Rabu, 30 November 2016

Bebas Khawatir Saat Nyetir berkat GS Astra Delivery dari Shop N Drive



Bebas Khawatir Saat Nyetir berkat GS Astra Delivery dari Shop N Drive. Memasuki jalanan mendaki di tengah belantara Bukit Soeharto yang merupakan salah satu paru-paru dunia, tiba-tiba mobil terbatuk dan melompat seperti kuda di pacuan. Aku menoleh ke kiri ke pak supir yang sedang bekerja #eh ke pak suami. Yang aku dapatkan gelengan kepala dan mimik khawatir. Syukurlah hanya sesaat mobil kembali berjalan normal.

Namun tak berapa lama, eh kejadian berulang kembali, namun kali ini tanpa ampun lagi, si roda empat mendadak mati. Untung lokasinya agak di tepi. Hening dan sunyi mencekam. Pak suami keluar dan membuka kap mobil. Aura muka khawatir kembali hadir.

Berjalan gontai ke mobil, aku hanya bisa menunggu, tak mau berkomentar banyak. Saat ini, itu yang terbaik menurutku.

"Aki mobil mati, Bunda"

"Ok, Bang" Aku bisa mendengar suaraku tercekat.

"Lalu, bagaimana selanjutnya?" Aku bertanya sambil mengusap bahu mencoba berbagi simpati. Uhuk!

"Abang mau telepon teman dulu di Samarinda, karena kita sudah lebih dekat ke sana!"

Itulah kilas balik pengalamanku beberapa tahun yang lalu. Sejak saat itu, entah mengapa setiap bicara aki, anganku selalu terbang ke pengalaman tak terlupakan ini.  

Meski akhirnya tidak ada kejadian apa-apa, semuanya mulus sesuai rencana. Aki baru pesanan datang dibawa teman Abang. Sejujurnya, saat itu aku masih belum tahu tentang Shop & Drive apalagi layanan #GSAstraDelivery.


****

Nah, bapak-ibu, saudara-saudari yang lagi mampir di sini, hal-hal yang pernah aku alami seperti kisah di atas tadi tak perlu sampai terjadi.

Caranya, Ann?

Hello world, meet Shop N Drive!

Awalnya aku cuma tahu bahwa Shop N Drive itu hanya tentang menjual dan servis aki. Ternyata setelah meluncur ke situs www.shopanddrive, itu adalah toko online suku cadang kendaraan bermotor. Mulai dari masalah aki, aksesori (filter, bohlam, wiper, pewangi, chemical), ban, oli, shock absorber dan servis kendaraan bermotor lainnya.

Wow, komplit ya! Hmm... pasti cuma ada di Jabodetabek.

Nah, ini kabar baiknya. Shop N Drive telah memiliki beberapa jaringan. Yuk simak map di bawah ini.



Jadi, gimana? Apa kotamu ada di sana?

Nah, yang paling buat mata lupa terpejam adalah call-centre Shop N Drive di 15-000-15 itu, hadir 24 jam.

Jadi bebas khawatir untuk urusan nyetir. Bagai didampingi mekanik 24 jam. Dan ini berlaku untuk semua panggilan dari seluruh Indonesia, tanpa tambahan menekan kode area dan ssst.... dengan tarif lokal, lho.

How cool is that!
Ngomong-ngomong soal aki, pengalaman masa lalu terulang kembali. Bedanya kejadian terjadi di halaman garasi rumah sendiri.

Saat itu di suatu pagi dengan ritual rempong anak mau sekolah dan pak suami mau kerja. Aki mobil sejuta umat mendadak ngambek, starter tidak berfungsi. Tak ada tenaga sama sekali. Padahal mobil masih baru. Hari masih pagi dan belum ada toko yang buka.

Akhirnya ngojek deh, untung cuaca sedang cerah, meski musim hujan sedang melanda, kalau tidak bisa bikin kening tambah keriput.

Meski akhirnya karena masih dalam garansi, dealer mengganti aki dengan aki baru.

Namun tetap saja aku tergoda untuk berandai-andai. Iya, seandainya saja saat itu aku sudah tahu layanan #GSAstraDelivery dari Shop N Drive!

Apa lagi itu, Ann?

#GSAstraDelivery adalah layanan antar aki 24 jam, salah satu produk inovasi Shop N Drive. Keren kan!

Serius?

Serius laa! Boleh cek dengan call center 15-000-15.

Biasanya saat melakukan pemesanan ini, petugas akan mengajukan beberapa pertanyaan seperti nama, jenis dan merek kendaraan, warna, nomor polisi dan tahun pembuatan. Semua data ini akan disimpan dalam bank data untuk tujuan garansi aki bahkan sampai 18 bulan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya petugas akan merekomendasikan cabang Shop N Drive yang terdekat dengan domisili kita untuk menghemat waktu perjalanan.

Pembayarannya gimana?

Boleh dengan tunai, kartu kredit atau kartu debit tanpa dibebankan biaya tambahan seperti biaya pengantaran dan pemasangan. Cukup membayar aki saja!

Oh iya, Shop N Drive juga melayani tukar tambah aki, aka trade-in jadi nggak perlu repot tunggu paman pemulung yang belum pasti lewat di depan rumah nanti. Hihihi...

Yang pasti jadi lebih hemat, kakaaa... karena dapat potongan harga.

Kini di zaman semua serba pakai aplikasi, Shop N Drive pun tak mau ketinggalan melakukan terobosan inovasi meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan.

Maksudnya ada aplikasi Shop N Drive?

Iya, aplikasi ini berbasis Android, Shop N Drive Mobile Apps, dan bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, tidak terbatas hanya untuk pelanggan.

Aplikasi ini mempunyai beberapa fitur yang mendukung kenyamanan berkendara sehingga memudahkan pelanggan untuk melakukan perawatan kendaraan.

Salah satunya adalah fitur Produk Aki (Battery), kita bisa memilih tipe aki sesuai kebutuhan dan keunggulan.



Untuk fitur unggulan lain adalah:

1. Riwayat servis berkala
  • Pelanggan bisa melihat riwayat servis yang pernah dilakukan di Shop N Drive

2. Reminder servis berkala
  • Fitur ini bisa dimanfaat oleh pelanggan atau non pelanggan. Bagi pelanggan, reminder akan muncul otomatis berdasarkan kunjungan pelanggan ke Shop N Drive.
  • Sedangkan untuk non pelanggan juga bisa memasukkan reminder servis berkala, karena fitur ini bisa diatur secara manual.
  • Bahkan jatuh tempo SIM dan STNK bisa diatur oleh aplikasi ini.

3. Layanan panggilan darurat dalam satu sentuhan
  • Dilengkapai dengan layanan panggilan darurat terutama saat aki ngadat. Dengan satu sentuhan di aplikasi, tak perlu khatir saat terjbak situasi seperti ini.
  • Panggilan untuk fasilitas umum seperti polisi, ambulans dan pemadam kebakaran juga tersedia.

