Pages - Menu

Kamis, 20 Desember 2018

Ketahui Rahasia Dibalik Hubungan Harmonis dan Romantis

kiat hubungan harmonis romantis

"Good relationships don't just happen. 
They take time, patience and two people who truly want together"

Ketahui Rahasia Dibalik Hubungan Harmonis dan Romantis. Alhamdullillah, tahun ini aku dan Abang Iqbal, suamiku, dengan selamat sentosa memasuki tahun ke 25 perkawinan, (((selamat sentosa))), kayak pembukaan UUD yang biasa dibaca saat upacara sekolah aja ya, HAHAHA.

Mau dong tepuk tangannya :D

Biasanya, aku termasuk yang agak jarang berbagi foto romantis berdua dengan suami di akun media sosial kecuali pas ada kuis, HAHAHA.

Bukan apa-apa karena si abang jarang banget mau foto berdua kecuali aku kasih iming-iming, hadiah!

Jadi kalau akhirnya pun ada foto yang bagus pastilah itu hasil beberapa kali rayuan pulau kelapa, dan ada banyak "drama" di baliknya, HAHAHA.

Tapi keinginan berbagi foto itu membuncah, terutama ketika memasuki bulan-bulan menjelang usia 25 tahun pernikahan, misalnya seperti yang satu ini, saat di Bali beberapa waktu lalu.


Ternyata banyak yang respon dan membuat engagement di instagram meningkat :D

Hmmm, 25 tahun ya?

Iya, percis separuh dari usiaku!

Banyak yang kaget kalau aku bilang sudah 25 tahun, karena mungkin pembawaan kami yang masih cengengesan, eh sepertinya bukan kami, aku aja, kayaknya, HAHAHA.

Tapi, jangan buru-buru kasih trofi dulu!

25 tahun itu bukan berarti mulus kayak aspal hotmix jalan tol Depok-Antasari - Desari, yang baru diresmikan Pak Jokowi, ya.

Big, NO!

Banyak drama yang mengikuti dan sampai sekarang pun masih harus terus banyak belajar lagi dan lagi.

Yang bisa aku bagi di sini adalah bahwa untuk tetap membara (((membara))) selama kurun waktu 25 tahun, for us it is a quite a challenge, honestly.

Kiat Agar Cinta Tetap Membara Meski Tergerus Usia

Mumpung aku lagi in the mood karena alhamdullillah sudah melewati 25 tahun usia pernikahan, berikut kiat-kiat yang kami lakukan agar cinta tetap membara, eeeaaa.

Tapi eh tapi, bisa jadi beberapa kiat yang aku bagi di bawah ini mungkin tidak akan berhasil pada lain pasutri, but for us, so far, it works!

Komunikasi

Klise memang! Tapi itu fakta.

Tak ada yang tak bisa diselesaikan kalau kita masih menjadikan komunikasi, di atas segalanya. Karena aku dan suami bukanlah para normal yang bisa menebak isi hati, meski sudah bersama 25 tahun lamanya.

Masak sih sudah 25 tahun, kadang-kadang masih miskomunikasi, sih?

Hell yes, but we working on it!

Dan... kejutannya adalah, itulah yang membuat kami stick together. Wierd, huh!

Misalnya, dulu di awal pernikahan, aku paling jengkel tuh kalau pas menelepon abang, doi lama angkat. Maunya akutu langsung diangkat dong ya, kan eike istri tersayang (((istri))). Aku kudu jadi prioritas dong ya.

Nah, pas dijawab "abang sedang sholat, sayang", "abang  kan lagi di kamar mandi", "abang kan lagi nyetir", "abang lagi ngobrol sama teman" endebrei, endebrei.

Sejak saat itu aku sudah ga sering baper lagi kalau doi telat jawab telepon atau kalau sekarang telat balas chat WA. Kecuali ada hal emergensi ya.

Lagian capek juga kan, kalau dikit-dikit ngambek. Menguras waktu, tenaga dan pikiran. Mending juga BW ke blog kamu, iya kamu! Nah apa hubungannya, cobak!

Kami juga sering saling "menggoda" kalau dalam satu hari tiba-tiba ada yang menelepon duluan dan kalimat pertama biasanya begini nih...

"Kangen ya...?"

"Masak udah kangen sih, belum 5 menit"

Padahal sih ujung pembicaraannya, cuma mau tanya dan memeriksa apakah ada HP, atau berkas yang yang tertinggal di rumah.

Oh iya, aku juga termasuk tipe yang ekspresif dan tidak pandai menyimpan amarah pada pasangan.

Kalau ada yang kurang berkenan, pasti aku usul untuk bicarakan. Tapi tentu saja melihat waktu dan kondisi ya. Favoritku ya saat pillow talk.

"Bang, ntar malam aku ingin bicara ya,..."

Aku suka ngomong gitu tuh ke abang, misalnya aku kurang suka kalau abang gemar menunda pekerjaan dan sudah diperingatkan berkali-kali.

Nah, kalau sudah begini biasanya doi tahu, betapa seriusnya topik itu.

Tapi kadang bisa juga kalau tak tahan aku langsung bereaksi dan di sinilah gesekan sering terjadi.

Namun seiring waktu kami semakin mengetahui kelebihan dan kekurangan pasangan.

