Cara Membuat Running Text di Blogger

Sebaris running text berjalan di postingan blog.

Eye catching banget!

... karena pas di penekanan arti.

Melelehkan hati!

Selanjutnya apa?

Bisa ditebak dong, aku mendadak kepo pemirsah, "bagaimanakah cara membuatnya?"

running text

Setelah mencari dan berjibaku dengan berbagai kata kunci, akhirnya menemukan beberapa postingan running text.

Lalu apakah masalah selesai?

Ternyata belum, pemirsah!

... karena tidak semua artikel itu dengan gamblang, simpel dan praktis mengeksekusinya.

Jadi, waspadalah, waspadalah!

Apalagi kalau pas lagi bete, lapar dan belum mandi, semakin mumet binti ruwet, endingnya, bahahaha.

But finally, alhamdullillah aku menemukan satu postingan running text yang worthy it untuk dicoba, aku langsung copy URL dan menyimpannya di draft. Biar tidak lupa, karena memori sudah hampir penuh. Jadi kudu antisisapi eh antisipasi!

Yup, running text kata kuncinya!

Tapi, lagi-lagi, tentu saja ini masalah selera ya. Mungkin beberapa orang tak suka atau bahkan tak sudi menggunakannya. No big deal lah. Sama kayak sambal jugak. Ada yang demen ada yang cemen.

Yup, mari mulai belajar menghormati pilihan, apapun itu!

Seperti biasa mulai melebar lagi nih topik.

Kembali ke laptop, Esmeralda!

Beklah, Ricardo!

Agar mudah mengikuti tutorial running text ini, aku menggabungkan materi artikel dan vidio. Maklumlah kadang kala lola melanda.

So agar hasilnya optimal, semua notifikasi dari HP aku abaikan. Yup, I need to focus!

Baidewei, subway, gaya belajar aku tuh termasuk tipe visual. Sedangkan 2 yang lainnya  adalah auditori dan kinestetik. Ayo cari tahu, kamu yang mana?

Cara belajar visual adalah: ketika mempelajari sesuatu jika dibantu gambar atau video, menggunakan warna-warni dan mind mapping mampu membuat cara belajar semakin efektif.

... dan itu membuahkan hasil!

... running text pun mewarnai postingan Blogger Goes To School.

Permintaan Cara Membuat Running Text

Sungguh aku tak menyangka bahwa running text ini cukup menyita perhatian beberapa sahabat blogger.

Di antaranya, mbak Lendy penggemar sekaligus pengulas drakor favoritku tergoda running text saat membaca artikel Blogger Goes To School.

running text

... lalu Mas  Pungkas Nurrohman dari www.omongcoro(dot)com.

... dan mas Rumilagi dari kemanalagi(dot)com.

running text

Mari langsung saja ya...

Cara membuat running text di blogger

Jadi, ada beberapa pilihan untuk running text ini seperti yang aku kutip dari situs www(dot)html(dot)am

running text

Tinggal pilih mode html dan sisipkan di antara kata :

Misalnya untuk:

1. Text bergerak ke atas, selang seling ke kanan dan ke kiri, dengan latar belakang warna kuning
Kiat Memilih Nama Blog/Domain>

2. Text bergerak dari kiri ke kanan dengan ukuran huruf besar
running text

Kreatif dan Brandable

3. Text bergerak dari kanan ke kiri dengan ukuran huruf besar
running text

Pendek dan Anti Ribet

4. Text berhenti saat mouse mendekat, rata tengah dan latar belakang kuning
running text

Kiat Memilih Nama Domain/Blog

5. Text bergerak dari bawah ke atas dan berhenti saat mouse mendekat
running text

Teks bergerak dari bawah ke atas dan berhenti saat mouse mendekat

Coba dulu 5 versi di atas ya.

Kalau ketagihan boleh eksplor sendiri dan browsing dengan kata kunci running text atau teks berjalan.

Tapi, hati-hati, kalau keseringan dan keranjingan utak-atik, bisa-bisa jadi mastah running text lho! bahahaha.

Sebelumnya berawal dari kepo juga lah maka artikel Discovered and Lost Link Explorer Moz tayang, sedangkan untuk tulisan 20 Rekomendasi Meningkatkan Kualitas Konten Blog aku terinspirasi curhat 2 blogger kece The Minimalist.

Last but not least, kalau kamu punya varian running text lain, monggo share di kolom komentar ya.

Short Getaway di Kila Senggigi Beach Lombok

"Bunda, ntar di Senggigi kita menginap di mana?"

Bang Iqbal, suamiku mendekat, saat aku mulai berkemas untuk liburan kali ini.

"Ada beberapa daftar hotel yang ditawarkan Bayu Buana (Travel Agent) Bang, ntar aku cek lagi ya"

Beberapa saat kemudian, aku membuka email dan menemukan beberapa nominasi hotel di antaranya ada Kila Senggigi Beach Lombok dan Sheraton Senggigi Beach.

kila senggigi beach lombok

Aku langsung browsing Kila dan menemukan artikel review Lifestyle Blogger, mba Heydeerahma.

Fix, aku pilih Kila dong!

Untuk Sheraton aku langsung mencari review video di YouTube dan yes, aku konfirmasi memilih kedua hotel ini.

Baidewei, subway, rencana ini kami buat bulan Mei 2018, untuk keberangkatan November 2018, karena di bulan ini juga, bang Iqbal mengadakan reuni SMANSA Balikpapan di destinasi hits Yogjakarta. Jadi biar sekalian giccu, (baca: penghematan!) Bahahaha, kamu ketahuan!

Kedua nominasi hotel ini termasuk sepasang tiket pesawat pergi pulang aku dapatkan sebagai imbalan dari grand prize mengikuti kontes membuat kepsyen menarik dan unik serta sharing di facebook selama satu bulan penuh, yang diadakan oleh Mobil123(dot)com.

kila senggigi beach lombok

Namun takdir berkata lain, saat gempa menyerang Lombok Agustus 2018, Sheraton membatalkan reservasi, karena terkena dampak gempa, sehingga Bayu Buana menawarkan pengganti The Jayakarta Resort & Spa Lombok dengan alasan harga yang relatif sama.

