Tuesday, December 27, 2022

Catatan dan Pelajaran dari Kenangan Yang Tak Terlupakan

Kenangan Yang Tak Terlupakan

Siapa nih yang kerap terpicu perasaan nostalgia saat mendengarkan musik atau melihat tempat? Atau bahkan sesimpel mencium aroma, percakapan, melamun, sukses membawa ke kenangan yang tak terlupakan.

... dan saat mengingat kenangan manis, biasanya, rasa bahagia segera menyergap raga.

Itulah kenapa kita gemar banget bernostalgia. Mulai dari sekedar ngobrol ringan di gadget sampai mengagendakan reuni.

Setuju atau setuju banget?

Ngomong-ngomong apa sih nostalgia itu?

Nostalgia seperti dilansir dari sehatq.com adalah munculnya sensasi emosi yang begitu kuat ketika mengingat kejadian atau seseorang dari pengalaman masa lalu.

kenangan yang tak terlupakan

Beberapa kisah berikut ini, aku alami sendiri dan menggoreskan kenangan yang tak terlupakan, eh tepatnya, terpatri rapi di lubuk sanubari, buat catatan sekaligus pelajaran!

Aku dan Hujan

Kejadian yang tak terlupakan ini masih merupakan sebagian dari kenangan masa kecil yang terjadi saat usiaku belasan tahun (era 80-an) sekitar kelas satu SMP, di kampung halamanku, Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Hari itu hujan seperti ditumpahkan dari langit. 

Baca juga: Ketahui Filosofi Hujan Tentang Hidup dan Manusia

Aku hanya seorang diri di rumah. Terus terang aku lupa, kenapa ya saat itu aku ada di rumah bukan di sekolah, dan kemanakah semua adik-adikku dan orang tuaku?

Mungkin, mungkin lho ya, saat itu aku sedang tidak enak badan, sehingga cepat pulang sekolah. Sementara semua orang sedang sibuk dengan aktivitas harian, misalnya adik-adikku yang sedang sekolah, Mamak yang pengajar juga tengah mengajar serta Ayah yang menarik beca.

Intinya, aku sendirian di rumah.

Hujan masih lebat!

Biasanya aku gemar mandi hujan. Namun tidak hari itu. rada seram, karena deras banget. Saking derasnya jarak pandang pun hanya 1- 2 meter saja.

Rumah tetangga di seberang jalan pun tak bisa aku lihat.

Posisi rumahku memang agak di bawah jalan jadi ada sedikit undakan agar bisa sampai di bibir jalan.

Tiba-tiba perasaan kepo mengelilingku, aku bergegas naik ke tepi jalan dan berusaha uji nyali melihat sekitar dalam balutan guyuran hujan.

Tentu saja aku tak mampu melihat apa-apa, hanya curahan hujan deras yang butirannya lumayan cukup sakit saat mendarat di kulitku.

Bahkan saat menulis artikel ini aku masih bisa mengingat impact butiran hujan besar itu di badanku.

Well, aku pun berbegas masuk kembali ke rumah. Basah kuyup, tentu saja!

Aku juga ingat saat itu, aku mengenakan kemeja dalam katun biru yang berenda di bagian dada tepat di bagian payudara. Ala-ala lingeri gitu deh.

"Kraaak"

Terdengar suara gemuruh dari arah dapur.

Ya Allah, talang rumah di dapur, jebol, Moenah! 

Rupanya ada potongan-potongan ranting kayu jatuh dan membuat sambungan talang yang terbuat dari material kaleng itu tidak kuat menopang sehingga sambungannya terlepas.

Air pun segera tercurah bak air terjun mini. 

Seketika lantai dapur pun kuyup dan beberapa ranting kayu yang lolos segera berjatuhan, berserakan.

Masih dengan gemetaran aku mondar-mandir mencari tangga kayu yang pernah aku ingat. Bergegaslah aku ke bagian belakang rumah, dekat kandang ayam.

Aha, ada!

Sepertinya dia memang sedang menantiku di sana.

Aku sandarkan tangga ke dinding, dekat ke lokasi talang. Namun saat aku menaiki, tangga bergetar, sepertinya posisinya belum pas. Aku turun lagi, menggeser tangga sedikit. Naik lagi. Ya, ampun, tangga masih bergetar ne! Aku semakin gemetar, karena kedinginan juga takut dapur kebanjiran

"Sepertinya aku perlu bantuan, seseorang harus memegang tangga sementara aku membersihkan ranting kayu yang menumpuk di talang", pikirku.

Aku segera kembali ke ruang depan dan berlari ke tepi jalan, mencari pertolongan!

Alhamdullillah, perlahan-lahan dari kejauhan, meski samar-samar, aku melihat titik-titik hitam bergerak, dan perlahan-lahan muncul sosok seorang Bapak bertopi sedang menenteng beberapa ekor bebek di tangan kanannya.

"Pak, Bapak, tolong, Bapak", aku berteriak histeris sambil melambai-lambaikan tangan.

Bapak pun berlari kecil, menembus hujan deras menghampiriku.

Aku tak mengenal siapa dia. Sungguh!

Saat itu yang ada di benakku ingin membereskan urusan talang agar dapur tidak semakin kebanjiran.

Kami segera ke dapur setelah si Bapak menaruh bebeknya di depan pintu depan.

Kebetulan di rumah ada tangga kayu. Segera aku seret tangga ke dinding rumah dan dekat ke lokasi talang yang rusak itu.

Dalam benakku, cukup dengan membersihan ranting-ranting kayu yang tersangkut, meluruskan kembali talang, sepertinya bisa menjadi solusi sementara.

Bapak  pun langsung menaiki tangga, terdengar suara tangga bererit-derit. Si Bapak tetap berusaha naik dan langsung membersihkan potongan ranting, sementara aku menunggu di bawah tangga.

Sesaat kemudian si Bapak turun dan kami pun berhadapan, lalu berkata:

"Kayaknya tangganya mau patah, coba Adek saja yang naik ya"

Perawakan Bapak itu memang agak berisi, jadi rasanya tangga kayu kecil itu kayaknya pasti akan menyerah juga akhirnya.

"Baiklah. Bapak tolong pegang tangga, biar aku saja yang naik ya Pak" kataku haqqul yakin. 