4. Informasi dan navigasi ke outlet Shop N Drive terdekat
  • Dapatkan lokasi outlet terdekat untuk melakukan servis atau pengecekan mobil secara gratis dengan bantuan petunjuk arah dan navigasi

5. Informasi tips bermanfaat

Guna mendukung kenyamanan berkendara, aplikasi ini dilengkapi dengan pengetahuan bermanfaat dan informasi seputar kendaraan bermotor.

Selain ke 5 fitur di atas pelanggan juga dimanjakan dengan berbagai promo menarik yang hanya untuk pengguna aplikasi mobile ini yang tidak bisa didapatkan di outlet Shop N Drive.

Jadi, mulai sekarang bebas khawatir saat nyetir berkat GS Astra Delivery dari Shop N Drive!

Punya pengalaman aki ngadat dan layanan GS Astra Delivery dari Shop N Drive? Yuk berbagi lewat tulisan di blog atau video dan menangkan hadiah jutaan rupiah.


***

Referensi:
http://www.shopanddrive.com/Main/TentangKami.aspx
http://www.shopanddrive.com/Main/ArtikelDetail.aspx?IDArtikel=1207
http://www.shopanddrive.com/Main/ArtikelDetail.aspx?IDArtikel=1144
http://kadungcampur.com/shop-n-drive/




Senin, 28 November 2016

Makin Praktis Dan Mudah Bayar Listrik dan Beli Pulsa Online di Tokopedia


Makin Praktis Dan Mudah Bayar Listrik dan Beli Pulsa Online di Tokopedia

Makin Praktis Dan Mudah Bayar Listrik dan Beli Pulsa Online di Tokopedia! Suatu hari beberapa waktu lalu, pulang dari sebuah acara jumpa dengan para fans #eh,  aku sangat kaget menemukan sebuah surat peringatan yang diselipkan di bawah pintu. Karena masih lelah aku hanya mengambil tanpa membaca, menaruhnya di meja dan langsung larut dalam kesibukan. 

Barulah pada keesokan hari saat denyut kehidupan pagi baru dimulai aku membaca "surat cinta" tidak biasa ini.

"Mohon melakukan pembayaran listrik...."

Panik melanda langsung deh berbagi alias menelepon kakanda.

Olala... ternyata pak suami lalai mengisi akun bank tempat di mana kami biasa melakukan pembayaran melalui debit tabungan. Hmmm... asal jangan lalai mengisi aku di hatimu ya, bang. #eh.

Anganku langsung membawa ke masa silam saat membayar listrik adalah sesuatu yang sangat ditakuti namun mau tak mau harus dijalani. Harus antri berjam-jam di tengah hawa panas, atau di lain waktu terkena rembesan air hujan sambil berdesakan di ruang tunggu ala kadarnya seperti teri berjejalan di keranjang ikan.

Bahkan sampai wajah berubah bak penggorengan, penuh minyak namun antrian bukannya memudar malah mengular. Arrrgghhh.....

****

Lama tak berurusan dengan masalah tagihan, aku juga baru tahu bahwa kini, tagihan listrik pun bisa di bayar secara online, aka PLN Online, sembari menikmati teh saat udara pagi menyapa di bibir jendela. Makin praktis dan mudah ya. Thanks to digital technology.

Salah satunya melalui Tokopedia.

Caranya gimana, Ann?

Cukup login ke Tokopedia, klik Listrik PLN yang merupakan fitur baru!




Selanjutnya akan ada 2 pilihan mau beli token atau bayar tagihan listrik. Jika pilih beli token kita akan diarahkan ke berbagai jumlah pilihan token. Pilih sesuai kebutuhan.

Saat klik tagihan listrik, sempatkan baca keterangan di sana misalnya seperti pembayaran listrik tidak bisa dilakukan pada pukul 23.45-00.30 WIB sesuai ketentuan dari PLN, dan beberapa keterangan tambahan lainnya. Baca secara teliti dan seksama ya. Tak perlu terburu-buru!

Perhatikan ada tanda "huruf i" yang berada dalam lingkaran, di samping tulisan arahkan kursor ke sana dan akan ada instruksi lebih jauh, apa yang harus kita lakukan. Sekali lagi biasakan membaca secara teliti dan seksama ya.


Yup, pilihan berikutnya adalah masukkan nomor meter atau nama pelanggan dan klik beli.

Tuntas deh. Gampangkan!

Fitur gres ini juga memiliki berbagai kemudahan pembayaran atau pembelian lainnya. Semuanya dengan instruksi yang manusiawi.

Maksudnya?

Mudah dimengerti, kakaa...

Misalnya nih, mau isi pulsa HP atau modem langsung deh klik isi pulsa.

Seperti yang aku jelaskan di awal, perhatikan "huruf i" dengan lingkaran kecil.

Cukup masukkan nomor Hp atau modem yang ingin diisi lalu klik beli.

Piece of cake deh, pokok na mah!




Rabu, 23 November 2016

9 Cara Atasi Sorry The Page You Were Looking For In This Blog Does Not Exist

9 Cara atasi sorry the page you were looking for in this blog does not exist

9 Cara atasi sorry the page you were looking for in this blog does not exist. "Sorry, the page you were looking for in this blog does not exist".

Pernah alami hal seperti ini?

Aku pernah.

Terjadi saat aku mengedit halaman artikel yang pernah dipublish dan telah diindeks oleh mesin pencari google, dan aku tetap menaruhnya di folder draft.

Artinya apa, kakaaa...?

Bahwa halaman yang dicari sudah tidak ada.

Hal ini akan mengakibatkan kinerja perayapan dan optimasi blog menjadi tidak optimal.

Bagaimana cara mengatasinya?

Biarkan saja!

Stop, aku bercanda. We got to take an action, laaa!

Serius ini kakaa...

Oke, oke!

Jadi, mau tahu, atau mau tahu banget?

Langsung deh simak tips di bawah ini:

1. Login ke dashboard blogger 

2. Masuk ke halaman posting dan klik semua entri

9 Cara atasi sorry the page you were looking for in this blog does not exist

3. Cari halaman posting yang akan di edit, untuk kasusku yang ini:

==> http://www.annarosanna.com/2014/04/house-of-lux.html

9 Cara atasi sorry the page you were looking for in this blog does not exist

4. Klik Edit pada judul postingan

9 Cara atasi sorry the page you were looking for in this blog does not exist

5. Dapatkan tampilan seperti ini

9 Cara atasi sorry the page you were looking for in this blog does not exist

6. Buka halaman yang menampilkan "Sorry, the page you were looking for in this blog does not exist"

9 Cara atasi sorry the page you were looking for in this blog does not exist


7. Salin judul postingan dan tempel pada kolom judul postingan blog tanpa .html dan tanda jarak (-)

9 Cara atasi sorry the page you were looking for in this blog does not exist

9. Klik kembali ke draf, klik simpan dan terakhir... klik publish. 

Tuntas deh!

