Pages - Menu

Rabu, 24 Agustus 2016

OmahAkas Penginapan Murah dan Salah Satu yang Terbaik di Bandar Lampung


OmahAkas Penginapan Murah dan Salah Satu yang Terbaik di Bandar Lampung


OmahAkas Penginapan Murah dan Salah Satu yang Terbaik di Bandar Lampung

"Mbak, nanti kita nginap di OmahAkas, ya" ucap Mbak Rien, blogger bana-bana via chat room.

Eh, btw tahukan ya artinya bana-bana? Keren, gitu lho, kayak akuuh. Lalu dipentung! Hahaha...

"Boleh, mbak" balasku haqqul yakin

"Kalau mau lihat penampakan penginapannya, sila lihat postinganku, mbak" tandas Mbak Rien lagi

"Siaaap, Mbak" balasku lagi tak kalah yakin

Lalu meluncurlah aku ke curhatan si Mbak. Tenggelam dalam pusaran tulisan.

Benar sekali. Semua yang tertuang di dalam tulisan itulah yang aku temukan saat menginjakkan kaki di Lampung untuk mengikuti serangkaian acara tour Way Kanan dan Tanggamus (cieee... kayak wong gedongan yak, tour, Cint) 27-31 Juli kemarin.

Begitu sampai di Lampung sai bumi ruwa jurai, aku, Mbak Rien dan Miss Rian langsung check in di resto depan bandara sambil menanti anggota skuad Way Kanan dari Batam, meet the one and only Miss Dian. Prok prok prok...

Resto kebetulan sepi, sementara di luar rintik hujan melengkapi suasana mellow. Klop! Harum kuah bakso yang dituang membuat hidung berkibar. Saatnya pelampiasan! Horor banget yak!

Tak berapa lama panggilan masuk dari pak suami.  Tentang masalah yang menyangkut nyawa. 

Duh, serius amat bacanya, yak! Hahaha... Biasa laaa doi tanya soal job kecil-kecilan yang sedang kita bina. 

Saat asyik ngobrol hot, maksudnya penuh semangat, seseorang memasuki ruangan. Serta merta Mbak Rien dan Rian berdiri, menyambut dan... berpelukan.

Aku menyudahi percakapan dan ikut berbagi kehangatan.

"Rosa" aku menjulurkan tangan

"Dian"

Tak berapa lama kami segera tenggelam dalam topik seru bana-bana. Heboooh! Aku tak sempat memperhatikan ekspresi pembeli lainnya, karena itu tadi, tenggelam dalam kehebohan. Beragam rencana A sampai Z kami utarakan, mengekspresikan kehangatan persahabatan yang baru saja terjalin. Langsung klik,bow! Subhanallah.

Rintik hujan berhenti kami memutuskan langsung menuju cafe Dr Coffee sambil menunggu mastah #kelilinglampung mas Yopie Franz.

Sebelum duduk manis di mobil tak lupa update status duyyu, klik!

OmahAkas Penginapan Murah dan Salah Satu yang Terbaik di Bandar Lampung

Skuad Way Kanan - Tanggamus persahabatan lintas propinsi

Jam menunjukkan hampir jam 7 malam ketika kami sampai di  OmahAkas, penginapan murah dan salah satu yang terbaik di kota Bandar Lampung.  Berhubung kamera digital aku kurang maksimal (atau aku yang kurang pintar, agak kurang jelas juga ini) aku izin Mbak Rien untuk pinjam foto miliknya. 

Tarrra.... ini dia

OmahAkas Penginapan Murah dan Salah Satu Yang Terbaik di Bandar Lampung

Selamat Datang di OmahAkas 

Mendapat harga khusus diskon 50%, aku, Mbak Dian dan Rian tidur bareng 1 kamar. Buat hemat bujet. Maklum backpacker kakaaa. Yang penting bisa tidur cantik. Tidak masalah ne! Sementara Mbak Rien lanjut syuting film flora dan fauna, hahaha... Eh enggak ding, beliau sudah ada temu janji dengan teman dan nginap di sana.

Saat memasuki kamar Executive di lantai dasar dan sebelum kamar berantakan, aku mengingatkan untuk mengambil foto kamar. Klik-klik. Tapi saat aku mau upload ternyata hasil fotoku tidak secetar hasil bidikan Mbak Rien, traveler sekaligus fotografer kesayanganku. 

