Pages - Menu

Kamis, 28 April 2016

Ini Dia 7 Manfaat Menakjubkan Dari Menulis


Ini Dia 7 Manfaat Menakjubkan Dari Menulis

Ini Dia 7 Manfaat Menakjubkan Dari Menulis. Hobi tampil ternyata sudah bermula sejak aku balita.

Ini menurut ibunda.

Lalu berkembang menjadi gemar mencoret di dinding rumah sambil bercerita, di fase usia pra sekolah.

Ini Dia 7 Manfaat Menakjubkan Dari Menulis

Selanjutnya bermain sekolah-sekolahan.

Sebagai anak sulung *uhuk! aku menetapkan peraturan. Yang dapat peran sebagai guru pertama kali harus aku, baru kemudian menyusul adik-adikku yang berjumlah 2 orang. Hiii... otoriter banget yak!

Terbayang kembali dinding rumah yang penuh hasil karyaku dan adik-adikku.

Saat itu kami sangat beruntung karena ibu tak pernah melarang kami melakukan semua itu. Walhasil, rumah bagai papan tulis, yuhuuu...

Jika ada dana berlebih biasanya menjelang lebaran dinding rumah bisa mulus kembali, dicat ulang.

Menginjak sekolah dasar hobiku melebar. Unjuk kebolehan di depan umum mulai kunikmati. Membaca puisi, memimpin lagu wajib bahkan menjadi petugas upacara, aku tekuni. Dari menjadi pemimpin upacara sampai petugas bendera.

Ini Dia 7 Manfaat Menakjubkan Dari Menulis

Aku pernah lho jadi petugas bendera bersama teman sekolah untuk tingkat kotamadya. Betapa sukacitanya aku saat itu. Zaman itu belum ada angkutan umum. Jadi agar tak terlambat aku berangkat, saat jam menunjukkan pukul enam. Jalanan masih gelap. Sesampai di tempat upacara tubuh sudah basah oleh keringat. Fuiiih....!

Bukan itu saja. Kami juga didaulat jadi petugas untuk penurunan bendera. Lagi-lagi aku berangkat dengan jalan kaki. Iya, sama seperti tadi pagi, tubuh bersimbah keringat juga aku alami. Demi apa, coba...!

Semua terbayar saat Bapak Walikota mengundang kami masuk ke kediamannya, makan malam bersama dan menyalami kami semua.
Jika semua tentang hal yang disuka, memang nikmat menjalaninya.
Baca juga : Rahasia Agar Tetap Energik dan Cantik Sepanjang Usia

Untuk ukuran zaman itu bisa masuk ke halaman rumah pak Walikota adalah pengalaman luar biasa. Kebetulan sehari-hari waktu masih di sekolah dasar, rumah beliau dua kali dalam sehari aku lewati. Rumah putih besar, dengan halaman luas dan rumput yang terawat, rapi.

Hingga kini kenangan itu terukir dalam di hati. Tak terlupakan.

Saat di sekolah dasar juga, tugas mengarang dari ibu guru bahasa Indonesia adalah momen yang sangat aku suka. Jika teman-teman hanya menghabiskan 2 halaman buku, aku bisa sampai 5-6 lembar.

Kira-kira ibu guru baca apa nggak ya?

Atau malah cuma buat ganjal bawah meja. Habis kebanyakan, cap cai dong bacanya. Hahaha...

Menulis seperti panggilan jiwa.

Bedanya kalau dulu tak perlu mikir tentang teknik SEO dan lain-lainya.

Kalau menulis ya nulis saja. Sudah mendatangkan kenikmatan luar biasa.

Ini Dia 7 Manfaat Menakjubkan Dari Menulis


Nah seperti itulah kira-kira yang dirasakan Nunu, salah seorang member arisan kelompok 6 Blogger Perempuan, saat memutuskan kembali menggeluti dunia blogging yang pernah ditinggalkan selama 5 tahun.