Nah, sekarang giliran kamu untuk mengeksekusi 9 cara atasi sorry the page you were looking for in this blog does not exist.

Eit, bentar dulu... buru-buru aje nih si mpok

Ada apa?

Anu... kenapa cuma ada 9 cara? Tanggung banget nih...

Iya, agar kamu berkesempatan menemukan cara selanjutnya dan silahkan menambahkan di kolom komentar ya.

Baca juga tips optimasi blog lainnya misalnya cara ampuh agar artikel cepat terindeks google.

Selamat mencoba and have fun!




Kamis, 17 November 2016

Yuk Intip Rahasia Agar Tetap Energik Dan Cantik Sepanjang Usia!



[Update Feb 2024] Yuk Intip Rahasia Agar Tetap Energik Dan Cantik Sepanjang Usia. Luar biasa quote ini! Terutama di bagian "ENERGY". Efeknya instantly! Berasa memiliki energi.

Sungguh tajam pedang keok dengan tajam kata! 

Betapa dahsyat dan dalamnya makna kata apalagi jika dibaca dan diresapi di saat yang tepat. 

Ada momen di mana sanubari ambil kendali dan kau merasa tercerahkan! 

Cahaya berpendar di mana-mana, untuk sesaat serasa roh meninggalkan raga. Merasa damai. Sangat damai!

*****

Jadi ingat masa kecilku dulu, saat di Sekolah Dasar, aku suka sekali pura-pura menjadi seorang guru saat bermain dengan adik di rumah dan suka dengan pelajaran menulis cerita (dulu istilahnya mengarang). 

Ceritaku bisa bercabang-cabang tak tentu arah, walhasil menghabiskan beberapa lembar kertas buku tulis, sementara teman-teman bisa separuhnya saja itu adalah sesuatu hal magis.

Sekarang aku suka berpikir mungkin guru tidak pernah membaca hasil karanganku yaaa, soalnya panjang banget, bow! 

Yang pasti, Alhamdullillah aku selalu mendapatkan nilai tertinggi di kelas untuk soal menulis cerita ini. 

Boleh dong ya kibas poni, sekali-kali. Hihihi...

Kini baru aku sadari 2 hobi masa kecilku ini ternyata adalah embrio bagi perjalanan usia dan memegang peranan penting membentuk kepribadianku sampai saat ini.

Jadi bu-ibu, ayo sejak dini lakukan stimulasi untuk mendeteksi sekaligus menemukan cara hebat eksplor bakat si kecil ya!

Kog, tiba-tiba tertarik bicara tentang usia?

Jadi gini,

Belakangan ini aku gemar sekali membaca berbagai pengalaman perempuan-perempuan luar biasa pada rentang #usiacantik mereka. 

Bahwa perspektif cantik setiap wanita tidak sama satu dengan lainnya, tergantung bagaimana pengalaman kehidupan akhirnya membawa mereka pada keadaan saat ini! 

Namun semua bermuara pada tujuan yang sama. 

Ingin menularkan semangat positif agar pertambahan usia bukanlah sesuatu yang ditakuti, namun diapresiasi!

Seperti yang aku kutip dari sebuah postingan dari Blogger Perempuan, sebuah komunitas tempat di mana aku bisa berinteraksi dan saling berbagi dengan para perempuan luar biasa ini.

"#Usiacantik adalah perayaan tentang diri dan kisah kita sendiri. Bukan untuk sekedar mengenang kejayaan di masa lalu, tetapi bagaimana mengapresiasi perjalanan usia, menjelma menjadi wanita yang lebih sempurna, tetap cantik, indah serta lebih sempurna seiring bertambahnya waktu."

Rahasia Agar Tetap Cantik Sepanjang Usia


Aku dan #UsiaCantik


Sejujurnya dalam banyak hal aku sering lupa dengan usiaku sebenarnya. 

Cieee.... Bukan apa-apa, soalnya sibuk memikirkan tagihan bulanan. Hahaha...

Menurutku ada banyak hal lain di dunia yang lebih bermanfaat  selain memikirkan usia. 

Apalagi sampai terobsesi. Yang paling horor, aku tidak ingin terperangkap dengan nomor. 

Makanya aku sering merasa sedikit tidak adil jika ada perlombaan atau kuis yang mensyaratkan usia. Lha, produktifitas terutama kreatifitas tidak terbatas usia. Setuju, kakaa...?

Apalagi jika produknya itu bisa dipakai sepanjang usia. Deterjen misalnya. 

Apakah di usia tertentu orang akan berhenti mencuci? 

Mungkin bagi sebagian orang yang memiliki asisten rumah tangga atau kehidupan yang lebih baik, iya. Tapi tidak untuk sebagian orang.

Etapi kog jadi ngomongin cucian ya. Hihihi... Curhat nii yee...

Kembali ke laptop! eh #usiacantik.

Setelah bekerja hampir 15 tahun di Balikpapan, Juni 2007 kami memutuskan hijrah ke ibukota. Aku mendapat tawaran bekerja di konsultan pertambangan batubara menggantikan seorang ibu yang sedang cuti hamil. Awalnya sih hanya untuk 3 bulan namun akhirnya aku ditawari posisi permanen.

Senang dong!

Tentu. Kerja di ibukota lho! Bermimpi saja aku tak pernah. 

Keluarga semua aku boyong dan putriku semata wayang memulai sekolah dasar di seputaran Kemang Selatan. 

Mencoba menaklukkan Jakarta! Tsaaah!

Ternyata cuaca ibukota tak cocok untuk kami sekeluarga. Bolak-balik sakit flu, batuk dalam sebulan akhirnya dokter keluarga melakukan tes alergi dan kami dinyatakan positif alergi polusi di Jakarta. 

Aku tak bertanya lebih lanjut karena jauh di lubuk hati ingin cepat-cepat hengkang dari sini. Namun sejujurnya kami sudah tak yakin apakah bisa betah di sini.

Biasa tinggal di rumah yang lumayan lega karena gak ada isinya, hahaha... tinggal di rumah kost yang menyatu dengan kamar mandi sungguh sangat menyiksa terutama saat hajat BAB datang bersama-sama. 

Hmmm... bisa dibayangkan ya. Dan beberapa  alasan kenyamanan privasi lainnya.

Kenapa tidak sewa rumah saja?

Itu sudah kami pikirkan. Menyewa rumah di Jakarta seputaran Kemang, duh bisa gak makan dong kakaaa...

Yah di tempat lain laaa. Bogor, Bekasi atau Tangerang.

Nah ini dia, karena belum menemukan taktik jitu hindari macet dan tidak yakin apakah akan bisa selalu tiba tepat waktu, opsi ini langsung kami buang jauh-jauh. 

Lagipula sebagai atasan yang membawahi bagian disiplin dan peraturan perusahaan aku punya kewajiban moral sebagai panutan. 

The bottom line is sebenarnya sudah tak nyaman dengan gaya hidup metropolitan. Maklum anak kampung, hiiks... 