Dalam postingan kali ini aku fokus ke Kila Senggigi Beach Lombok ya.

Semua yang aku tulis di sini murni pengalaman menginap kami, kalaupun ntar ada apresiasi,  alhamdullillah, rezeki anak soleha, barokallah.

Sejujurnya, saat gempa Lombok, Agustus 2018 terjadi, kami berdua masih belum yakin apakah akan meneruskan liburan di Lombok bulan November 2018.

Untuk itu, kami mengikuti perkembangan berita melalui TV nasional dan media.

Bahkan agar lebih afdol kami juga menghubungi sahabat SMA abang yang kini berdomisili di Mataram, Mas Ali.

Dari Mas Ali kami mendapatkan informasi lebih rinci tentang kejadian gempa di Lombok.

Bulan berganti bulan sehingga November menjelang.

Alhamdullillah, Ali memberikan rekomendasi, Lombok sudah siap untuk dikunjungi. Meski ia sendiri saat kami berangkat ke Lombok, justru akan menuju Balikpapan karena ada teman yang minta tolong agar mobilnya dibawa menyeberang dari Lombok ke Balikpapan.

Inilah namanya belum rezeki, karena kalau Allah belum menghendaki, tak akan pernah terjadi.

Kembali ke laptop!

Jadi, dari Balikpapan kami ke Yogjakarta dulu mengikuti acara reuni selama beberapa hari dan lanjut ke Lombok.

... and the story begins.

Kami pilih pesawat terakhir dari Yogja, 1740 WIB pakai Lion (karena hanya itu yang tersedia dan ramah kantong, bahahaha).

Yang seharusnya tiba jam 2000WITA.

Namun seperti sudah kami duga sebelumnya, dengan alasan operasional, burung besi mendarat di LIA sekitar jam 2300WITA.

Kami menginap di D'max, hotel dekat bandara internasional Lombok yang punya layanan andalan gratis antar jemput.

Booking sudah kami lakukan sejak Mei 2018 menggunakan poin Traveloka.

Keesokan harinya dengan moda tansport online kami menuju The Jayakarta Spa and Resort Lombok dulu.

Iya, rencananya kami menginap di sini selama satu malam dulu, check out dan lanjut check in lagi di Kila Senggigi Beach Lombok.

Mengapa oh mengapa?

Karena eh karena dari review yang aku baca, kedua hotel ini banyak yang memberi referensi.

Mumpung nilainya masih dalam jangkauan nominal voucher hadiah, kenapa tidak, gas terooos!

Saat menuju The Jayakarta Spa dan Resort Lombok, kami melewati rute yang sama, jalan Senggigi yang beberapa waktu lalu juga pernah kami sambangi ketika menginap di Hotel Bumi Senggigi dalam rangka mengumpulkan fakta, cie, cie, dan mencari tahu alasan mengapa Gili Trawangan jadi destinasi kesayangan wisatawan.

Alangkah terkejutnya kami, karena hotel Bumi Senggigi kini tak terawat lagi. Padahal view yang ditawarkan dari kamar hotel di ketinggian cukup menakjubkan!

Ada yang mau investasi, anyone?

Di sepanjang jalan raya Senggigi, sisa-sisa perih gempa masih kental terasa. Beberapa bangunan retak dan yang sudah roboh terekam mata. Langsung terbayang hirup-pikuk suasana gempa. Semoga Lombok segera bangkit ya!

Untuk pengalaman menginap di Jayakarta, akan aku posting di artikel berbeda.

Saat menginap di Jayakarta, bang Iqbal juga menghubungi teman lain yang disarankan Mas Ali, mba Etty.

Masya Allah, meski baru berinteraksi pertama kali, aku langsung meleleh sama kepribadian mba Etty sekeluarga.

Iya, doi sekeluarga datang menyambangi ke Kila dan menemani kami menyusuri destinasi femes Lombok seperti Desa Sade, Pantai Kuta Mandalika, the late Batu Payung dan menjamu makan malam di restoran yang memiliki view sawah di dalam restoran.

Rencananya sih aku mau tulis juga. Tapi yaitu tadi, masih wacana, bahahaha.

Tuh kan kumat akutu, jadi melebar lagi nih kemana-mana.

Ayo kembali ke Kila, Esmeralda!

Beklah, Ferguso!

Dengan moda transport online (lagi) kami menuju Kila yang ternyata oh ternyata hanya beberapa kilometer saja dari The Jayakarta.

Fix, ke tiga hotel ini, jaraknya cukup berdekatan dan terletak di kawasan Senggigi, Lombok!

Kawasan Senggigi Lombok itu memang hits banget nih di kalangan wisman. Yup, banyak penampakan wisman terutama menjelang temaram senja.

Di Senggigi banyak pilihan akomodasi dari yang kelas rakyat hingga ningrat, tinggal pilih!

... dan ini kali pertama aku menginap di hotel keren dan berbintang, jadi maafkan kalau agak norak-norak cihuy yak!

Begitu tiba di lobby, pelayanan khas resort bintang 4 pun dimulai, eng ing eng!

Bellboy mengucap salam lalu dengan cekatan membuka pintu mobil dan membantu membawa tas.

Saat itu kamar belum siap dan kami diminta menunggu di ruang tunggu yang lega dengan view indah sambil ditawarkan welcoming drink.

Nah ini sedikit unik. Untuk welcoming drink kami bisa memilih, mau minum di lobby, dibawa ke kamar atau mau diambil di resto Basilico, yang berada di bibir pantai Senggigi sambil menikmati sunset.

Wah, jelas pilih yang terakhir dong ya. Fix!

Setelah menerima kunci kami pun menuju kamar melalui pedestarian melewati taman-taman nyaman dan asri dengan barisan kelapa yang menjulang.

kila senggigi beach lombok

Hari itu cuaca cerah sekali, sehingga view yang ditawarkan, masya Allah indah nian.

Usai menaruh tas di kamar, aku sejenak melakukan ritual ala staycation, memeriksa kamar, hihihi.

Kami mendapat Superior Garden Room di lantai dua dengan fasilitas lengkap seperti lemari besar, kamar mandi dengan shower air panas dan dingin, amenities lengkap, bed besar, mini bar, TV satelit, AC, meja kerja, free wifi dan balkon dengan view taman warna-warni yang bikin pikiran langsung adem.