Awalnya mencari kegiatan yang bermanfaat, namun kini malah jatuh cinta. Bahkan hasil karyanya telah diakui dan bersanding dengan penulis keren lainnya.

Doi bisa melakukan semua hobi ini plus berstatus pegawai di sebuah Kementrian di Jakarta.

Hebat ya!

Aku suka banget dengan gaya bahasanya yang seolah menyelami hati pembaca. Hal itu jelas terasa saat menikmati sebuah tulisan tentang membuat konten SEO di sini.

Duh, SEO lagi. Lagi-lagi SEO. Alamak sudah 4 kali aku sebut.
Baca juga  : Cara Ampuh Agar Artikel Cepat Terindeks Google
Iya deh habis ini, nggak lagi. Janji... *sodorin tangan.

Ternyata menulis banyak manfaatnya lho.

1. Mengukir Kenangan
Iya dong.
Karena hidup tidak menunggu kita. Dia terus berjalan. Tak bisa dihentikan. Kejadian demi kejadian berlalu, tertindih bahkan terlupakan. So, kita harus menyelamatkan beberapa momen penting apatah lagi yang langka.
Ini Dia 7 Manfaat Menakjubkan Dari Menulis

2. Rumah Ide
Adakalanya ide muncul liar tak terkendalikan. Seperti jailangkung.
Xixixi... *maklampir mode on
Datang tak diundang, pulang tak diantar. Dan sering kali ide ini hadirnya seperti kilat. Wuz... dan akhirnya hilang.
Namun adakalanya merambat, menggeliat. 
Untuk itu perlu direkam, on line atau off line.
3. Pengembangan Diri
Kog bisa?
Lha, pastinya sebelum pencet publish, pasti kita kudu preview dan memeriksa kembali tulisan kita. Apakah ada ruhnya? Typo?  Diksi yang menarik? 
Ada analisis di sini. Otomatis sedikit demi sedikit tanpa disadari kita mengalami proses belajar yang terus-menerus. Tuh, betulkan! Pengembangan diri deh, muaranya.
4. Sumber Inspirasi 
Kita takkan pernah tahu betapa tulisan terutama curahan hati kita mampu menggerakkan bahkan bisa menginspirasi seseorang.
Bayangkan ada seseorang di luar sana menjadi begitu bahagia dan tertolong hanya karena membaca tulisan kita, yang justru tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Meski mereka hanya sebagai silent reader.
Page view meningkat dan kebaikanpun kau dapat. Insya Allah.
Bukankah kebahagiaan hidup itu adalah saat kita bisa memberi manfaat?
Jadi, tetaplah menulis ya, sobat.
 Baca juga : 9 Alasan Mulia Menulis Kisah Hidup Pribadi


5. Menjadi Penulis Lebih Baik
Maksud loe?
Iya dong dengan disiplin duduk dan menulis dijamin pasti akan meningkatkan kemampuan menulis.
Kalau cuma berpikir dan berencana rasanya sih tidak dihitung. Kudu beraksi dan lakukan!
6. Jadi Lebih Banyak Tahu
Ini jelas banget yaa...!
Untuk bisa menulis dengan baik pasti kudu membaca. Jelas sekali ada output dari aktivitas ini yaitu... kita akan belajar... banyak.
Seperti yang diungkapkan oleh novelis kondang Stephen King.
"If you want to be a writer, you must do two things above all others: read a lot, write a lot"
7. Warisan 
Pernahkan membayangkan bahwa saat kita tiada, tulisan kita akan tetap ada.
Dan yakinlah bahwa suatu hari nanti anak cucu kita akan berterima kasih kepada kita. Mereka akan bisa menikmati dan berkomunikasi lewat karya-karya kita.
Kita bahkan tidak bisa membayangkan betapa terpesonanya mereka saat itu, saat menikmati warisan kita.
Bahkan kitab sucipun dibuat dalam bentuk tulisan agar bisa dinikmati oleh generasi berikutnya, sepanjang zaman. 
Ini Dia 7 Manfaat Menakjubkan Dari Menulis

 Ngomong-ngomong ini sudah ngelantur jauh ya.

