atas tadi:

Untuk menjamin keaslian produk, rangkaian produk Scarlett Whitening body care ini memiliki beberapa tanda khusus di kemasannya seperti : 

1. Hologram

Semua varian rangkaian Scarlett Whitening body care (body scrub, shower scrub & body lotion) semuanya memilik hologram dengan tulisan SCARLETT. 

scarlett whitening body care hologram kemasan

Di hologram terdapat juga produk dan serial number yang bisa diverifikasi di situs scarlettwhitening.com untuk memastikan keaslian produk. 

scarlett whitening body care verifikasi hologram


scarlett whitening body care verifikasi produk

2. Barcode 

Yes ada barcode (kode palang). 

3. QR Code

Iseng-iseng aku scan QR Code pakai akun twitter, dan keluarlah informasi nomor BPOM.

scarlett whitening body care qr code

4. Production and Expire Date 

Tertera kode produksi dan tanggal kadaluarsa dengan tinta hitam.

scarlett whitening body care hologram

5. Emboss SCARLETT

Yup, ada emboss tulisan SCARLETT di leher botol dan tutup flip-flop untuk varian shower scrub, di kemasan aluminium foil body scrub, sedangkan body lotion tulisan emboss SCARLETT hanya terdapat di leher botol.

scarlett whitening body care emboss kemasan

Jadi, pastikan produk Scarlett Whitening kamu punya ke 5  tanda unik di atas ya!

Atau kamu punya informasi tambahan lainnya, feel free to share ya.


Scarlett Whitening Body Care Mencerahkan, Melembabkan, Yay Or Nay?

Yuk kita lihat before after usai mengaplikasikan rangkaian Scarlett Whitening body care berikut ini:

scarlett whitening body care review

Untuk efek mencerahkan di kulitku belum terlihat signifikan, mungkin karena kulit aku juga sudah agak cerah.

Tapi, sekali lagi ini adalah pemakaian di kulitku ya. Bisa jadi hasilnya akan berubah jika digunakan oleh orang lain.

Nah, kalau efek melembabkan, memang aku rasakan, terutama ketika rangkaian produk Scrlett Whitening body care aku pakai secara lengkap, mulai dari body scrub, shower scrub dan body lotion.

Yang paling nendang itu kesan wangi floral dan fruitynya. Juarak!

Scarlett Whitening Body Care, Aman?

So far, hampir 3 minggu menggunakan rangkaian produk Scarlett Whitening body care, alhamdullillah kulitku aman.

Biasanya produk yang sudah lulus BPOM,  dan halal, aku memakainya tanpa was-was, seperti rangkaian Scarlett Whitening body care ini.

Sebagai informasi tambahan, produk ini juga tidak dicoba ke binatang lho (no tested on animals)

Yang bikin sedih, pas baca review sahabat blogger, aku juga baru tahu bahwa ada Scarlett Whitening palsu. 

Jadi, pastikan kamu membeli produk scarlett whitening body care hanya di Scarlett Official Store, dimana harga satuannya Rp 75.000.

Ada juga paket hemat yang 5 item harganya Rp 300.000 gratis kotak eksklusif (reusable box) dan gift (sticker dan hand sanitizer, jika masih ada)

Waktu terima Scarlett Whitening body care di rumah, kemasannya menggunakan bubble wrap untuk memastikan produk tidak rusak dan reusable box cakep. 

Bisa nih dijadikan hamper atau hadiah buat kesayangan. 

Setuju?

scarlett whitening body care reusable box

Apakah kamu sudah pernah pakai rangkaian Scarlett Whitening body care ini?

Yang manakah varian Scarlett Whitening body care favoritmu?


Referensi:

https://www.beautynesia.id/berita-skincare/jangan-lagi-asal-pakai-ternyata-begini-tips-memakai-body-lotion-yang-benar-agar-lembap-seharian/b-128282

Kiat Jaga Imunitas Agar Siap Beraktivitas Tanpa Cemas Saat Pandemi

 "Mak, kenapa kog sakit kalilah perutku ini setiap haid"

"Oh, mamak pun dulu kek gitunya, sebentar mamak buatkan jamu kunyit asam untuk meringankan nyerinya ya"

Aku teringat percakapan monumental (tsaaah) puluhan tahun lalu dengan mamak, saat masih remaja, berjuang menahan nyeri haid yang hampir setiap bulan datang menghampiri. 

... dan itu terus berlangsung bahkan sampai aku menikah. 

Thanks God, akhirnya nyeri berhenti saat melahirkan putriku, Yasmin.

Biasanya, kalau sudah nyeri haid begini otomatis, semua aktivitas aku ikut terimbas. Bahkan di hari pertama haid, aku hanya berkutat di 3 tempat, kasur, sumur dan dapur.

Sungguh sangat menyiksa, seperti terhempas  jika tak mampu melakukan aktivitas.

... dan aku tak ingin mengulangi pengalaman ini!

Yuk, berikhtiar, cari tahu kiat siap beraktivitas tanpa cemas, misalnya belajar hal baru, dengan tetap menjaga imunitas, di saat pandemi!


herbamuno kiat jaga imunitas

Gaya Hidup di Masa Pandemi

Aku percaya, sejak adanya pandemi, cara kita memandang hidup telah berubah!

Selama 24 jam berada di rumah, melakukan aktivitas yang sama, tentulah merupakan tantangan luar biasa agar tetap bisa enjoy menjalaninya.

Rahasianya?

Lagi-lagi aku percaya, kamu, kamu dan kamu yang lagi khusyu ngedrakor, pasti sudah hafal dong. YES, makanan bergizi, cukup istirahat, cukup aktivitas fisik dan minum suplemen jika diperlukan!

