Rekomendasi 7 Kandungan Skincare, Manakah Yang Cocok Untukmu?

Saat membuat draft postingan cara mencerahkan wajah, aku menemukan artikel bergizi, perihal kandungan skincare dari mindbodygreen 7 plant based ingredients you need in your skincare.

Nah, mumpung mood skincare masih tumpah-tumpah, aku memutuskan ingin berbagi dengan kamu semua, pemirsah!

Di mari...

rekomendasi 7 kandungan skincare

Kenapa Sih Harus Menggunakan Skincare?

Aku sendiri bukan ahli skincare, namun justru karena belum banyak tahu, makanya getol cari informasi.

Apalagi kalau informasinya itu sangat layak dibagi, biasanya aku langsung buat draft postingan, agar ingat untuk menyelesaikan, suatu hari nanti.

... karena eh karena ide ibarat jailangkung, datang tak diundang, pulang pun tak diantar!

Masih jelas terekam diingatan, saat SD dan SMP aku belum mengenal facial foam, jadi sabun yang untuk badan itu jugalah aku pakai ke muka, hahaha. Lagi pula belum ada budget lah untuk itu!

Mungkin karena masih muda, stok kolagen masih cukup serta tipe kulit badak, alhamdullillah kulit wajah aku normal saja, tidak kering atau ada keluhan lain. Jerawat pun enggan hinggap.

Lalu menjelang SMA, aku sudah mulai termakan iklan.

Mulai deh kenal skincare, pakai facial wash dan rangkaian basic skincare seperti susu pembersih dan astringent. Aku ingat zaman dulu istilah toner belum se-fenomenal saat ini!

Darimana tuh dana buat skincare, Hayati?

Biasanya, aku dapat uang saku sekali seminggu. Sistem rappel gitu. Agar bisa membeli skincare aku harus puasa, tidak jajan beberapa hari dalam satu bulan, hahaha. Niat banget!

Saat itu, rasanya keren banget punya ritual skincare, berasa horaaang kayaaah, hahaha. Upps!

ketahui rekomendasi 7 kandungan skincare

Jenis-Jenis Skincare Untuk Pemula

Aku percaya pasti semuanya sudah khatam dong, apa itu skincare?

Iya, coba kamu yang lagi khusyu ngupil, sini, bisa bantu aku menerangkan?

Ah, tidak mau? Lagi PW? Ya ampyuuun....

Bikelah!

Arti singkatnya sih, perawatan kulit menggunakan produk-produk tertentu khususnya untuk wajah.

Sampai sini, aku harap masih mau meneruskan membaca postingan ini ya.

Tapi, jika semangat sudah mulai kendor, it's ok!

Seperti yang aku tuliskan di Tahapan Sebelum Postingan Blog agar SEO Friendly, itu wajar-wajar kog.

Mungkin bisa dibantu dopping camilan. Anyone?

Tenaaang, aku bukan mau membeberkan tata cara mencerahkan wajah kog, tapi ini lebih kepada self reminder saja, apalagi di usia lolita, memakai skincare, keniscayaan, pastinya, Maimunah!

Pertimbangan Sebelum Memakai Skincare

Yang membeli skincare berdasarkan budget, mana suaranya?

Tahukah kamu?

Hal itu ternyata memang kudu dipertimbangkan lho.

Plus pertimbangan lain seperti efektivitas produk dan kebutuhan kulit.

Pada umumnya skincare itu terdiri dari Cleanser (facial foam, facial wash dll), Toner, Moisturizer dan Sunscreen.

Saat ini, di pasaran tersedia banyak jenis skincare dan cenderung punya target masing-masing seperti fokus ke moisturizing, brightening, anti aging, anti acne dan lain sebagainya.

Biasakan Membaca Label Bahan-Bahan Skincare

Dulu, aku termasuk yang kurang atensi dengan label kandungan/komposisi bahan-bahan skincare.

