 |
| Cantik ya, simak koleksi keren lain di situs ~ sumber: https://pixabay.com/en/ |
Ketahui Kiat Menciptakan Peluang Dari Blog. Beberapa bulan lalu di grup WA Kelas Blogger yang hampir 1 tahun aku bergabung sudah ada indikasi bahwa akan ada
workshop dengan pembicara dari ibukota di Balikpapan.
Jangan ditanya lagi, betapa senangnya hatiku saat itu, karena biasanya acara begini hanya ranah blogger kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Makassar, untuk luar Jawa.
Bulan berganti bulan, dan berlalu begitu saja, sejujurnya, aku sudah nyaris lupa, sampai suatu hari Mas Bambang Herlandi, ketua Balikpapan
Blogger Community, komunitas di mana aku tumbuh dan berkembang, membagi sebuah formulir
online via WAG.
Alhamdullillah. Cepat-cepat laa aku isi, takut kehabisan kuota, kakaaa.
Itu saja aku sudah di posisi 6. Hal ini aku ketahui saat mendaftar ulang di meja registrasi.
Iya, akhirnya kami,
blogger Balikpapan, mendapat "kue" dari pembicara ibukota, yihaaaa...!
 |
| Workshop idaman itu ~ sumber: https://www.facebook.com/bpnblogger/ |
Dan pembicaranya, masya Allah Teh Ani Berta,
founder Indonesian Social Blogpreneur, salah seorang blogger inspiratif ibukota beserta Riri Restiani,
blogpreneur muda yang sudah mulai menuai hasil jerih payahnya.
Meski hari itu, sang surya amat membara, bulan Ramadhan pula, semuanya tak mampu membendung niat beta, (((beta))), biar afdol diksinya ^^.
Terimakasih juga buat aplikasi
grab yang sudah menolongku. Sekali-kali menikmati penghasilan dari
blog laa, dijemput bak cinderella, eeeaaa...
Meski harus pakai acara H2C, "Harap-Harap Cemas", menunggu, karena eh karena pak kusir eh bang supir muter-muter kayak komidi puter, hehehe...
Tepat jam 3 sore aku tiba di gedung Indosat Ooredoo MT Haryono Balikpapan. Iya,
workshop kali ini difasilitasi Indosat Ooredoo. Baik banget ya!
Ruang pertemuannya dingin dan lega. Cocok banget buat ngadem, puasa-puasa gini, hihihi...
Dan untuk itu
dress code aku juga ala-ala Indosat Ooredoo.
Sesampainya di lantai empat, duh, aku langsung didaulat untuk foto ala-ala
endorser gitu oleh mbak
Sales Promotion Girl (SPG). Mendadak berasa artis, kalo sudah gini mah. *kibasponi.
Ternyata para undangan-
the bloggers- sudah ramai, huuuaaaa, senangnya hatiku! Meski menurut Teh Ani, masih banyak yang membatalkan kehadiran di saat
injury time.
Seperti biasa ritual
blogger pasti dong, pemanasan dulu dengan pose-pose cantik, selfie dan wefie, tentu saja!
Tak berapa lama azan Ashar bergema, kami diberikan waktu 10 menit untuk sholat dan kembali ke ruangan.
Namun sebelumnya pose bareng lagi, sebelum dandanan (((dandanan))) luntur, hahaha....
 |
| Pose dulu sebelum dandanan luntur ~ sumber: http://bambangherlandi.web.id/ |
Acara di buka Teh Ani Berta dengan ucapan terima kasih atas kehadiran para undangan, dilanjutkan dengan
safety talk dari staf Indosat Ooredoo tentang tata cara keselamatan gedung dan berkenalan dengan mbak Dina Meganingtyas.
Tibalah momen yang di tunggu-tunggu, acara
sharing itu pun dibuka!
Riri Restiani
Lifestyle Blogger dan
Entrerpreneur, begitu Riri menasbihkan karirnya saat ini. Kecintaannya terhadap dunia menulis berawal sejak duduk di SMA. Saat itu blog sebagai sarana melepas uneg-uneg semata alias tempat curhat.
Riri juga punya passion lain lho, suka membuat kerajinan tangan, senang dandan dan pengamat fashion. Begh, multi talenta yaaa!