Awalnya mau review blognya mbak Nunu. Tapi lebih asyik mah, cus langsung saja ke sini. Dijamin pasti suka.

Blog Nunu sangat informatif dan inspiratif. Coba deh kalau tidak percaya. Nunu juga seorang mysterious shopper lho.

Apa itu?

Kog rada horor ya, mak? Pakai acara bakar menyan ya? Hahaha... Makanya buruan gih ke tekapeh.

Etapi ada yang sangat mengganggu lho, Nu.

Anu... itu "pop up dialog box" agar suka fanspage not recommended banget deh, menurutku.  It is really annoying.

What about you guys...?

Last but not least, demikianlah 7 manfaat menakjubkan dari menulis versi aku, kalau kamu?

Ini Dia 7 Manfaat Menakjubkan Dari Menulis


Kamis, 21 April 2016

Berani Lebih Eksplorasikan Diri

Berani Lebih Eksplorasikan Diri
Berani Lebih Eksplorasikan Diri
Dulu dan sehingga kini aku sungguh terinspirasi lihat berbagai pose teman di berbagai sosial media. Mereka sangat penuh percaya diri.

Promosi bak talen mewakili  produk. Plus kepiawaian mereka berbagi pengalaman baik resep, perjalanan bahkan hadiah hasil kompetisi.

Satu saat mereka tampil dengan kostum ibu-ibu namun di lain waktu dengan kostum abegeh unyu-unyu, atau hadir lengkap dengan pernak-pernik masak, di kesempatan lain liburan santai dengan pose pantai yang aduhai.

Masih tetap kece dan sopan, tentu saja!


Aku pikir mungkin mereka itu ikut pelatihan atau kursus modelling, tapi ternyata tidak. Rata-rata semua teman-teman yang notabene ibu rumah tangga, semuanya otodidak, belajar sendiri dengan modal #BeraniLebih eksplorasikan diri!

Lalu aku pikir, kenapa tidak #BeraniLebih eksplorasikan diri. Tentu saja maksudku bukan eksplor bodi!
Ternyata hal baru bukanlah sesuatu yang perlu ditakutkan! Namun harus ditaklukkan! Dengan mencoba berbagai hal baru kita semakin tahu kemampuan, bakat, minat dan potensi.
Semakin sering dan berani kita mengeksplorasikan diri tanpa disadari semakin giat kita menggali potensi yang kita miliki. Hal ini otomatis akan menambah tingkat kepercayaan dan wawasan diri.

Lagi-lagi tanpa disadari seiring waktu aku menjadi lebih kreatif.

Berani Lebih  Bisa Membantu Menemukan Ide dan Solusi

Memandang sesuatu selalu dari segi positif dan yang pasti tanpa bermaksud arogan kadang kala diakui sebagai sosok inspiratif. #Halah.

Maka, mulailah aku menumbuhkan kepercayaan diri dengan banyak bertanya sana dan sini.

Membaca literatur ringan tentang fotografi, artikel parenting, resep makanan, sampai-sampai cara menulispun semua aku pelajari. Biasanya semua yang berkaitan dengan kontes/kompetisi yang akan kuikuti.

Pelan-pelan kudapatkan kepercayaan diri dan semakin ekspresif seperti ini. Hihihi...

Berani Lebih dan Temukan Kepercayaan Diri

Secara tidak langsung aku juga menularkannya kepada anak dan suami. Meski sulit meyakinkan mereka bahwa mengikuti berbagai kompetisi dan kontes online itu adalah sesuatu yang mengasyikkan sekaligus menjanjikan.

Uniknya, saat hadiah sampai di rumah, mereka berebut ingin pertama kali merobek pembungkusnya.

Merasakan dan menikmati momen kemenangan!