Intinya, kami selalu mengkomunikasikan hal-hal yang berpotensi merusak keharmonisan, bahkan hal kecil sekalipun, karena sepenuhnya aku percaya dikit-dikit itu bisa menjadi bukit.

Contohnya lagi nih.

Saat ini suhu politik sudah mulai memanas, dan sayangnya aku dan suami punya pilihan berbeda.

Can you imagine?

Tapi sekali lagi, itulah fakta!

Jadi, dari awal kami sudah berkomitmen, tidak akan pernah bicara politik di rumah, berbagi pandangan politik di media sosial apalagi membahasnya di tempat tidur. Intinya, no politic issues!

Apresiasi

Meski sudah sering melakukan aktivitas bersama, aku selalu memberikan apresiasi kepada abang saat doi mengantar atau menjemput aku, membelikan kuliner kesayangan (tidak selalu mewah dan mahal), es cendol atau rujak, misalnya, menyikat kamar mandi, tanpa diminta meski jarang, HAHAHA, mengajak kencan makan siang di warung sederhana favorit abang, memberi pujian dan sebagainya.

Privasi/Me Time

Kami juga saling membebaskan pasangan untuk memiliki privasi/me time.

Sabtu dan Minggu siang, biasanya abang akan berkumpul dengan para suami di kompleks perumahan bermain kartu domino tapi tentu saja gak pakai taruhan ya.

Atau kadang berkumpul dengan teman SMA apalagi kalau pas ada yang datang dari luar kota. Bisa seharian tuh, kadang lanjut dengan karaoke segala.

Sementara aku lebih suka menonton film dan main internet.

Intimasi

Aku termasuk yang meyakini bahwa intimasi itu krusial untuk menghangatkan hubungan!

Beberapa intimasi harian yang aku amalkan adalah sarapan bersama sambil bercerita dan mengharamkan gadget, mengantar abang berangkat kerja sambil menemani memasang sepatu dan kaus kaki, berpelukan, cipika-cipiki dan kadang-kadang berbagi pesan nakal, you know what I mean, right, kadang pesan nakal berlanjut di wa chat juga, HAHAHA.

Intimasi lainnya adalah menjelang istirahat malam.

Saat aku punya deadline tulisan atau mau nonton film favorit yang mengharuskan aku lembur, aku selalu menyempatkan diri menjenguk abang di kamar tidur yang sedang asyik dengan dunianya, nonton bola, main gadget endebrei, endebrei.

Untuk menggantinya, jika tak ada deadline aku lebih suka pillow talk dengan abang, cuddling dan biasanya berakhir dengan posisi tidur liberty.


Iya, aku termasuk yang candu banget sama pillow talk ini. Terutama saat kehamilan belum kunjung datang hingga 7 tahun usia pernikahan.


Terbukti, kita bisa memecahkan banyak masalah saat pillow talk, karena saat itu hati bersih dari emosi, momennya santai.

Adegannya kayak film-film India gitu, aku memeluk intens sambil berbaring di dada abang. So sweet, right? Coba deh, tapi sama pasangan halal ya :D

Berbagai varian intimasi yang aku amalkan juga aku adopsi dari beberapa artikel tentang bagaimana kiat agar pernikahan langgeng seperti mandi bersama, HAHAHA. Meski jarang sih, bisa dihitung. Biasanya sih kalau pas staycation review hotel. Soalnya ada shower, gimana giccu... upps!

Pintar-pintar kita atur waktu laaa, apalagi kalau kita punya anak, iya kan. Selalu ada jalan kalau ada kemauan, setuju? Langsung #kedipnakal.

Berpelukan

Mengapa berpelukan penting?

Pernah dengar dong ya bahwa satu pelukan lebih berarti dari beribu kata!

Dan fakta berbicara kadang kita bisa lho berkomunikasi bahkan tanpa kata, hanya lewat satu pelukan, dan semuanya menjadi terang benderang seketika. Pernah mengalaminya?

Riset juga membuktikan bahwa berpelukan bisa meleburkan emosi, meluluhkan jarak dan membangun kedekatan emosi.

Apalagi pas ada kejadian yang sangat menguras fisik, emosi, stress, satu pelukan mampu meleburkannya.

Pasti tahu dong ya itu karena apa?

Yup, saat berpelukan tubuh kita melepaskan hormon gembira oksitoksin, dan menurunkan hormon stress kortisol, itulah kenapa!

Jadi, berpelukan juga salah satu intimasi harian kami.

Biasanya aku mulai saat mengantarkan abang bekerja, terus saat doi pulang kerja (ini kadang sering ke skip kalau aku pas asyik in mood di depan laptop). Tapi ini jangan ditiru yaa, HAHAHA! Dan terakhir, of course saat malam, menjemput impian.

Baidewei, berapa kali sih kita kudu memeluk pasangan dalam sehari?

Menurut artikel yang aku baca di wolipop.detik.com, minimal delapan kali sehari!

Namun untunglah ada kelanjutan dari kalimat itu...

"Jangan terpaku pada jumlah pelukan, karena ketika pelukan menjadi sebuah kebutuhan, sebanyak apapun frekuensinya, tidak akan menjadi masalah."

Dampak positif pelukan akan lebih efektif jika dilakukan dengan cara yang benar.

