Kakaban Danau Dalam Pelukan

Kakaban


Kakaban Danau Dalam Pelukan. Usai mengeksplor Sangalaki, kami siap-siap ke Kakaban. Yay!

Kakaban adalah salah satu gugusan kepulauan Derawan dengan luas 774.2 hektar yang dibatasi oleh hutan yang sangat padat. Pulau ini dilindungi dan tidak berpenghuni, so tidak ada akomodasi di sini. 

Peta Kakaban
Peta pulau Kakaban
Nah, danau yang terletak di bagian cincin itulah yang menarik para wisatawan datang, Danau Kakaban. Kalau dilihat pulau itu seperti ... angka 9 ya. Kakaban sendiri dalam bahasa lokal artinya "pelukan". Lihat bagaimana pulau itu memeluk danau. 

Kenapa danau ini unik?

Danau Ubur Ubur Kakaban berisi campuran air hujan dan rembesan air laut melalui pori-pori tanah yang melahirkan habitat endemik ubur-ubur tanpa sengat yang membuatnya berbeda dari kebanyakan kawasan danau lain di dunia. Bahkan diklaim tempat seperti ini hanya ada tiga di dunia, di Kakaban, Togean keduanya di Indonesia, dan terakhir Palau di Mikronesia, di Samudera Pasifik.

Selama terkurung di danau payau biota laut mengalami evolusi, di antaranya ubur-ubur tanpa sengat. Juga karena keunikan ini UNESCO menobatkan Kakaban sebagai salah satu Warisan Dunia (World Heritage).

Setibanya di Kakaban, dermaga kecil sepanjang 300m siap menyambut kami. Untuk mencapai danau ubur-ubur kita harus melalui tangga yang terbuat dari ulin.

Ayo,, siapkan stamina ya! Pindah ke  gigi satu, eng, ing, eng...

Lumayan cape bow,, turun naik sepanjang 300m. Jadi ramping ne!. So, kalau mau berat badan ideal, sering-sering atuh ke sini. Hihihi...

Di kiri kanan tangga tampak rerimbunan pohon bakau dan pohon tropis lainnya. Suasananya teduh dan asri banget. Keren! Kita seolah disiapkan untuk tantangan berikutnya.

Menuju Danau Kakaban
siapkan stamina, turunan dan tanjakan di depan mata

Kakaban
Syukurlah,, akhirnya sampai juga!
Saat di danau, snorkeling is a MUST!

Mengapa?

Ini adalah sesuatu yang tak biasa dan unik, pemirsah. Dan tempat seperti ini cuma ada tiga di dunia. Kakaban si danau dalam pelukan diklaim yang paling banyak memiliki spesies ubur-ubur tanpa sengat. Itulah, kenapa! 

Snorkeling kali ini tanpa menggunakan fin (kaki katak) karena dikhawatirkan bisa melukai ubur-ubur. Hindarkan berloncatan dari dermaga karena hal ini juga bisa melukai mereka. Disarankan menggunakan T-shirt untuk mengurangi sengatan matahari, jika termasuk tipe sensitif, karena menggunakan tabir surya akan menyebabkan polusi di air yang bisa membahayakan ubur-ubur.

Gaess, are you ready?

Dermaga Kakaban
dermaga eksekusi,, no sunblock  please!

Kakaban
take a selfie? why not!

Kakaban
first experience ever!
Awalnya memang terasa aneh, insting kita menuntun untuk menjauh dari mereka, namun seiring waktu kita semakin terbiasa, dan saat pertama menyentuhnya ..... ada perasaan cemas dan malu-malu gitu, selanjutnya kita lupa kekhawatiran eh tahu-tahu ... perasaan asyik tak terbendung melingkupi saat mereka disekeliling kita.

Amazing!

Snorkeling di Kakaban
Ubur-ubur papua (Mastigias papua)
Air di permukaan danau bening, namun saat menyelam berubah seperti susu dan mengurangi jarak pandang. Ubur-ubur datang dari segala arah. Menari dengan anggun di sela-sela terobosan cahaya matahari.

Indah sekali!
Kadang kala susah bersikap normal tatkala ubur-ubur menyentuh kaki atau pada saat kita tak mengharapkannya. Meski kita tahu mereka tidak menyakiti, otak kita perlu waktu mencerna bahwa mereka tidak menyengat.