Sepertinya lingkungan tenang, taman nyaman, asri, dan teduh adalah kekuatan Kila Senggigi Beach!

Mengingatkan aku akan eksotika di sekitar sawah terasering Tegallalang Bali.

kila senggigi beach lombok

Tak berapa lama waktu zuhur menjelang. Abang izin mau ke mesjid hotel yang ternyata berada di depan kamar, sedangkan aku memutuskan ngadem dan sholat di kamar.

Usai sholat kami memutuskan eksplor suasana outdoor lagi. Menggunakan pedestarian dan melewati view taman-taman indah lagi.

Selengkapnya, ntar ada di video di bagian bawah artikel ini ya. Biar greget!

Sebagai informasi, ada beberapa pilihan tipe kamar di sini, biar afdol bisa cek di www.kilahotels.com atau kepo-in instagram @KilaSenggigiBeach untuk promo-promo terkini.

kila senggigi beach lombok

Tak berapa lama, kampung tengah mulai protes.

Aku punya ide mengajak abang napak tilas ke jalan Raya Senggigi, ke daerah hotel Bukit Senggigi tempat kami pernah menginap dulu sekaligus mencari tempat makan siang.

Alhamdullillah, abang setuju.

Jadilah kami jalan kaki menyusuri Senggigi ala lagu sepanjang jalan kenangan, kita selalu bergandeng tangan, bahahaha.

Lumayanlah hampir 10.000 langkah, bahahaha.

Meski mendung cuaca, peluh mulai merambati raga plus kampung tengah juga semakin meronta, kami putuskan mengisi bahan bakar, pemirsah.

Untunglah, tak jauh dari hotel Bukit Senggigi ada restoran cepat saji McDonald. Alhamdullillah.

Langsung deh pesan nasi putih, ayam plus es krim, bahahaha. Mantap jiwa!

Kami memutuskan duduk di lantai dua karena view yang lebih indah.

Siang itu restoran lumayan ramai. Ada pasangan wisman dan wisdom. Sebuah televisi dengan suara sayup-sayup juga tersedia di langit-langit restoran. Ada tempat untuk smoking area juga, di luar.

Jauh-jauh ke Lombok, makan di McDonald?

It's OK. Yang penting makannya dengan siapa, bahahaha.

Kembali ke hotel, kami tetap menggunakan kendaraan GL, Goyang Lutut, also known as Mlaku Sikil, hihihi.

Tiba di hotel, kami istirahat di kamar. Ngadem and sleep like a baby!

Sekitar jam 5 sore, usai mandi dan dandan, kami langsung menuju resto Basilico yang terletak di bibir pantai sambil melewati beberapa tipe kamar dan eksotika taman yang memikat.

Pantai di depan resto ini ala private beach gitu, bersih dan resik!

Pasir putih lembut, debur ombak memecah pantai, yacht parkir di kejauhan, kursi putih berbaris rapi, mengingatkan akan view pantai di Eropa yang sering bertabur di beranda selebgram.


Sayup-sayup terdengar alunan musik. So romantic!

Ternyata mau ada event dinner dan... live music!

Para staff hotel yang berseragam, hilir-mudik menyiapkan acara ini. Membawa peralatan makan dan menyiapkan hidangan prasmanan.

Meski sudah sore, hari masih cukup terang, kami berjalan-jalan di bibir pantai dan foto-foto lagi, tentu saja!

Seorang staff sekuriti hotel yang sedari tadi stand by memperhatikan polah kami berdua menawarkan jasa.

"Ibu, Bapak, saya ambil foto berdua, di situ tuh dekat batu, bagus!"

"Yang mesra ya Bu, Pak, buat kenang-kenangan lho"

Si bapak layak fotografer mengarahkan gaya kami, hihihi.

"Saya sudah sering lho ngambil foto pasangan kalau pas di pantai sini" tambah beliau lagi

Nah, begini, hasil arahan gaya beliau!

kila senggigi beach lombok

kila senggigi beach lombok

Setelah itu, kami pun terlibat obrolan seru. Beliau mengaku sudah hampir 15 tahun bekerja di Kila Senggigi Beach Lombok.

"Ada acara apa nih, Pak?" tanyaku kepo

"Gathering PT Astra Jakarta, Bu"

"Oh, di sekitar pantai sering dipakai untuk acara outdoor ya, Pak?"

"Iya, Bu. Kementrian juga suka acara outdoor seperti ini"

"Gimana Pak, tingkat hunian hotel pasca gempa?"

"Sangat drop sekali, Bu, Namun syukurlah, Kila termasuk beruntung, karena tidak mengalami kerusakan yang berarti"

"Iya, kog bisa begitu ya Pak, kemarin saya lewat di jalan Senggigi ada banyak bangunan retak dan runtuh lho, termasuk beberapa bangunan hotel Sheraton, sehingga mereka membatalkan reservasi, karena masih dalam tahap pemulihan kembali"

"Ibu, reservasi di Sheraton juga ya?"

"Iya, Pak, tapi bulan Mei lalu dan pasca gempa dibatalkan oleh Sheraton"

"Memang agak unik juga nih gempa, Bu. Ada yang sama sekali tak terpengaruh gempa, namun sebaliknya ada juga yang luluh lantak"

"Biasanya tergantung desain bahan dan desain bangunan juga, Bu"

"Oh, begitu ya, Pak"

Selanjutnya, beliau bercerita bahwa Kila Senggigi Beach juga punya tipe kamar yang lebih mewah, Pool Villa Club Senggigi Beach Resort namanya!

Beliau menawarkan jasa ingin mengantarkan kami melihat-lihat properti villa, yang pelayanannya serba premium dan private seperti beautiful private garden, akses langsung dari kamar ke kolam renang serta berbagai pelayanan premium lainnya.

Namun kami menolak dengan halus, karena hari sudah mau senja, tak ingin kehilangan momen sunset di pantai Senggigi.