"Sama-sama rangkulkan tangan saat pelukan, rasakan dan resapi aliran energi. Bayangkanlah seolah itu adalah pelukan terakhir"

Selain pelukan, intimasi lain juga sering kami eksekusi misalnya, meremas tangan, mengusap dan meremas bahu serta mengusap kepala.

Prinsipnya adalah sentuhan. Ketika ada sentuhan, aku merasasakan sensasi aman dan nyaman.

Menjaga Kehidupan Hubungan Intim (baca: Se*s)

Nah ini nih, the main course, HAHAHA!

Siapkan camilan!

Tahukan ya?

Itu lho, cecudah celapan cebelum cepuluh, camilan!

Well, yes, I know...

"Se* is not everything, but if you don't make an effort to make it important, nothing else will be!"

Sepakat dong ya, bahwa setiap pasangan memiliki kehidupan se*s yang berbeda. Jadi, tak ada gunanya membanding-bandingkan dengan pasangan lain!

Namun jika tertarik dan ingin mengadopsi untuk kebaikan bersama atau untuk evaluasi ke arah yang lebih baik, kenapa tidak!

Yang pasti, seiring waktu, biasanya hubungan se*s akan berubah dan bertumbuh.

Akan ada momen yang ekstrem menyenangkan dan sebaliknya, momen terendah, se*s terasa begitu membosankan!

Iya, gairah se*s bukanlah sesuatu yang konstan!

Seiring dengan perjalanan kehidupan yang dipengaruhi pekerjaan, anak, penyakit bahkan penuaan, libido pasangan akan mengalami pasang surut. Kayak laut, eeeaaa...

Ayo siapa yang mau bantah?

Bahkan aku pernah godain teman dan dia jawab dengan datar, "wah... boro-boro, mba" Duh!

Memang ada yang berpendapat bahwa se*s bukanlah yang utama dalam pernikahan, setelah masa bulan madu usai, karena banyak hal-hal lain yang lebih penting dibanding se*s.

Hmmm... tidak salah juga ya.

Orang memandang se*s dengan cara pandang yang berbeda-beda.

Jadi, se*s bisa jadi hal yang menarik, membosankan atau malah hal yang canggung, tergantung gimana kita menilai pentingnya se*s dalam kehidupan.

"Semua orang memang harus bekerja, punya aktivitas padat, lantas apakah orang lantas berhenti bercinta?

Tentu tidak ya!

Inilah yang membedakan antara pasangan yang berhasil dan gagal.

Se*s adalah ranah eksklusif!

Karena hanya itu satu-satunya hal istimewa yang kita lakukan dengan pasangan halal tentunya, seperti berbagi rahasia terdalam, bagian mana yang harus disentuh, berbagi fantasi terliar dan kesukaan-kesukaan aneh.

Huuaaaa... tambah menggila nih artikelnya, HAHAHA...

Fokus pada hal-hal yang membuat gairah, frekuensi hubungan se*s, prioritaskan outercourse bukan hanya intercourse serta melakukan kencan sesekali adalah beberapa kiat dari terapi se*s Kimberly Resnick Anderson untuk menjaga kehidupan agar kehidupan se*s jangka panjang tetap membara.

Aku juga percaya komunikasi intim, kenyamanan dan kepercayaan akan membuat hubungan emosional yang istimewa dengan pasangan.

Kontak fisik dan hubungan emosional begini yang mampu menimbulkan gairah, bahwa kita lebih dari sekadar teman sekamar.

Itulah keistimewaan se*s!

Kiat Merawat Area Kewanitaan 

Sama seperti anggota tubuh lainnya, perawatan area kewanitaan kudu menjadi perhatian.

Meski area kewanitaan bisa merawat dirinya sendiri tapi beberapa faktor eksternal seperti memakai celana dalam dari bahan sintetik, menggunakan jeans/stocking ketat dalam waktu lama, menggunakan celana dalam yang kurang bersih, membasuh area kewanitaan dengan tangan yang kurang higienis dan dengan arah yang salah (yang benar dari belakang ke depan) bahkan stres bisa memicu area kewanitaan berbau tidak sedap.

Duh yang begini ini jelas bisa mengganggu kekhusyukan, (((kekhusyukan))) iye kan, mpok, gan :D.

Hasrat pun bisa langsung terjun bebas, huaaaa...

Ujung-ujungnya hubungan intim dengan pasangan bisa menjadi hambar dan hanya merupakan kewajiban.

Duh, jangan sampai begitu laaa...

Apa kata dunia!

Boleh dong kita ikhtiar ya, misalnya dengan pembersih kewanitaan, Resik V Khasiat Manjakani Whitening yang halal dan sudah teruji klinis untuk menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan.

Berita baik lainnya adalah, produk ini juga sudah dapat dibeli di supermarket/minimarket terdekat  seperti Indomaret dan Alfamart.

kiat hubungan harmonis romantis

Resik V Khasiat Manjakani Whitening ini merupakan sinergi dari ekstrak manjakani asal Persia untuk membantu membersihkan daerah sekitar organ intim wanita bagian luar dan mengurangi bau tak sedap, dan ekstrak bengkoang untuk membantu mencerahkan kulit di sekitar area kewanitaan, terutama di sekitar pangkal paha.

Warna gelap di sekitar area kewanitaan ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti pemakaian celana dalam yang ketat, memakai celana dalam bukan katun, tidak cukup vitamin, makan kurang teratur yang bisa memicu naiknya berat badan bahkan bisa menggelapkan sekitar area kewanitaan.