Jadi ya pinjam foto Mbak Rien lagi deh.

OmahAkas Penginapan Murah dan Salah Satu yang Terbaik di Bandar Lampung

OmahAkas Executive Room 

OmahAkas Penginapan Murah dan Salah Satu yang Terbaik di Bandar Lampung

OmahAkas Executive Room yang  nyaman dan bersih 

Mbak Dian dan Rian memutuskan mampir ke kafe di seberang jalan "Cafe Granny's Nest".  Kafe unik dengan dekorasi shabby chic vintage. Serasa membawaku ke jaman baheula ala-ala di Inggris Raya gitu. Padahal aku belum pernah ke Inggris lho, hahaha...



Granny's Nest Cafe and Resto, vintage dan klasik 


OmahAkas Penginapan Murah dan Salah Satu yang Terbaik di Bandar Lampung

Interior lusuh dan antik tapi tetap menarik ya... shabby chic

Karena perut aku masih tak protes sebab sudah diisi bakso tadi sore, aku pamit kembali ke OmahAkas pengen... mandi. Iya, rasanya daki aku sudah bertambah tebal nih. Padatnya aktivitas mulai sejak pagi dari Balikpapan lanjut tiba di Jakarta langsung ke ruang tunggu plus penerbangan yang ditunda serta cuaca panas seharian menambah aktivitas bakteri semakin ganas.


OmahAkas Penginapan Murah dan Salah Satu yang Terbaik di Bandar Lampung

Kamar mandi lengkap dengan shower, toilet duduk dan wastafel

Rasanya segar banget. Aku sampai 3 kali bersabun, biar harum, karena besok mau syuting (cieee...cieee...) di Gedung Batin dan Air Terjun Putri Malu di Way Kiri eh Kanan.

Suara ketukan sedikit mengagetkan aku yang masih berada di dalam kamar mandi meski aku sudah memasang telinga, siap-siap mendapat kunjungan. Ternyata Rian dan Mbak Dian yang pulang. Untung saja sudah selesai mandi. Jadi bisa langsung gantian deh bermain air.

Aku sudah tak ingat apa-apa lagi, karena usai sholat aku langsung terbang ke alam mimpi.


Kembali nginap di OmahAkas lagi.

Setelah menyelesaikan syuting pertama (baca: #eksplorWayKanan) di Gedung Batin dan Air Terjun Putri Malu, tanggal 29 Juli kami kembali nginap di OmahAkas lagi. Mengumpulkan tenaga buat mengeksplor Gigi Hiu dan Teluk Kiluan.

Nah, buat kamu yang ingin berlibur di Lampung dan butuh penginapan silahkan menghubungi OmahAkas. Hotel syariah ini memiliki kamar yang nyaman, bersih dan ramah kantong. Di jamin!

Berikut tipe kamar dan harganya

~ Executive room di lantai 1 => Rp 200.000
~ Deluxe Room di lantai 2 => Rp 180.000
~ Standard Room di lantai 3 => Rp 99.000
~ Family Room => Rp 350.000

OmahAkas 
Penginapan dan Kos Eksekutif
Jalan Pulau Sebuku No 9B
Antasari Bandar Lampung
Lampung 35122
Hp : 0821 8619 9000
(0721) 26 95 90

Email: info@omahakas.co.id

Untuk pemesanan on line bisa langsung ke website


Eh hampir lupa, semua foto hasil bidikan kamera travelerien. Hasil jepretan blogger jelita ini pasti bikin kamu lupa berkedip. Ayo capcus ke tekapeh.


Jadi, kapan kamu ke Lampung?


Senin, 22 Agustus 2016

Lampung -The Treasure of Sumatra : Ketika Lampung Tak Kuasa Dibendung


Lampung -The Treasure of Sumatra : Ketika Lampung Tak Kuasa Dibendung

Adu Uji Nyali Gajah Jantan Way Kambas - Foto oleh @travelerien

Pada kesempatan kali ini aku ingin nulis artikel yang rada serius kakaaa.... 

Tenaaang, gak usah tegang gitu dong yaaa. Tetap masih dalam suasana kondusif dan terkontrol kog. Hahaha... Sudah serius kalilah aku lihat wajahmu itu. Jadi segan pulak aku mau cerita.

Jadi gini.