Masih dengan kemeja yang basah kuyup, aku segera menaiki tangga lalu memunguti sisa-sisa ranting-ranting kecil di talang. 

Tugas pertama selesai. Selanjutnya berusaha meluruskan talang yang bengkok ke posisi semula.

Aku pun siap berganti posisi, menurunkan kaki, berusaha meraih ujung talang, dan saat itulah aku menoleh ke arah bawah, ke arah Bapak itu.

Si Bapak sedang asik mengelus kemaluannya sambil menatapku tajam!

Seketika sekujur badanku gemetar. Aku ketakutan setengah mati!

Sungguh saat itu aku tak tahu, apa artinya adegan itu. 

Yang pasti dalam benakku, ini sesuatu yang aneh. Kenapa si Bapak membuka reseliting dan mengosok-gosok kemaluannya ya?

Tanpa berpikir panjang lagi, aku langsung meloncat dari anak tangga, lupa arti keselamatan, ngacir ke ruang tengah, terus dan terus menembus hujan lari sekencang-kencangnya ke tetangga sebelah.

Untunglah ada Paman Sofyan, tetangga lama, percis sebelah rumah, sedang stand by di warungnya.

"Paman, tolonglah, ada Bapak di dapur rumah kami sedang membuka celananya!" Kataku to the point.

Bisa dibayangkan reaksi si Paman, kaget!

Tanpa banyak tanya, doi langsung berlari menembus hujan menuju rumahku. Aku yang lugu pun kembali mengikuti dari belakang.

Sesampainya di dapur, tak ada siapa-siapa di sana! 

Kami pun memeriksa kamar tidur, tak ada juga.

Aku lalu ingat, " Bebek, iya bebek, Bapak tadi membawa bebek!"

Kembali kami ke pintu depan, bebek pun sudah tidak ada di sana!

Paman Sofyan bergegas berlari ke tepi jalan berusaha mengejar, namun rupanya si Bapak sudah ngacir jauh, tidak kelihatan batang hidungnya.

"Tadi, dia dari arah mana?" Tanya si Paman

Aku menunjuk ke arah jalan Enggang, ke arah Utara rumah.

Paman Sofyan kembali menerobos hujan lebat dan akhirnya kembali sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Dan tentu saja, basah kuyup juga.

Tak lama Mbaknya Paman Sofyan, aku memanggilnya Ibu, menghampiriku, memelukku yang masih gemetar, syok lalu memintaku mengeringkan badan, berganti pakaian kering.

Akhirnya paman Sofyan juga yang membantu membereskan urusan talang.

Terima kasih Paman Sofyan!

Moral story:

- Jangan pernah membawa orang asing ke rumah, siapa tahu dia predator!

- Menggunakan pakaian yang mengundang niat jahat (pakaian seksi)

Setuju?

Atau ada yang mau menambahkan?

Sebagai tambahan, saat itu aku memang masih berusia belasan dan baru dalam fase pertumbuhan organ-organ kewanitaan.

Zamanku itu, sekitar tahun 80-an, anak perempuan belasan tahun masih terbiasa memakai pakaian dalam saat aktivitas di rumah. Seperti kemeja dalam yang aku pakai, meski ukurannya panjang sampai hampir menyentuh lutut.

Mungkinkah pakaianku yang memicu perangai si Bapak?

Aku dan Ayat Kursi

Kejadian bukan biasa kali ini sudah bergeser ke Balikpapan, Kalimantan Timur, tepatnya sekitar tahun 1993.

Iyes, di usiaku 25 tahun dan masih kinyis-kinyis abis. Hihihi.

Seperti yang aku tuliskan di About Me, saat itu aku sedang bekerja di perusahaan tambang emas di belantara Borneo, tepatnya di daerah Prampus Kutai Barat.

Roster kerjaku 6-2, artinya, 6 minggu kerja tanpa henti (termasuk akhir pekan dan libur nasional) di lokasi tambang, dan 2 minggu mendapat hak cuti istirahat namun tetap dibayar. Istilahnya R and R, Rest and Recreation.

Aku baru 3 bulan lebih berkenalan dengan future husbandku saat itu, Muhammad Iqbal Pohan, namun sudah komitmen untuk menuju ke pelaminan.

Saat itu, kami baru saja menyelesaikan deal kontrakan rumah yang akan kami tinggali usai pernikahan nanti.

Sebelum berkenalan dengan doi, biasanya saat jadwal R and R aku akan isi dengan aktivitas kembali ke rumah kost di Samarinda, janjian ketemu teman-teman kuliah dan me-time ke pusat perbelanjaan. Healing tipis-tipis, giccu!

Namun, sejak berkenalan dengan si Abang, begitu aku memanggil doi -maklumlah dari Sumatera Utara, panggilan Abang adalah sesuatu yang intim dan penuh kasih- doi meminta aku membagi waktu, dari 2 minggu hak cuti, seminggu dihabiskan di Balikpapan, dan barulah sisa seminggu lagi di Samarinda.

Baiklah. Deal!

Usai membersihkan rumah kontrakan dan menikmati kuliner, rasanya waktu bergulir dengan cepat, tahu-tahu malam pun menjelang.

"Gimana Ann, jadi mau tidur sendiri di sini malam ini?" konfirmasi si Abang.

"Iya, Bang. Banyak kog tetangga di sini. tadi kita sudah kenalan juga", jawabku, pasti.

Abang pun kembali ke rumahnya. Kebetulan doi tinggal bareng keluarga Abangnya si Abang. Biasanya sih aku tidur sekamar bareng keponakan cewek si Abang.

Tapi kali ini, aku pengen uji nyali, ceritanya. Tidur sendiri di rumah kontrakan yang memang baru dihuni!

Eng ing eng...

Aku lupa jam berapa tepatnya berangkat ke peraduan. 

Biasanya aku tim yang gemar lampu kamar mati saat tidur, namun kali ini, lampu aku biarkan nyala. Belum total berani dalam kegelapan. Hihihi.

Menjelang dinihari, aku terbangun. Badanku mendadak dingin sekali. 

... dan aku merasa sedang diawasi seseorang!

Haaa, benarlah!