Tuh, masih sama kan?

Nah khusus di masa pandemi, mantra 3M, kudu ditambahkan: mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak (social distancing)

Sudaah, gitu aja, Ann?

Waiiiit... ini baru pemanasan! Keep reading, Hayati!

Mustika Ratu Selayang Pandang

Yang ngefans sama ibu Moeryati Sudibyo, mana suaranya?

Aku, aku! Hihihi, tunjuk diri sendiri.

Aku masih ingat banget momen pertama yang membuatku terpukau sama beliau, tata busana, tata rias wajah dan aksen khas beliau kalau sedang bicara. 

Aku ingat banget saat itu, saat menonton acara wawancara beliau tentang manfaat tanaman herbal di TVRI, beberapa puluh tahun lalu. TV kami saja masih hitam putih saat itu.

YES, bermula dari garasi rumah di jalan Sawo 31, Menteng Pusat Jakarta, Ibu Mooryati Soedibyo, merintis Mustika Ratu dengan tekad dan keyakinan yang kuat sebagai perusahaan kecantikan dan kesehatan asli Indonesia yang berskala internasional!

Falsafah Jawa "cipta, rasa, karsa dan karya" menjadi panduan beliau dalam menjalankan usaha, yakni:

  • Cipta yaitu menciptakan sesuatu dari pengalaman dan perenungan 
  • Rasa adalah mengetahui apa yang mampu dilakukan
  • Karsa yaitu keinginan dan kebulatan tekad untuk melakukan sesuatu
  • Karya adalah wujud dari apa yang kita rencanakan melalui cipta, rasa, dan karsa

Beliau juga menambahkan, semangat kewirausahaan harus dibangun dengan tekad dan kemauan keras! C-A-T-A-T!!!

Baca juga : 5 Tekad Untuk Mengeksplorasi Kekuatan Diri

Setiap orang menjalani kehidupannya berdasarkan pengetahuan yang diperoleh baik di dunia pendidikan maupun pengalaman hidup. Pengetahuan itulah yang menjadi dasar membangun tekad dan kemauan keras.

Beliau juga menghendaki Mustika Ratu menjadi perusahaan kosmetik dan jamu alami berteknologi tinggi!

Berikut kutipan selengkapnya pernyataan Ibu Mooryati Soedibyo:


Saya tidak ingin perjuangan ini sia-sia! 
Usaha melestarikan budaya dengan memasyarakatkan sarana perawatan kesehatan dan kecantikan dari jampi-jampi yang berbasis sumber daya alam dan memiliki kearifan lokal yang telah dikenal secara turun-temurun dari generasi ke generasi, yang terbukti secara empiris, harus terus dibudidayakan secara berkelanjutan. 
Saya ingin dapat melaksanakan impian saya untuk melestarikan keluhuran budaya yang adiluhung yang memiliki nilai-nilai sangat luhur. 
Upaya tersebut saya lakukan melalui usaha! 
Saya mencoba mencari jalan keluar, mencari peluang dengan menerobos tradisi. Mencari peluang yang terbaik untuk menghadapi zaman yang terus berubah. Nothing changes, except the change itself
Kita tidak bisa mengubah zaman, tetapi perubahan zaman harus terus diikuti dan kita perlu menyesuaikan diri!

Herbamuno+, Inovasi Mustika Ratu Untuk Daya Tahan Tubuh

Khusus di masa pandemi, sesuai dengan visi misi perusahaan, Mustika Ratu juga ikut membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan Covid-19, dengan menggabungkan ilmu pengetahuan, teknologi dan bahan alami dalam satu produk!

World, meet Herbamuno+!

herbamuno jaga imunitas siap aktivitas tanpa cemas

Eits nanti dulu, ini jamu ya Ann?

Helllaw.... zaman digital masih minum yang beginian.

Hei, Maemunah, pasti kamu skip baca paragraf di atas ya?

Jadi tolonglah, kau simak duluah tulisanku ini ya!

Herbamuno+ ini jamu kekinian yang siap minum. 

Herbamuno+ mengandung 5 herbal pilihan asli dari Indonesia: Sambiloto, Akar Manis, Meniran, Jahe Emprit dan Daun Jambu Mete.

Sudah, sudah, tak perlu dihafalkan, ya Moenah!

Baidewei subway, mendadak ingat dulu waktu masa kecil gemar banget manjat pohon jambu mete terus petik pucuk daunnya, buat obat diare. Kecil-kecil jadi dokter!

Kembali ke laptop!

Nah, ke 5 bahan herbal ini diklaim menghasilkan racikan optimal dan memiliki manfaat sebagai immunomodulator. Selain itu juga membantu meredakan gejala meriang, mual, perut, kembung, pusing dan batuk. Tuh, paripurna banget ya manfaatnya!

Mustika Ratu menciptakan inovasi menjawab kebutuhan masyarakat. Sekali lagi, Herbamuno+ mengkombinasikan science, technology dan nature in one product. Bahan-bahan yang terkandung didalamnya diklaim mengandung fungsi antinyeri, antiradang, hepatoprotektor, bronkodilator dan gastroprotektor.

Tahu sendiri dong ya, di masa pandemi ini, agar siap beraktivitas tanpa cemas, masyarakat berikhtiar dengan mengonsumsi suplemen dan obat-obatan di mana membuat organ hati bekerja lebih ekstra. 

Thanks God, Herbamuno+,  80% produk herbal yang digunakan punya fungsi hepatoprotektor, melindungi fungsi hati.