Ini tentang Krakatau. Bukan, bukan tentang grup musik yang terkenal itu. Tapi tentang perhelatan kebudayan unggulan. 

Tuh benar kan rada serius nih, dikit!

Yup, betul kalau bicara Krakatau pasti bicara Lampung, tepatnya Lampung Krakatau Festival.

Lampung -The Treasure of Sumatra : Ketika Lampung Tak Kuasa Dibendung

Lampung Krakatau Festival 2016 Foto by @LampungKrakatau

Tahun ini mengangkat tema "Lampung, The Treasure of Sumatra". Kalo belum ngarti, sana noo ubek-ubek google translate yak.
Event ini bertujuan untuk mengangkat kekayaan budaya dan tradisi Lampung. Termasuk ajang promosi potensi wisata yang terdapat di setiap kabupaten dan kota yang ada di Lampung. 
Asal tahu aja nih ya, gawe besar ini juga mendapat restu (cie... bahasanya) dari Kementrian Pariwisata Indonesia yang sedang getol meningkatkan daya tarik wisata daerah terutama yang memiliki potensi wisata untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan.

Festival ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1991. Betul, jadi ini memasuki tahun perhelatan yang ke 25. Konon dalam perjalanannya ajang ini mengalami variasi konten dari tahun ke tahun menyesuaikan dengan dinamika dan perkembangan kepariwisataan. Gak jauh-jauh sama perkembangan gadget, laaa.

Hakikatnya acara tahunan ini adalah acara dari dan oleh masyarakat beserta jajaran pemerintah Lampung yang merupakan momentum eksplorasi kekayaan budaya dan pariwisata Lampung, mempersatukan masyarakat dari semua golongan baik dari tingkat pemerintah propinsi hingga ke masyarakat biasa. 

Semuanya memiliki satu misi yaitu memperlihatkan pesona keindahan seni, budaya, kultur dan keramah-tamahan masyarakat Lampung.

Aku ulangi lagi ya, selain itu juga menjadi ajang promosi potensi wisata yang dimiliki setiap kabupaten dan kota, dan sebagai konsekuensinya adalah terbukanya peluang bisnis bagi para pelaku wisata.

Duh, berasa jadi duta wisata aja nih gua.

Lampung -The Treasure of Sumatra : Ketika Lampung Tak Kuasa Dibendung

Air Terjun Putri Malu - Foto oleh @yopiefranz 

Tak kenal maka tak sayang

Yup benar sekali, bagaimana kita bisa menyayangi sesuatu jika kita tidak mengenalinya. Ah...mustahil! (Bacanya pakai logat Arab, yak!)

Untuk itulah event ini diadakan. Sudah selayaknya masyarakat tahu bahwa Lampung juga memiliki pesona wisata yang tak kalah dengan tempat lain di ibu pertiwi. Hal ini sekaligus menanamkan rasa bangga bagi warga setempat akan potensi wisata daerahnya yang unik dan khas yang bisa menjadi identitas.

Sejatinya festival ini merupakan serangkaian kegiatan yang terdiri dari karnaval, atraksi seni tradisional, pameran dan berbagai lomba.

Para seniman, budayawan dan masyarakat Lampung semuanya berlomba-lomba mempersembahkan kreatifitas  yang terbaik yang akan disuguhkan pada puncak pergelaran festival dari seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung. 

Ada bocoran juga nih biasanya peserta karnaval dari propinsi lain juga ikut ambil bagian lho. Wuiih .... makin seru saja nih event.

Iya dong, namanya juga karnaval! Mata kita akan dimanjakan dengan gemerlap warna cerah dan menawan busana khas Lampung baik para penari, model dan peserta karnaval.

Hmmm, ada yang tahu warna apakah itu?

Yang bisa jawab dapat tiket pesawat lho. Hahaha...

Warna emas, kakaaaa!

Betul sekali! Jadi pastikan kamera dan handphonemu jangan sampai gempor ya.

Bakalan "turun gunung" deh semua kain tapis, produk tekstil unggulan Lampung!

Duh aku pengen banget foto-foto sama gajah yang cuma bisa aku tonton di TV. Mudah-mudahan doi mau ya wefie bareng aku. 

Mudah-mudahan cuaca juga bersahabat dan hujannya bisa dipindah ke tempat lain. Aamiin. Kalo kuyup bisa luntur dong make-up eike. 