Aku beranikan membuka mata lebih lebar, kayak di film-film thriller itu, dari sisi tempat tidurku, kebetulan aku mepet ke dinding, aku melihat seseorang lelaki tua, berjubah longgar panjang dengan rambut gondrong menutupi hampir sekujur muka, mondar-mandir di sisi tempat tidurku, di bagian ujung kaki.

Kadang kala dia berhenti lalu menatapku tajam. Iya, aku hanya bisa menatap matanya yang tajam. 

Ya ampun, jenggotnya pun panjang sekali!

Lalu kembali dia mondar-mandir di sisi tempat tidur. Berhenti. Menatapku tajam lagi. Begitu terus, berkali-kali.

Aku ketakutan setengah mati dan refleks tersadar, menekukkan kaki sekaligus menutupi muka dengan selimut!

Selanjutnya yang kulakukan dan yang kuingat hanyalah, aku harus membaca Ayat Kursi!

Terus dan terus, tanpa henti. 

Tak pernah lagi aku membuka selimut atau meluruskan kaki. 

Pokoknya yang ada di ingatanku saat itu hanya membaca Ayat Kursi, dan aku tetap terjaga. Ngantukku pun menguap entah kemana!

Cukup lama aku melantunkan Ayat Kursi dalam hati dan sesekali berbisik lirih, lalu lamat-lamat telingaku mendengar suara toa mesjid mengalunkan ayat-ayat suci Alquran di kejauhan.

Alhamdullillah, sudah menjelang subuh, lirihku, di sela-sela bacaan Ayat Kursi.

Keberanian menyergapku, selimut perlahan aku singkap.

Alhamdullillah, Pak Tua sudah tak ada lagi!

Namun aku masih terus membaca Ayat Kursi sampai akhirnya kumandang azan bersahutan menyambut fajar.

Aku menyeret langkah ke kamar mandi, berwudhu, sholat sunat Fajar, sholat Fajar dan kembali membaca Ayat Kursi.

Saat bertemu Abang, aku menceritakan mimpiku dan memutuskan, di sisa cutiku, akan tidur bersama keponakan cewek si Abang saja. Ciut nyali untuk tidur sendiri lagi. Hihihi.

Btw,

Adakah yang pernah mengalami kejadian bukan biasa seperti ini?

Moral Story:

Adakah yang mau sharing, apa ya kira-kira moral story kisahku di atas ini?

Aku dan Pencuri

Nah, kalau kejadian bukan biasa kali ini terjadi sekitar September 2019, berdekatan dengan event Asus Vivobook Ultara A412, Blogger Gathering pertama by ASUS di Balikpapan.

Begini ceritanya,

Setelah mengalami batuk yang tak kunjung sembuh bahkan sampai mengilhami munculnya curhat urgensi second opinion, aku dan Bang Iqbal memutuskan berobat ke spesialis paru lainnya.

"Yasmin, Bunda dan Daddy habis Magrib, mau ke rumah sakit restu Ibu. Ikutkah?" Tanyaku.

"Skip, Bunda. Yasmin ada banyak tugas nih," Jawab Yasmin

Jadilah malam itu, sekitar jam tujuh malam lewat, kami meluncur ke rumah sakit. Hampir 3 jam kami di rumah sakit, sampai lagi di rumah sekitar jam 10 malam.

Semuanya baik-baik saja, sampai akhirnya...

Setelah ritual malam seperti sikat gigi, membersihkan muka dan menggunakan krim malam, aku pun bergegas ke peraduan dan seperti biasa menuju sudut mepet dinding. Hihihi.

"Lho, ini apa ya, Bang. Kog ada seperti butiran pasir di bagian sini", tanyaku sambil menunjuk seprei di bagian yang mepet dinding dan jendela samping.

"Pasir? Pasir, gimana maksud Bunda?" kata Abang sambil menarik selimut.

"Pasir beneran lah, Bang," 

Sambil begitu tanganku iseng menyibak gorden.

"Lho, bang ini teralis jendela kok bengkok ya?"

Kali ini Abang langsung beraksi, melompat ke arah jendela dan doi terlihat gugup dan pucat sekali!

"Ini sih bekas dilinggis, Bunda" desis si Abang.

"Coba lihat lemari, apakah diubrak-abrik?" Tambah Abang.

"Tidak, Bang. Ini masih rapi," kataku.

"Tapi, sebentar, kayaknya tablet Samsung sudah tak ada di tempatnya, Bang. Tapi, coba aku tanya Yasmin ya, siapa tahu doi pakai," Tambahku lagi.

Kami langsung bergegas ke kamar Yasmin.

Dengan suara yang masih tak bisa aku kontrol, sedikit gemetar, aku pun bertanya:

"Yasmin, tadi ada masuk ke kamar Bunda, Nak?"

"Ga ada Bun. Dari tadi Yasmin di kamar saja. Cuma tadi sebentar ada ke dapur, minum air putih"

"Jam berapa itu, Yas?"

"Sekitar jam 9-an lah"

Kami berdua, aku dan Bang Iqbal langsung berpandangan.

"Anu, Yas, kayaknya tadi ada pencuri masuk ke kamar Bunda"

Kali ini, giliran Yasmin yang pucat!

Kami lalu bercerita suasana di kamar kami, pasir dan teralis jendela yang peot.

Sesaat kemudian, kami lalu berpelukan di kamar Yasmin sambil menyebut nama Allah. bersyukur kepada Allah SWT yang masih melindungi putri kami.

Suasana begitu haru dan air mata pun lolos dari tempatnya.

Kami pun mengambil kesimpulan.

Mungkin, ketika pencuri masuk lewat teralis besi kamarku yang lampunya memang kami matikan, sepertinya dia kaget, tak mengira masih ada orang di rumah.

Nah, di saat yang sama juga, rupanya Yasmin sedang jeda dari belajar, lalu menonton YouTube genre humor, dan doi rupanya tertawa terbahak-bahak.

Tentu saja dengan izin Allah SWT ya, pencuri memutuskan membelokkan niatnya untuk mencuri dan hanya mengambil tablet Samsung.

Kami tak berani membayangkan apa yang terjadi jika pencuri memutuskan hal lain dan menemukan Yasmin seorang diri di rumah.

Sejak saat itu kami lebih berhati-hati dan berusaha menghindari meninggalkan Yasmin sendiri di rumah, terutama kalau di malam hari.