Hanya delapan bulan bertahan, kami memutuskan kembali ke Balikpapan, untung saja rumah belum terjual. 

Akhirnya back to office, again dan berakhir di perusahaan tambang bersama ekspatriat India. 

Ternyata aku banyak menemukan hal-hal yang tidak sejalan dengan prinsip manajemen, dan yup resign lagi deh.

Lalu irama kegiatan aku sama sekali berubah. 

Biasanya aku habiskan waktu hampir 12 jam di kantor kini hampir 24 jam aku diam di rumah. 

Agar bisa antar jemput si kecil, Bang Iqbal, suamiku menyarankan agar aku belajar motor dan menyetir mobil. 

Hmm, boleh juga. Akupun jadi mahir mengendarainya. But not the car! 

Hahaha... Ampun DJ!

Hikmahnya, aku jadi punya sim C di #usiacantik.

Mendadak aku juga jadi ahli keuangan. 

Setelah tidak bekerja, otomatis penghasilan berkurang dong ya, dan agar asap dapur tetap mengepul, aku kudu melakukan penghematan di beberapa pos misalnya lebih banyak makan di rumah ketimbang di resto favorit dan lambai-lambai bendera putih buat me time dengan spa yang aduhai. 

Hihihi... derita loe! It's OK. I still survive without it!

Sama seperti ibu rumah tangga lainnya sehari-hari bekerja seputar dapur, sumur dan kasur. 

Awalnya biasa saja namun seiring waktu jenuh mulai tumbuh.

Untuk membunuh waktu aku jadi gemar membaca dan berseluncur di dunia internet. Bikin akun sosial media dimana-mana. Biar kekinian. Hahaha...

Sampai suatu hari aku membaca sebuah rangkaian kata (lagi) dalam buku yang kebetulan dikarang seorang wanita.
"Saat kita menemukan sesuatu yang kita sukai dan membuat kita bergairah, kita akan bersemangat. Gairah adalah energi!"
Ahh, lagi-lagi aku berhadapan dengan kata.

Entahlah... aku gampang tercerahkan dengan kata!

Lalu aku berpikir, mungkin inilah tanda. 

Jadi selama ini, ternyata semesta mencoba berkomunikasi dan memelukku. 

Hanya saja selama ini aku menepisnya dan memilih tenggelam dalam lautan luka dalam #eh.

Di sinilah aku menemukan passion, belajar hal baru, start to crawl sekaligus menemukan rahasia agar tetap energik dan cantik sepanjang usia!


Hanya menjalani hidup dan pekerjaan yang aku suka


Pernahkah kamu merasakan semangat dan gairah menjalar ke seluruh tubuh setiap pagi, setiap hari?

Percayalah, kamu bisa!
Saat kita menjalani hidup dan karier yang kita impikan dengan segenap hati dan jiwa maka hanya akan ada kegembiraan yang luar biasa.
Itulah salah satu definisi cantik menurutku! Setuju?

Yup. Dari seorang asisten laboratorium di kampus, SPG di sebuah department store, staff akunting di percetakan, sekretaris di perusaan tambang emas, terminal batubara, rekayasa mesin berat sampai akhirnya jadi Manager HRD di kontraktor penyewaan alat berat, dan kini menjadi ibu rumah tangga sekaligus pekerja media (bloger juga pekerja kan ya-butuh pengakuan hahaha) dan juga aktif di sosial media, aku merasakan energi dan semangat itu. 

Banyak teman yang menyayangkan keputusan ini. 

Terutama ibunda yang sampai detik ini masih bersemangat membujukku agar menjadi pegawai kantoran lagi.

Di sini, iya di sinilah duniaku kini, menikmati irama kehidupan yang baru sekaligus self healing. 

Menulis di #usiacantik.

Apalagi ketika menemukan berbagai kebaikan serta alasan mulia menulis kisah hidup pribadi. Meski kadang-kadang jenuh kerap menggoda, namun aku masih mampu mengatasinya.

Sungguh yang diperlukan hanya berdamai dengan diri sendiri agar tetap bisa menjaga bara api supaya mampu mencintai kehidupan dan karir yang kita pilih!

Apalagi dari menulis dan aktif di sosial media aku bisa mendapat kebaikan dalam bentuk materi. 

Ada kepuasan batin tertentu saat melihat nama tertera sebagai pemenang apalagi mengingat semua upaya yang telah dikerahkan serta hal-hal baru yang ditemukan.

Mulai dari berkesempatan memakai produk, pulsa, voucher belanja dan yang paling besar dalam ukuran materi aku bisa membawa suami umroh ke tanah suci setelah diumumkan menjadi pemenang salah satu kontes airport terbaik dunia, Changi.




Rahasia Agar Tetap Cantik Sepanjang Usia


Berkesempatan bertemu orang baru, menambah sahabat baru dan saling berbagi pengalaman hidup adalah sumber kebahagiaan lain yang aku dapatkan lewat hobi yang aku geluti dalam perjalanan #usiacantik ini. Sesuatu yang tak bisa aku beli namun bisa aku raih meski usia sudah tak muda lagi.

Sementara di sisi lain, konsekuensinya aku juga jadi semakin banyak belajar, percaya diri dan mampu melihat berbagai persoalan dari perspektif yang berbeda.

Di atas semua itu aku bahagia sekali jika tulisanku mampu menginspirasi terutama diriku sendiri apalagi kalau bisa menginspirasi orang lain. 

Iya, sama seperti aku yang kerap tercerahkan hanya dengan lewat tulisan.



Di #usiacantik juga aku semakin mantap memasuki episode kehidupan berikutnya.

Menemukan makna kebahagiaan, bahwa kebahagiaan tak perlu dicari di luar, dia ada di sini, dihati.
Kudu lebih banyak bersyukur!
Menjalani gaya hidup sehat!
Menghindari dan bahkan managing stress.

Eiit, sebentar dulu, menginspirasi diri sendiri, maksudnya?

Biasanya saat membuat tulisan aku sering melakukan riset kecil-kecilan dengan membaca berbagai artikel lain sesuai tema yang sedang aku tangani. 

Nah pada saat itu aku sering banget mendapat pencerahan. 

Seperti yang aku jelaskan di awal tulisan ini bahwa lagi-lagi aku gampang banget "move on" hanya karena rangkaian kata bahkan sebuah kata. 

Itulah, kenapa!

Di #usiacantik ini aku juga memiliki lebih banyak kesempatan melakukan perjalanan sekaligus petualangan, hobi yang merupakan embrio dari kecintaan menulis.

Berjam-jam naik mobil dilanjutkan ojek hanya untuk melihat air terjun dan tempat wisata yang tersembunyi dan perlu sedikit uji nyali.



Ini Dia Rahasia Agar Tetap Energik Dan Cantik Sepanjang Usia


mendapat energi dengan bergabung dengan komunitas

Uji nyali eksplor Pantai Gigi Hiu, masih di seputaran Lampung. 

Rahasia Agar Tetap Energik dan Cantik Sepanjang Usia


Berenang bareng ubur-ubur di Kakaban si Danau dalam pelukan, tak terlupakan!