Tapi biar gak kepo aku kasih 'contekan' dari www.berbagifun.com ya.

kila senggigi beach lombok

Kami lalu pamit dan memilih duduk di resto, menghadap pantai dan tak berapa lama pelayan menghampiri. Aku langsung menunjukkan kupon welcoming drink.

Tak berapa lama 2 orange juice segar segera berpindah ke tenggorokan, bahahaha.

"Hmmm... segar banget ya bang, jus ini!"

"Minumnya sama siapa dulu dong, kata abang sambil mengedip nakal!"

"Hahaha... Senggigi bisa menyulap abang jadi ekspresif, Masya Allah!"

Senja itu Senggigi memang indah, meski awan menutupi sinar keemasan sang surya. Namun kalau bersama kesayangan, who cares? Semuanya terasa berkesan. Setuju bu-ibuk?

In life, it's not where you go, it's who you travel with

Cemmana, nendang kah quotenya?

Nun jauh di sana, mentari mulai menuju peraduan dengan berbagi aura keemasan. Semakin lengkap keindahan saat siluet pesawat juga terekam.

Buru-buru aku meraih HP, maksud hati untuk mengabadikan, namun karena tak siap pesawat sudah berubah posisi dan tak seindah momen tadi.

Apalagi aku hanya menggunakan kamera HP yang tidak mendukung pencahayaan, rasanya hasil fotografi pun pastilah kurang memuaskan.

Ahhh, sudahlah, saatnya doing nothing, just enjoying the moment!

Apalagi saat ini momen tanpa gadget itu adalah kemewahan tingkat tinggi!

Usai magrib, live music pun dimulai, para tamu undangan dengan dress code warna putih berdatangan, memasuki area bibir pantai yang kian eksotik.

Hampir 3 jam di sana, koleksi lagu Barat yang dinyanyikan hampir semua mewakili generasi X (kelahiran tahun 1961-1980), jadi seringkali kami beserta pengunjung resto yang didominasi para wisman, urun bernyanyi mengikuti lirik dan bertepuk tangan.

Sungguh berkesan dan tak terlupakan!

Jam menunjukkan hampir jam 10, ketika kami memutuskan kembali ke kamar untuk istirahat.

Sarapan ala Kila Senggigi Beach

Seperti biasa, saat staycation di hotel, waktu sarapan adalah favorit kami berdua, bahahaha.

Mencoba menebak, menu gerangan apakah yang menanti di Rinjani Restaurant?

Saat tiba, restoran sudah hampir penuh.

Mataku refleks segera mencari tahu lewat seragam kaus yang mereka gunakan, siapakah para tamu yang mendominasi restoran?

Ternyata, sedang ada acara pelatihan siswa Sekolah Kepariwisataan Lombok.

Untunglah tak berapa lama suara peluit membahana dan para siswa terbirit-birit [hiperbola mode on - terbirit-birit] menuju lapangan di dekat bibir pantai, dan restoran kembali sedikit hening, hihihi. Hanya tinggal kami dan beberapa wisman dan wisdom.

Iya, restoran Rinjani ini juga berada dekat di bibir pantai, jadi sambil menikmati sarapan sekaligus melahap view pantai Senggigi. Tapi spesial view ini hanya tersedia untuk beberapa spot saja. Jadi, buruan bangun pagi kakaaa agar bisa klaim tempat duduk ya!

Menu yang tersedia cukup menggoda selera. Ada western style seperti aneka roti, buah dan sereal serta asian style seperti nasi/mie goreng lengkap dengan lauk pauk serta aneka jajanan pasar.

Sayang aku lupa foto menu karena asyik ngobrol sama abang, kecuali pancake di bawah ini. Enaaak kali, aku sampai nambah, bah!

kila senggigi beach lombok

Sama seperti kebanyakan hotel waktu sarapan dimulai jam 7 dan berakhir jam 10 pagi.

Restoran Rinjani juga dekat dekat kolam renang, jadi tinggal pilih mau duduk di sebelah mana.

Kolam renangnya ada 2 lho, untuk dewasa dan anak-anak. Cocok nih buat weekend getaway untuk keluarga.

Usai sarapan kami berjalan-jalan di sekitar areal hotel dan berfoto, sambil menunggu jemputan mba Esty, teman abang yang berdomisili di Lombok.


Desain bangunan di Kila memang tidak semegah resort baru, namun aku mau lho kembali lagi ke sini, merasakan lagi kenyamanan, keramahan, keasrian dan ketenangannya!

Yup, Kila tempat yang ideal bagi kalian yang ingin mengukir kenangan dan terutama yang doyan lari dari kenyataan, bahahaha.

Semoga short getaway di Kila Senggigi Beach Lombok ini bermanfaat ya.

Berikut video yang aku janjikan itu!


Last but not least, siapa yang pernah menginap di hotel yang nyaman dan asri ala Kila Senggigi Beach?

Yuk berbagi di kolom komentar di bawah ini!

Memahami Discovered and Lost Link Explorer Moz

Cukup sudah!

Aku sudah tak tahan lagi, dengan metrik Discovered and Lost Link Explorer Moz ini, Ferguso!

Hei... hei... ada apa ini, Maria?

discovered and lost link explorer

Jadi gini,

Kebetulan aku kan pasang MozBar tuh di browser Google Chrome, jadi setiap sign in, langsung bisa dapat informasi DA dan PA domain termasuk milik blogku sendiri.

Satu hal yang aku perhatikan, adalah saat mengklik analytics Moz di bagian Discovered and Lost sering banget menemukan angka yang kerap berubah-ubah!

Asli, bikin kepo berat!

... dan hari ini semakin parah, karena Lost blog aku semakin banyak.

Aaarrrghhh....

Karena sudah tak tahan lagi, langsung dong aku klik, apakah, "Discovered and Lost" itu?

Apakah tergantung, amal shalih atau mungkin rekening di bank, Maria?

Thanks GOD!

Ternyata bukan!

Jawabannya juga terdapat di halaman yang sama, di Analytic Moz tadi, cuma kudu klik bagian Discovered and Lost.

Nah, pas membaca bagian ini, langsung teringat deh, kenapa tidak sekalian aku tuangkan saja pengalamanku ini ke dalam tulisan ya. Lumayan buat nambah stok postingan.