Jujur, awalnya aku susah mendapatkan hasil foto dan tulisan yang maksimal, bahkan sampai kini, aku masih terus belajar dan belajar. Kadang kala aku harus membaca syarat dan ketentuan berulangkali untuk mendapatkan pesan dan kesan yang ingin di sampaikan.

Namun, tak sedikit juga hasil foto dan tulisanku mendapat simpati juri dan memenangkan kompetisi.

Misalnya di sini dan di sana

Hal ini lagi-lagi semakin mendongkrak kepercayaan diri
Kebiasaan #BeraniLebih eksplorasikan diri ini  juga menambah kemampuanku untuk menemukan ide dan solusi. Aku jadi gemar mencoba, dan pengalaman baru adalah konsekuensinya.

Dengan berbagai pengalaman, otomatis, wawasan aku dapatkan, memberi sudut pandang baru dan menolongku memandang suatu permasalahan. 



Senin, 18 April 2016

Lebih Dekat Dengan Sang Ratu de Blog


Lebih Dekat Dengan Sang Ratu de Blog


Biar lebih mantap reviewnya *tsaaah, jadi pakai acara lihat koleksi-koleksi foto di akun FB mbak Ratu Sya dulu. Pemanasan, woiii! Hihihi...

Etapi, lumayan ngos-ngosan juga scrolnya.

Nah loe, sapa suruh datang Jakarta!

Akhirnya sampai juga ke koleksi foto bulan madu *uhuk. Captionnya bikin ngakak *ketawagenit.

Aku mah gitu orangnya.

Berhubung sudah mulai hangat, yuk kita mulai review batch 3 kelompok 6 arisan link blogger perempuan.

TKPnya di sini

Eh, sebelumnya di batch 1 ada mbak Echa dan batch 2 mbak Rani. Sudah mampir ke?

Ternyata oh ternyata sang Ratu adalah seseorang yang misterius. Maksud loe?

Mysterious shopper!

Apa tuh?

Yang pasti dari baunya sudah tercium aroma horor, petualangan  dan belanja. Yay!

Secara singkat tugasnya adalah mendatangi toko-toko yang telah direferensikan, melakukan peninjauan, membuat laporan dan... digaji. Bisa pilih mau dollar atu Euro. Keren booo...

Apa...?

Mau dong, mau.

Nah untuk lebih detail langsung simak di sini ya.

Jadi, karena sudah terungkap binti tersingkap namanya jadi berubah. Bukan mysterious shopper lagi.

Hahahaa...

Duh, jadi ngelantur ya.

Ayo merapat, acara puncak segera dimulai!

A. Blog Review

1. Template 

Warna putih mendominasi tampilan sang ratu.

Aku suka pilihan hurufnya.

Juga alamat URLnya. Akuratudotcom. Serasa aku juga seorang ratu. Hahaii...

Setuju?

Namun ada sedikit masukan nih.

Sebaiknya pada menu bar bisa ditambahkan kategori misalnya seperti CurhatKu, Jalan-Jalan atau Tips, di sebelah Disclosure.

Meski sudah ada label di bagian side bar. Alangkah lebih baik jika kategori ini langsung menjadi perhatian pembaca saat menit pertama membuka blog dan sudah diarahkan kepada pilihan kategori. Tak perlu harus bergeser ke kanan lagi.

Juga untuk postingan populer sebaiknya di taruh di bagian atas di bawah tombol search.

Masih sama idenya. Agar tampilan blog semakin manis, dan membantu pengunjung memetakan kategori/label serta memudahkan navigasi.

Bagai hidangan yang sudah tersaji dan siap dieksekusi.

Ketahuan yaa, aku tukang makan. Gak ada yang nanya, woii...

2. Konten

Sama seperti diriku yang do goda-gado. Mbak Ratupun seperti itu. Postingannya terdiri  dari berbagai genre. Tinggal pilih, bleh.

Mau yang melow, rock atau seriosa. Semuanya emosionil banget. Mengaduk-aduk perasaan.

Liputan tentang buah hati Arman super lengkap. Salam sayang buat doi ya, mbak. Kecup dan peluk.