Pasti dong sudah pada khatam dengan khasiat bengkoang ya. Sejak dulu, ekstrak bengkoang dikenal di dunia kecantikan kulit. Selain memutihkan, mencerahkan, menghilangkan flek-flek hitam juga dapat mengencangkan kulit.

Demikian juga dengan buah manjakani asli Persia ini. Diklaim kaya akan tannin, antioksidan sebagai anti mikroba/bakteri dan sudah digunakan sebagai pengobatan tradisional oleh orang Arad, Iran, Cina dan Melayu.

Cara memakainya juga praktis, tuangkan secukupnya di tangan, dibusakan dengan air, basuhkan ke daerah sekitar area kewanitaan, basuh dengan air hingga bersih. Gunakan hanya satu kali dalam sehari.

kiat hubungan harmonis romantis


Nah kalau landasan sudah resik, sang kapten pun bisa landing cantik, HAHAHA...

Husss, ini kenapa jadi ngakak mulu yak, fokus woi, fokus, ini isu krusial, tahu!

Beklah...

Kalau kamu, apa rahasia dibalik hubungan harmonis dan romantis bersama pasanganmu?

Yuk, berbagi...



Referensi:

https://www.liputan6.com/health/read/3256395/4-tips-jaga-kehidupan-seks-tetap-membara
https://wolipop.detik.com/read/2013/02/04/191316/2160963/854/cuma-butuh-15-menit-setiap-hari-untuk-miliki-pernikahan-langgeng
https://www.psychologytoday.com/us/blog/intentional-insights/201701/12-tips-happy-long-lasting-relationships
https://www.goodtoknow.co.uk/wellbeing/relationships/why-hugging-matters-79671



149 komentar:

  1. makasih sharingnya, ih komunikasi terlihat mudah ya tapi susah diamalkannya, karena salah kata saja sudah bikin lain artinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat, mba.
      Terus belajar. Aku juga masih belajar kog :)

      Hapus
  2. Semoga selalu SAMAWA ya mbak.. 25 tahun bukan perjuangan yg mudah, banyak cerita lika liku yg pasti udah dilalui, dan bener bgt salah satunya privasi/me time untuk sendiri ada, supaya gak bosen hihihi...

    BalasHapus
  3. Semoga selalu SAMAWA ya mbak.. 25 tahun bukan perjuangan yg mudah, banyak cerita lika liku yg pasti udah dilalui, dan bener bgt salah satunya privasi/me time untuk sendiri ada, supaya gak bosen hihihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju.
      Harus senantiasa 'disiram' supaya ga tenggelam dan hilang kasih sayang itu ya, mba :)

      Hapus
  4. Asik di peluk , duh romantisnya, Mpo baca blog ini.

    Resik Menjakani mempererat hubungan suami istri seperti pengantin baru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku termasuk yang candu pelukan.
      Sehari ga pelukan, rasanya ada yang kurang ;)
      Resik Manjakani bantu aku lebih percaya diri dengan suami, mba,

      Hapus
  5. Sangat perlu menjaga keharmonisan keluarga yah mba, duhh pikiran saya mah masih labil, thanks ulasannya mba, jadi belajar hal baru 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perlu banget mna, biar hubungan lebih setrong dan "bervitamin"

      Hapus
    2. Iyah kak, makasih banyak tipsnya nih, jadi bekal saya nantinya klu sdh berumah tgga juga 😊

      Hapus
  6. Wohooo... Baarokallah mbk^^. 25 tahun pernikahan. Makasih banyak mbk wejangannya, siap diadopsi ilmunya hehe

    BalasHapus
  7. Masya Allah..kok awet muda sih mba keliatannya. Sakinah mawadah Dan rahmah selalu ya rumah tangganya 😘

    BalasHapus
  8. Barakallah mbak sudah 25 tahun perkawinannya..itu pernikahan perak namanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdullillah... iya mba, semoga bisa menuju emas :)

      Hapus
  9. Dari foto terlihat sih dirimu lebih ekspresif dan lebih ceria..semoga terus samara ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. ... itu setelah beberapa kali take, mba.
      HAHAHA...
      Dipilih yang terbaik... soalnya buat artikel di blog ;)

      Hapus
  10. Mba, jalan tol di sana pakai hotmix ya? enak banget, yang lain pakai rigid soalnya.
    Eh apa sih malah bahas aspal hahaha

    Kereeeennnnn bangeeettt mbaaa..
    Masha Allaaahh, 25 tahun.
    Semoga saya juga bisa seperti mba dan suami, bertahan selalu dalam semua badai, dan menggapai keluarga sakinah mawaddah warrahmah, berjodoh till jannah, aamiin.

    Btw saya juga pakai Resik V mbaaa, bikin pede aja di depan suami :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu aku baca berita, pas buat draft artikel, HAHAHA.
      Jadi pop up aja gitu!

      Pakai Resik, biar kapten doyan landing cantik, HIHIHI :)

      Hapus
    2. hahahah, bisa aja mba, beneran bikin hubungan suami istri makin harmonis ya mba.
      Karena kadang banyak masalah rumah tangga diselesaikan dari tempat tidur hahaha

      Salut ih sama mba :)

      Hapus
  11. Tapi emang bener, masalah komunikasi itu yang paling utama dalam hubungan suami-istri. Mau baru nikah atau yang udah lama pun, komunikasi paling penting.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya bakal asyik, kalau bisa ketemu dan nongki cantik

      Setuju, mba
      Komunikasi, segalanya menurutku!