Ternyata, 5 bahan alami ini juga sudah dikaji dalam buku Alam Sumber Kesehatan yang ditulis oleh DR. BRA Mooryati Soedibyo, sang Empu Jamu lebih dari 20 tahun lalu lho.

Yuk kenalan lebih dekat dengan Herbamuno+.

Herbamuno+: Imun Kuat Indonesia Sehat

Apakah yang kamu rasakan setelah membaca tagline Herbamuno+ di atas?

Langsung berasa imunitasnya ikut terdongkrak ya?

Aha, tos dulu dong!

Jadi, Herbamuno+ ini jamu yang sudah siap minum. Dikemas secara simpel, praktis dalam bentuk strip yang terdiri dari 4 kaplet, di mana setiap kaplet memiliki kandungan tumbuhan herbal, diantaranya:

1. Akar Manis: antiradang/antinyeri, meredakan batuk (ekspektoran) dan sesak napas
2. Daun Jambu Mete: antinyeri, meredakan diare dan Bronkodilator
3. Jahe Emprit: mengatasi mual, muntah, sebagai Immunomodulator dan Gastroprotektor
4. Meniran: Immunomodulator dan Hepatoprotektor
5. Sambiloto: antiradang/antinyeri dan penurun demam

herbamuno herbal pilihan asli indonesia by mustika ratu

Ayo, siapa yang sudah mencoba?

Aku, aku!

Iyes, buat aku yang memang bekerja dari rumah apalagi sejak pandemi, seluruh anggota keluarga juga lebih banyak beraktivitas dari rumah, otomatis kesibukan aktivitas pun semakin meningkat. 

Kehadiran Herbamuno+ sangat membantu mengembalikan daya tahan tubuh, terutama saat invoice belum cair, eh maksud aku saat badan terasa pegal-pegal, nyeri-nyeri tipis. 

Fix, Herbamuno+ membantu mengatasi itu sehingga aku siap aktivitas tanpa rasa cemas!

Berikut informasi terkait produk Herbamuno+:

Aturan Pakai: 

Dewasa:
Untuk menjaga daya tahan tubuh: 2 kali sehari 2 kaplet
Bila merasa gejala2 sakit: 2 kali sehari 3 kaplet
Saat sedang sakit: 2 kali sehari 3 kaplet
Anak 2-12 tahun: 2 kali sehari 1 tablet


Peringatan/Perhatian:

Penggunaan selama 4 minggu terus menerus harap diberi jarak 2 minggu sebelum dikonsumsi kembali dan harus dalam pengawasan dokter. 

Hindari penggunaan pada ibu hamil, ibu menyusui dan penderita alergi terhadap tanaman Acanthaceae!

Interaksi: 
Berinteraksi dengan obat golongan kortikosteroid seperti prednisolone. 
Berinteraksi dengan thiazide, golongan diuretic kuat, cardiac glycoside, spironolakton atau amiloride 

Kontra indikasi: 
Kontraindikasi untuk pasien hipertensi, hipokalemia, gangguan ginjal dan udem.

Tentang Produk :
  • Mengandung bahan herbal berkhasiat dari alam Indonesia.
  • 100% alami, tanpa pengawet, dan aman dikonsumsi setiap hari
  • Tersertifikasi Halal oleh Majelis Ulama Indonesia
  • Terbukti secara empiris khasiat dan kegunaannya.
  • Resep turun temurun dari Empu Jamu BRA Mooryati Soedibyo (MURI tahun 2008)

Kemasan: 
1 Box isi 12 strip - 1 Strip isi 4 kaplet | 

Shelf Life: 
2 tahun dari tanggal produksi 

Herbamuno+ juga termasuk dalam 14 obat herbal yang mendapatkan pendampingan penelitian dari BPOM untuk pengobatan Covid-19.

Selain itu Herbamuno+  meraih TOP Innovation Choice Awards sebagai kombinasi science, technology dan nature dalam satu produk untuk membantu menjaga imunitas di era new normal dengan harga terkangkau.

Cara mendapatkannya juga mudah, online dan offline, bisa!
Kalau online, cus cek di BliBli, Bukalapak, Tokopedia, Shopee, mustikaratuonline.com, sedangkan untuk offline coba cek di apotik kesayanganmu ya, atau juga bisa langsung cek di sini lho bit.ly/HerbamunoRosannaS.


Saatnya berikhtiar menjaga imunitas agar siap beraktivitas tanpa cemas di saat pandemi untuk #ImunKuatIndonesiaSehat!

Herbamuno+
IG: @mustikaratuind @jejamubymustikaratu


Salam Sehat

signature-fonts

Hutan Lindung Sungai Wain, Hutan Perawan Balikpapan!

 "Hutan Lindung Sungai Wain, Hutan Perawan Balikpapan!"

Gimana perasaanmu setelah membaca judul di atas? 

Kalau kamu langsung gatal, tak sabar pengen klik berarti mission accomplished, ne!

Sebenarnya aku mau bikin judul bombastis, tsaaah, "Hutan Lindung Sungai Wain, Sang Perawan Urban" Rasanya lebih greget kan! 

Tapi, aku mau para pembaca sejak awal merasa bahwa di sini aku sedang berbagi tentang H-U-T-A-N sekaligus branding kota kesayangan, Balikpapan. 

Jadilah judul di atas yang tayang!


Lokasi Hutan Lindung Sungai Wain, Hutan Perawan Balikpapan

"Hutan Lindung Sungai Wain, sering disingkat HLSW, adalah hutan primer atau hutan perawan, satu-satunya di dunia, yang berjarak sangat dekat dengan kota, hanya 15km dari pusat kota Balikpapan"

Pernyataan ini sering diulang-ulang Pak Rusdiansyah, salah satu pemateri acara pelatihan Himpungan Parawisata Indonesia (HPI) yang dihelat 18-20 November lalu di Hotel Grand Tjokro Balikpapan.