Nah, terus pas baca labelnya yang ini, ga penting dan iseng, aku jadi kepo.

Kategori Label Ratu de Blog
Ada apakah di sana?

Biar lebih seru, langsung ke TKP aja ya.

B. Blog Performance

1. Google Indexing 

Memulai dunia tulis menulis sejak 2009 dengan jumlah postingan hampir 114 inilah tampilan Ratu Sya, tarrraaa....

Google Indexing Sang Ratu de Blog
She is famous!

Aktivitas di blog menduduki top ranking diikuti aktivitas twit dan terakhir FB.

Kebalikan nih sama aku, FB malah menduduki posisi pertama.

Mbak, mbak, maaf yaa, sekarang kita lagi membahas mbak Ratu. Fokus, mbak, fokus!

Eh, iye ye... nyook, kite lanjut.

2. Loading Speed


Loading Speed Ratu de Blog

Wuzz...wuzz. Keren euui!

3. Domain Authority dan Page Authority

PA DA Ratu de Blog


Bagus banget!

Melewati angka 25.

Menurut bisnis.com nilai PA dan DA yang bagus dan cocok untuk link building adalah diatas +25 dengan PR minimal 1.

4. Alexa

Alexa Ratu de Blog


Nah, kalau yang ini masih chubby. Kudu diet kayaknya.

Etapi, baru hijrah kedotcom, ya? Biasanya Google perlu penyesuaian jika kita baru hijrah ke TLD.

Monggo mbak, hajar semua postingan gimana cara membuat Alexa ramping dan singset.

Btw, masih baca sampai di bagian ini kan?

Anu, ini mau udahan kog.

Baiklah, pemirsah demikian blog review versi Rosanna, lebih dekat dengan sang Ratu de Blog.

Semoga sang Ratu berkenan adanya.




Selasa, 12 April 2016

5 Tips Ampuh Menjadi Juara Satu di Google


Tips Ampuh Menjadi Juara Satu di Google
5 Tips Ampuh Menjadi Juara Satu di Google

Bukan bermaksud pamer apalagi riya.

Berbagi. Iya, berbagi hanya itu intensi maksud tulisan ini.

Beberapa waktu lalu tulisan ini menduduki ranking 2 di halaman pertama untuk keyword cara hebat eksplor bakat.

Namun hari ini jari-jariku *jarijari hiiiks, ingat almarhum Pepeng.

Kembali ke laptop!

Hari ini, 12 April 2016, aku iseng-iseng mengetik kata kunci yang sama.

Alhamdullillah, tulisanku yang aku publish 30 Maret 2016 nangkring di baris 1, menyusul di bawahnya adalah peringkat 1 sebelumnya, viva.co.id.

Padahal PVnya hanya 168 dengan 16 komentar saat tulisan ini dibuat.

Warbiyasah!

Boleh dong GR, yaak?

Boleh, boleh asal jangan lupa pegangan di pohon anggur ya mak.

Etapi, ini gak ada hubungannya dengan bakar menyan, bukan?

Hahaha...

Jadi gini,

Jujur aku langsung terinspirasi untuk berbagi hal ini. *tssaaah *kibasponi

Ini aja eike masih pakai daster. Gak percaya? Derita loe!

Hahaha...

Berikut tips ampuh menjadi juara satu di google!


1. Konten Orisinal, Berkualitas, Relevan dan Informatif

Ini memang harga mati seperti yang pernah aku tuliskan di sini.

Algoritma terbaru Google RankBrain menjadi polisinya. Menurut praktisi SEO, beliau adalah penerus Hummingbird. Hmm... beliau. Duh, gayamu, rek!

Bersama dengan algoritma Panda keduanya menciptakan sinergi.

Memastikan akurasi konten agar pencari mendapat informasi yang tepat itulah misi yang diemban.

Kalau sudah begini siap-siap kebanjiran visitor organik dari mesin pencari.

Bahagianya.... *korbanSEOmania

2.  Hasilkan Artikel Paling Banyak Diminati dan Dicari

Tahukah kamu?