      Hapus
  12. aku sukaaa dengan mbak Anna dan suami yang suka jalan bareng. Membangun hubungan harmonis butuh waktu dan komunikasi.

    BalasHapus
  13. Nah iya komunikasi! Aku dan suami sering nih mbak, misskomunikasi. Tiap hari aku bawelin, tapi lama kelamaan aku bosen. Hmmm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baidewei, subway, ngomelin sama komunikasi, beda, Esmeralda :)
      HAHAHA...

      Hapus
    2. iya ta Mbak? hahaha. Kalau bawelin jadinya komunikasi satu arah ya, padahal komunikasi yang sehat seharusnya saling bicara baik-baik.

      Hapus
  14. Ya ampuunn 25 tahun??? ini kayaknya resep awet langgeng bakal dicontek deh, hihihi..
    Berpelukan memang sepenting itu ya mba :) walau bentar2 juga gpp deh yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mba, kayak ungkapan itu, "dikit-dikit jadi bukit!"
      ;)

      Hapus
  15. wooowww maasyaallah 25 tahun ya mb... barakallah.. semoga berkah until jannah.. aamiin. hubungan suami istri itu penting banget ya mb. apalagi soal se*. pria kan memang tercipta dengan dominasi pikiran semacam itu. jadi sebagai perempuan wajib banget kita menjaga area kewanitaan, hehhee

    BalasHapus
  16. Merawat cinta sampai 25 tahun yang cukup romantis. Pasangan ya kalau udah lama kadang lupa buat apresiasi suami/istrinya. Padahal pujian dikit aja sangat membantu keharmonisan hubungan

    BalasHapus
  17. Asiikkkk, dapet resep Kiat Agar Cinta Tetap Membara Meski Tergerus Usia dan resep kiat menjaga darrah kewanitaan dr org yg sudah mengarungi bahtera pernikahan selama 25 tahun. Makasih banyak ya mbk. Pelajaran berharga buat aku dan nantinya akan aku share ke suami

    BalasHapus
    Balasan
    1. Usai eksekusi, share di blog ya mba :)

      Hapus
    2. Sudah aku share ke suami mbk, ttg hal ini dan alhamdulillah suami pun mau berusaha bersma sama demi bahtera rumah tangga yang langgeng sakinah mawaddah wa rohmah. Aamiin. Mudah2an aku juga bisa share hal ini di blog.

      Hapus
  18. Selamat ya mbak, barakallah sudah 25 tahun ya. Semoga samara selamanya

    BalasHapus
  19. Waahh kereen mbak 25 thn..spertinya mau blogwalking blog ini buat cari cari tips kehidupan yg langgeng hahaha

    BalasHapus
  20. Masyaallah 25 tahun ya mba, semoga terus langgeng ya mba, aku yang baca artikel mba jadi mupeng pengen nikah jadinya.. uppps.. hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gitu ya...?
      Ditunggu kisah bahagianya ya, mba

      Hapus
    2. Whihii siap mbaa, insyaallah aku bakal ngikutin jejak mba ~~ biar bisa langgeng sampe 25 tahun bahkan lebih

      Hapus
  21. Wahh sudah lama ya kak 25 tahun semoga makin bahagia dan romantis ya selamanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdullillah, ini sambil terus belajar juga agar langgeng, mba

      Hapus
  22. Pelukan punya banyak arti dan manfaat ya mbak sama halnya kaya memeluk anak, akan terjadi bonding yang lebih dekat lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pelukan bagai investasi, kita memetik hasilnya di kemudian hari

      Hapus
    2. Banyak pelukan bikin happy ya mbak. Mesra terus ya mbak makin romantis

      Hapus
  23. Alhamdulillah sudah 25 tahun pernikahan, dan masih terlihat romantis. Semoga langgeng terus ya Mba, makasih juga tipsnya ya Mba, pelajaran buat saya yang masih pemula ini hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga masih terus belajar dan belajar mba.
      Jatuh bangun juga kog

      Hapus
  24. Istri kadang harapannya gak ribet. Sering berkomunikasi dengan suami dna juga dipeluk. Tetapi, istri juga harus menjaga diri supaya tetap resik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ... biar kapten bisa landing cantik ya mba :)

      Hapus
    2. hehehe iya, Mbak. Menyatukan 2 isi kepala supaya tetap kompak juga harus ada seni berkomunikasi ya, Mbak. Saya maish harus banyak belajar juga dari yang lebih berpengalaman usia pernikahannya :)

      Hapus
  25. Semoga langgeng terus ya, Mbak. Aku baru tahu kalau pernikahan Mbak ternyata sudah memasuki usia yang ke 25 tahun setelah baca postingan ini.

    BalasHapus
  26. So sweet mba, semoga langgeng terus yah.. btw trims untuk tips and tricks plus wejangan nya hehehe

    BalasHapus
  27. Aku juga pakai nih mba, aku suka bgt sama wanginya, bikin semangat eaa

    BalasHapus
  28. Barakallah. Berarti wedding anniversary-nya beda sedikit dengan orang tuaku. Hehe. Semoga langgeng sampai jannah.

