Mitos dan Fakta Diabetes Yang Sebaiknya Kita Tahu


Mitos dan Fakta Diabetes Yang Sebaiknya Kita Tahu

Mitos dan Fakta Diabetes Yang Sebaiknya Kita Tahu. "Itu kog lama ya sembuhnya, Bang?"

Aku menunjuk luka di betis kaki pak suami.

"Iya, nih, apa Abang ada gejala gula ya?"

Si Abang malah balik bertanya.

Begitulah kira-kira adegan *tsaaah percakapan beberapa tahun lalu yang sangat membekas di benakku. Saat itu aku juga baru tahu bahwa penyakit kencing manis atau diabetes dapat dideteksi lewat lamanya waktu penyembuhan sebuah luka di samping frekuensi sering buang air kecil terutama ketika di malam hari di antara waktu istirahat malam, punya kecenderungan rasa haus dan lapar yang berkelanjutan serta penurunan berat badan yang drastis.

Dari pembicaraan ini aku juga jadi tahu bahwa dalam keluarga besar pak suami termasuk ayah dan ibu mertua, keduanya mengidap penyakit ini. Dan ibu mertua juga meninggal karena sudah mengalami komplikasi.

Sejak saat itu aku sangat tertarik dengan diabetes dan kerap membaca artikel-artikel pencerahan yang menambah wawasan seperti yang aku temukan di artikel online dari Tropicana Slim. Masih sama, yakni tentang ciri-ciri diabetes yang wajib kamu ketahui.

Aku suka membandingkan satu artikel dengan yang lainnya terutama jika aku temukan fakta dan mitos baru.

Berikut Beberapa Mitos dan Fakta Diabetes Yang Sebaiknya Kita Tahu


1. Diabetes Diwariskan Menyilang


Pernah dengar hal ini? 

Bahwa diabetes diwariskan menyilang, dari ibu ke anak lelaki dan sebaliknya dari ayah ke anak perempuan. Mitos ini sempat menghantuiku bertahun-tahun lamanya. Apalagi setelah tahu pak suami mempunyai histori diabetes. 

Fakta: memiliki riwayat keluarga penderita diabetes memang meningkatkan resiko diabetes tetapi masih bisa kog dihindari dengan pola makan dan gaya hidup sehat.

2. Sering Makan/Minum Manis Memicu Diabetes


Fakta: diabetes 1 disebabkan oleh faktor genetik yaitu kerusakan sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin. Sama sekali tidak ada hubungannya dengan konsumsi gula, dan penelitian tentang apa pemicunya itu masih terus berkembang. 

Sedangkan untuk diabetes 2, faktor genetik yang dipicu gaya hidup tidak sehat seperti kurang olah raga, diet tinggi kalori baik dari gula dan lemak yang pada akhirnya meningkatkan berat badan menjadi penyebabnya.

3. Harus Berhenti Konsumsi Gula


Fakta: jika dikombinasi dengan gaya hidup sehat seperti olah raga, tidak merokok, menghindari stress, maka makanan dan minuman manis masih bisa dikonsumsi dan sebaiknya setelah mengkonsumsi makanan rendah karbohidrat, namun yup, tetap harus dibatasi!

4. Diabetes Bisa Sembuh


Fakta: diabetes tidak bisa disembuhkan, namun dengan pengaturan yang baik dan prosedural, maka gula darah bisa dijaga agar tetap normal.

5. Diabetes Penyakit Orang Tua


Fakta: kini ditemui banyak anak dan usia muda mengidap diabetes 2 yang umumnya disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat. Lazimnya berusia 20 tahun atau 30 tahun.

6. Sering Suntik Insulin Berarti Parah


Fakta: semakin bertambah usia semakin sedikit tubuh pasien diabetes menghasilkan insulin dan akhirnya obat-obatan tidak mampu lagi menjaga kadar gula tubuh agar tetap normal, sehingga suntikan insulin diperlukan.

Setelah mengetahui beberapa mitos dan fakta tentang diabetes apa yang sebaiknya dilakukan?

Sebaiknya kita berbagi. Bisa dimulai dari lingkungan kecil, keluarga misalnya. Sampaikan dengan cara elegan, agar tak merasa seperti diceramahi. Bisa juga diselipkan di acara ngobrol sambil ngocol. Yang penting substansinya, berasa!

Dari semua artikel itu mengacu ke sini, iya, pola makan sehat serta olah raga teratur.

Bahkan saat liburan juga penderita diabetes masih tetap bisa lakukan aktivitas fisik.

Mitos dan Fakta Diabetes Yang Sebaiknya Kita Tahu

Oh iya, karena setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda maka pola makan setiap penderita diabetes juga beragam tergantung kondisi penderita. Jadi sekali lagi, tak perlu merasa paling benar!

Begitu juga dengan tipe olah raga yang digeluti. Bagi penderita diabetes 2, kombinasi aerobik dan angkat beban adalah paket sempurna dan mampu menurunkan 34 persen gula darah, demikian menurut penelitian Journal of American Medical Association.

30 menit olah raga perhari adalah waktu yang dianjurkan, minimal 3x seminggu. Lakukan setelah makan, yakni di saat kadar gula meningkat.

Semoga informasi ringan tentang mitos dan fakta diabetes yang sebaiknya kita tahu ini bermanfaat!