Rahasia Agar Tetap Energik dan Cantik Sepanjang Usia


Pernah juga sempat terombang-ambing di samudera hampir 7 jam setelah lakukan pendaking gunung Anak Krakatau yang melelahkan, dan sempat membuat tim Bazarnas lakukan persiapan pencarian.

Rahasia Agar Tetap Energik dan Cantik Sepanjang Usia


Menjadi bagian dari #kelasinpirasi di kota di mana aku berdomisili. Bergabung dengan komunitas muda dan ikut tertular energi positif dan semangat membara. How cool is that!

Baca juga : Pertama Ikut Kelas Inspirasi? Simak Panduan Sukses Buat Pemula!


Rahasia Agar Tetap Energik dan Cantik Sepanjang Usia

Dan... semua itu terukir selama dalam perjalanan #usiacantik.

Teristimewa disaat aku mampu mengalahkan para kawula muda dalam berbagai kesempatan, kebahagiaan lebih kembali aku dapatkan. 

Sungguh energi mampu menembus batas usia!
"Dan jangan sekali-kali memberi ruang usia untuk mendikte apa yang bisa dan tidak bisa, kita lakukan!"

Rahasia Agar Tetap Energik dan Cantik Sepanjang Usia


Ahhhh... sungguh aku menikmati momen itu. Tak terlupakan!

Kuncinya, tak perlu ciut atau takut. Hanya beberapa persiapan di sana-sini dan kau siap bereksplorasi!


Tampil Energik dan Cantik Sepanjang Usia Memang Perlu Usaha

Sebagai perempuan wajar dong ya ingin tampil maksimal. 

Energik dan tetap cantik! 

Bukan mau mengelak apalagi membohongi usia. 

Apalagi dengan hobiku yang gemar berpetualang di alam terbuka yang kerap berhadapan langsung dengan berbagai kondisi cuaca. 

Terkena panas, debu serta masalah kulit lainnya.

Rahasia Agar Tetap Energik dan Cantik Sepanjang Usia
Kenalkan, Hayati Model Wannabe!

Ngomong-ngomong, aku paling senang lho kalau ada orang yang khilaf terus panggil mbak. 

Hahaha... katrok yaaa. Biarin ah. 

Apalagi kalau sudah tahu usia sesunguhnya dan aku menangkap sesaat iya meski sesaat aura takjub itu. Tiang... mana tiang... hahaha...

Siapa sih yang tak ingin terus muda? Mana orangnya!

Aku juga percaya mampu tampil energik, cantik dalam dan luar itu adalah keinginan semua wanita apalagi kalau sampai bisa menginspirasi.
Ini Dia Rahasia Agar Tetap Energik Dan Cantik Sepanjang Usia


Oh iya, aku pernah punya pengalaman buruk. Dulu paling malas dan alergi pergi ke perawatan kulit. Alasanku sangat naif. "Ahhh... untuk apa buang-buang duit, kan sudah laku juga!" Duh!

Ditambah lagi hobiku yang gemar melakukan petualangan di alam terbuka semakin membuat flek merajalela, bagai nila setitik merusak susu sebelanga. Flek yang dulu hanya seukuran titik di tulisan ini semakin lama semakin lebar hampir mendominasi tulang pipi.

Sampai di suatu pagi, aku memandang wajahku di cermin. 

Ada bunga jagung di rambut. 

Terus, betapa kusam dan ada banyak flek serta kerutan di sana-sini, aku hampir tak mengenali wajahku lagi. 

Saat itulah aku memutuskan, I have to do something!

Ternyata menurut riset saat usia di atas 30 tahun kemampuan kulit untuk memproduksi sel-sel baru akan berkurang termasuk di antaranya kulit wajah yang harus mulai dibantu untuk proses eksfoliasi yaitu proses pengangkatan atau pengelupasan sel-sel kulit mati pada permukaan kulit.

Oleh staf dermatologis aku diberitahu ibarat kanker aku sudah memasuki stadium empat. Parah banget! 

... dan solusinya hanya satu kudu telaten merawat wajah dan mungkin harus sanggup menahan perih saat sesi chemical peeling.

 Ampun... deh perihnya.

Belum lagi saat sesi kulit mengelotok, persis zombie. 

Untuk menghindari tanya jawab dari para kolega aku kerap gunakan masker. Tapi, yaaa tetap saja masih ada sesi tanya jawab.

Beruntung banget punya pasangan yang mendukung usahaku bahkan si Abang yang senantiasa rajin mengingatkan tentang jadwal perawatan dan persediaan krim perawatan. 

Cerita di atas hanyalah setitik pengalamanku pribadi dan bersifat subyektif sekali dan boleh jadi berbeda dengan yang lain.

Untuk rahasia agar tetap energik dan cantik sepanjang usia lainnya boleh juga nih intip versi halodoc dengan headlines yang cukup menggoda Ini 9 Resep Awet Muda Meski Memasuki Usia Senja!.

Sekali lagi, gimana menurutmu, bahwa untuk tetap energik dan cantik itu tak terbatas usia, Yay or Nay?

Senin, 31 Oktober 2016

Tumbuh dan Berkembang Bersama BCA


Tumbuh dan Berkembang Bersama BCA


Tumbuh dan Berkembang Bersama BCA."Buntu, aku buntu!"

Haa..!

Kenapa? Ada apa? Suara itu bersahut-sahutan, berkejaran di benakku.

Ini soal lomba. My BCA Experience Blog Competition, tepatnya!

Eaaalaaa... kirain soal nyawa.

Lho, ini juga urusan genting, tahu! Menyangkut dapur, sumur dan kasur. Eh enggak ding dapur aja.

Jadi gini,

Tahukah kamu?

Ngggaaakkk....

Kadang kala saat BW (blogwalking) itu pintu rezeki sedang dibuka. Iya, BW itu identik dengan silatuhrahmi. Dan Allah sudah berjanji siapa yang memperpanjang silatuhrahmi akan dibukakan rezeki bahkan dari pintu yang takkan pernah kita sadari. Setuju?

Percis inilah yang aku alami. Saat BW di blog sahabat aku membaca postingan lomba. Berikutnya aku langsung memutar otak, cieeee (belagu amat yak!), kira-kira cerita apa yang layak disunting agar mampu bersanding dengan persyaratan lomba.

Kudu melampirkan pengalaman pribadi atau review dengan salah satu produk BCA dong, tentu saja!

Nah, ini dia!

Soalnya tidak punya stok foto atau tepatnya jarang banget berfoto saat transaksi beraksi.

Berhari-hari aku tak bisa move on dari kebuntuan ide.  Terutama saat aku berada di depan notebook. Aku malah semakin terpuruk.

Sampai suatu hari di Minggu pagi saat mencuci pakaian, iya, saat mencuci pakaian cint, ide jatuh bagai cucuran hujan.