Ajang Promosi Lokasi Wisata Unggulan

Benar banget. Seperti yang aku uraikan di awal artikel, Festival Krakatau juga menjadi ajang promosi lokasi wisata unggulan Lampung.

Beberapa bulan lalu aku dan sahabat berkesempatan menjajal beberapa tempat lokasi wisata unggulan Lampung bersama mastah #kelilinglampung Mas Yopie Franz seperti Gedung Batin, Air Terjun Putri Malu, Teluk Kiluan dan Gigi Hiu. Simak di sini, ya kakaa...

Sambil menikmati pesona keindahan bentang alam ini beberapa rekan bahkan selalu update status di beberapa akun sosmed. Berbagi kebahagiaan menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada anak bangsa. 


Lampung -The Treasure of Sumatra : Ketika Lampung Tak Kuasa Dibendung

Air Terjun Putri Malu - Foto oleh @yopiefranz

Ada banyak lokasi wisata unggulan di Lampung. Kalian bisa google sendiri ya. Ntar bosan bacanya kalau artikelku kayak novel. Apalagi kalau pas fakir kuota. Bisa-bisa kalian alergi ke sini lagi. Hihihi...

Lampung -The Treasure of Sumatra : Ketika Lampung Tak Kuasa Dibendung

Gigi Hiu - Foto oleh @yopiefranz 
Memang sih akses ke lokasi wisata unggulan ini belum mulus seperti wajahku, namun keindahan dan pesona yang ditawarkan mampu menggerus semua kelelahan. 

Lampung -The Treasure of Sumatra : Ketika Lampung Tak Kuasa Dibendung

Atraksi Lumba-Lumba di Teluk Kiluan - Foto oleh @travelerien

Bahkan jauh di dalam hati aku malah menginginkan agar akses itu biarlah seperti itu, paling yaa dibenahi tanpa meninggalkan kesan alami, agar wisatawan yang ke sana benar-benar akan mendapatkan kesan tak terlupakan, bahkan bersedia menjadi duta-duta informal dinas kepariwisataan. How cool is that!

Yah, seperti gue gini deh, ehem *benerin krah baju!

Bukan tanpa alasan sih. Mengingat kesadaran masyarakat untuk memiliki "sense of belonging" itu masih belum begitu tinggi. Terbukti saat kami ke sana, ke Air Terjun Putri Malu dan Gigi Hiu di Tanggamus kemasan makanan dan minuman soda berceceran. Sakitnya tuh di sini!

Untuk itu, dalam kesempatan kali ini izinkanlah aku menghimbau marilah kita sama-sama memelihara  dan perduli akan kebersihan tempat wisata. Kalau bukan kita siapa lagi!

Sampai jumpa di Lampung!


Lampung -The Treasure of Sumatra : Ketika Lampung Tak Kuasa Dibendung

LAMPUNG KRAKATAU FESTIVAL 2016 - Foto by @LampungKrakatau

























Jumat, 12 Agustus 2016

Road to Saudi Arabia (2) Pemenang Utama Changi Travel Quest

Pemenang Utama Changi Travel Quest

Pemenang Utama Changi Travel Quest

Road to Saudi Arabia (2) Pemenang Utama Changi Travel Quest. Sejak saat itu, hari-hariku semakin penuh warna-warni. Memeriksa email menjadi ritual setiap hari. Tak ingin mengulang pengalaman yang nyaris berakhir ngeri.

Biar nyambung baca juga yang ini ya kakaaa....

Benar sekali, menjelang seminggu berlalu, email kepastian aku dapatkan, menjadi pemenang utama, kontes dunia maya lintas geografi #ChangiTravelQuest oleh fanspage salah satu bandara ternama dan terbaik di dunia, Changi Airport. Hadiahnya travelling to Jeddah, Saudi Arabia!

Baru kali ini aku mengalami pengalaman memenangkan kuis online yang luar biasa dan aku rasa aku harus berbagi kepada dunia! Bukan apa-apa, masih terbayang seluruh usaha dan tenaga yang selama sebulan telah aku curahkan, dengan bantuan netbook yang lebih dari 3 tahun menemaniku ASUS X201E akhirnya membuahkan kemenangan.

Semoga bisa menginspirasi, bahwa sekali lagi hasil tidak akan pernah mengkhianati kerja keras, dan ridho Ilaahi Robbi, tentu saja. Sungguh!