Namun jika pun sangat-sangat terpaksa, beberapa kiat di bawah ini, kami adopsi:

1. Memberikan nomor kontak orang yang dipercaya seperti orangtua, tetangga sekitar serta teman dekat

2. Memberitahu nomor kontak darurat seperti ambulans, polisi dan pemadam kebakaran

3. Memastikan tetap memeriksa anak, tetap berhubungan dan langsung menjawab saat anak menelepon

4. Mengingatkan untuk tidak menggunakan kompor, pisau atau bermain-main dengan sumber listrik

Btw,

Biasanya kamu sering terpicu mengingat nostalgia dengan apa? Mendengarkan musik? Mencium aroma? Atau ada yang lain?

Last but not least,

Apakah kamu punya pengalaman atau kenangan yang tak terlupakan juga?

Saturday, December 17, 2022

World, Meet, First Autonomous Vehicle, at Green Office Park BSD City

World, Meet, First Autonomous Vehicle, at Green Office Park BSD City

First Autonomous Vehicle, sudah hadir lho di Green Office Park BSD City. Seriuosly? Let's find out together, then!

first autonomous vehicle at green office park bsd city
first autonomous vehicle at green office park bsd city

Sejujurnya, Autonomous Vehicle (AV) atau kendaraan tanpa awak sudah sering aku lihat saat menikmati film genre futuristik seperti Film Seri TV The Buck Rogers. 

Ada juga mobil KITT di film seri TV legendaris Knight Rider yang bagai manusia, bisa berbicara, guyon bahkan emosionil. 

Namun aku sungguh tidak menyangka bahwa negaraku Indonesia, akan menjadi bagian dari inovasi teknologi ini.

World, meet, Navya Arma, Autonomous Vehicle bus otomatis pertama di Indonesia, kini hadir di the Breeze BSD City.

Bus Otomatis Pertama di Indonesia ada di the Breeze BSD City

Masih ingat dong tulisanku tentang investasi rumah di Balikpapan Grand City Balikpapan, Kalimantan Timur yang merupakan salah satu bisnis properti Sinar Mas Land.

Iyes! tulisanku kali ini juga masih tentang Sinar Mas Land, namun dari proyek pulau Jawa tepatnya di kota mandiri BSD City.

Sepertinya nih, Sinar Mas Land semakin menegaskan untuk terus berkontribusi dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) - Sustainable Development Goals.

first autonomous vehicle mendukung sdgs

Well, perdana di Indonesia, pengoperasian Navya Arma, First Autonomous Vehicles, bus otomatis pertama berbasis baterai di the Breeze BSD City adalah satu bukti dari berbagai inovasi Sinar Mas Land untuk mengembangkan kota pintar berenergi hijau yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kehadiran teknologi ini sejalan dengan visi hijau kawasan Green Office Park (GOP) yang telah tersertifikasi sebagai green mark district pertama di Indonesia dari Building Construction Authority (BCA ) Singapore.

So, Fix. Bukan kaleng-kaleng ne!

Tahukah kamu?

Bukan hanya itu saja, seluruh gedung perkantoran yang dibangun di dalamnya, diklaim telah mendapat sertifikasi green building dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Wah, jadi kepo, pengen menikmati sekaligus merasakan nuansa green building dan sensasi naik moda transportasi listrik tanpa awak ini.

Bahkan Bapak Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan perhatian lho saat peresmian Mei 2022 lalu.

Teknologi ini dinilai mampu mewujudkan transportasi masa depan bagi pembangunan kota pintar yang sustainable di tanah air.

Aku langsung membayangkan moda transportasi ini di IKN. 

Who knows!

Kalau kamu?

First Autonomous Vehicle Hadir di G20 Bali

Jadi, inisiatif teknologi ini ternyata merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis antara Sinar Mas Land dan Mitsubishi Corporation, didukung pendanaan dari JICA, Japan International Corporation Agency, Mitsubishi Corporation bersama MACNICA Inc.

Uji coba tahap pertama Navya Autonom pun sukses di Shuttle  Q-Big City BSD (pusat perbelanjaan dan gaya hidup yang dibangun dengan konsep ramah lingkungan, lengkap dengan material eco friendly dan fitur bangunan hemat energi) pada bulan Mei hingga Juli 2022 lalu.

Bahkan pada peresmian Mei lalu itu, Pak Menteri menyampaikan harapan agar inovasi teknologi terbaru ini bisa dipamerkan di G20 Summit yang akan diselenggarakan di Bali November 2022.

Alhamdullilah. Harapan Pak Menteri terwujud!

menteri perhubungan dan bus otomatis pertama indonesia
apresiasi menteri perhubungan di g20 bali

Autonomous Vehicle Navya Arma resmi tercatat sebagai 1 dari 15 kendaraan listrik sambut KTT G20 dalam Pameran Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (PKBLBB) yang diselenggarakan 11-16 November lalu di Art Bali, Bali Collection, Nusa Dua Bali.

Dalam kepemimpinan Indonesia di forum G20 ini, ada 3 isu utama yang menjadi prioritas seluruh negara anggota, yakni, 

(1) Tata kelola kesehatan global

(2) Transformasi ekonomi digital

(3) Transisi energi

Ketiganya diharapkan dapat menjadi strategi komprehensif untuk membantu percepatan pemulihan global. Di Indonesia, ke tiga aspek ini dilaksanakan secara sinergis oleh swasta dan pemerintah.

"Perkembangan ekositem kendaraan listrik tanpa awak ini memperkuat semangat untuk mewujudkan komimen Sinar Mas Land dalam menjawab solusi akan kendaraan yang rendah emisi karbon serta mendorong kehidupan yang berkelanjutan" 

"Inovasi AV ini hadir dengan memiliki fitur smart technology, selain itu transportasi cerdas ini bisa menjadi alternatif moda transportasi baru untuk melayani mobilitas masyarakat"

"Kecanggihan fitur yang dimiliki AV ini juga merefleksikan gaya hidup yang akan kami hadirkan di BSD City dalam transformasi kota mandiri sebagai smart integrated digital city, khususnya di ekosistem Digital Hub yang sarat dengan teknologi digital" 

Demikian beberapa pernyataan dari Irawan Harahap - CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land)

Spesifikasi Navya Arma First Autonomous Vehicle

Meski merupakan inisiatif SML dan Mitsubishi Corporation, Navya Arma sendiri, berasal dari Perancis. Navya merupakan merek dagang, sedangkan Arma, varian.