Berarti memang betul ya, kadang kala kita harus mundur agar bisa maju. Mundur dari depan notebook dan berganti aktivitas sesekali.

My BCA Experience

"Sebaiknya ceritakan saja pengalaman sejak awal memakai BCA, tumbuh, berkembang dan masih tetap bersama BCA sampai sekarang" 
Suara itu datang lagi, kali ini bertalu-talu menggempurku. Agaknya sanubari tak kuat lagi menampung beban ini. 

Maka disini cinta eh cerita pertama kali aku awali.

***

Masa Kuliah

"Ann, ada pendaftaran pengajuan beasiswa lho, tertarik?" ujar salah seorang dosen bagian kemahasiswaan saat aku membaca papan pengumuman di kampus. Ini dia info yang aku cari dari tadi.

"Mau dong, Pak"

"Tadi saya sempat lihat draft pengumumannya. Coba temui ibu di bagian administrasi di lantai satu dan tanya persyaratannya ya, good luck!"

Sampai detik ini aku tak akan lupa pada beliau yang telah membantu membuka pintu rezeki dan menginspirasi untuk berkenalan dengan perbankan. Iya, aku lulus seleksi dan berhak mendapat beasiswa.

Itulah awal mula aku berkenalan dengan BCA.

Bank yang ditunjuk sebenarnya adalah sebuah bank pemerintah. Namun mohon maaf bukan bermaksud untuk mendiskreditkan, zaman itu bank pemerintah masih identik dengan staff yang pelit senyum, kaku dan menurutku kalau tidak terpaksa sekali rasanya aku malas banget berurusan dengan bank itu.

Jadi aku putuskan untuk buka rekening dari bank lain juga. Opsi B, gitu deh ceritanya!

Saat itu BCA adalah bank swasta yang terbesar dan gampang ditemukan di kotaku. Bangunanya yang khas dan terkesan megah langsung membelit hatiku. Jadilah aku di suatu pagi dengan berpakaian rapi dan dandan secantiknya mencoba mengadu nasib berurusan lagi dengan bank, kali ini dengan BCA.

Aku langsung terkesan dengan pelayanannya. Hanya dengan senyum aku luluh dan jatuh tak bisa bangkit lagi. Bayangkan betapa magisnya sebuah senyuman. Urusan lain bisa ngantri belakangan. So, jadikan senyuman pakaian terbaikmu, ya kawan!

Meski tabunganku tak pernah banyak, maklum masih mahasiswi kakaaa, aku akan berusaha datang bak orang gedongan (waduh, maksudnya bawa-bawa gedung yaa?). Minimal sebulan sekali dan guess what, aku dandan ala-ala  karyawan bank, gitu. Pakai atasan dengan bawahan gelap. Aku terhipnotis dengan seragam mereka yang modis, sungguh!

Saat itu hanya buku tabungan yang menjagi pegangan. Mesin ATM dan kartu masih dalam angan-angan.

Menjadi Karyawan dan Menikah

Saat pertama kali bekerja, perusahaan juga meminta akun BCA, klop deh! Senang banget.

Aku lupa kapan percisnya (sepertinya di era 90-an) saat pertama kali menggunakan ATM. Aduhai hatiku berbunga-bunga saat berhasil melakukan transaksi pertama. Cek saldo, kakaa... Iya cuma dengan cek saldo aku berasa jadi hero.

Sampai di rumah aku masih asyik dengan kartu ATM BCA, membelai, bolak-balik memeriksa fisik dan masih terkagum-kagum dengan teknologi cerdas ini. Katrok yaaa... Hmmm, biarin deh. Aku yakin kamu pasti lagi senyum juga di bagian ini.

Menjadi karyawan di tengah hutan rimba Kalimantan dan suami tetap di kota, kami mengalami sedikit kesulitan. Terutama saat buku sudah ingin diganti dan aku masih bekerja di tengah belantara sunyi. Akhirnya kami putuskan untuk membuat joint account, jadi siapa saja di antara kami bisa pergi ke cabang BCA dan melakukan tindakan administrasi.

Aku ingat sekali, di era ini juga BCA setelah alami deregulasi terus mengembangkan jaringan cabang-cabang secara agresif. Jadi lebih mudah menemukannya. Sangat membantu!

Mesin ATM BCA juga mulai banyak ditemukan. Pengembangan jaringan dan fitur ATM dilakukan secara intensif, menjalin kerjasama dengan berbagai institusi terbuka. Aku langsung pakai untuk bayar tagihan PDAM.

Saat itu untuk mengirim uang kuliah adik yang berbeda domisili aku juga gunakan fasilitas transfer via ATM. Jadi uang langsung diterima. Beda saat zaman aku kuliah masih pakai wesel dan harus pergi ke kantor pos untuk mencairkannya.

Jadi bisa dibilang aku juga mewariskan hal ini kepada adik-adikku. Menabung dan bertransaksi dengan fasilitas BCA.


Internet Banking

BCA adalah Bank Indonesia pertama yang berani meluncurkan produk ini secara masif! Dan aku termasuk yang terpaut dengan teknologi ini. Bukan hanya keren, teknologi ini bisa menghemat waktu dan tenaga.

Sejujurnya saat itu yang terpikir hanya satu kata, keren! Bayangkan bagai punya bank sendiri dan bisa diakses kapan dan di mana saja sejauh layanan internet masih ada. How cool is that! Mau transfer, cek saldo atau bayar tagihan saat dini hari, dimana semua orang masih tidur, juga hayyuk!

Tak perlu bawa uang tunai ke mana-mana. Aman dan praktis!

Sehubungan berkembangnya fenomena belanja online apalagi aku gemar melakukan perjalanan, aktivasi keyBCA serta BCA Klikpay juga aku lakoni. Mudah, praktis, aman dan nyaman.


Tumbuh dan Berkembang Bersama BCA


Khusus BCA Klikpay kita kudu memiliki fasilitas klikBCA individu atau BCA Card. Tertarik? Langsung deh registrasi Internet Banking BCA di ATM atau cabang BCA terdekat.

Sesekali aku juga nikmati diskon khusus dibeberapa merchant yang adakan promosi. Lumayan buat nambah uang pulsa di penghujung bulan, kakaa...

Bahkan untuk urusan pembayaran monetize blog beberapa agensi lebih toleran dengan nasabah BCA, honor pun jadi free horor alias kagak dipotong untuk alasan transfer beda bank. Senangnya jadi nasabah BCA.

Tumbuh dan Berkembang Bersama BCA

Aku juga punya pengalaman menarik beberapa waktu lalu. Saat mengantri untuk ganti buku. Karena datang agak siang dan semua staf masih sibuk aku langsung menunggu sambil membaca beberapa majalah, namun sayang majalahnya sudah terbitan lama. Boleh dong kasih masukan ya, kalau bisa majalahnya yang terkini jadi beritanya tidak basi.

Eh jadi lupa...!