Ada ratusan blogger baru setiap harinya.

Jadi, membuat artikel paling banyak diminati dan dicari serta non musiman is a MUST!

Pastikan informasi berlaku sepanjang masa. Bukan cuma untuk hari ini apalagi hari kemarin.

3. Sampaikan dengan cara yang khas, akrab dan jauh dari kesan menggurui 

Mengapa?

Agar pengunjung merasa betah dan tertarik untuk membaca artikel lainnya.

Seperti yang sedang aku lakukan ini. *kibasponi lagi. Xixixi...

Buktinya kalian masih mau membaca sampai di bagian sini kan? *kedipmata

4. Backlink Postingan

Seperti kata pepatah tak kenal maka tak sayang.

Maksudnya artikel kita kudu berkenalan dong dengan tetangga agar cepat terindeks. Promo gitu lho.

Caranya?

Bagilah postingan kita dengan menggunakan media sosial seperti facebook, twitter dan google plus.

Apalagi yang terakhir itu google plus, is a another MUST.

Buktikan sendiri, pasti langsung nangkring di page 1 apalagi jika bersinergi dengan teknik SEO on page dan SEO off page. Ayo buruan google. Hahaha...

Udah gitu aja. As simple as it is.

Gak perlu SEO bertele-tele dan rumit, ntar kening malah mengernyit.

5. Blogwalking 

Bahasa di kampung eike silatuhrahmi, kakaaaa...

Selain untuk mempererat silatuhrahmi, kita juga bisa mendapatkan pengetahuan dan informasi.

Pastikan komentar kita juga bisa mendatangkan manfaat dan bahkan mampu mengundang pembaca lain berkenan mampir di blog kita.

Jadi tinggalkan URL postingan bukan homepage agar pembaca langsung beraksi.

Langsung kepal tangan nyanyi ala Kotak.... beraksi!

Dan... Alexa juga bisa ramping lho.

Kog bisa?

Pan google pernah curhat. Buatlah pengunjung baru menjadi pengunjung tetap!

Aku sudah membuktikannya sendiri.

Bahwa kunjungan blogwalker mampu menurunkan puluhan juta angka alexa menjadi ratusan ribu hanya dalam hitungan hari.

Hal itu aku alami saat mutasi blogspot.com menjadi domain pada 26 September 2015 lalu.

Saat itu alexa berada di kisaran 19 juta dan berangsur-angsur hampir menyentuh angka 350.000-an hingga saat ini.

Padahal jumlah postingan masih di bawah 100, tepatnya 62 postingan dan PV di bawah 24.000.

Nah itu dia 5 tips ampuh menjadi juara satu di google versiku.

Jika aku menemukan tips lain yang lebih terkini dengan senang hati aku akan berbagi, karena google senantiasa melakukan terobosan tanpa henti.

Bisa saja tips hari ini tidak akan berlaku beberapa bulan lagi. Semua tergantung trik mesin pencari.

Atau mungkin ada yang ingin menambahkan?

Ayo berbagi tips di komentar di bawah ini.

Indahnya berbagi.



Jumat, 08 April 2016

Contact


HP: 0812 58 40195


Email: rosannasimanjuntak93@gmail.com
Facebook : Rosanna Simanjuntak
Twitter: @rosannaiqbal
Instagram: @rosannasimanjuntak 

Jumat, 01 April 2016

Review Profil Blogger Rani Yulianty


Review Profil Blogger Rani Yulianty.

Hola,

Untuk putaran kedua arisan link kelompok 6 giliran blog mbak Rani Yulianty yang dibedah.

Terus mau bius lokal atau total nih, mbak?

Hahaha...

Mbak Rani bukan pemain baru lho di dunia blogging.

Bahkan ada 2 blog dalam asuhannya.

Blog cerita anak bunda lekat dengan dunia parenting. Berbagi warna kehidupan. Mulai dari cerita masa kehamilan, ASI, review produk dan tentu saja dong semua tentang Fathan, sang buah hati!