Kendaraan ini berpenumpang 15 orang dengan pembagian 11 duduk dan 4 berdiri, dengan ukuran 4,7m x 2,1m. Dilengkapi penggerak listrik dan baterai pack sebesar 33kw yang mampu beroperasi selama 9 jam.

Tentu saja untuk AV, kendaraan masa depan ini, ditanamkan berbagai sensor mulai pemanfaatan GNSS (Global Navigation Satellite Systems) dan sensor LIDAR (Light Radar) yang disandingkan dengan kamera beresolusi tinggi untuk big data analysis, yang selanjutnya akan diproses oleh komputer dengan spesifikasi tinggi yang dibenamkan di mobil.

Percis seperti yang kita lihat di film-film itu, AV ini bisa mendeteksi, melacak dan mengklasifikasi halangan di sekitar secara real time untuk menentukan lintasan dan profil kecepatan yang optimal termasuk kemampuan akselerasi, kemudi dan pengereman otomatis.

Wuiiih, pasti tambah kepo ne!

Pengen coba?

Sama dong!

Cara Naik Navya Arma, Bus Otomatis Pertama di Indonesia, di The Breeze BSD City

Seperti aku telah uraikan di atas kini Navya Arma, First Autonomous Vehicle si Bus Otomatis pertama di Indonesia bisa dinikmati di The Breeze BSD City, hari Selasa - Minggu mulai jam 10.00 hingga 17.00 WIB

Caranya gimana dong, Ann?

Gampang ne!

1. Unduh dari Play Store/APP Store aplikasi OneSlime dan registrasi

2. Bagi masyarakat umum, lakukan aktivasi IPL, sedangkan warga BSD silahkan bergabung menggunakan kode keluarga.

3. Klik banner Autonomous Electric Vehicles

4. Video mengenai AV akan muncul

5. Isi formulir pre-survey, tunggu sampai muncul detail tiket pengguna yang akan mendapat QR Code lalu tunjukkan ke petugas untuk dipindai.

Ssst, anak-anak juga bisa ikutan lho, namun dengan syarat minimal 120cm dan tentu saja kudu didampingi orang tua/wali ya.

Sayangnya AV ini hanya bisa dicoba sampai 21 Desember 2022 saja dan selanjutnya hanya akan dipamerkan di dalam area The Breeze, mulai 22 Desember 2002 sampai dengan 4 Januari 2023.

Makanya, buruan ke BSD City dan rasakan sendiri sensasi naik First Autonomous Vehicle, si Bus Otomatis Pertama di Indonesia, Navya Arma dari lobbi the Breeze!


Saturday, December 3, 2022

Grand City Balikpapan, Investasi Rumah di Balikpapan Penyangga IKN

Grand City Balikpapan, Investasi Rumah di Balikpapan Penyangga IKN

"Investasi rumah di Grand City Balikpapan? Duh, makan saja susah, boro-boro deh, Ann!"

"Iya, aku ngerti. Tapi kan bukan mesti kamu sih yang harus beli, melainkan kamu bisa jadi acting agen properti, kasih masukan kalau ada yang ingin investasi."

"Wah, benar juga kamu, Ann. Kalau begitu aku harus ngerti dong apa yang mau aku jual yah, kenapa harus Grand City Balikpapan?."

Sttt, jangan bilang-bilang ya! Temanku itu belum tahu, kalau aku juga baru saja mengenal lebih dekat Grand City Balikpapan beberapa waktu lalu.

Sejujurnya, Grand City, orang-orang biasanya lebih suka menyebut begini, salah satu kawasan rumah di Batu Ampar, Balikpapan Utara, anak perusahaan Sinar Mas Land ini, sudah sering banget aku dengar namanya. Namun hanya sepintas gitu!

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
rumah contoh cheville tipe 49

Tetapi, untunglah aku berkesempatan mengunjungi langsung kawasan dan kantor pemasarannya yang berlokasi di Jalan Sinar Mas Land Boulevard No. 1, dalam rangka menghadiri Blogger Gathering dan SEO Workshop 2022. 

Asyik bisa belajar hal baru lagi ne!

Ada sekitar 30 blogger hadir di Minggu sekitar jam 9 pagi, 27 November 2022 hari itu.

Semesta sepertinya mendukung, tiada mendung, pemirsah! 

Yes, berpayungkan cuaca cerah perjalananku menghadiri event perdana blogger dengan salah satu pengembang properti yang berhasil menggaet beberapa penghargaan selama tahun 2022.

Undangan yang berasal dari Mas Harris Maulana, Head of Social Media & Community Relations Sinar Mas Land ini, aku dapatkan di beranda komunitas fanspage media sosial beberapa minggu sebelumnya. 

Inilah salah satu manfaat bergabung dengan komunitas. Catat!

Fix. Senang banget, karena aku sudah membayangkan aura dan suasana silaturahmi dengan sahabat blogger yang sudah ratusan purnama jarang bersua sejak pandemi meraja.

Apa saja sih keunggulan Grand City Balikpapan buat investasi di IKN serta bagaimana keseruan blogger gathering saat itu?

Kenapa Harus Investasi di Grand City Balikpapan?

Pertama-tama, proyek IKN bukan proyek halu lho.

Buktinya?

Mengutip dari situs kemenkupedia.kemenku.go.id,  Rancangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (RUU IKN) telah disahkan dan diundangkan menjadi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN) pada tanggal 15 Februari 2022.

Oke, oke. Terus, kenapa gitu harus investasi di Grand City Balikpapan?

Serius, kamu nanya? Kamu bertanya-tanya?

Well, berikut keunggulan Grand City Balikpapan:

1. Tentakel Bisnis Sinar Mas Land, Pengembang Properti Berpengalaman

Kalau mendengar kata Sinar Mas Land, aku percaya pasti kamu langsung membayangkan bagaimana sih sepak terjang pengembang properti terbaik itu. Yekan!