Tepatnya berada di kelurahan Karang Joang, kecamatan Balikpapan Utara.

Sedangkan menurut wikipedia, HLSW merupakan perpaduan objek wisata Hutan dan Sungai, dengan luas 10.025 Ha, yang terdiri dari:

  • Hutan Dipterocarpa dataran rendah
  • Hutan Dipterocarpa perbukitan 
  • Hutan Rawa Terbuka dan Air Tawar
  • Hutan Riparian
  • Aliran Sungai Wain sepanjang +/ 18.300mtr dengan hutan bakau di tepiannya dan Sungai Bugis.

"... dan kabar baiknya, di hari terakhir pelatihan ini, kita akan bolang ke ke sana". Pak Rusdiansyah juga menambahkan.

Alhamdullillah, bisikku lirih dalam hati.

Ekowisata Hutan Lindung Sungai Wain

Praktis, sejak pandemi melanda November 2019, aku belum pernah travelling ke destinasi wisata. Jadi, kesempatan kali ini sungguh membuat hatiku berbunga-bunga, bagai memori kencan perdana, tsaaah!

Semesta pun seperti mengaminkan doa semua peserta, cuaca cerah jadi saksi perjalanan salah satu destinasi wisata unggulan Balikpapan, si kota Minyak, di masa new normal ini, kakaaa.

Tapi sebelumnya, sssst, sini, sini, aku bisikin, destinasi unggulan lainnya : Mangrove Center Graha Indah, di sini kamu punya kesempatan melihat bekantan, si Monyet Belanda, fauna endemik Borneo. Sedangkan untuk yang doyan uji nyali, trekking tipis-tipis menikmati view ala-ala Great Wall Tiongkok, boleh nih nemplok ke Batu Dinding Borneo.

Kembali ke laptop!

Begini nih penampakan bis pariwisatanya!

hutan lindung sungai wain hutan perawan balikpapan

Kami duduk satu orang per satu bangku. Jadi, bus segede gaban ini, isinya hanya 25 penumpang saja. Lengkap dengan prosedur kesehatan, memakai masker, tentu saja!

Praktek Tour Guide di dalam Bis Pariwisata

"Dalam kesempatan kali ini, kita akan langsung mempraktekkan semua materi pelatihan, bisa pakai bahasa Inggris maupun Indonesia" Pak Rusdiansyah membuka tur ekowisata saat bis mulai bergerak meninggalkan areal parkir hotel Grand Tjokro

Satu persatu peserta mulai uji nyali menjadi tour guide dan tak terasa kurang dari setengah jam, bis pun berbelok memasuki persimpangan gerbang masuk Hutan Lindung Sungai Wain, Hutan Perawan Balikpapan.

Jadi, rute ke Hutan Lindung Sungai Wain ini searah dengan jalur Balikpapan Samarinda. Kalau dari Balikpapan berada si sisi kiri jalan, termasuk dalam wilayah kecamatan Balikpapan Utara, kelurahan Karang Joang, dan selanjutnya 6 km lagi untuk mencai zona inti hutan lindung.

Hutan Lindung Sungai Wain, Selayang Pandang

Hutan Lindung Sungai Wain, awalnya dikenal dengan "Hutan Tutupan" oleh Sultan Kutai pada tahun 1934.

Di hutan ini jugalah tinggal fauna langka, beruang madu, maskot kota Balikpapan.

hutan lidung sungai wain

Mengutip dari satuharapan.com, tahun 1997, peneliti asal Belanda, Gabriella Fredriksson memulai riset panjangnya di HLSW, yang merupakan rumah bagi 50-100 beruang madu liar. Penelitian dan upaya konservasi doi meraup publisitas dan perhatian.

Selanjutnya, mulai tahun 2002, beruang madu mulai dijadikan maskot kota Balikpapan dan diresmikan lewat  SK Walikota No. 4 Tahun 2005.

"Untung saja ikut pelatihan HPI ini, aku jadi tercerahkan, ternyata ada BTS (Behind The Scene) maskot beruang madu!" Bisikku lagi.

Sebelum tiba di pendopo HLSW, kami juga melewati gerbang Kebun Raya Balikpapan. Jujur aku baru tahu kalau destinasi ini terletak dalam lokasi yang sama. Namun saat itu ada tulisan "Tertutup" di pintu masuknya. Mungkin karena pengaruh pandemi.

Usai coffee break dan mendengarkan pengarahan dari tour guide HLSW, Ramdhan Hutagalung, di Pos Ulin - pos penjagaan utama, trekking pun dimulai!

Are you ready guys?

Trekking Pendidikan

Menurut Ramdhan, awal trekking bisa disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan.

Untuk jalur pendidikan, biasanya untuk siswa, trekking yang dipilih relatif tidak berat bahkan beberapa trek sudah disediakan kayu ulin. Jadi kemungkinan untuk terendam lumpur, kecil sekali. Jadi pakaian bisa tetap relatif bersih.

Nah, dalam kesempatan kali ini, apalagi jatuh pada hari Jumpat, kami hanya bisa menikmati trekking jalur pendidikan. 

Padahal jauh dalam hati, aku ingin sekali uji nyali sampai ke Camp Djamaluddin yang hits itu, agar kemungkinan berinteraksi dengan flora langka anggrek, kantung semar, berbagai jenis jamur dan flora endemik Jahe Balikpapan, pasti lebih besar dong!