Namun setelah beberapa kali menulis review produk beauty, aku mendapatkan pencerahan, seperti yang aku uraikan di awal, tentang rekomendasi 7 kandungan yang sebaiknya harus ada di skincare.

Kenali Jenis Kulit Sebelum Memilih Produk Skincare

Baidewei, subway, share dong, apa sih pertimbangan kamu sebelum memutuskan memilih produk skincare?

Aku percaya pasti sebagian besar akan menjawab kandungan atau komposisi skincare yang bisa membantu memaksimalkan perawatan dong ya.

Nah, itu dia, kandungan skincare!

Tapi tentu saja setiap orang itu unik dan berbeda permasalahan kulitnya. Setuju?

Jadi, sebaiknya kenali dulu jenis kulitmu lalu kemudian pilihlah rekomendasi kandungan skincare yang mampu membantu mengatasi masalah kulitmu!

Apalagi sekarang brand-brand semakin berlomba-lomba meningkatkan pelayanan seperti menyediakan konsultasi, membantu calon pelanggan menemukan kandungan skincare yang tepat.

Rekomendasi 7 Kandungan Skincare, Mana Yang Cocok Untukmu?

Nah, karena sekarang kamu sudah tahu jenis kulitmu, yuk edukasi diri agar membiasakan membaca label kandungan skincare, sama seperti kita membaca label nutrisi makanan agar perawatan semakin optimal.

Kita adalah, apa yang kita makan, kita pakai!

Seperti dilansir dari mindbodygreen berikut rekomendasi 7 kandungan skincare, mulai dari koleksi kebun hingga ke kedalaman samudera.

1. Pelembut kulit, Wortel

Siapa nih yang sudah memasukkan wortel dalam jadwal kudapan sehari-hari?

Wah, kamyuuu keren!

Tahukah kamu?

Wortel mengandung beta karoten yang berfungsi menjaga kesehatan kulit dan mengurangi resiko kulit terbakar matahari.

Di dalam tubuh, beta karoten diubah menjadi vitamin A yang mengandung antioksidan untuk melindungi tubuh dari environmental stressor and helps keep skin smooth.

Jelas ini adalah "urusan besar" ya karena ketersediaan hayati vitamin A hanya terdapat pada hewan seperti kuning telur dan minyak ikan kod.

ketahui rekomendasi 7 kandungan skincare

Satu wortel kecil bisa memenuhi hampir 300 persen konsumsi harian vitamin A. Wow, amazing!

Agar dosisnya semakin sempurna dan nge-boost vitamin C, tambahkan segelas jus wortel ke dalam smoothie harianmu ya.

2. Detoksifikasi kulit: Alga

Ternyata daratan tak sepenuhnya memiliki kejayaan! Dunia air juga.

Kalau bicara soal kulit, ada 2 alga atau ganggang-tanaman yang hidup dan tumbuh di air juga hadir di dunia kecantikan.

World, meet, spirulina and chlorella!

rekomendasi 7 kandungan skincare yang sebaiknya diketahui

Kaya antioksidan, diklaim cocok untuk anti aging, pelembap dan perlindungan UV, spirulina (alga biru-hijau) mendapatkannya dari protein yang disebut phycocyanin.

Sementara sepupunya, chlorella (alga hijau bersel tunggal) yang hidup di air tawar, mesin antioksidan yang berasal dari klorofil. Kandungan klorofil chlorella diklaim paling tinggi dari tumbuhan manapun (journal sociolla)

Selain kaya antioksidan, chlorella juga kaya mineral langka seperti seng, zat besi dan magnesium.

Selengkapnya menurut yang dilansir dari tirto.id

rekomendasi 7 kandungan skincare

Karena terdapat di dinding sel yang keras, agar bisa mendapat khasiatnya secara optimal, chlorella biasanya tersedia dalam bentuk suplemen.

Siapa nih yang masih sering cheating, misalnya makan mi instan?

Aku, aku, tunjuk diri sendiri, hihihi.