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
3 dari total 13 penghargaan
Indonesia Property Awards 2022

Seperti dikutip dari swa.co.id, Sinar Mas Land meluncurkan proyek Grand City Balikpapan, pertama kali bulan Maret 2014.

Wah, ternyata sudah lama juga ya. Aku juga baru tahu fakta ini lho. Jadi, jangan khawatir, "you are not alone!"

Baca juga proyek SML lainnya : First Autonomous Vehicle, Bus Otomatis Pertama Hadir di BSD City

Proyek hunian ini melanjutkan kesuksesan perusahaan setelah sebelumnya menghadirkan dua proyek properti besar, Balikpapan Permai di tahun 1985 dan 10 tahun kemudian pada 1995, Balikpapan Baru.

Masih belum cukup?

Well, kamu bisa browsing dengan mengetikkan kata kunci : "penghargaan yang diraih sinar mas land 2022".


2. Memiliki 3 Gerbang Utama

2.1. Gerbang keluar masuk melalui jalan MT Haryono

Angan membawaku saat mencicipi akses pertama hunian ini lewat gerbang utama, jalan MT Haryono yang telah diresmikan pada 2017. 

Motif gerbang utama ini terinspirasi dari kekayaan alam bumi. Desain bentuk daun menggambarkan Grand City Balikpapan menerapkan prinsip kelestarian alam, kawasan hijau. 

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
gerbang mt. haryono,
 akses keluar/masuk grand city balikpapan

Serasa aku sudah bukan lagi di Balikpapan. Luar biasa ya!

Ayo, siapa yang idem perasaanya denganku?

Aku juga masih ingat, saat itu, meminta suami agar menurunkan kecepatan kendaraan, mau healing tipis-tipis, menyesapi keindahan yang ditawarkan jalan Sinar Mas Land Boulevard Grand City Balikpapan.

Apalagi saat cuaca cerah dengan latar belakang langit biru dan arak awan-awan. Sempurna!

Yes. Kamu, iya kamu, harus buktikan sendiri sensasi berkendara atau berolah raga di jalan sepanjang 2,7 kilometer dan lebar 32 meter ini! Apalagi kalau bareng keluarga, hal kecil ini dipercaya, mampu lho membantu meningkatkan kebahagiaan dan kesehatan keluarga.

Btw,

Buat kamu yang belum tahu banyak tentang Balikpapan, saat ini Balikpapan memang semakin akrab dengan istilah macet, meski kalau sahabat dari Jakarta yang pas main ke Balikpapan biasanya bilang, " ... ini mah bukan macet, An, tapi tersendat."

Nah, jalan Sinar Mas Land Boulevard merupakan solusi untuk mengurai kemacetan ini, jalan alternatif sekaligus gerbang kedua menuju kawasan hunian Grand City, juga bisa cus ke Samarinda. 

2.2 Gerbang keluar masuk via KM-7 Jalan Soekarno Hatta

Yes. Gerbang utama ini akan berakhir di gerbang kedua di jalan KM-7 Soekarno Hatta yang juga telah diresmikan awal 2020 lalu.

Aku pribadi selalu pakai akses ini kalau ingin ke Samarinda. 

Itu tadi alasannya, selain menghemat waktu, jalanan mulus sekaligus bisa healing tipis-tipis, guys, di sepanjang jalan Sinar Mas Land Boulevard! 

Menang banyak, pokoknya!

2.3 Gerbang ketiga rencananya akan dioperasikan 2024

Sesuai dengan Corporate Value yang akan aku ulas di bagian bawah tulisan ini, menurutku, ke tiga gerbang ini merupakan praktek nyata nilai 'Commitment' dan 'Integrity'di lapangan.

Berkomitmen untuk senantiasa memberikan kenyamanan dan kemudahan, baik kepada warga hunian dan masyarakat umum, seperti aku yang sudah terbukti ikut mencicipi 'kue' persembahan Grand City Balikpapan. Misalnya, kalau mau ke Samarinda, terhindar dari kemacetan parah.

Iya, kamu tidak salah baca, meski IKN terletak sebagian di Kabupaten Penajam Pasar Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Grand City Balikpapan, rencananya siap memudahkan warga dan masyarakat untuk saling berkunjung dengan mengoperasikan gerbang ke tiga pada 2024.

Duh, kira-kira gimana ya nanti penampakannya?

3. Dekat dengan Fasilitas Umum dan Sosial

Kalau fasilitas umum dan sosial, yang tinggal di Balikpapan pasti tahu deh. 

Grand City Balikpapan, dekat dengan Rumah Sakit Umum Kanujoso, mal, hotel, terminal bus antar kota dan bandara.

Buat warga hunian tersedia jalur sepeda dan jalur jogging. 

Eits, warga non hunian juga monggo lho tepe-tepe di sini. Gratis!

Ayo siapa mau nebak, Mas di bawah ini, warga hunian atau non hunian?

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
fasilitas jalur jogging 

Kalau sudah begini pasti lebih semangat nih membakar kalori.

Oh iya, 26 November 2022 lalu, Grand City juga mengadakan soft opening destinasi kuliner baru bagi warga Balikpapan, Grand City Food Center. Rencananya pusat kuliner ini akan terkoneksi dengan danau buatan.

Danau buatan?

Iya, kalau kamu klik menu 'Facilities' dan seret ke Recreational Lake di situs Grand City Balikpapan di situ ada penampakan tampilan danau yang akan sukses buatmu terpukau!

Rencananya sih, Desember 2022 akan ada grand opening Grand City Food Center.

Boleh dong blogger gathering lagi. 

Hihihi. Ngarep dotcom.

4. Tersedia Pilihan Klaster Residensial dan Komersial

4.1 Klaster Residensial

Tinggal di Balikpapan sejak tahun 1993, sedikit banyak aku menjadi saksi pertumbuhan bisnis properti Sinar Mas Land melalui anak perusahaannya di Balikpapan, Kalimantan Timur, PT Sinar Mas Wisesa.

Aku juga masih ingat beberapa perusahaan migas utama seperti PT Chevron Pacific Indonesia, PT Total E&P Indonesia, PT Vico Indonesia, beberapa perusahaan multi internasional di Batakan dan Pertamina, pastilah merupakan potensi pasar yang besar bagi bisnis rumah di Balikpapan!