Misalnya seperti saat aku menemukan beberapa 'pencerahan' saat membaca 20 rekomendasi meningkatkan kualitas konten ala The Minimalist.

... atau ketika berbagi kiat mengatasi gugup di segala situasi 

... dan juga saat didapuk menjadi pemateri di acara Blogger Goes To School

Beklah...

Sebelum melangkah jauh, tulisan ini murni pengalaman pribadi, tak ada indikasi buat menggurui, apalagi merasa lebih mumpuni. Nope, not at all!

Aku percaya, ada lebih banyak dan lebih baik, sosok-sosok yang lebih memiliki kompetensi.

Hanya sekedar sharing, pemirsah...

So, aku terbuka banget untuk ruang diskusi ya. C-A-T-A-T

Discovered and Lost

Are you still with me guys...?

Jadi, pas klik bagian Lost, aku menemukan beberapa domain blog, yang kalau di klik itu ternyata masih aktif lho. Bahkan beberapa di antaranya dengan DA 25, DA 20.

Maksudnya?

Maksudnya, bukan page 404, atau error not found, endebrai endebrai.

Tapi masih aktif, pemirsah!

Aktif, tapi dinyatakan LOST oleh Moz.

L-O-S-T!

Pusying kan barbie!

Ternyata oh ternyata, Lost, menurut Moz adalah:

discovered and lost link explorer

Langsung dong aku kayang.

Pasti kamu langsung kepo pengen menemukan Discovered and Lost milikmu kan?

Beccul?

Gampil kog caranya?

1. Langsung masuk ke Discovered and Lost tab di Link Explorer milik blogmu di sini

2. Di bagian kanan langsung masukkan tanggal kisaran data yang ingin kamu ketahui

3. Klik ikon Search

discovered and lost link explorer

Terlihatlah Overview Chart  Discovered and Lost linking domains sesuai kategori Link Index Moz

... dan bisa filter, mau klik Discovered saja, Lost saja atau keduanya!

Selanjutnya bisa juga mengeksplor daftar linking domains yang ditemukan, hilang, tanggal ditemukan dan tanggal hilang.

discovered and lost link explorer

Explore Links Menggunakan Overview Chart

Di Overview Chart ini kita bisa eksplor beberapa data dengan cara:

1. Mengklik di bagian mana yang kita tertarik
2. Update filter akan terlihat
3. Scrolldown ke daftar linking domains dan klik di Top Link dropdown di bagian kanan
4. Klik All Links from this root domain untuk membuka daftar Inbound Links
5. Exporting to CSV akan mengeksport data yang difilter di Link Explorer

discovered and lost link explorer

Memahami Discovered and Lost

Biar lebih greget aku kutip saja pengertiannya langsung dari Moz ya:

" If a link was discovered or lost, this means our crawler either found it for the first time or coudn't find it during the last crawl of the page"

Date Lost

... adalah tanggal terakhir link dirambat Moz Web Crawler, DotBot, namun gagal!

Jadi, bukan berarti link sudah dibuang atau tak ada, tetapi Moz Web Crawler Dotbot tak berhasil merambatinya!

Date Found

... adalah tanggal ketika link ditemukan Dotbot dan bukan berarti tanggal ketika link dibuat!

Jadi, penting banget memahami bahwa data yang disajikan di Link Explorer adalah data terakhir ketika Dotbot menemukan link, ya

Artinya...
Ketika link sudah tidak ada namun sudah sempat ditemukan Dotbot saat perambatannya yang terakhir, tidak akan terbaca Lost, sampat Dotbot merambatinya kembali.

Saat menulis artikel ini, aku belum menemukan apa sih manfaat fitur Discovered and Lost di Link Explorer ini.

... apakah mempengaruhi DA atau PA?

... atau mempengaruhi spam score?

Ada yang bisa membantu?

Namun, at least aku jadi lebih mendapat pencerahan lah tentang fitur Discovered and Lost Link Explorer Moz ini, yaitu:

Metrik Discovered and Lost akan berubah-ubah di antaranya dipengaruhi oleh aktivitas blogwalking.

Which is...

Saat kita meninggalkan komentar di domain orang lain atau ketika orang lain meninggalkan link URL di blog kita.

Apakah kamu pernah melakukan hal yang sama, mengulik-ulik Discovered and Lost Link Explorer?

Share di kolom komentar yuk...




Ekowisata Mangrove Center Graha Indah Kariangau Balikpapan

"Bang, besok pagi minta tolong antarkan ke Mangrove Center ya"

"Mangrove Center di Balikpapan itu ada 4 lho, Bunda, yang mana nih?

"Haaa, ada 4! Oh...Mangrove Center Graha Indah Kariangau, Bang, Abang sudah pernah ke sana kah?"

"Belum, sih, besok sama-sama kita cari saja ya"

Beginilah, kalau kebanyakan hibernasi, hihihi #slabmeintheface mode on! Destinasi hits di kota sendiri, malah belum update.

mangrove center graha indah
Mengintip view dermaga dari rimbun eksotika Rhizopora
So...
Agar mendapat gambaran utuh Mangrove Center Graha Indah Kariangau Balikpapan (MCGI) aku melakukan mini riset dengan membaca artikel online. Lumayan lah buat menambah wawasan, karena eh karena, I have no clue at all.

Baidewei subway,
Mencari informasi apalagi jika itu berkaitan dengan sebuah event blogger, sudah seperti ritual untukku. Bukan apa-apa sih, biar gak jaka sembung pakai swallow, agar nyambung giccu lho.

Misalnya  seperti pentingnya mengetahui aktivitas favorit di tempat wisata

... atau pentingnya melakukan konsultasi sebelum melakukan perawatan wajah

Apalagi yang ini nih pentingnya mempersiapkan kehamilan dengan baik

Mangrove Center Graha Indah Balikpapan

Ternyata, Mangrove Center ini terletak di kawasan perumahan Graha Indah, Kariangau Balikpapan. Sesuatu yang belum aku temukan dalam artikel yang pernah aku lahap.

Saat memasuki pintu gerbang perumahan, jauh dilubuk hati, aku masih ragu, "Masak iya sih ini jalan yang benar? Masak sih mangrove di dalam perumahan? Sounds, impossible to me!