Snorkeling di Kakaban
Ubur-ubur bening (Aurelia Aurita)

Kakaban
Wefie underwater bareng ubur-ubur

Kakaban
wefie underwater bareng ikan puntang Goby!
Maha Besar Allah, menciptakan keunikan ini. Jika tak ada danau payau seperti ini, mustahil biota laut di sini dapat hidup aman dan terlindungi! 
Sebagai warga negara yang baik yuk kita ikut melindungi warisan dunia ini dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mematuhi semua peraturan.
Kurang lebih satu jam kami mengeksplor danau. Perut mulai protes. Sambil memandang ke laut lepas melepas lelah, kami menikmati makan siang yang di bawa dari Derawan dan kelapa muda. Iya bro, ada yang jual kelapa muda di Kakaban. Tapi mereka tetap menjaga kebersihan!

Saat kami ke sana wisatawan memang sangat ramai. Mereka mencium bisnis ini. Dengan Rp 15.000 sebuah kelapa kayaknya worth it laaa. It's heaven!

Oh iya, meski tak ada akomodasi, ada toilet kog di sini. Jangan khawatir!! Hi hi hi...

Saatnya siap-siap snorkeling lagi membakar kalori, karena Maratua telah menanti!

Jadi, kapan kamu snorkeling di Kakaban si danau dalam pelukan?



32 comments:

  1. Serunyaaaaa, mau juga dong ke Kakaban. Pegang ubur-ubur unyunya, naik grand new avanza veloz :D

    ReplyDelete
  2. Huwaa keren banget danaunya Mak... luar biasa subhaNallah yaa unik banget. IHH aku gak bisa renang nih bisa gak snorkling-an... klo nyelem2 doang bisa ngeliat mahluk2 cantik2 itu ga mak??

    ReplyDelete
  3. bisa Maak,, ada tipsnya. Kalau gugup kita cuma balikkan badan menghadap langit, Insya Allah tetap mengapung. Seruuu banget, Mak.
    Terima kasih sudah mampir di sini ya Mak *peluk *sungkem

    ReplyDelete
  4. aku mau donkk jalan jalan ke kakaban jugaa.....

    ReplyDelete
  5. Wah serunya snorkling disana, klo disini ada bu namanya Umbul Ponggok, kolam buatan rasa laut :)

    ReplyDelete
  6. iya seruuu banget!!... tak terkatakan eforianya...

    ReplyDelete
  7. Kakaban emang keren banget, pengen banget berenang sama stingless jelly fishnya :v

    ReplyDelete
  8. ih bagus banget tempatnya!!! :O

    ReplyDelete
  9. Baru tahu ya kalau berenang disana ga boleh pakai sunblock :). Seru mbaa lihat ubur-uburnyaa. Moga suatu saat bisa ke Kakaban. Amin

    ReplyDelete
  10. pas ke banjarmasin sempat mau ke sana, tapi perjalanan darat jauh
    terpaksa batal, eh sampe sekarang malah belom pernah lagi :(

    *btw, maskasih artikel n foto2nya mbak, baca ini jadi pengobat kekecewaan saya yang 2 kali gagal ke sana hehehe :)

    ReplyDelete
  11. Semoga suatu hari bisa ke Kakaban ya Mas. Aamiin...

    ReplyDelete
  12. Wiiih indahnya. Jadi pingin ke sini

    ReplyDelete
  13. Danau Kakaban ini memang udah masuk dalam list destinasi liburan. Semoga ada kesempatan berkunjung ke sini. Aamiin. :*

    ReplyDelete
  14. Jadi di danau kakaban ini banyak sekali ubur-ubru namun tidak menyengat ya mba ? Aman dong ya kalau begitu mh :-) jadi pengen snorkling ke danau kakaban nih :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wajib hukumnya and no sun block and fin, yaa ;)

      Delete
  15. Duuuuhhh mbak Anna kece benerrr sih, bikin mupeng banget nih mbaaa

    bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
  16. aw cantik bener ubur2 nya, beneran tuh ya tanpa sengatan.. bisa berevolusi seperti itu layak banget disebut warisan dunia... padahal kebayang film sponge bob.. deket ubur2 kestrum

    ReplyDelete
  17. Hwaaa mau jg berenang sm ubur2...

    ReplyDelete