Bisa nih konsumsi supleman chlorella, seperti yang dilakukan sahabat blogger Aprijanti.

Lho, kog bisa mendarat di artikel doi?

Iya, pas cari-cari artikel pelengkap manfaat chlorella, aku menemukan artikel menarik tentang suplemen chlorella.

Coba deh mampir. Seru!

Namun ada juga beberapa catatan dari Evan A. Rieder, profesor NYU Langone Health, untuk pemilik kulit sensitif, sebaiknya hati-hati karena ada beberapa laporan yang menyatakan bahwa beberapa spesies alga mungkin bisa menyebabkan iritasi.


3. Pelindung kulit: Mawar

Yang suka mawar mana suaranya?

Mawar memang sudah femes sejak dulu kala ya. Baik harum dan kemolekannya.

Ternyata mawar juga kaya manfaat untuk kecantikan lho!

Air mawar dan minyak mawar sudah digunakan sejak lama sebagai bahan campuran obat-obatan di Timur Tengah dan India serta campuran dalam masakan dan teh China.

Air mawar mengandung bahan antiseptik dan antibakteri yang bermanfaat karena efek relaksasinya kepada kulit.

Hmmm. Ternyata ini dia jawaban kenapa mood aku sering menjadi lebih baik usai menyesap aroma mawar. Ayo, siapa yang juga merasakan hal sama?

rekomendasi 7 kandungan skincare

Air mawar memiliki sifat anti inflamasi, mengurangi efek ruam atau peradangan di kulit!

Tambahkan juga vitamin A, E dan C ya. Ketiga trio ini akan bekerja optimal sebagai antioksidan yang dipercaya mampu memperlambat penuaan (aging)

4. Pelembut kulit: Alpukat

Nah, kan jadi pengen jus alpukat nih, pas mengetik sesi ini, hihihi.

Confirmed! Bukan hanya lezat dikonsumsi, alpukat juga bagus untuk perawatan wajah dan kulit. C-A-T-A-T!

Mengandung hydrating fats, fatty acids, vitamin E dan antioksidan, alpukat bisa berfungsi sebagai exfloliator sekaligus sunscreen.

rekomendasi 7 kandungan skincare yang sebaiknya ada

Merawat kulit wajah kusam, mengurangi keriput dan mengatasi kulit terbakar akibat terpapar matahari adalah beberapa manfaat buah alpukat.

5. Pencerah kulit: Amla

Gooseberry India atau buah amla memang tidak sepopuler alpukat ya.

Aku saja baru tahu lho ada buah yang namanya amla. Sekali lagi, A-M-L-A!

Ternyata buah ini sudah lama termasuk dalam pengobatan ayurveda, yang berasal dari India.

rekomendasi 7 kandungan skincare

Amla berasal dari bahasa Sansekerta, diterjemahkan sebagai "Mother" "Nurse" dan "Immortality".

Dikenal kaya vitamin C dan polyphenols, memperlambat penuaan, mengurangi bintik hitam, mencerahkan kulit dan mengurangi pigmentasi adalah beberapa manfaat buah amla.

6. Penghidrasi kulit : Mentimun

Cucumber!

Hahaha, aku ingat pertama kali membaca ini ya "kukumber" gitu, hihihi.

Ayo ngaku saja lah, pasti ada yang sama kayak aku juga kan?

Dilansir dari Berkeywellness mentimun jadi juara, kategori makanan yang mengandung air, 96%. Mengalahkan semangka dan selada pemirsah!

Tapi eits, jangan langsung terkecoh ya, mentimun juga mengandung vitamin C, folat dan asam kafeik, yang memiliki sifat antiradang dan antioksidan, baik dimakan langsung atau digunakan topically, maksudnya, langsung bersentuhan dengan kulit.