Beberapa perusahaan ini memiliki karyawan dengan berbagai latar belakang negara, provinsi yang otomatis juga berbeda kultur, sosial, budaya dan gaya hidup.

Grand City, percaya Balikpapan kota yang penuh dengan dinamika kehidupan pastilah warganya memiliki cita rasa berbeda untuk setiap rumah impiannya!

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
4 klaster residensil awal

Sejak disebutkan dalam transkrip pidato di Istana Negara, 26 Agustus 2019 oleh Presiden Jokowi, tentang wacana IKN dan pasca pandemi, Grand City pun membawa konsep  'Bukan Rumah Biasa', rumah  dengan desain minimalis serta mengadopsi kebiasaan new normal, klaster Cheville pun resmi diluncurkan.

Ntar aku share sedikit keseruan blogger saat mengunjungi rumah contoh Cheville tipe 49 ya, jadi jangan kabur dulu ya. Hahaha.

4.2 Klaster Komersial

4.2.1 Golden Boulevard

Ini adalah distrik bisnis di Grand City Balikpapan  yang berada di akses jalan tembus menuju gerbang kedua jalan Soekarno- Hattan KM-7

Uniknya semua ruko di sini menghadap ke jalan utama, jalan Sinar Mas Land. Catat!

Mengingat lokasinya yang strategis, menjanjikan kenaikan investasi yang signifikan.

4.2.2 Palladium

Distrik bisnis dengan harga lebih terjangkau dan terdiri dari kombinasi lokasi dan peluang.

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
palladium distrik bisnis

Jadi, mau pilih yang mana nih?

Haaa, pilih aku?

Jangan! I have been taken!

5. Mengedepankan 6 Unsur Penting dalam Kehidupan

Apa saja tuh, An?

Tinggal, kerja, belajar, rekreasi, olahraga dan gaya hidup.

Sudah, sudahlah, tidak perlu kamu hapalkan ya.

Lebih afdol, langsung cus aja ke Grand City Balikpapan, lihat dan buktikan sendiri 6 unsur penting itu hadir di sana!

6. Tersedia Berbagai Promo

Kalau aku perhatikan, selain ada promo Double Dream, Grand City Balikpapan juga memanjakan calon pembeli properti ini  dengan berbagai promo lainnya.

Coba lihatlah di akun ig @grandcitybalikpapan, tersedia beragam promo, namun tetap fokus di bagian ini ya: 'syarat dan ketentuan berlaku'. Hihihi.

Saat aku menulis ini, ada promo 'Beli Rumah Bisa Travelling Kemana Saja" berhadiah voucher travel 25 juta rupiah dan berlaku sampai 31 Desember 2022.

Hmmm, boleh juga tuh!

7. Potensi Investasi Kawasan yang Tinggi

Mengutip dari Bisnis Indonesia, sejak pemerintah memutuskan akan mulai membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Kalimantan Timur, tentulah akan membawa angin segar bagi daerah penyangga seperti Samarinda dan Balikpapan.

Sektor properti di 2 daerah ini diyakini akan membawa berkah dari pemindahan ibukota ke Kalimantan Timur.

Dalam acara IKN Properti Expo 2022, Kementrian PUPR mengatakan bahwa sektor properti merupakan sektor yang tumbuh secara positif di tengah masa pandemi lalu. 

Berdasarkan data BPS, Ekonomi Indonesia triwulan I-2022 tumbuh sebesar 5,01 persen (year-on-year).

Di antara pertumbuhan tersebut, perumahan yang masuk ke dalam sektor properti menjadi salah satu yang tumbuh secara positif 3,78 persen.

Cuan, man, cuan! (lambai-lambai dolar mode-on)

Well, aku yakin dengan 7 alasan di atas kamu sudah siap tebar pesona jadi acting agen properti!

Tapi, kalau mau bonus informasi tambahan, keseruan Blogger Gathering, silahkan scroll lagi ke bawah ne!

Cheville, klaster Rumah Tumbuh (Bukan Rumah Biasa)

Usai acara Balikpapan Blogger Gathering kemarin, aku bersama sahabat blogger berkesempatan mengunjungi rumah contoh klaster terbaru .

Masih ingat dong ya si Cheville tipe 49, 'Bukan Rumah Biasa' dengan desain minimalis. Lokasi rumah contoh ini tepat diseberang kantor pemasaran Grand City.

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
world, meet potential customer cheville!

Seperti aku jelaskan di atas, ini adalah klaster terbaru Grand City Balikpapan setelah Forestville, Pineville, Hyland dan Hayfield.

Jelas banget, klaster ini merupakan prospek bisnis untuk proyek migrasi ASN ke IKN usai pemerintah memutuskan provinsi Kalimantan Timur menjadi wilayah Ibu Kota Negara (IKN) baru, Agustus 2019 lalu.

Kembali ke laptop!

Baru kali ini aku melihat langsung tipe rumah tumbuh seperti unit Cheville ini lho. Fix. Takjub! Hehehe. 

Biasanya paling banter lihat di tayangan media sosial aja, kaka.

Kesan pertama, hei, ada wastafel di depan pintu masuk rumah. Wah ini pasti menyesuaikan dengan gaya hidup new normal ya. Aha! 

... dan begitu pintu depan dibuka, tarrraaaa, terang benderang. 

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
lantai dasar cheville 49
meja itu bisa dilipat, masuk ke dinding lho,
di bawah sofa ada laci-laci tarik juga.

Suka paripurna!

Mataku langsung menyisir ruangan. Tak ada sudut yang sia-sia. Optimal sekaligus fungsional. Catat!

Kami pun menaiki tangga menuju lantai dua.

Tahukah kamu.

Tangga ini bukan sembarang tangga lho. Bisa difungsikan untuk menyimpan koleksi kesayanganmu. Tinggal tarik dan sorong. Sesimpel itu!

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
tangga desain fungsional itu

Di lantai dua, ada 2 kamar tidur. Kamar utama dan kamar anak. Masing-masing punya kamar mandi sendiri serta daun jendela memadai untuk sirkulasi udara.

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
kamar anak cheville 49

Lagi-lagi terobosan inovatif hadir di sini menyesuaikan gaya hidup new normal. Awesome!

Kamar utama rumah contoh Cheville tipe 49 ini memiliki balkon.