... not to mention fauna endemik lain seperti orang utan, macan dahan, beruang madu, berbagai jenis kera dan bekantan.

Tepat kira-kira jam 10 pagi, trekking pun dimulai dari rute lokasi bendungan Sungai Wain.

Sesaat sebelum memasuki hutan perawan, di bawah pohon besar nan rindang semua peserta diminta berdoa, memohon keselamatan dan juga bisa mengambil hikmah atas perjalanan ekowisata kali ini.

pohon ara hutan lindung sungai wain

"Sebelum doa kita mulai, ada yang tahu kenapa kita berhenti di sini untuk berdoa?" Tanya Mas Soni ketua Dewan Pimpinan Cabang HPI Balikpapan.

"Lihat pohon besar ini? Ini adalah pohon ara yang juga disebutkan dalam tiga kitab suci agama Islam, Kristen dan Hindu!" Itulah kenapa kita berdoa di sini. Jelas Mas Soni.

Wah, lagi-lagi aku merasa takjub dengan materi pelatihan ini!

Buaya Muara Hutan Lindung Sungai Wain

"Bunda, ntar hati-hati lho saat di Hutan Lindung Sungai Wain nanti, jangan sampai terpisah dari rombongan, ada buaya lho di sana!"

Pesan Bang Iqbal, suamiku, kembali terngiang, saat aku berjalan tepat di belakang sang forest ranger, Mr Ramdhan. Di belakangku ada beberapa peserta lain yang mengiringi.

"Dan, apa benar di sini ada buaya?" Tanyaku, kepo!

"Benar Bu. Coba ibu lihat rerumputan di sebelah kiri ibu itu, ada beberapa yang rebah. Nah itu bekas buaya berjemur" Ramdhan menjawab kalem sambil trus berjalan.

"Masya Allah, rumput di tepi waduk Sungai Wain itu hanya kira-kira 30cm dari jalur trek!" Gumamku dalam hati.

"Tapi, jam begini biasanya buaya sedang di dalam air, Bu" Ramdhan menambahkan buru-buru, seperti bisa membaca pikiranku.

"Lalu, jam berapa biasanya mereka, tanning, Dan?" Aku masih kepo dong, tentu saja!

"Biasanya jam 6 pagi dan menjelang magrib" Tambah Ramdhan lagi.

Untunglah trek di samping bendungan ini segera berakhir. Kami pun berbelok, mulai memasuki hutan perawan yang sebenarnya.

Simfoni Hutan Lindung Sungai Wain, si Hutan Perawan Balikpapan

"Ibu, lihat gemburan tanah itu?" Itu bekas sosoran babi hutan Bu. Tambah Ramdhan lagi.

Aku menoleh ke kanan dan yes, gundukan tanah liat terlihat di beberapa tempat.

Simfoni hutan segera menyambut kami. Suasana sejuk dan teduh langsung membasuh kalbu. Mentari sudah tak kuasa menembus tajuk flora rimba. 

Di depan, Ramdhan sesekali menebaskan parang jika ada penghalang.

Kami lalu hanyut dalam kebisuan hutan, mereguk kedamaian, menyesap eksotika sang perawan!

Tiba-tiba, simfoni hutan semakin gaduh dan riuh!

"Apakah ibu memperhatikan perbedaan suara-suara binatang semenjak kita masuk tadi Bu? Sekarang semakin nyaring ya Bu. Itu tandanya ada perbedaan waktu. Coba lihat jam ibu, pasti sekarang sekitar jam setengah sebelas" Tukas Ramdhan lagi.

Aku meraih HP dan yup, 10:31 tertera di sana!

"Begitulah cara binatang hutan menandai waktu Bu. Coba deh nanti sekitar jam 11, pasti bakal riuh lagi, Tambah Ramdhan lagi.

Again, masya Allah, to be honest this is so new for me!

Rest Area Pos Satu

Akhirnya kami sampai di area yang sedikit terang dan terbuka, namun berbalut aura sendu. Sinar mentari mengintip malu-malu dari sela dahan dan mendarat lembut di lantai dasar hutan perawan.

"Jika beruntung, kita bisa bertemu burung enggang Bu, di sini tempat mereka mencari makanan" Ramdhan membuka percakapan.

Sambil menunggu peserta lain tiba, aku mengambil video tajuk pohon sambil berputar, dengan low angle!

Wah, rasanya begitu luar biasa. Kamu, iya kamu, harus buktikan sendiri kebenaran sensasi sesi merekam footage seperti ini!

"Saya perhatikan tadi ada yang ketinggalan sangat jauh dari rombongan" Pak Rusdiansyah membuka sesi ketika peserta sudah berkumpul di post istirahat hits ini.

"Saat bepergian dengan rombongan apalagi dalam hutan, usahakan jangan sampai terpisah, ya. Resikonya bisa sesat!"

"... dan yang paling penting usahakan situasi selalu dalam keadaan sunyi, seperti suasana eksotika belantara, agar penghuni hutan tidak merasakan kehadiran kita, sehingga kemungkinan untuk bertemu dan berinteraksi dengan mereka lebih besar"

Demikianlah beberapa catatan yang aku dapatkan saat sesi istirahat.

Usai foto bareng dan minum, 15 menit kemudian kamu pun kembali ke Pos Ulin dengan jalur trekking berbeda.

Pulang dengan Trek Berbeda

Kembali aku berada tepat di belakang Ramdhan. 

Beberapa rute pulang ini agak sedikit berbeda dri rute awal tadi. Kali ini kami tidak melewati bendungan tempat buaya "hang out".