Tapi, petunjuk jalan, semua memang mengarahkan ke sini. So, aku asumsikan dari sinilah asal muasal nama Mangrove Center ini, dari nama perumahan Graha Indah di kelurahan Kariangau di Balikpapan Barat.

Pagi itu, saat melaju di atas roda, anganku membawa kenangan ke kawasan yang dulu pernah jadi jajahan eh jalur ritual aku saat menjadi karyawan di salah satu perusahaan rekondisi alat berat di seputaran Kariangau. Namun, kala itu, sungguh aku tak tahu, bahwa nun di dalam sana ada eksotika kanopi Rhizophora

Begitu memasuki perumahan Graha Indah, panduan plang dengan tulisan Mangrove Center, meski kecil, langsung menuntun kita.

Jadi, pastikan kecepatan kendaraan sedang ya agar plang tidak lolos dari jangkauan penglihatan. Tapi, jika ingin haqqul yakin bisa coba cara lain, bertanya dengan warga sekitar.

Sepertinya warga sekitar sudah familiar dengan mangrove center ini, karena saat kami mengkonfirmasi, semua menyarankan petunjuk yang sama.

Alhamdullillah akhirnya kami sampai juga.

Terus terang, pas tiba di kawasan mangrove, udara sejuk segera menerpa. Apalagi pas di kawasan pembibitan yang rimbun dengan mangrove, aku merasa seperti di dunia lain, bukan di dalam kota.

Iya, aura mangrovenya terasa kental banget! Apalagi saat suasana hening, hanya ada suara fauna dan eksotika mangrove saja. Membawa angan berkelana.

Kamu harus merasakan ini juga ya, mendadak puitis mode on, tanpa terduga!

mangrove center graha indah
Sumber @EHIndonesia
Oh iya,

Saat menulis artikel ini, aku juga mengetikkan kata kunci Mangrove Center Graha Indah, iseng mencari tahu artikel apa yang nangkring di page one google.

Ternyata, berita dari www.rimbawan.com. Di sana tertulis efektif November 2018 lalu, APHI (Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia) menyatakan dukungan menyiapkan kawasan wisata yang terintegrasi di Kalimantan Timur dalam mempromosikan ekowisata dengan memugar pintu gerbang MCGI.

Penampakannya seperti ini, pemirsah!

Mangrove Center Graha Indah Balikpapan
Sumber foto: www.rimbawan.com 
Ketua MCGI, Bapak Agus Bei yang tahun 2017 lalu menerima penghargaan Kalpataru dari Bapak Jokowi juga menambahkan, bahwa kawasan ini awalnya hanya 90 hektar, kemudian berkembang menjadi 150 hektar mangrove alami yang juga sudah mampu menciptakan ekonomi kreatif dan kesempatan kerja.

Bapak Agus Bei juga curhat, mengharapkan dukungan pemerintah khususnya dengan peraturan walikota untuk meningkatkan fasilitas MCGI, melalui kerjasama dengan pemangku kepentingan lainnya dalam bentuk kerjasama atau kemitraan lainnya.

Misalnya, penyediaan kapal wisata yang layak dan safety, agar tetap bisa digunakan meski turun hujan dan jumlah pengunjung yang banyak, jogging track dan pelatihan bisnis untuk warga sekitar namun semuanya tetap ramah lingkungan.

Tahukah kamu?

Kegiatan menanam mangrove di Sungai Somber ini ternyata sudah dimulai sejak 1997, yang dipelopori oleh Bapak Agus Bei.

Aku ingat momen saat mewawancarai beliau, "Saya sempat lho dikira orang gila dan stress, mba, karena membersihkan plastik di kawasan mangrove, sendirian, kurang kerjaan apa ya, menanam mangrove sendirian, mungutin plastik sendirian"

Pak Agus Bei tertawa dan matanya sesaat menerawang.

Alhamdullillah, ketika MCGI mulai memberikan peluang ekonomi kreatif dan lapangan pekerjaan, warga sekitar mulai membantu usaha beliau.

... dan mencapai puncak ketika tahun 2017 diundang ke istana presiden menerima penghargaan Kalpataru.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kalpataru_(penghargaan)

Flora dan Fauna Mangrove Center Graha Indah

Masih menurut Pak Agus Bei, ada sekitar 40 jenis mangrove yang tumbuh di MCGI.

Namun 2 spesies ini, Bakau kurap  (Rhizophora mucronata) dan Bakau Minyak (Rhizophora apiculata) menjadi tumbuhan dominan.

Sedangkan bekantan, fauna endemik khas MGCI, ada sekitar 400 (Nasalis narvatus atau proboscis monkeys, kera berhidung mancung (ke bawah) dan berbulu orannye).

Mau tahu makanan favorit bekantan?

Nama buah mangrove ini mengingatkan aku akan seorang desainer, Anne Avantie.

Buah Avicennia lanata dan Avicennia marina.

Gimana, mirip apa gak sih?

Atau aku yang maksa? Hahaha.

... dan bekantan suka lalapan juga lho (pantesan energik yak, hihihi), dari jenis Sonneratia alba.

Ndilalah, beberapa hari sebelum menulis artikel ini, aku kebetulan menonton saluran Animal Planet, dan menemukan fakta unik.

"Untuk menjadi jantan dominan dan menarik lawan jenis, selain punya hidung mancung dan body kekar, bekantan kudu piawai 'bernyanyi'. Yang suaranya paling keras dan lantang, dialah juaranya!"

Hadiahnya, adalah, tarrraaa...

...  bisa mengembat eh mengawini semua betina di kelompoknya.

Hahaha... warbiyasah nih wan bekantan!

Tapi itu belum selesai, pemirsah!

Film dokumenter itu juga menambahkan, bahwa sang betina bisa selingkuh asal tidak ketahuan.