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
coba spot, mana balkonnya?

Yup. Bisa ditebak kami pun langsung histeris dan healing tipis-tipis, me time, cekrak cekrek ala model hits.

Nah, bagian ini nih yang bikin aku takjub maksimal. Ada ruang tambahan di bawah atap (attic), pemirsah.

Ih, keren banget!

Dengan konsep penerangan maksimal begini, bisa dipastikan tagihan listrik bisa hemat ne!

Setuju?

Btw,

Apa sih maksudnya desain rumah tumbuh itu, An?

Jadi setiap unit tipe Cheville ini dilengkapi dengan taman belakang yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan di masa depan sesuai kebutuhan keluarga.

Sebagai tambahan, lokasi Cheville ini terbilang strategis karena berada di secondary boulevard Grand City Balikpapan, dekat dengan sejumlah fasilitas di antaranya sekolah IPEKA Grand City, pusat kuliner dan bisnis serta Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo.

Gimana, jadikah bungkus 1 Cheville tipe 49 Grand City Balikpapan ini? Selain untuk dihuni, bisa juga lho buat investasi rumah di Balikpapan.

Keseruan Blogger Gathering di Grand City Balikpapan

Ini adalah kolaborasi perdana blogger Balikpapan dengan Grand City Balikpapan sekaligus event offline yang menurutku sangat dinantikan, terlihat dari jumlah kehadiran yang hampir memenuhi kuota 30 blogger di daftar hadir.

grand city balikpapan investasi properti di ikn
blogger gathering & seo workhop 2022

Acara dibuka dengan presentasi histori perjalanan Sinar Mas Land dari Mas Harris Maulana, karyawan Sinar Mas Land dengan latar belakang seorang blogger.

Berikut salah satu presentasi beliau yang cukup mencuri perhatianku.

Sinar Mas Land Milestone

"Tak kenal maka tak sayang"

Aku percaya, pasti kamu akrab dengan istilah ini ya!

Jadi gini,

Usai menghadiri Balikpapan Blogger Gathering, aku jadi punya ritual baru ne!

Browsing kata kunci rumah di Balikpapan, dan mengenal lebih dekat  lagi situs kawasan hunian Grand City Balikpapan.

Nah, saat berselancar di situs Grand City Balikpapan ini, aku melihat tampilan klaster dan langsung terbayang salah satu materi Mas Harris tentang Corporate Value, dari Founder Sinar Mas Land, Eka Tjipta Widjaja, Innovative.

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
corporate value sinar mas 

Well, honestly, aura itu terasa banget hadir di kawasan Grand City, meski aku baru menikmati lewat monitor laptopku.

Aku juga teringat pernah main ke salah satu rumah teman di klaster perdana Grand City Balikpapan, Forestville, yang kental banget dengan nuansa rimbun dan hijau, yang sukses buatku terpukau. 

Kalau sudah begini, aku percaya, pulang ke rumah pastilah sesuatu hal yang bikin candu.

Lagi- lagi, aku juga semakin tercerahkan lewat Balikpapan Blogger Gathering ini, masih lewat materi Mas Harris, kalau ternyata Sinar Mas Land, didirikan tahun 1972 dengan nama awal Duta Pertiwi (DUTI) kemudian lahirlah Bumi Serpong Damai (BSD)  tahun 1984, dan mulai beroperasi di tahun 1989.

Oh iya, ada lagi ne!

ITC atau pusat perdagangan berkonsep trace center itu, ternyata kelahirannya dibidani  PT Duta Pertiwi Tbk lho, yang kelak menjelma menjadi tentakel usaha dari raksasa bisnis properti, Sinar Mas Land di tahun 2011.

Ayo, siapa nih yang juga baru mendapat pencerahan seperti aku?

Selengkapnya begini nih Sinar Mas Land Milestones.

grand city balikpapan investasi rumah di balikpapan penyangga ikn
sinar mas land milestone

Kesan Blogger Gathering di Grand City Balikpapan

Saat aku membuat tulisan ini suasana asri kawasan jalan Sinar Mas Land Boulevard Grand City Balikpapan kembali memenuhi pikiranku.

Rasanya tidak berlebihan jika aku katakan, setiap jengkalnya, begitu memesona. Melihat awan membentuk senyuman, desau angin meniupkan namamu, tubuh pun terpaku. Semuanya bikin candu!

Tahukah kamu?

Meski sudah sering kali melintasinya, rasa itu, seperti mau diajak kencan gebetan masih saja tak kuasa aku elakkan. Tetap saja masih deg-degan, menanti gejolak terhempaskan!

Sekali lagi, aku senang banget bisa menjadi bagian event Blogger Gathering dan SEO Workshop 2022 di Grand City Balikpapan ini, bisa  silaturahmi sekaligus update kiprah Sinar Mas Land di penghujung 2022 ini.  

Last but not least,

Menurutku, sepertinya investasi di Grand City Balikpapan penyangga IKN ini cukup menggoda.

Kalau kamu?


Referensi:

Website Official Sinar Mas Land

Website dan Instagram Grand City Balikpapan

Materi Balikpapan Blogger Gathering dan SEO Workshop 2022

https://setkab.go.id/pemindahan-ibu-kota-26-agustus-2019-di-istana-negara-provinsi-dki-jakarta/

https://kemenkeupedia.kemenkeu.go.id/search/konten/21965-informasi-terkait-undang-undang-tentang-ibu-kota-negara-uu-ikn

kompas.com/properti/read/2022/08/04/115721621/tangkap-peluang-relokasi-asn-ke-ikn-sinarmas-land-rilis-hunian-rp-800?page=1

https://propertyandthecity.com/sinar-mas-land-rilis-klaster-kelima-di-grand-city-balikpapan-mulai-rp800-jutaan/

finance.detik.com/properti/d-5799885/dapat-rumah-impian-di-balikpapan-dp-nya-disubsidi-hingga-rp-56-juta

https://bisnisindonesia.id/article/menilik-prospek-properti-balikpapan-samarinda-kala-ikn-pindah

https://koran.tempo.co/read/info-tempo/476004/sinar-mas-land-raih-penghargaan-top-10-developer-dalam-ajang-bci-asia-awards-2022

https://www.grand-city-balikpapan.com/pt-sinar-mas-wisesa/