Itulah kenapa mentimun sering jadi favorit untuk urusan menyejukkan kulit, hati, eh maksud aku, mengurangi iritasi, kulit bengkak, mengobati jerawat dan kulit terbakar.

ini dia rekomendasi 7 kandungan skincare

Waktu SMA, mentimun juga jadi favorit aku untuk urusan menyejukkan kulit. Kalau sekarang sih jadi belahan jiwa saat malas masak sayur. Tinggal beli di tukang sayur, cuci bersih dan krauuuuk, jadi deh sayur dadakan.

Meski jarang terjadi, ternyata ada juga lho yang alergi mentimun. Jadi, jika muncul tanda-tanda alergi, seperti kulit gatal, kulit bengkak dan iritasi pasca menggunakan masker mentimun, segera hentikan dan berobatlah ke dokter!

7. Penenang kulit: Mint

Entah kenapa aku langsung teringat permen jadul warna merah, pelega tenggorokan, Hacks! Meski pedas kebangetan, permen ini mampu mengembalikam mood yang sempat berserakan tak karuan, tsaaah!.

Apalagi kalau habis dari dokter, pasti ada beberapa resep yang mengandung "menthe" atau mint.

Mint memang tanaman herba yang femes dengan khasiat terapik dan kandungan astringent (membantu mengurangi minyak).

Aku pribadi suka aroma khas daun mint segar, apalagi kalau jadi topping di teh tawar hangat. Bikin nyaman dan menenangkan, membangkitkan energi, memperbaiki mood, meski saat bulan tua. Yang terakhir kayaknya hiperbola deh. Hahaha. Anyone?

Dilansir dari liputan6.com daun mint juga mengandung antioksidan tinggi. Jika ditambahkan ke masakan juga bisa mengurangi asupan natrium yang berlebihan yang bisa memicu tekanan darah tinggi.

Daun mint memiliki sifat anti-bakteri, anti-jamur dan anti inflamasi yang kuat. Sinergi sifat antibakteri yang kuat dan mengandung asam salisilat membuatnya cocok untuk mencegah dan mengobati jerawat. C-A-T-A-T!

rekomendasi 7 kandungan skincare

Ayo siapa yang masih ingat sensasi apakah yang paling hits dari mint?

Kamu, iya kamu yang lagi melamun, bisa bantu jawab?

Yup betul. Sensasi dingin!

Baidewei, subway, selain dikonsumsi, penggunaan daun mint juga sudah sangat umum di dunia produk kecantikan.

Ada yang bisa menyebutkan di mana saja?

YES, benar lagi! Pelembap, pembersih, kondisioner, lip balm dan sampo.

Masih ada banyak manfaat daun mint lagi yang belum aku sebutkan. Kamu bisa browsing sendiri ya, hahaha. Bagi-bagi tugaslah kita!

Jadi, dari rekomendasi 7 kandungan skincare di atas, manakah yang cocok untukmu?


Referensi:
https://journal.sociolla.com/beauty/mengenal-algae-kandungan-dalam-skin-care
https://journal.sociolla.com/bjglossary/chrorella/
https://tirto.id/benarkah-klorofil-bermanfaat-chuW
https://www.aprijanti.com/2017/09/suplemen-sun-chlorella-cni.html
https://hot.liputan6.com/read/4099911/6-manfaat-alpukat-untuk-kecantikan-wajah-cerah-hingga-rambut-sehat
https://doktersehat.com/berbagai-manfaat-olahan-alpukat-untuk-kecantikan/
https://www.cantikmillenial.com/2019/11/manfaat-buah-amla.html
https://www.mindbodygreen.com/articles/7-plant-based-ingredients-you-need-in-your-skincare
https://www.berkeleywellness.com/healthy-eating/food/article/how-much-water-your-food
https://www.alodokter.com/manfaat-masker-mentimun-untuk-kulit-wajah
https://hot.liputan6.com/read/4142782/10-manfaat-daun-mint-untuk-kecantikan-cerahkan-kulit
https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4060276/6-manfaat-daun-mint-dalam-kehidupan-sehari-hari-salah-satunya-obat-gatal

19 comments:

  1. Kalau ingat mentimun sebagai skin care, aku jadi ingat merk Viva deh. Aku tuh zaman kuliah rajin membersihkan kulit wajah dengan pembersih dan penyegarnya. Kalau mawar juga enak, harum deh dan bikin hati tenang juga :) Alpukat juga enak, jadi berasa makan buahnya padahal kita oleskan ke wajah ya wkwkwkwkw.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tos. mba.
      Viva memang juara dulu ya.