Saat menunggu itu tiba-tiba aku didatangi seorang staf yang seragamnya berbeda dengan staf customer service lainnya. Mas yang ini berpakaian necis ala bankir lengkap dengan gadget mirip ipad di tangan dan senyuman tak pernah lekang dari wajahnya. Keren sekali!

"Bisa saya bantu, bu?"

"Eh, anu... saya mau ganti buku"

Selanjutnya, jadilah hari itu saya dilayani tanpa antri. Aku lupa itu nama programnya apa ya, BCA?

Etapi aku mau curhat nih, belum pernah sekalipun aku memenangkan undian gebyar BCA yang hadiahnya bikin ngiler tingkat dewa.

Nah, siapa tahu ada Bapak CEO BCA baca ceritaku dan khilaf, terus periode berikut aku yang jadi pemenangnya. Hahaha...

Iya... terus... terusin deh berhalunisasi mumpung gratis, xixixixi...

Semoga pengalaman pribadi aku tumbuh dan berkembang bersama BCA bermanfaat ya.

Jadi, kapan kamu buat akun di BCA?




Sabtu, 29 Oktober 2016

Ini Dia 4 Cara Afdol Menikmati Pesona Batu Dinding Borneo

4 Cara Afdol Menikmati Pesona Batu Dinding Borneo
Gimana, kamu suka?

Ini Dia 4 Cara Afdol Menikmati Pesona Batu Dinding Borneo. Pas BW ke salah satu blog komunitas Blogger Balikpapan aku lihat satu postingan foto tempat wisata yang membuat aku menganga.

Appaaaa...!

Tempat seperti ini ada di sekitarku, kekinian dan aku tidak tahu! Huhuhuu... duh, beraninya ngaku-ngaku travel bloger, plak! Sekali lagi, plak-plak! Hahaha... Derita loe! Darimana aja? 

Batu Dinding. Yup, itu namanya. 

Apa itu kembarannya Great Wall yang di Tiongkok? Let's find out!

Sini, sini, merapat. Siapkan camilan dan teh tarik. Hihihi... ketahuan ya doyannya apa.

Baiklah, kakaaaa...

Sejak saat itu, hatiku tak mampu melupakannya, iya melupakan si Batu Dinding, seriously! 

Dan... akupun rela jadi penyusup saat acara reuni SMA 1 Balikpapan yang kebetulan memasukkan jelajah Batu Dinding ke dalam agendanya. Yok-i kamu tak salah baca pe-nyu-sup. Hahaha... soalnya ini hajatan sekolah pak suami, kalau eike SMA-nya di Siantar, jauuuh no... di Sumut sana.

Agar diberi izin, lalu akupun berjanji sehidup semati menjadi anak yang baik, penurut dan suka menabung. Hahaha... kagak nyambung. Yee... biarin deh.  Cerita-cerita eike. Suka-suka dong. #meletmodeon.

Jadi gini,

Hal pertama yang aku khawatirkan adalah soal cuaca, kawan, sebab beberapa hari sebelumnya saat pagi hari Balikpapan sering melow dan hujan seharian.

Mengingat medan dan trek ke sana yang ala MTMA (My Trip My Adventure) tentu panitia tak ingin kecolongan, karena banyak alumnus yang ingin ikutan. Apalagi fisik dan stamina menjelang kepala 5, yaaa... tahu sendiri kaan. Kecuali daku #kikirkuku sambil #kibasponi. Xixixi... Lalu ditoyor!

Lho, kog tahu ala MTMA?

Sebab sebelumnya pak suami dan panitia sudah sounding lokasi, cint. Jadi dapat bocoran. Meski masih bocor halus.

Dan dalam doaku menjelang hari eksekusi selalu aku selipkan pinta ini. Mengharap restu semoga berlangsung lancar dan seru acara ini.

Malam sebelum hari H aku pun sibuk browsing pakai keyword Batu Dinding. Melahap pose-pose syantiik para netizen beserta "kroni-kroni". Siapa tahu bisa menginspirasi dalam memberi "nyawa fotografi"

Pan inspirasi kayak jailangkung suka datang tanpa diundang, bung. Duh, napa jadi bawa-bawa jailangkung. Iya biar horor dikit laa. Hahaha...

Lalu... aku ketemu sama foto cetarrrr ini!

Inspirasi pose menikmati pesona batu dinding Borneo
sumber : @aadiir
Dan ini...

pose nspirasi nikmati pesona batu dinding Borneo
sumber: @lugasc 
Kalau kamu pengen coba pose yang mana?

Mendadak kepikiran alangkah sempurnanya jika aku juga punya action cam. Pasti lebih banyak lagi momen-momen yang sedang in-action akan tertangkap. Kudu mulai mencari harga action cam terbaik nih.

Batu Dinding di Balikpapan atau Kukar?

Terletak di jalan poros KM 45 Balikpapan-Samarinda, Batu Dinding selalu bersanding dengan Balikpapan. Iya komunitas sering menyebutnya Batu Dinding Balikpapan. Padahal secara geografis termasuk dalam kawasan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar). Percisnya 5 km sebelum tempat wisata kuliner yang juga kekinian Rumah Makan Tahu Sumedang. Di sebelah kiri jalan kalau kita dari Balikpapan.

Pastikan mobil tidak melaju kencang saat mendekati daerah target karena plang papan Batu Dinding cuma berukuran kecil dan sukses menelan korban. Iya, salah satu mobil alumnus ada yang harus berbalik arah karena melacu kencang dan melewatkan tanda krusial ini. Kasihan deh loe!

Sepertinya Yang Maha Pengasih mengabulkan pintaku, semesta mendukung, biru langit menemani sepanjang perjalanan menuju Batu Dinding. Yuhuu...

Roda empat hanya bisa masuk sejauh 2km. Melewati daerah perkampungan yang masih asri bersinergi dengan perkebunan warga seperti pohon naga, jeruk, karet dan sedikit kelapa sawit di kejauhan.

perkebunan warga membuka akses menuju batu dinding Borneo
trek penyibak pesona Batu Dindin Borneo

perkebunan buah naga akses menuju batu dinding Borneo
Perkebunan pohon naga warga

perkebunan kelapa sawit di kejauhan menuju batu dinding Borneo
Perkebunan sawit terbentang di kejauhan
Trek sesungguhnya its about to begin. Are you ready guys...?

Please note roda empat hanya sampai 2km dari plang di tepi jalan tadi dan kudu parkir di sini. Kalau roda dua bisa lanjut sampai tempat parkir yang telah disediakan.

Tempar parkir roda 4 menuju batu dinding Borneo
Maaf, roda 4 cukup sampai di sini
Sebelum uji nyali saatnya isi bahan bakar di warung Mama Rizal. Air mineral, camilan dan berbagai buah hasil kebun sendiri tersedia, euuii. Yang mau sewa ojek juga monggo. Beberapa teman memutuskan naik ojek, dan konvoi sepanjang trek. Keren, rek!