Terus terang aku sangat suka jalur pulang ini, karena eksotika belantaranya sangat terasa. Berjalan di bawah tajuk pohon-pohon yang didominasi marga shorea.

Sesekali Ramdhan berhenti, dan tentu saja penyakit kepo aku kembali kumat!

"Dan, kenapa tadi kamu berhenti?"

"Oh tadi, aku sayup-sayup mendengar suara monyet di kejauhan, Bu. Aku pikir mereka mau berlompatan ke arah lokasi kita"

"Oh, begitu

"Mau say hello kali!" Batinku geli.

Tiba-tiba, Ramdhan berhenti di sebuah pohon yang kulitnya "terluka"

"Nah, ini bekas cakaran beruang madu, Bu. Dia mencakar batang pohon dan ingin mencari serangga yang biasanya membuat sarang di batang pohon"

Saking takjubnya aku lupa bertanya, jam berapakah meal time sang beruang madu itu.

Baidewei, subway, menurut pengamatanku trek pulang ini agak sedikit "menantang" giccu, karena ada beberapa topografi yang mendaki. Lumayan bikin keringat bercucuran meski dalam balutan kesejukan hutan perawan.

Alhamdullilah, akhirnya kami tiba kembali di Pos Ulin dan ternyata beberapa peserta sudah tiba dan sedang menyantap makan siang.

Usai mencuci tangan, seorang panitia langsung menyodorkan nasi kotak. 

Sempurna,bisikku dalam hati, karena "kampung tengah" memang sudah minta diisi!

"Kami tadi pakai jalur yang sama seperti rute masuk tadi Bu, jadi lebih dekat!" Jelas Rian, salah sorang peserta yang duduk di sampingku saat aku mulai menyantap nasi kotak.

Kiat Berkunjung ke Hutan Lindung Sungai Wain, Sang Perawan Urban!

"Berkunjung ke HLSW dan bertemu beruang madu atau hewan endemik lain, tak seorang pun bisa memberikan jaminan!" Tegas Mba Tari, salah seorang peserta yang juga memiliki agen travel ini.

rest area hutan lindung sungai wain


Semuanya tergantung rezeki dan tingkah lalu kita saat trekking di dalam hutan.

"Oh, kirain tergantung amal ibadah, mba!" Aku menyelutuk dan pecahlah tawa di Pos Ulin. 

"Namun ada beberapa kiat yang bisa kita adopsi agar kemungkinan bertemu penghuni hutan bisa menjadi kenyataan!" Sambung Pak Rusdiansyah. Diantaranya, galilah informasi sebanyak-banyaknya dari PIC tour dan yang utama, hindari berisik saat di areal hutan perawan!

Informasi Lainnya

Pos Ulin, selain sebagai pos penjagaan utama Hutan Lindung Sungai Wain juga berfungsi sebagai sentra kerajinan Sungai Wain. Puluhan pengrajin yang juga warga Sungai Wain tergabung dalam kelompok pengrajin hasil binaan program CSR Pertamina, dengan Discover Borneo sebagai pelaksana program.

Sayang sekali aku lupa mengambil foto hasil karya pengrajin ini. Mungkin ini pertanda agar aku ke sini lagi. Hihihi.

Seperti aku sebutkan di awal, jalur perjalanan bisa dipilih sesuai kemampuan dan panjang jalur jelajah. Untuk perjalanan setengah hari, pilihan Jalur Pendidikan seperti di atas bisa jadi opsi. Jika ingin bermalam di rimba, Jalur Induk menjadi pilihan utama!

Saat ini, harga tiket masuk ke Hutan Lindung Sungai Wain masih gratis namun dianjurkan untuk memberi tips kepada Forest Ranger seperti Mas Ramdhan.

Baidewei, subway, saat trekking kemarin, aku sangat menikmati suasana dan hanya mengambil sedikit dokumentasi. Selain itu suasana di dalam hutan juga minim cahaya, terhalang kanopi tajuk penghuni rimba. Jadi kalau kamu punya akses ke HP Sultan, bawa juga ya, biar greget kebangetan!

But, do not worry, I am doing a little research by browsing YouTube and found this marvelous channel.

Cekidot!


Adventure Junkies, Pantai Gigi Hiu Should Be In You List!

Adventure Junkies, Pantai Gigi Hiu Should be in Your List!

"Kak, pernah dengar tentang destinasi Gigi Hiu?"

Mba Rien, sosok empunya www.travelerien.com, begitu aku memanggil Travel Blogger asal Palembang ini, mengajukan pertanyaan.

"Belum pernah, sih, mba. Tapi ntar aku browsing ya"

"Ada rencana kita akan memasukkan pantai Gigi Hiu dalam trip Way Kanan Lampung kali ini"

"Wah, kalau gitu memang sebaiknya aku browsing dulu ya biar greget!"

... dan saat melihat foto-foto, tak ayal aku pun sontak melongo!

adventure junkies pantai gigi hiu should be in your list
foto by @yopiefranz

Y-E-S I have to go there!

Baca juga: Lampung Yang Masih Tersembunyi dan Patut Dijelajahi

Lokasi

Pantai Gigi Hiu terletak di desa Pegadungan, kecamatan Kelumbayan, Tanggamus, Lampung.

Rute Pantai Gigi Hiu

Perjalanan kami kali ini melalui Teluk Kiluan. Kebetulan kami baru saja selesai eksplor Teluk Kiluan, berburu atraksi lumba-lumba umum dan yang paling dikenal, lumba-lumba hidung botol

Kendaraan kami parkir di desa Kelumbayan dan selanjutnya berganti mode transport, motor trail ala-ala Rambo, you know!