    BalasHapus
  29. komunikasi emang kunci mba ada yang berantakan karena kurngnya komunikasi dan itu beneran terjadi huhuhu semoga aku bisa ikut jejakmu mba awet pisan hahaha

    BalasHapus
  30. Iya Mba, komunikasi penting banget dalam menjaga hubungan dengan pasangan. Eh, tapi untuk urusan yang satu itu juga sih hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komunikasi, salah satunya ya, mba
      Masih ada kiat-kiat lainnya
      Kudu saling bersinergi, biar afdol

      Hapus
  31. Ah sdh 25 thn..sdh ulang tahun perak tuh ya hehe... Selamat ya mba semoga samara

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mba
      Semoga bisa emas ya
      Insya Allah, Insya Allah...

      Hapus
  32. Waah mba Anna udah memasuki pernikahan 25 tahun, sungkem dulu ah, pastinya banyak melalui asam garam kehidupan pernikahan ya, mesti belajar banyak nih dari mba anna bisar makin lengket juga sama suami

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga masih belajar juga mba
      Masih jadi "mahasiswi" di universitas kehidupan ini

      Hapus
  33. MasyaAllah, 25 tahun, saya yang baru 4 tahun merasa masih belum ada apa-apanya. Hihihi

    Saya juga suka pillow talk, kadang bisa sampai tengah malam. Hihihi

    BalasHapus
  34. Waah...udah 25 tahun aja! Semoga langgeng terus dan berkah ya, Mbak. Memang komunikasi itu kunci utama keharmonisan keluarga, deh.

    BalasHapus
  35. Auto ngakak pas bagian landasan cantik huahahahaaa.. Alhamdulillah 25 tahun makin mesra ya mba, semoga selamanya sehidup sesurga :)

    BalasHapus
  36. makin yakin beli resik v manjakani karena banyak banget blogger yang mengulas tentang ini. sekarang ini kurang rmantis nih ak,. mungkin kalau daerah vitalnya ak wangiin, bisa romantis ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mulai ukuran kecil dulu boleh kog, buat pemanasan, HAHAHA

      Hapus
  37. Wah kayak masih pasangan muda aja ya apalagi sering traveling ke mana-mana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebetulan punya passion yang sama mba, gemar travelling
      Alhamdullillah

      Hapus
  38. Wow 25, aku masih seperempatnya :D
    Semoga langgeng2 selalu ya mbaaakk :D
    Aduh baca sentuh2an jd pengen disentuh #eh wkwkwkwk
    Btw aku jg pakai Resik V lho, alhamdulillah mencerahkan area bawah dan bikin wangi :D

    BalasHapus
  39. Ngomongin iming-iming, jadi keingetan rahasia RT-ku juga. Aaaah, aku sering nih begini. Merayu2 si dia dengan iming2 'itu'. Hahahaha, dan iya, Resik V Manjakani jadi makin asyoooy. :))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. HAHAHA...
      Kita buat grup yuk
      Itu salah satu warna-warni hubungan pasutri ya mba

      Hapus
  40. Masya allah, udah 25 tahun ya mba. Semoga sakinah selalu. Asyik dapat banyak tip nih. Btw, jadi pengin nyoba resik juga deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, mba
      Monggo dicoba Resiknya dan buktikan sendiri yak
      Dimari...

      Hapus
  41. Aku suka dipeluk mba Anna, tapi kalo area kewanitaan bau jadi ngga pede. Tapi itu dulu sih, sejak pakai Resik V Manjakani santai aja pelukan teruuuus

    BalasHapus
  42. Tipsnya bermanfaat banget buat yang usia pernikahannya masih muda sekalipun, keharmonisan harus dipupuk sejak dini ya xD

    BalasHapus
  43. Congrats! Udah ke 25 tahun semoga tetep langgeng haha, tips2nya bisa dijadiin modal abis nikah entar nih wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ntar kalau lupa tipnya, mampir sini lagi ya.
      Ketik di search "romantis" ketemu deh

      Hapus
  44. Waaahh nggak nyangka klo Mb Anna ini sudah 25 tahun menikah. Mana masih mesra pulak. Mau aku praktekkan lah ini tips2nya. Eh mba, sampai sekarang aku masih suka lho peluk2an ama suami hihiii... hal yg sepertinya remeh tapi manjur menjaga kedekatan ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berpelukan itu menu wajib mba, HAHAHA
      Sama mba, bahagiaku receh, Pelukan dan cendol, HAHAHA

      Hapus
  45. berguna banget mbaa tipsnyaa. aku tahun depan ada rencana menikah, udah aku inget2 tipsnya terus supaya hubunganku nanti harmonis. btw aku juga suka banget pake resik v manjakani ini, wanginya enak dan bikin area kewanitaan tetep lembap dan bersih sepanjang hari :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga segera "dihalalkan" ya

      Welcome on board, soon...

      Hapus
  46. memasang sepatu dan kaus kaki masih membuatku gengsi. Soalnya Ayah dan ibu dulu gak ke gini hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku cuma menemani mbak di samping abang, bukan memasang :)
      Tapi kalau pas sakit, biasanya aku pasangkan juga, termasuk memandikan, memakaikan baju, pakaian dalam dan lain-lain :)

      Hapus
  47. 25 tahun menikah tambah mesraa semoga aku dan suami bisa kayak kak Anna dan suami mesra dan romantis selalu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga masih terus belajar kog, mba...
      Masih jatuh bangun juga...