Bahkan dari kecintaannya akan pernak-pernik, kampusnya menggandeng Riri membuat souvenir hari wisuda. Keren, jenderal!
Dan itu belum cukup, Riri melakukan semua itu bahkan dengan status sebagai karyawan kantor. Luar biasa manajemen waktunya ya.
Kini Riri bisa mengecap hasil jerih payahnya seperti mampu membiayai kuliah, memiliki laptop, sepeda motor, kamera, rumah, bahkan tanah, semuanya dari hasil sinergi
blogging dan
enterpreneur.
Salute!
 |
| Ekspresif ya Riri ~ sumber: http://bambangherlandi.web.id/ |
Aku, para undangan, dan kamu, iya kamu, pasti kepo.
"Kog bisa ya?"
"Padahal status karyawan, gimana tuh cara membagi waktu?"
"Luar biasa!"
Atau yang lebih ekstrim...
"Apa nggak ada kerjaan, kebanyakan waktu luang?"
Yang pasti bukan karena kurang kerjaan, atau kebanyakan waktu luang!
Tapi, karena Riri sudah merasakan nikmatnya mendapat penghasilan dari kecintaan yang dulunya hanya dari sekedar hobi, sekedar curhat.
Di luar sana aku yakin, pasti ada banyak versi kiat menciptakan peluang dari blog.
Tapi, kali ini kita fokus kepada
kiat menciptakan peluang dari blog ala Riri Restiani dulu ya.
Pertama
Menciptakan penghasilan dari blog bukan hal instan, perlu kesabaran tinggi!
Yang utama, iya ini syarat utama harus
punya passion, suka! Hindari niat melulu hanya demi uang dan uang.
Riri membuktikan itu, dia memulai dari kecintaannya menulis alias curhat di blog saat SMA.
Seiring waktu, Riri tumbuh dan berkembang sekaligus menemukan, betapa menyenangkan memiliki hobi yang bisa menciptakan penghasilan dari blog.
Jadi, jangan mengharapkan blog bisa langsung menciptakan penghasilan di hari pertama ya!
Aku pribadi bahkan perlu waktu berbulan-bulan untuk bisa menciptakan penghasilan dari blog.
Kedua
Mensinergikan blog dengan akun sosial media
Beruntunglah kamu jika memiliki hobi lain yang bisa bersinergi optimal dengan blog dan akun sosial media.
Riri memanfaatkan semua akun sosial medianya seperti
facebook, instagram dan
twitter untuk optimalisasi penghasilan dari blog sekaligus bersinergi dengan hobinya membuat kerajinan tangan. Ia bahkan membuat tampilan
feed instagramnya menarik agar pembaca tertarik
Untuk membuktikan ini aku langsung masuk ke
google analytic dan terbukti media sosial memang penyumbang kedua sumber traffic setelah
organic search.
 |
| Google analytic mengkonfirmasi medial sosial adalah sumber traffic! |
Ketiga
Belajar marketing
Haa...!
Belajar lagi?
Ya iya lah. Kalau mau menciptakan penghasilan dari blog memang harus banyak belajar, terutama belajar bisnis. Namanya juga mau jadi
blogpreneur.
Tapi kali ini aku lagi berbaik hati.
Kamu boleh contek kiat-kiat dari Riri ^^
 |
| Boleh dicontek nih ~ sumber: http://www.princessrhie.com/ |
 |
| Ini juga masih boleh dicontek ~ sumber: http://www.princessrhie.com/ |
Nah aku mau tambahkan kiat berikut yang menurut aku juga sangat krusial.
Keempat
Dapatkan traffic!
Menciptakan penghasilan dari blog berbanding lurus dengan
traffic.
Artinya?
Tanpa
traffic mustahil mendapat penghasilan dari blog!
Sumber penghasilan dari blog bermacam-macam, bisa dari
Adsense, iklan pribadi, atau
affiliate marketing. Semuanya sama, sumbernya ya,
traffic.
Temukan kiat optimalisasi blog dengan memanfaatkan akun sosial media misalnya dengan
share blog posting, menjadi anggota komunitas blogger, atau menghadiri event
offline workshop seperti ini.
Sampai detik ini pun, aku masih kerap belajar otodidak di
internet, belajar bagaimana kiat mendatangkan
traffic ke blog.