Namanya saja trail, namun aslinya motor bebekk kwek, kwek, kwek.

pantai gigi hiu kelumbayan lampung
foto by @travelerien

Y-E-S ke pantai Gigi Hiu, fisik prima adalah keniscayaan

... karena perjalanan sarat aroma keliaran dan kesangaran! 

Pengemudi ojek motor ini biasanya didominasi penduduk sekitar yang umumnya petani kopi. Hitung-hitung membantu menggerakkan roda ekonomi.

Tahun 2016 lalu, tarifnya Rp 200.000 untuk rute pergi pulang.

Rombongan kami, trip destinasi tur Way Kanan berjumlah 17 orang. 

Bak event off road, deru motor memecah keheningan di sepanjang jalan. 

Sesekali kami berpapasan dengan kendaraan warga dengan berbagai rupa. Ada yang sekujur bodi kendaraan sudah tak jelas lagi wujudnya. Bermandikan lumpur. Mungkin terjebak di rute sebelumnya.

Tak ayal mengundang senyum plus khawatir sekaligus. Gerangan medan apakah yang menanti kami di depan sana?

Badanku bergoncang hebat saat bang ojek menerabas jalan yang tak bersahabat. Kadang motor melambat, mencoba menemukan jalur selamat. Namun lebih sering menggilas apa saja yang melintas.

pantai gigi hiu kelumbayan lampung

Hampir tak ada pembicaraan saat perjalanan, karena bang ojek kudu fokus memastikan kendaraan aman sampai tujuan.

Sesekali badanku melorot tak terkendali, tak kuasa melawan sang gravitasi. Aku bergeser merasa tak nyaman sendiri. Namun situasi risih ini memang sukar dihindari, saat gravitasi kembali lagi mengambil kendali. Yup, bodi pun menempel lagi. Begitu terus berkali-kali. Hihihi.

Namun ada secuil pengalaman lucu nih. Ada satu momen saat aku lupa mundur, karena begitu fokus meresapi perjalanan yang seolah tak berujung, kawan, sampai-sampai bang ojek hampir tak kebagian jok motor kendaraan.

"Ibu, maaf, tolong mundur, ini saya sudah mau jatuh!"

"Oh, oh, maaf, Mas"

Kalau ada cermin saat itu, pasti mukaku kayak kepiting rebus kali. Hihihi, malu setengah mati!

Ntar dikira aku keganjenan apa, hahaha.

Tapi hei, jangan khawatir! Bukan hanya jalanan buruk saja yang kami nikmati, moleknya alam Kelumbayan juga menggenapkan perjalanan ini.

pantai gigi hiu pantai batu layar lampung
foto by @travelerien

Saat berada di spot ketinggian, garis pantai pemisah lautan dan daratan bagai sehelai benang dari kejauhan. Sejenak mampu melupakan kegetiran perjalanan yang melelahkan.

YES. Perjalanan ini kurang lebih mendekati pengalaman saat eksplor Air Terjun Putri Malu Way Kanan

Bedanya saat itu kami pakai motor trail beneran. Sedikit lebih nyaman karena memang didesain untuk menaklukkan medan sarat pengembaraan.

Kenikmatan Sesaat

Alhamdullillah, akhirnya bertemu jalan mulus!

Girangnya kebangetan!

Sayang seribu kali sayang, hanya kenikmatan sesaat. Belum hilang girang jalan sudah kembali berlubang-lubang!

Kali ini jalanan bercampur lumpur, aromanya pun sampai ke hidung. Aroma comberan, you know what I mean, kan!

Rest Area di Jembatan Megah

Di tengan belantara, jembatan megah sudah menunggu di depan sana.

"Dusun Batuh Suluh"

Begitu plang kuning menyapa sesaat mendekati jembatan megah.

Seperti dikomando kami pun singgah. Berusaha menata kembali mental dan raga. Cekrek!

pantai gigi hiu kelumbayan lampung
foto by @travelerien

Drama di Tengah Rimba

Tiba-tiba bang ojek berhenti.

"Turun dulu ya Bu, kita belum bisa lewat, ada truk kayu melintang, memenuhi badan jalan"

Aku bergegas turun sambil menoleh ke belakang juga ke depan. Motor teman-teman juga ikut berhenti.

Kami pun menonton adegan ala film Rambo beraksi

Sebuah jeep penarik sedang berusaha membebaskan truk. Beberapa lelaki bersinergi. Ada yang meneriakkan angka berkali-kali, menyebarkan semangat berbagi energi. Sedangkan yang berotot mencoba menaklukkan truk kayu yang ngotot.

eksotika pantai gigi hiu pegadungan tanggamus
jeep in action! 

Perlahan truk bergerak memberi akses, agar bisa diterebes.

Bergayut di atas roda lagi. Berguncang-guncang penuh gelora. Kali ini jalanan kian sempit dan penuh semak. Hanya muat satu motor. Medan jalan pun masih, you knowasoy geboy.

Motor ojek mba Dian, pemilik www.adventurose.com terjatuh. Doi pun tak kuasa menaklukkan gravitasi. Luluh lantak ke bumi.

"Aku baik-baik saja!" Ujar Mba Dian sambil tertawa dan naik ke sadel motor lagi.

Jadi sudah bisa dong membayangkan kondisi jalan menuju destinasi pantai Gigi Hiu ini ya.

Oh iya, yang mau icip-icip rute alternatif, silahkan berangkat dari Bandar Lampung, arahkan kendaraan ke Padang Cermin. Lanjut ke Bawang dan Kelumbayan. Desa Kelumbayan adalah desa terdekat ke destinasi ini. Rute ini juga tidak terlalu baik namun memangkas rute.