      Mungkin karena harganya terjangkau dan taglinenya itu lho, "buatan Indonesia!"

      Aku juga pakai tiga sekawannya dulu itu, susu pembersih, astringent dan body lotionnya.

      Botolnya dulu khas, langsing dan panjang.

      Delete
  2. Whuaaa... Pantes ya banyak produk skincare yang beraroma mawar melati semuanya indah. Eh, bunga mawar dikeringkan trus dijadikan teh herbal juga enak loh Kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu aku belum pernah coba, bunga mawar yang dikeringkan dan dijadikan teh herbal.

      Boleh juga tuh, Eno! :)

      Delete
  3. Wah ternyata dengan bahan alami bisa buat perawatan kulit. Amla sama Alga yang agak susah dicari, kayanya. Kalau avocado, mentimun, mawar udah tahu khasiatnya, tapi tetep aja saya jarang perawatan kulit. Hihi. Harusnya kalau niat bisa aja, ya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga masih sering up and down mood skincare-nya, mba
      Masih PR, banget!
      Padahal sudah lolita.
      Hmmm.
      Harus bisa berubah!

      Delete
  4. Kalau aku wortel dan mentimun sampai sekarang yang kadang masih dipakai buat skincare. Enggak serutin dulu sih saat masih (((muda))) haha
    Wah, jadi diingatkan Mbak Anna nih, dulu pakai skinker dari bahan alami begini, meski sekarang masih pakai tapi dalam bentuk yang lebih praktis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mba.
      Sekarang mah sudah lebih praktis ya, ada kemasannya.
      Tinggal pilih!

      Delete
  5. Timun itu sahabat banget, ketika si jerawat dateng bulanan, atau pas nggak cocok pakai skin care, bisa banget dia menenangkan wajah sekaligus hatiku eeeaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mentimun, juara kandungan airnya!
      ... dan gampang ditemukan.
      ... dan bisa pula dimakan :)

      Delete
  6. Kalau aku paling suka yang adem2 di muka kaya mint. Selain itu biasanya mint akrab sama kulit yg rawan jerawat, ga bikin radang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cocok. mba!

      ... karena mint diklaim mengandung sifat anti bakteri, anti jamur dan anti inflamasi

      Delete
  7. Timun ini emang the best yah, kalau lagi beruntusan saya suka kompresin sma timun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep,mba!
      ... karena sifat mentimun yang antiradang dan punya antioksidan!

      Delete
  8. Aku buta banget sama perskinkeran ini, mbaaa... Terus males juga sih, hihihi... Padahal skinker itu investasi kita ya sebagai wanita, biar tetep shimmering splendid meski udah lolita, hihihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Been there, mba. Malas.
      Tapi lama-lama kulit wajah aku jadi kusam. Ngeriik lihatnya.
      So, I don't have much choice than do the skincare ritual

      Delete
  9. Aku yang paling cocok itu alpukat dan mentimun. Soalnya kulitku kering banget. Dan selama ini, Alhamdulillah kedua itu pas di kulit wajahku 👌

    ReplyDelete
  10. Alhamdullillah, sudah ketemu formula- josnya ya, mba Nia
    Mantul!

    ReplyDelete
  11. baru denger nama buah amla mbak
    sekarang ini yang aku cobain adalah masker alga mbak, meskipun baunya ga enak, aku coba tahan tahan hehe

    ReplyDelete

Holaaa...!
Terimakasih ya sudah berkunjung ke sini.
Mohon maaf komentar kudu dimoderasi sebelum dipublikasi.