      Hapus
  48. 25 tahun bersama ya, masya Allah.

    Namanya hubungan pasti Ada pasang surut. Terima kasih tipsnya ya, Mbak Anna.

    BalasHapus
  49. Aduh mba Anna so sweet banget, awetnya mau dong
    Aku ini baru menginjak setahun pernikahan. KEren ih bikin mupeng aku juga mau dong dapet kiat ini. Manjakani ternyata resep rahasianya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Manjakani yang bersinergi dengan kiat lainnya, Nyi ~_*

      Hapus
  50. ahay....pake manjakani makin lengket ya...25 tahun jadi ga terasa ya.

    BalasHapus
  51. Aku pakai resik V yang varian manjakani whitening ini sekarang. Wanginya lembut

    BalasHapus
  52. Aku juga pakai lho Resik V Manjakani.
    Pakai ini tenang rasanya, karena aman dengan kandungan herbalnya

    BalasHapus
  53. Aku juga pake resik v manjakani mbk. Alhamdulillah, sesuatu...keset gitu

    BalasHapus
  54. Si abang kaya suamiku nih, kalo diajak foto bareng kudu pake iming2 atau paksaan dulu. Tipsnya Mba Anna aku inget2, buat bekal romantis terus sama suami :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Welcome to the club, kalo gitu mba
      Club iming-iming :)

      Hapus
  55. Semiga bahagia selalu ya mba sama suami, untuk masalah kewanitaan emang wajib banget ya dirawat soale ini investasi kita.

    BalasHapus
  56. Iya mba akupun pakai resik v manjakani terasa bngt khasiatnya dan nyaman, organ intim jd selalu bersih

    BalasHapus
  57. Iya banget pelukan hahaha tapi kadang kalo ada anak-anak malu. Aku awalnya ragu sama pembersih kewanitaan ini, tapi lihat reviewnya yang bikin makin lengket aku malah gak ragu makai resik V

    BalasHapus
  58. mba mesra sekali dengan pasangannya hehe..aku percaya kalau menjaga dan merawat cinta itu lebih sulit daripada proses meraihnya. Dan salah satunya dengan merawat organ intim kita

    BalasHapus
  59. Buat uang belum menikah, pakai resik v manjakani tetap boleh kan ya mba buat 'persiapan' gitu ;)

    BalasHapus
  60. Barakallah 25 tahun yaa. Keren ih.
    Aku setengahnya aja belum ada. Tp mudah mudahan till jannah ya mba.
    Kalo soal resik V aku pake dong hehe

    BalasHapus
  61. So sweet bgt deh artikelnya. Bikin pingin menerapkan semuanya. Terimakasih lho sudah mengingatkan.

    BalasHapus
  62. Kak Anna tuh awet muda ya banget ya, nggak nyangka lho kalau usia pernikahannya 25 tahun dan usah separuh dari usianya Kak Anna, sehat terus dan produktif ya, dsn makin lengket deh sama Abangnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mba Rani
      Ini sekaligus cobaan dan tantangan, apakah ke depan bisa jadi lebih baik atau malah sebaliknya
      Masih terus belajar, akutu ;)

      Hapus
  63. Suka banget aku dengan quote pembukanya artikel ini Mbak!
    Mengingatkan kalau pernikahan tu harus terus effort ya.... :)
    Terimakasih Mbak Anna.... Romantis selalu ya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga suka banget sama quotenya, mba
      Merasa diwakili, banget! :)

      Hapus
  64. Selamat ya, Mbak, sudah 25 tahun usia pernikahannya. Semoga makin langgeng dan sehat selalu bersama keluarga.

    Ngomong2 soal pelukan, duh, aku kok masih pakai gengsi2an ya sama suami. Selama 4 tahun menikah, suami yang selalu memelukku, dalam keadaan apapun. Setelah ini dan tahu manfaatnya, insya Allah, aku akan peluk belahan jiwaku. Uhuk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah halal kog, mba
      Lebih dari pelukan juga boleh, hehehe

      Hapus
  65. Wah mantaps sudah 25 tahun aku baru 21 tahun masih kalah lama hahaha..jd ngebahas tahun pernikahan seh xixixix...mabruk ya Mba semoga langgeng sampai di akhirat :)

    BalasHapus
  66. Drama sela 25 yahun ug bikin cinta dan gaorah itu semakin lental, ksn, Anna? Tana drama hak aca drnsadi yh nisa jd kenangan.

    BalasHapus
  67. Barakallahu fiikum, mbaaak Anna...
    Suka banget sama tipsnya.

    **aku juga jarang masang foto berdua sama suami.
    Tapi lucunya, karena anak-anak masuk usia yang curiousity nya tinggi, suka banget tuuh..begaya ala food blogger.

    Pas lagi makan di luar, suka pinjam HP ku untuk foto makanan, suasana ples foto aku sama suami yang lagi asik makan.