Iya, kudu banyak belajar.
Tapi jangan langsung loyo gitu dong!
Belajarnya
step by step. Pelan-pelan saja. Semangat, eeaaa...!
Baca juga Begini Cara Mengetahui Waktu Ideal Publish Posting Blog.
Selanjutnya, yuk simak kiat menjadi blogpreneur ala Teh Ani Berta yang aku gado-gado dengan celotehanku ya.
Sudah kenal dengan Teh Ani Berta?
Di kalangan komunitas blogger tempat aku bernaung, Teh Ani Berta termasuk jajaran seleb blog ya. Bukan apa-apa sih, tapi karena kompetensi Teh Ani Berta yang telah diakui baik nasional dan internasional.
Gak percaya?
Coba deh
google dengan kata 'Ani Berta' ^^
 |
| Hasil jepretan Asus ZenfoneMax3 pink ~ koleksi pribadi :) |
Baidewei, ini adalah kunjungan pertama Teh Ani ke Kalimantan, lho.
Kunjungan ini sudah diidamkan sejak lama, apalagi mengingat seringkali saat memposting akan membuat
workshop,
follower dan fans akan seringkali berkomentar, "
kog cuma di Jawa saja, sih, sekali-kali di luar Jawa, dong!"
Meski begitu Teh Ani berpesan, para
blogger lokal tak perlu berkecil hati, belajar zaman now sih bisa di mana saja, tak harus menunggu dari Jakarta. Yang penting mau belajar, dari masa saja, kapan saja dan dari siapa saja.
Sebelum ke materi utama Teh Ani banyak bercerita tentang motivasinya mengapa sampai memutuskan menekuni
blogpreneur ini. Namun karena ini ranah pribadi Teh Ani tak ingin kami membaginya di dalam artikel karena menyangkut hal-hal pribadi.
Cukuplah untuk menjadi bahan motivasi.
Duh, mendadak melow gini, hiikss
Baca juga :
Ini Dia 7 Manfaat Menakjubkan Dari Menulis
Kembali ke laptop!
Yuk ah, lanjut ke materi utama.
Pertama
Semua orang bisa jadi blogpreneur
Jadi, ini kabar baik ya!
Pekerja kantoran, karyawan
full time, profesional, pelajar,
freelance dan umum.
Kamu, iya kamu yang lagi baca dan masih pemula, kudu semangat ya!
Kedua
Ini seperti tentara yang mau perang. Kudu bawa peralatan.
Memiliki keahlian menulis is a must. Soalnya ini erat kaitan dengan
traffic di atas tadi.
Tapi, jika saat ini belum punya
passion, jangan buru-buru memvonis diri tidak bisa, karena kata pepatah "
hal baru bukan untuk ditakutkan tapi ditaklukkan!"
Tersedia kiat-kiat menulis untuk pemula di internet. Jadi, ya memang kudu belajar, lagi dan lagi.
Yang penting ada kemauan. Biasanya,
di mana ada kemauan di situ ada jalan!
Makanya
mengoperasikan internet dan
menguasai platform blog adalah keahlian berikutnya yang juga harus dimiliki.
Masih berkaitan dengan
traffic juga.
Traffic yang bagus umumnya didapat dari konten unik dan menarik. Untuk itu perlu
skill internet dan
platform blog.
Mudahnya begini...
Fondasi awal untuk membuat blog idealnya adalah sesuai
passion dan kemampuan!
Wah hampir sama dengan Riri ya. Kata kuncinya lagi-lagi,
passion alias kecintaan.
Contohnya, aku yang suka jalan-jalan sekaligus seorang ibu dengan buah hati, suka memakai produk-produk dan gemar bergabung dengan komunitas, maka
Lifestyle Blogger adalah
niche yang cocok untukku.
Meski menurut beberapa master blog kita kudu fokus kepada satu
niche, tapi setelah menjalani sendiri, ada kog agensi yang tertarik kepada
niche ini. Yang penting buat konten menarik dan unik, selanjutnya pendapatan akan mengikuti.
Niche erat kaitannya dengan nama blog. Jika ingin
branding yang optimal, hindari nama blog yang kurang profesional.
Yang paling optimal adalah jika nama blog juga sama seperti akun sosial media.