Alhamdullilah.

Berbarengan dengan email pernyataan pemenang, 2 lembar lampiran surat pernyataan juga aku dapatkan dan all in English, sodarah-sodarah. Aku juga diminta menyimpan sementara informasi kemenangan ini alias jangan dipublish sebelum fanspage Changi merilisnya secara offisial demi kenyamanan pembaca dan para fans lintas negara. Begh, cadas banget nih rulesnya.

Butuh beberapa kali aku mengulang-ulang membaca surat ini, takut kalau-kalau ada yang salah interpretasi (eh, benar apa nggak sih nulisnya) Hahaha... Sepertinya Changi juga memahami kenyataan ini, mereka memberikan waktu kira-kira seminggu agar bisa diemail kembali.

Setelah hakkul yakin sekali, suratpun siap ditandatangani, diemail beserta persyaratan lain seperti fotokopi halaman pertama pasport dan nomor HP.

Meski sudah disebutkan sebelumnya bahwa pemenang bisa mengajak satu teman, tapi tetap saja euphoria itu terus bergema di dada apalagi saat membaca email resmi kemenangan ini. Wajah anakku Yasmin dan suamiku berganti-ganti bermain di pelupuk mata. Siapa gerang yang akan mendampingi beta?

Momen sukacita lain yang tak kalah menguras emosi adalah saat membeberkan kemenangan ini kepada mereka. Yasmin sampai menganga karena takjubnya. Reaksi datar pak suami masih sama seperti biasa di kala aku memenangkan sebuah kompetisi, percis seperti yang pernah aku ceritakan di sini. memang untuk masalah ekspresif doi memang bukan ahlinya. Hahaha... 

Masih tak percaya aku bisa mendapatkan kemenangan seheboh itu. Malah dengan suara yang lebih datar doi berkata:

"Yakin, ini bukan penipuan? Tolong dipastikan dulu ya"

"Insya Allah ini resmi, bang" 

Aku menatap sambil menunjukkan 2 lampiran formulir yang harus aku tanda tangani.

"Alhamdullillah" kali ini suara lirihnya agak bergetar.

Tapi kalau aku pikir-pikir kembali, kebiasaan doi ini ada hikmahnya juga. Seperti mengingatkan agar jangan sampai terjerat modus penipuan yang semakin lama semakin kekinian, layaknya perkembangan zaman.

Kembali ke laptop!

Aku lalu menawarkan kepada mereka berdua siapa yang mau menemaniku melakukan perjalanan ke Jeddah, Saudi Arabia.

Mau tahu kenapa aku pilih Jeddah?

Sejujurnya saat diminta memilih kota dari daftar yang ada di aplikasi permainan kota Hongkong adalah pilihan pertama mengingat aku ingin membawa Yasmin ke Disneyland. Namun entah mengapa nuraniku berkata lain. Ingin rasanya aku membawa suami ke tanah suci karena aku ingin mengulang kembali pengalaman religi bersama pujaan hati. Cieeee... 

Doa ini juga yang senantiasa aku ulang saat thawaf di depan Baitullah, dalam sujud di mesjid Nabawi dan Masjidil Haram serta doa di puncak bukit kasih sayang di Jabal Rahmah. Kebimbanganku antara Hongkong dan Jeddah akhirnya musnah setelah hatiku seperti dicondongkan untuk berwisata ke tanah suci menjdi tamuNya.

Suami menyarankan agar aku mengajak Yasmin. Awalnya Yasmin sangat bersukacita. Lalu kujelaskan bahwa ini adalah perjalanan religi. Aktivitas utama adalah beribadah. Sangat berbeda dengan konteks liburan yang ada didalam pikirannya. Yasmin meminta agar diberi waktu untuk memikirkannya. Hahaha... anakku ini memang sedikit unik.

Beberapa hari kemudian dia menjawab akan memberi kesempatan kepada ayah (suamiku) untuk melakukan perjalanan religi ini.

"Apakah Yasmin yakin?"

Aku mendengar ayahnya bertanya.

"Insya Allah"

Jawabnya mantap. Lalu kami bertiga berpelukan. Ahhh, drama banget yaaa...