    Eaa...
    Seketika aku ngerasa artis yang di-candid wartawan.
    Wkwkwk~

    BalasHapus
  68. Menurutku komunikasi itu memang penting banget dalam hubungan pernikahan. Pasangan jadi tahu mana yang sesuai keinginan dan mana yang tidak sehingga jadi lebih harmonis

    BalasHapus
  69. Makasih banyak tipsnya mba.. aku juga percaya kalau kita selalu jujur dan rajin komunikasi dengan pasangan, insya Allah lancar dan hangat selalu :)

    BalasHapus
  70. Hahaha... mba anna sama banget, aku juga jarang foto ber2 suami. Seringnya aku yang motoin suami *loh hahaha... tapi iya ya, komunikasi yang baik itu perlu diusahakan, bukan bisa terjalin begitu aja

    BalasHapus
  71. Aku belum punya pasangan nih mba. Tapi tips2nya bakalan berguna banget buat aku suatu saat nanti. Thank you mba! Semoga harmonis terus sama suami.

    BalasHapus
  72. Aku pernah nih pakai manjakani cuma waktu itu bentuknya butiran dan diminum. Tapi seriusan, khasiatnya banyak. Alhamdulillah. Btw mbak, cerita romantisnya bikin baper wkwkwk. Baarakallahu fiikum. Semoga langgeng sampai surga ya mbak :D

    BalasHapus
  73. sama mba, rahasiaku juga salah satunya pakai resik v yg manjakani ini hehehe... wanginya enak, sejauh ini sih okok aja... sudah standby di kamar mandi tiap hari pokoknya ini resik v :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tos, mba
      Aku juga suka baunya, lembut menggoda, hahaha

      Hapus
  74. Wow udah 25 tahun ya mbak, keren. Ga mudah memang ya, tapi asalkan masing masing punya komitmen kuat pasti bisa menjalaninya dengan bahagia. Btw, aku juga pakai manjakani whitening dari resik v ini, baunya enak ya..

    BalasHapus
  75. Masya Allah.25 tahun? Kuharus berguru padamu. Ilmunya sudah terbukti, bukan cuma teori. Makasih sudah berbagi mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Senang bisa berbagi
      Yuk, kita sama-sama belajar ya mba

      Hapus
  76. Masya Allah udah 25 tahun, semoga langgeng hingga seterusnya ya Mbak. Tips yang dibagi pasti udah valid dan terbukti maknyos nih. Makasih udah sharing, heheheh, tipsnya bisa aku contek

    BalasHapus
  77. Setuju dengan penutupnya..jika sudah resik maka sang kapten akan landing cantiiik..kwkwkw
    Selamat untuk 25 tahun pernikahannya Mbak Anna, semoga Samawa Sebumi dan Sesurga-Nya. Aamiin.
    Saya baru 16 tahun menikah dan memang hubungan harmonis romantis itu tidak dengan sendirinya ada tapi butuh waktu, kesabaran dan dua pihak yang menginginkan itu.

    BalasHapus
  78. Waaaa....25 tahun berarti memang ini ilmu sudah dikupas tuntas dari yang berpengalaman...makasih banyak mba sharingnya :)
    Aku juga suka pakai resik V tapi godokan sirih, agak semriwing gimana gitu

    BalasHapus
  79. Hahhayyy.. Kak Anna ini, tulisannya selalu menggoda!
    Setelah yang dulu itu, tentang posisi tidur, sekarang tentang XXX, wakwkak...

    Etapi, rahasia keharmonisan kita sama kak, saya pun pake Resik V Manjakani Whitening. Khasiatnya udah terbukti lho, makin kencang dan cerah. Hihii...

    BalasHapus
  80. Selamat ya mba untuk 25 tahun pernikahannnya. Itu aku baru lahir. 😆 Dan sekarang baru menjalani pernikahan 2 tahun'n dan rasanya itu memang kaya naik rollcoster, naik, turun, tegang, santai. Semoga bisa SAMAWA selamanya. Berhubung LDR sama suami, komunikasi menjadi yang utama mba. Yah, memang masih sering miss komunikasi, tapi tetap harus menjadi lebih baik ya, mba.

    BalasHapus
  81. Udah 25 tahun dan masih romantis gitu.. so sweet... Mau coba ah tiru tipsnya..

    BalasHapus
  82. Barakallah Mbak untuk usia pernikahannya. 😍😍. Trims untuk tips tipsnya yaks.

    BalasHapus
  83. aahhh brb langsung pelukan huehehu
    pelukan tiap suami mau pergi kantor
    pulang kantor peluk lagi huhehehe
    dan emang yg utama itu ya komunikasi ya
    eh ya makasih ya kak tips nya ni yang manjakani
    aku pakai jugaaaaa

    BalasHapus
  84. Masya Allah kakak, uda 25 tahun, aku baru on going 10 tahun. Semoga selalu intim dan rukun yaa

    BalasHapus
  85. Waini! Tipsnya sudah teruji 25 th dan bakal langgeng ya mba, aamiin. Banyak poin yg noted banget di usia nikahku gg baru mau 11 th, alhamdulillah menuju ke angka2 yg lebih besar, mendewasa dan menua bersama. aamiinn.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga kita semua langgeng ya, Manda...
      Aamiin
      Yuk saling menginspirasi

      Hapus
  86. Wow..25 tahun,selamat mb. Terima kasih share tips-tips nya ya..semoga langgeng terus

    BalasHapus

Holaaa...!
Terimakasih ya sudah berkunjung ke sini.
Mohon maaf komentar kudu dimoderasi sebelum dipublikasi.