Teh Ani memberi contoh Mas Iskandar Zulkarnaen, kompasianer yang membranding diri dengan Isjet. Mulai dari nama blog dan semua akun sosial media menggunakan 'isjet'.
Jadi kalau memungkinkan, pilihlah nama blog yang singkat, padat dan ini nih, gampang diingat!
Lagi-lagi menurut Teh Ani, kadang-kadang nama blog alay mampu bikin agensi alergi. Duh!
Ketiga
Konsistensi menulis
Tapi ingat, bukan asal menulis!
Lebih baik menghasilkan konten menarik satu kali sebulan dari pada sepuluh tapi biasa-biasa saja! tapi kalu bisa satu minggu satu konten, itu mah ruarrrr biasa!
Biasanya konten bagus memang perlu waktu.
Ke empat
Promosikan konten
Promosi konten di akun sosial media masih dipercaya merupakan senjata ampuh untuk perkembangan blog.
Kita semakin dikenal.
Apalagi kalau kita bergabung dengan komunitas blogger yang nota bene memiliki passion yang sama.
Setelah promosi konten, kita juga harus membangun interaksi. Pembaca, pengikut atau fans jangan 'dikacangi'.
Pengalaman aku pribadi biasanya situs itu ada 2, yang '
biasa' dan '
istimewa'
'
Biasa' mungkin karena kontennya kurang nendang, desainnya kurang bagus atau karena pemilik tak pernah berinteraksi. Capek deh!
'
Istimewa' boleh jadi karena kontennya menarik, desainnya bikin "meleleh", jadi begitu usai membaca kita pasti buru-buru ingin
bookmark tuh blog. Seperti kecanduan menunggu tayangan berikutnya.
Aku punya beberapa daftar blog seperti itu. Biasanya tanpa diminta aku pasti meluangkan waktu untuk
blogwalking dan geregetan menunggu konten berikutnya.
Blogwalking juga mempengaruhi DA lho. Makin tinggi DA biasanya penghasilan blog pun meningkat. Dan kemungkinan untuk nangkring di halaman satu
google juga terbuka.
Baca juga :
5 Tips Ampuh Menjadi Juara Satu Di Google
Tak cukup hanya berinteraksi di dunia maya, interaksi di dunia nyata juga krusial. Menjalin relasi dengan agensi terutama di saat hari besar keagamaan, itu seperti investasi. Meski jauh di mata namun dekat di hati. Kalau sudah begini, biasanya rezeki pasti menghampiri, Insya Allah!
Kelima
Marketing dan Portfolio
Nah ini...
Aku termasuk yang masih harus banyak belajar, karena sering belum percaya diri membagi pencapaian dan prestasi, karena eh karena menurutku masih banyak blogger yang lebih panen prestasi, hehehe.
Namun setelah mendapat pencerahan dalam
workshop ini, barulah mengerti bahwa hal ini juga penting untuk
marketing dan
portfolio.
Terbuktilah bergabung dengan komunitas
offline itu bikin untung!
Berkenan memberikan
free trial kepada
brand terkemuka juga bisa membantu
branding lho. Konsekuensinya,
brand akan lebih mudah mengingat kita di garda depan, jadi kalau ada pekerjaan pasti blog kita yang diprioritaskan. Tambah lagi deh penghasilan dari blog.
Mendapatkan penghasilan dari blog itu penting tapi menjadi
free content writer dan sosial media dari organisasi profit juga tak kalah penting.
Bayangkan, jika sebuah panti asuhan yang sebelumnya tidak terkenal tapi sangat memerlukan bantuan bisa mendapatkan bantuan hanya karena bantuanmu. Insya Allah kebaikan dunia akhirat jadi milikmu! Kalau Allah sudah berkenan, tak ada kekuatan apapun yang bisa menghadang.
Selain itu, aktivitas
blogging bak kran air yang mampu membuka peluang untuk aneka karir menjanjikan seperti di bawah ini:
 |
| Aku baru di nomor 1 ~ sumber: http://www.aniberta.com/ |
Tak terasa waktu bergulir begitu cepat, sesi
workshop pun ditutup dengan acara buka bersama dan... yup, foto bersama, tentu saja ^^.
Oh iya, apakah kamu punya
kiat menciptakan peluang dari blog lainnya?
Silahkan berbagi dikolom di bawah ini, ya.