Hahaha... aku asli ngakak pas menonton tayangan  Wildest Indonesia ini.

mangrove center graha indah
Sumber: https://gpswisataindonesia.wordpress.com

Hal-Hal Yang Harus Diketahui Saat Bolang ke Mangrove Center Graha Indah Balikpapan

Agar kunjungan ke Mangrove Center Graha Indah ini berlangsung nyaman dan menyenangkan, sebaiknya ketahui beberapa hal berikut ini:

> Reservasi
Melakukan reservasi is a must!
Bisa melalui akun ig @mangrove_center_bpn atau founder Pak Agus Bei di @gus.bei

Reservasi diperlukan demi kenyamanan tur, karena kadang-kadang sering ada rombongan tamu dalam jumlah besar, sementara jumlah perahu yang tersedia terbatas.

> Hindari Saltum (Salah Kostum)
Untuk masuk ke dalam perahu biasanya dengan melompat, disarankan menggunakan atasan dan bawahan celana/kulot. Ini murni pendapatku pribadi sih.

Namun, sekali lagi ini hanya bersifat saran ya, karena aku pernah menemukan beberapa foto di instagram akun di atas, ada lho yang buat foto pre wedding di MCGI ini. Yup, mengenakan gaun ala pengantin gitu dan naik ke atas perahu. Yang pasti tanpa safety vest! Seram juga ya.

Tapi... mungkin saja di sekeliling perahu pengantin wanna be sudah siap-siap tim penyelamat ya

So, once again, untuk pilihan outfit, the choice is yours!

> Kenakan Safety Vest
Ini hukumnya wajib, pemirsah!
Untuk alasan keselamatan, mengenakan safety vest is a must, karena akan tur sepanjang rawa mangrove yang bermuara ke perairan yang meski tenang tetapi dalam.

> Dokumentasi
Nah ini juga hukumnya wajib!
Siapkan semua amunisi, saat ke MCGI, karena kamu tidak akan pernah tahu pengalaman luar biasa apa yang menunggumu.

> Waktu Tur Terbaik
- Jam 7, 8 dan 9 di pagi hari, di mana cuaca masih sejuk.

- Jam 16.00 sampai 1700 sore
Adalah waktu terbaik tur mengelilingi kawasan MCGI, karena saat itu air pasang mencapai puncak sehingga bisa berkelana jauh ke anak-anak sungai, merasakan sensasi berlayar di bawah kanopi hutan bakau.

Suasana juga sangat hening. Jika beruntung kita bisa bertemu bekantan yang sedang bergantungan mencari makan di pohon bakau.

Satu yang aku catat saat perjalanan adalah, ketika mendekati rimbunan mangrove, mesin perahu sengaja dimatikan, agar bekantan sudi menampakkan diri.

Namun, kami belum beruntung, hingga waktu tur usai, bekantan tak kunjung muncul, pemirsah! Jadi, sepertinya kudu ke sini lagi bersama kamu. Iya, kamu!

Manfaat Mangrove

Dari tadi ngomongin mangrove melulu, memangnya kenapa sih harus peduli sama isu mangrove?
Biar lebih afdol, yuk simak infografis berikut ini!

mangrove center graha indah
Sumber: https://himasuperindoblog.wordpress.com/2017/11/06/mangrove/

Anganku kembali berkelana, ke tahun 1997, saat bekerja di Balikpapan Coal Terminal, perumahan Graha Indah dimana kolegaku Bapak Chaidir, pernah mengalami banjir besar dan juga di beberapa titik bahkan ada puting beliung.

Ternyata bencana puting beliung inilah yang menjadi pencetus Pak Agus Bei untuk menanam bakau. Awalnya hanya di depan rumahnya, bekas areal tambak. Namun, di langkah pertama ini beliau belum berhasil. Beberapa bibit bakau mati dan tercabut terkena arus pasang.

Namun beliau tidak berputus asa, berbekal internet dan otodidak, budi daya bakau dilanjutkan.

Nah di fase inilah orang sering melihat beliau menanam bakau yang masih dianggap asing oleh warga. Bahkan sempat dikira stress dan gila, seperti yang telah aku ceritakan di awal artikel.

But, the show must go, Pak Agus tak perduli omongan nyinyir dan julid, tetap meneruskan usaha menanam bibit bakau. Bahkan beliau melepas profesi awalnya, kontraktor infrastruktur dan kelistrikan.

Perlahan usaha ini membuahkan hasil, bibit bakau tumbuh, dan dalam waktu tujuh tahun, bakau sudah tumbuh sempurna, menimbulkan perasaan sejuk saat dipandang mata.

"Memang butuh waktu lama, kata Pak Agus Bei"

Hingga pada tahun 2015, bibit bakau yang ditanam sudah ribuan di luas sekitar 40 hektar.

Kawasan rimbun mangrove ini selain mendatangkan manfaat bagi warga sekitar seperti tidak pernah lagi ada serangan angin kencang, udara sejuk, juga mengundang kawanan bekantan berhidung panjang yang kini justru memberi nilai ekonomis, mendatangkan wisatawan.

Biar semakin afdol, yuk saksikan video tur MCGI berikut ini.


Sebagai tambahan,

Tur dilakukan sore hari, di mana malam sebelumnya, hujan turun, jadi terlihat warna air keruh karena bercampur sedimen tanah.

Jadi, kalau ke Balikpapan, bolang ke MCGI is a must ya.

Btw, apakah di kotamu ada destinasi ekowisata juga?

Share yuk di kolom komentar di bawah ini!


Jual Mobil Bekas Online Hanya Satu Jam di BeliMobilGue.co.id

Yang pernah transaksi di situs jual mobil bekas online, mana suaranya?

jual mobil bekas online

Aku sih belum kalau secara langsung, namun pernah mendengarkan cerita waktu suami sharing pengalaman keluarga di Medan, Sumatera Utara.

Tepatnya, beberapa bulan lalu, ketika kakak ipar di Balikpapan minta tolong dicarikan mobil bekas oleh keluarga di Medan, karena beliau punya rencana mau mudik dan touring di Sumatera Utara. Biar puas dan nyaman enaknya pakai mobil sendiri, kata beliau. Dan setelah itu mobil bisa dikirim via kapal ke Balikpapan.

Biar lebih cepat karena waktu yang mepet, pencarian mobil bekas ini menggunakan dua cara, offline, juga di situs jual beli mobil bekas online.

Namun sayangnya pengalaman pertama ini meninggalkan kesan kurang nyaman, karena ternyata deskripsi mobil yang diuraikan di situs jual beli mobil bekas online itu tidak sesuai dengan kondisi nyata saat dilakukan pengecekan langsung di lapangan.