Roda 2 membelah rimba menuju batu dinding Borneo
konvoi ojek membelah sunyi
Aku... ingin uji nyali, cint. Mendadak langsung ingat pengalaman seru di Lampung.
Lengkapnya baca di sini  dan di sana
Awalnya trek masih bersahabat, landai dan sedikit bergelombang.

Jalan landai dan merata bikin semangat membara ke batu dinding Borneo
trek pemanasan dan stamina masih kencang

Jalan landai dan merata bikin semangat membara ke batu dinding Borneo
stamina masih kencang masih sanggup tebar senyuman
Etapi makin ke sini eh makin menantang, mendaki tanpa peri kemanusiaan. Aku bisa mendengar nafasku sendiri yang ngos-ngosan bagai banteng matador. Mencoba tegar. Tenaaang, masak junkies adventure keteteran. Tarik nafas, buang nafas, tarik nafas, buang nafas. Buang angin...juga. Hahaha...

Perlu fisik dan stamina agar bisa mencapai batu dinding Borneo
mulai kelihatan trek asli langsung pindah gigi, hihihi....

Siapkan fisik dan stamina agar bisa mencapai batu dinding Borneo
bang, tunggu  Hayati bang...
Mencoba tegar namun aslinya menggelepar. Hahaha...

Husss! Mangap melulu... jaim sikit, napa!

Suara motor di kejauhan bagaikan simfoni membuai sanubari yang tengah remuk redam. Pak suami meminta agar Yasmin dan Nuning, teman seperjalanan agar naik ojek. Hemat energi buat mendaki puncak nanti, kata pak suami.

Tinggallah kami berdua menyusuri sepanjang jalan kenangan setapak diiringi nyanyian jangkrik di kanan dan kiri, padahal hari masih pagi. Aku jadi ingat pernah nonton video seorang vlogger di youtube tentang perjalanan menuju Henderson Wave di Singapore. Percis deh. Suara nyanyian jangkrik itu... kriik... kriik... kriik... membawa anganku mengembara.

Semoga suatu hari bisa ke sana. Aamiin...

Kembali suara itu menggoda. Deru mesin si roda dua. Akhirnya aku menyerah setelah berjalan hampir 15 menit dan akhirnya pasrah di pangkuan eh di sadel mas ojek. Gak lama sih hanya sekitar 10 menit di atas roda, langsung melipir ke tempat parkir di tengah rimba.

Tempat parkir roda dua menuju batu dinding Borneo
hei kamu  mau ngeloyor aja, bayar dulu dong! :)
Tak lama pak suami juga menyusul, ternyata beliau ngojek juga. Hahaha...

Jangan senang dulu! Petualangan belum tuntas. Ini trek pamungkas. Tak ada roda dua lagi. Kudu ganti persenelling ke gigi satu, cint! Jalan mendaki hampir membentuk siku 90 derajat. Jib... ajib... ajib...!

Sambil menunggu rombongan lain kami pose di lahan parkir. Hei, siluet Batu Dinding kelihatan dari sini. Bisakah kau menemukannya di foto di bawah ini?

Batu Dinding Borneo here we comes!
ayo tebak yang mana Batu Dindingnya?
Setelah membasahi kerongkongan dan deru nafas kembali normal kami konvoi menuju puncak Bukit Dinding. Adrenalin mengambil alih saat mendekati tkp. Tangga kayu bagai pasword pembuka.

Tangga kayu menjelang tiba di puncak batu dinding Borneo
jadi ingat  fil animasi The Flintstones...
Aku memanjat dengan dada memburu. This is it! The moment that I have been waiting for!

Sebuah batu besar menyeruak dan hanya menyisakan lebar jalan yang hanya muat untuk 1 orang.

Subhanallah... terima kasih ya Allah, dengan izinMU aku diberi kesempatan melihat salah satu ciptaan agungMU. Semoga bertambah ilmu dan wawasanku, rezeki serta memperkuat ukhuwah. Aamiin...

Let us enjoy the view...

Aneka ekspresi di puncak batu dinding Borneo
pose pemanasan

Aneka ekspresi di puncak batu dinding Borneo
pose mulai agak panas

Aneka ekspresi di puncak batu dinding Borneo
tarik Hayati bang...

Pose impian ala selebgram Batu Dinding Borneo
gak nemu batang rebah ikonik Batu Dinding, maka jadilah pose ini

Pose impian ala selebgram Batu Dinding Borneo
ganteng kali abang, eh... si  Hayati mana, bang?

Yasmin, kamu kenapa sayang?

Safety First!

Yang paling penting, saat di puncak, jalanlah berhati-hati karena spot yang dilalui hanya lebar 1 meter dimana rimba Borneo dan jurang menganga menanti di sebelah kanan dan kiri.

Yup! Just like the quote said "difficult roads often lead to beautiful destinations"

Duh, seram dong?

Jika melangkah berhati-hati dan lakukan sesuai prosedur keselamatan, Insya Allah selamat sampai di rumah kembali.

Oh iya, tolong bantu bumi kita. Saling mengingatkan sesama pengunjung dan bawalah semua sampah paling tidak sampah pribadimu sendiri.

Biasanya netizen dan khalayak ramai suka menanti momen matahari terbit atau tenggelam di sini. Mereka bahkan rela menginap atau berangkat saat dini hari.

Namun sayang vandalisme sudah memulai aksi. Banyak coretan di batu indah ini. Juga sampah plastik air minum kemasan dan camilan.

Ingin menikmati Batu Dinding lebih afdol, lebih intim dan pribadi?

Yuk simak cara afdol berikut ini!

1. Hindarkan berkunjung saat akhir pekan dan liburan karena Batu Dinding sudah menjadi tempat wisata ikonik dan kekinian.

2. Browsing tips pose keren di internet agar halaman sosmedmu bisa jadi viral. Gubraaak! Siape tahu ada agensi khilaf terus hire kamu jadi modelnya.

3. Lebih seru naik roda dua apalagi dengan pasangan halal

4. Lengkapi diri dengan outfit kekinian namun tetap sopan dengan pilihan warna cerah dan eye catching,  aksesori unik ala model seperti kaca mata hitam, topi, syal, sepatu dan lain-lain.  Ayo google sendiri. Hihihi...

Emang napa?

Lha... biar hasil fotonya kece membahana, terus kamu jadi bahagia, jadi sering senyum, temanmu tertular jadi ikut bahagia juga. Dan... bahagiapun menggelinding bagai bola liar, di sini dan di sana. Dunia jadi jauh lebih baik, kakaaa!

Baiklah, tapi kog cuma 4 aja sih?

Iya dong... agar kamu berkesempatan untuk menambahkan cara berikutnya. Hehehe... *pelintirkumis.

Memang sih untuk mencapai Batu Dinding sangat penuh tantangan namun percaya deh, semuanya sungguh sepadan dengan apa yang akan kita dapatkan di puncak perjalanan.

Buktikan!

Selamat mencoba 4 cara afdol nikmati pesona Batu Dinding Borneo dan aku tunggu versi kamu di kolom komentar ya...

Jadi, kapan kamu ke Batu Dinding Borneo?