Masih ingatkah dengan quote femes ini? 

"Difficult roads often lead to beautiful destinations"

Itulah gambaran perjalanan ke pantai Gigi Hiu yang eksotik, pemirsah!

Atau kamu punya quote favorit lainnya?

Jam Operasional

Buka 24 jam, hahaha. Ya iyalah, pantai! Helllauwww!

Harga Tiket Masuk

Saat ke sana dulu (2016) tiket masuk sudah termasuk dalam paket. Namun, saat aku browsing kini berkisar Rp 15.000 hari biasa, dan Rp 20.000 per kepala saat hari raya.

Pantai Gigi Hiu Alias Pantai Batu Layar

Hampir satu jam terombang-ambing di lautan gelora kesangaran perjalanan. Akhirnya aku mencium aroma "kehidupan normal" sesaat setelah tulisan ini akhirnya nongol juga, kawan! 

adventure junkies pantai gigi hiu
pose hebring detik-detik menjelang pantai gigi hiu

YES! Akhirnya pengembaraan pun bertepi. Di sini lah motor-motor berhenti. Bang Ojek pun istirahat menyiapkan fisik untuk perjalanan balik nanti.

pantai gigi hiu batu layar pegadungan
spot parkir transport gigi hiu

Dari spot ini, barisan bebatuan artistik mengintip dari sela daun pepohonan, seketika kelelahan pun menguap, lenyap, seperti tak pernah hinggap!

Simfoni debur ombak memecah karang dan gulungan ombak raksasa, menyempurnakannya!

pantai gigi hiu should be in your list
view pantai gigi hiu dari kejauhan

Kami masih harus berjalan kira-kira 250km di bibir pantai menuju spot terbaik pantai Gigi Hiu. 

Akses pendek ini sungguh memikat. Melewati batuan pinggiran pantai, lalu menjorok ke hutan mini ke luar ke bebatuan lagi dan masya Allah, akhirnya sampai pantai Gigi Hiu yang eksotik itu!

batu artistik pantai gigi hiu
penampakan batu karang artistik itu

Pantai Gigi Hiu, Pantai Batu Layar, Pantai Pegadungan, kalau kamu menemukan kata-kata ini, sebenarnya mewakili destinasi yang sama.

Disebut Gigi Hiu karena desain batu karang yang tajam dan menjulang bagaikan gigi hiu, si top predator itu.

Untuk sebutan Batu Layar karena ada beberapa bebatuan yang mengembang laksana layar terkembang. 

Sedangkan Pegadungan, ya karena terletak di desa Pegadungan.

Lupakan romantisme taburan pasir putih dan halus di sini! 

Bersiaplah terpukau dengan kesangaran hamparan batu artistik yang tersebar secara alami dan unik!

pantai gigi hiu
masih tentang karang artistik pantai gigi hiu

Aku pastikan decak kagummu pasti akan berhamburan, berdesakan penuh gelora untuk dihempaskan!

Bolang ke pantai Gigi Hiu afdolnya musim kemarau, saat kondisi jalan masih ramah lah yauw. 

Well, kalau masih ngotot datang di musim penghujan, bersiaplah dengan berbagai kemungkinan yang jauh dari nyaman, seperti motor yang lengket dan terbenam di kedalaman lumpur sepanjang jalan, terpeleset, jatuh, endebrai, endebrai.

But, please jangan coba-coba berenang di sini, karena keindahannya bisa menelanmu, tanpa ragu!

So what should I do then?

Well, take your moment, dokumentasikan setiap detik berharga di sana.

pantai gigi hiu
dengan netizen Lampung

Jika ingin eksplor lebih, kamu bisa berjalan di antara karang artistik namun tetap dengan kewaspadaan dan fokus yang tinggi.

Gunakan alas kaki ringan dan nyaman yang cocok untuk bebatuan licin!

Iya, karang-karang di sini super duper licin! C-A-T-A-T!

Aktivitas 

Menikmati matahari terbit dan tenggelam adalah aktivitas favorit di sini. Namun karena tidak ada akomodasi, demi safety, bolang bareng dalam grup, sangat dianjurkan!

pantai gigi hiu
sisi lain sunset pantai gigi hiu

Saat aku kesana 2016, tidak ada fasilitas penunjang pariwisata apa pun di Gigi Hiu. Membawa perlengkapan pribadi terutama air minum dan camilan sangat-sangat direkomendasikan!

Pastikan destinasi pantai Gigi Hiu tetap cantik, unik dan resik!

Tinggalkan hanya kenangan! Haramkan membuang sampah sembarangan!

Last but not least, jika ingin menginap, homestay adalah pilihan dan itu hanya tersedia di Teluk Kiluan, 5 km dari pantai Gigi Hiu yang eksotikanya kebangetan!

Biar greget, memang kudu bolang ke sini, menyaksikan sendiri, karena eh karena, percayalah, kata seolah tak bermakna ketika gelora visual merampok segalanya!

So, sekali lagi yang ngaku adventure junkies, pantai Gigi Hiu definitely should be in your list!

pantai gigi hiu
can't take my eyes off of you!

Baidewei, subway
Akses ke objek wisata Gigi Hiu memang membutuhkan usaha yang bukan biasa dan yang pasti, jauh dari fasilitas pendidikan, seperti kampus misalnya. Namun jika kamu memerlukan informasi kampus terbaik di Bali dan dekat objek wisata di Bali, boleh nih mampir di postingan mba Lendy Agassi, pemilik www.lendyagasshi.com.