Salah satu yang menyita perhatianku adalah tentang betapa sedihnya harus berpisah dengan Fathan, karena beda domisili. Kehilangan beberapa momen yang dulu biasanya sering berbagi.

Namun seiring waktu Mbak Rani bisa belajar mengatasi.

Kali ini aku fokus pada blog professional si Mbak dengan blog title yang sangat melow bow: i don't want to lose this feeling...

Kita telanjangi telusuri blognya, yuk!

Template

Terpesona dengan harmoni warna hitam, biru, putih dan hijau di bagian atas template. Maaknyoos, adem banget dan looks professional!

Bagaimana menurutmu?

Review Profil Blogger Rani Yulianty

Konten

Sesuai dengan title blog yang melow tadi, konten blog juga tidak berfokus pada niche tertentu.

Semua tentang blogger, reviewer dan buzzer.

Review Profil Blogger Rani Yulianty

Meski kadang kala menerima kompensasi atas review yang dibuat, namun mbak Rani memastikan bahwa semua tulisannya dipastikan berasal dari opini yang jujur, seimbang, terpercaya dan sesuai dengan pengalaman produk tersebut.

Hal ini tertuang jelas dalam disclosure.

Statistik pencapaian

1. Google Indexing

Review Profil Blogger Rani Yulianty

Selamat, mbak Rani sudah jadi seleb blog alias femes kakaa...

2. Loading Speed

Review Profil Blogger Rani Yulianty

Not bad, right?

3. Domain Authority dan Page Authority

Review Profil Blogger Rani Yulianty

Gimana?

Kalau menurut bisnis.com nilai PA dan DA yang bagus dan cocok untuk link building adalah diatas +25 dengan PR minimal 1.

Etapi itu kata bisnis.com lho ya.

Kadang kala ada lho klien yang tidak terlalu memprioritaskan hal itu semua.

Ini masalah rezeki, ada campur tangan Ilahi di sini.

Selanjutnya izinkan aku memberi masukan ya dear.

Membaca artikel di blog beda dengan membaca buku.

Biasanya orang sangat fokus saat membaca buku. Tidak di internet.

Pasti kamu juga sudah melewati beberapa bagian sebelum sampai ke bagian ini.

Iya, kan *dipdipmatadikedip.

Itulah, maksudku! Dan ini wajar.

Karena menurut sebuah riset, memang sebagian mata pembaca di internet cenderung melewati hampir sebagian tulisan apalagi kalau sudah terlalu panjang.

Biasanya di bagian atas artikel  masih lengkap tuh dibaca, masih nafsu gitu.

Etapi makin ke bawah makin sedikit yang dibaca. Hahaha... gue banget ini yaak!

Kayak huruf F.

Betulkan? *kediplagi.

Karena kalau di internet, kita bukan reading, tapi scanning atau skimming.

Hadeh, apa itu?

Mengambil poin-poin penting aja cuuu. Gitu lo.

Padahal kita sang penulis maunya pembaca semakin betah dan mau mampir lagi, terus bawa pasukan satu kompi. Biar gak fakir pengunjung. Lho, kog #malahcurhat!

Duh kelamaan, mbak. Buruan to the point aja laa!

Eh...maaf, ya?

Baiklah.

Menurut hematku sebaiknya mbak Rani jangan mengikuti saran ibu guru bahasa Indonesia yang menyarankan agar 1 paragraf terdiri dari 4-5 kalimat, karena itu kurang greget di internet!

Paragraf dengan terlalu banyak tulisan bikin mata cepat lelah.

Maksimal 3-4 baris dengan panjang horizontal tidak lebih dari 20 kata.

Udah gitu aja!

Ntar banyak-banyak dilempar kulit duren.

Hahaha...

Nah, sobat dumayku. Itulah review pribadiku saat membaca konten blog Mbak Rani

Kalau review profil blogger Rani Yulianty versimu, gimana?