Bukan langsung alergi juga sih, tapi yaitu tadi, hitung-hitung buat pengalaman ya.

Aku juga jadi teringat kembali, ketika beberapa tahun lalu punya pengalaman jual mobil bekas.

Saat itu kami (aku dan suami) memutuskan membeli mobil baru untuk usaha penyewaan mobil. Mobil bekas ini memang sudah berusia lebih dari tiga tahun dan kondisinya sudah tidak layak lagi untuk disewakan karena performanya yang sudah sangat menurun.

Sudah wajar juga sih, karena kan mobil digunakan oleh berbagai tipe dan karakteristik pengendara. Ada yang kalem ala Rinto, namun ada juga sebaliknya sangar bagai Rambo, hahaha. Namanya juga mobil sewaan. Jadi, itu sudah bagian dari resiko.

Waktu dengar suami mau jual mobil bekas, aku termasuk yang excited banget! Soalnya ini pengalaman perdana. Bak kata pepatah, yang pertama memang selalu penuh cerita!

Cara praktis dan simpel adalah membawanya langsung ke dealer mobil di mana pertama membelinya.

Tapi jual mobil bekas seperti ini tetap ada pro dan kontra juga, dan malangnya kadang berujung tak sesuai harga yang dinginkan.

Kami lalu skip cara ini!

... dan memutuskan jual mobil bekas dengan cara tradisional, seperti menuliskan kata 'di jual' di mobil, promo dari mulut ke mulut serta membuat iklan di surat kabar lokal.

Mau tahu cara yang mana yang berhasil?

... atau mau tahu banget?

Hahaha...

Yup, yang old stuff, dari mulut ke mulut itu, pemirsah!

Strategi Sukses Jual Mobil Bekas

Tahukah kamu?

Selayaknya bisnis lain yang profesional, agar sukses jual mobil bekas, diperlukan beberapa strategi seperti di bawah ini:

Periksa Kondisi Eksterior, Interior dan Mesin Mobil

Masih ingat dong ya perasaan saat melihat mobil baru yang eksterior dan interior yang kinclong. Pasti langsung meleleh, beccul?

Begitu jugalah ekspektasi pembeli melihat mobil bekas, karena kesan pertama itulah yang langsung tertangkap dan terekam di memori mereka.

Pasti pembeli ingin dong beli mobil bekas dengan jok nyaman, empuk dan bersih, sound system mumpuni, AC sejuk, deru mesin kalem, rem yang berfungsi dan lain-lain.

Jadi, pastikan dan periksa semua bagian dengan detail sebelum memasang tanda Mobil Dijual.

Itu akan membantu melambungkan harga tawar jual mobil bekas!

P-E-R-C-A-Y-A-L-A-H!!!

Jujur

Setelah melakukan pengecekan kondisi eksterior, interior dan mesin mobil, ternyata harus melakukan perbaikan, dan itu perlu biaya yang sangat besar dan tak mungkin dilakukan, berlakulah jujur dengan pembeli, ceritakan kondisi yang sebenarnya, apa adanya!

Periksa Kelengkapan Dokumen

Pembeli paling suka dengan hal ini.

Dokumen mobil bekas yang masih lengkap seperti faktur, BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor), STNK dan lembar pajak, Form A (untuk mobil import), kuitansi kosong dan fotocopy KTP pemilik mobil.

Kuitansi kosong ini biasanya terdiri dari 2:

1 lembar kuitansi kosong dengan tanda tangan pemilik kendaraan sesuai BPKB
1 lembar kuitansi kosong dengan materai dan tanda tangan pemilik kendaraan sesuai BPKB

Survei Harga

Harga adalah paling krusial saat bicara tentang jual mobil bekas. Lakukan survei harga dan bandingkan dengan kondisi mobil.

... lalu tetapkan harga yang kompetitif!

Tahukan?

Tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah, kompetitif lah!

... dan ini memang perlu seni.

... perlu waktu.

Tapi bisa dimulai kog dengan mengetahui tahun pembuatan mobil, memastikan penurunan harga (biasanya mobil mengalami penurunan harga untuk setiap tahunnya), kondisi mobil dan memeriksa harga kompetitor.

Jual Mobil Bekas Online di BeliMobilGue.co.id


Gimana, masih tertarik jual mobil bekas seperti aku dengan gaya tradisional?

Atau mau yang instan, jual beli mobil bekas online, anti ribet seperti di situs BeliMobilGue.co.id.

BeliMobilGue.co.id adalah C2B (Consumer to Business) Marketplace yang menawarkan solusi mudah untuk jual mobil bekas.

Yup, diklaim hanya perlu 1 jam lho untuk jual mobil bekas melalui BeliMobilGue.co.id dengan cepat, aman dan nyaman.

Tak sabar, aku pun langsung cek dan masuk ke situs BeliMobilGue.co.id

Langsung input  data mobil seperti merk, model, tahun, tipe model, transmisi manual atau otomatis dan masukkan email.


...karena tak ada pilihan kota Balikpapan, aku masukkan kota Surabaya (kota lain adalah Bali dan Jabodetabek)

Tarraaa... ini hasilnya!

jual mobil bekas online

Ketika aku coba dengan kota lain seperti Bali dan Jabodetabek, kisaran harga pun ikut berubah.

Sayangnya situs ini masih terbatas pilihan kotanya. Hanya ada Bali, Jabodetabek dan Surabaya.

Semoga kota-kota lain menyusul ya.

Lanjut!

Setelah mendapatkan kisaran harga dan berkas lengkap, buatlah jadwal inspeksi mobil secara gratis di lokasi terdekat.

Yup, jangan lupa bawa semua berkas mobil ya!

Usai inspeksi, mobil akan ditawarkan ke rekanan penawaran.

Pastikan kesepakatan harga final jual mobil bekas juga sudah didapatkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Jika mobil bekas sudah terjual, uang akan ditransfer ke rekening pemilik mobil bekas.
jual mobil bekas online

Ada yang punya pengalaman jual mobil bekas online?

Yuk share di kolom komentar ^^