Selanjutnya hari-hariku diisi dengan segala persiapan umroh. Iya. Karena hadiah perjalanan ini ke Jeddah Saudi Arabia aku putuskan untuk sekalian melakukan ibadah umroh. Aku menghubungi berbagai travel agen untuk membantu proses Land Arrangement.

Apa itu Land Arrangement?

Jadi gini.

Karena aku sudah memiliki tiket pesawat ke Jeddah pergi pulang untuk 2 orang, aku juga memerlukan bantuan agen untuk mengurus visa, akomodasi dan segala tetek bengek selama di tanah suci. Nah semua hal ini kecuali tiket disebut Land Arrangement. Termasuk penjemputan di bandara King Abdul Azis di Jeddah, akomodasi selama di Madinah dan Mekkah serta jadwal ziarah.

Ternyata tidak semua travel agen antusias menerima permohonanku ini. Aku sendiri tak tahu mengapa. Berbagai alasan mereka kemukakan dari mulai yang tidak menyediakan fasilitas sampai harga yang tidak cocok. Ada juga yang berjanji akan menghubungi namun tak kunjung kembali.

Beberapa di antaranya memberikan harga yang fantastis bikin kantong jebol. Lho kan ini hadiah kog mesti bayar, kakaaa? Changi hanya menyediakan tiket pulang pergi, sedangkan di luar itu aku mesti tanggung sendiri.

Kira-kira hampir 2 bulan aku mengerahkan usaha dan tenaga lewat dunia maya dan doa yang akhirnya suatu hari aku dibangunkan oleh sebuah saran dari suami mengapa tak mencoba agen perjalanan yang pernah memberangkatkan aku sebelumnya?

Duh, aku menjitak jidatku sendiri. Iya ya, kog bisanya aku tidak memikirkan ini.

Alhamdullillah, betapa sukacita di dada saat travel dengan segenap hati siap membantu segalanya. Sungguh jika Dia berkata, "jadi maka jadilah ia".

Tanpa hambatan berarti visa kami dapatkan dan segala sesuatu fit sesuai yang direncanakan.

Aku juga baru tahu bahwa suntikan meningitis yang pernah aku dapatkan memiliki masa periode efektif 2 tahun. Untuk kasus aku, pertama kali disuntik tanggal 27 Desember 2014 maka ia akan berlaku sampai 27 Desember 2016. Artinya jika di antara periode itu aku akan melakukan umroh, maka tidak perlu mendapatkan suntikan lagi. Semua tertera jelas didalam sertifikat  yang berukuran sama dengan paspor.

Pemenang Utama Changi Travel Quest

2 Tahun Masa Suntik Vaksin Meningitis
Perjalanan umroh kali ini sedikit berbeda dengan yang di sini. Kali ini kami akan bertemu rombongan pak Ustad dari Medan di Jeddah. Iya, karena kami sudah punya tiket sendiri dari Changi dengan rute Balikpapan-Singapore-Jeddah dan transit di Doha, Qatar pergi pulang, dengan Silk Air dan Qatar Airways.


Pemenang Utama Changi Travel Quest

Tiket Pergi Pulang Balikpapan-Singapore by Silk Air 

Pemenang Utama Changi Travel Quest
Tiket Pergi Pulang Singapore-Jeddah by Qatar Airways

Jadi menjelang hari keberangkatan, kami terutama suami manasik dengan melihat tutorial di internet, karena domisili Ustad di Lubukpakam, Sumatera Utara.

Jelas sekali aura umroh terasa di dalam rumah. Kami juga memelihara kebugaran agar stamina fit saat melaksanakan umroh. Aku pernah menyaksikan betapa sedih dan pilu jika tak bisa menjalankan ibadah umroh saat mendapat cobaan sakit. Orang-orang berlomba-lomba ke mesjid, melakukan rangkaian aktivitas ibadah dan juga ziarah, sementara kita hanya cuma bisa berbaring di hotel tanpa daya. Teramat pilu, kakaa...

Tapi aku sepenuhnya percaya bahwa semua yang terjadi pasti ada hikmahnya.

Just like Steve Job said ~ Learn continually - there is always "one more things" to learn!

Aku percaya akan ada banyak pengalaman seru yang bakal aku temukan selama dalam perjalanan Road to Arabia (2) pemenang utama Changi travel request ini.

Stay tune, gaesss... (aisss... banyak kali gaya emak rempong ini) Xixixi...