Cara Hebat Eksplor Bakat!


Cara Hebat Eksplor Bakat

Cara Hebat Eksplor Bakat.  Sering menghabiskan waktu dengan anak, tapi masih belum bisa menemukan berlian terpendam?

Hohoho... jangan rendah diri, karena anda tidak sendiri!

Semoga tulisan cara hebat eksplor bakat ini bermanfaat.

Jadi gini, #mimikserius

Satu hal yang perlu di tanamkan, bahwa setiap anak itu unik dan berbeda!

Bahwa Setiap Anak Itu Berbeda

Baik bakat dan minat.

Haa...!

Apa...!

Bakat dan minat, memangnya beda ya?

Ya eeyyalah... #melotot

Padahal baru tahu juga. Hahaha...

Bakat itu sesuatu yang menonjol dalam diri anak, seperti hidung, jerawat dan... stop-stop bukan itu!

Mari kita ulangi ya,

Bakat itu adalah sesuatu yang menonjol dalam diri anak.

Kita bisa mulai mengobservasi mengamati perilaku anak sejak dini.

Biasanya bakat itu dibawa sejak lahir dan didapatkan dari genetik orang tua. Misalnya senang menabuh apa saja yang ada disekitarnya, bongkar pasang mainan, bernyanyi, memainkan alat musik atau berlenggak-lenggok bak peragawati.

Menurut para ahli, bakat biasanya terlihat sejak tahun pertama.

Sedangkan minat adalah kesukaan anak terhadap sesuatu. Misalnya, anak suka mendengarkan nyanyian, belum tentu kelak dia bisa menyanyi dengan baik, atau anak suka membaca belum tentu juga nantinya dia bisa menjadi penulis.

Jadi, terlihat jelas sekali peranan orang tua sangat menentukan minat dan bakat ini, mau di bawa kemana #bacasambilnyanyi ya! Hahaha...

Berikut #tips #deteksidini #potensianak 
1. Histori prestasi 
Seperti disebut sebelumnya genetik memang ambil bagian dalam penentuan bakat si kecil.

Yuk, lakukan riset kecil-kecilan tentang prestasi kedua keluarga besar ibu dan ayah.

Contohnya tidak jauh-jauh, aku laa... #uhuk

Dalam hal ini putriku sepertinya mewarisi kecerdasan bahasa yang didapatkan dari aku.

Sejak kecil (pra-sekolah) aku senang sekali berperan sebagi seorang guru.

Yup... bisa ditebak saudara-saudara.

Aku mudah sekali larut dalam peranku. Dinding rumah bagai papan tulis, penuh coretan dan garis. Sepotong kayu atau penggaris siap menemaniku eksis. Seru abis!

Beranjak ke masa SD tampil di pentas sekolah... kecanduanku!

Menjadi pembawa acara, berdeklamasi (istilah dulu) sekarang membaca puisi, memimpin lagu Indonesia Raya saat upacara, atau menyanyikan  lagu wajib setiap hari Sabtu mewakili sekolah, karena kompleks sekolahku terdiri dari 4 SD yang berbagi lahan.

Semua kulakoni hari demi hari, dengan senang hati dan selalu tak sabar menantikan momen ini.

Dan aku melakukannya penuh sukacita!

Seperti kecanduan gitu, mau dan mau, lagi-dan lagi.

Bahkan sampai kini! #Eh

Tahukah engkau?

Aku mendapatkannya itu semua dari... ibuku!

So... once again! Genetic does matter in talent!

Betul, bakat itu bagai berlian terpendam.

Sebagai orang tua kita harus jeli dan jernih mengamati potensi.

Mulai sekarang ayo coba eksplor apa histori prestasi keluarga besar kita!
2. Stimulasi potensi 
Sedapat mungkin hindari trial dan error!

Tak perlu memasukkannya ke berbagai les atau kursus untuk mengetahui bakat buah hati. 

Caranya? 

Langsung saja tanya anak, apakah dia menikmati kegiatan ini?

Jika anak menyukai dan melakukannya dengan segenap semangat dan energi, dapat dipastikan itulah bakat yang kita nanti-nanti.
3. Atensi Orang Tua, so pasti!
Bagaimana?

Curahkan perhatian dan jadilah partner yang menyenangkan!

Memberikan sarana dan prasarana, meluangkan waktu saat latihan, mendampingi saat mengikuti berbagai kompetisi, dan menjadi supporter di barisan pertama lengkap dengan atributnya (kalau perlu!) dan tentu saja seksi dokumentasi dalam bentuk foto atau video.


Menjadi Supporter Salah Satu Bentuk Atensi Orang Tua

Karena kita tidak pernah tahu kejutan serta momen apa yang bakal kita dapatkan dalam setiap kompetisi yang mungkin takkan pernah terulang kembali.

Ever!

Intinya selalu ciptakan kondisi mendukung terutama saat buah hati mengikuti kompetisi.

Misalnya tidak menyalakan TV saat buah hati berlatih baca puisi atau berdongeng.

Jadilah pendengar yang kritisi.

Untuk itu... yup harus banyak memperkaya diri.

Membaca... kakaaa...
4. Komitmen dan Konsisten
Komitmen dan konsisten syarat mutlak untuk mencuatkan bakat!

Karena dari proses deteksi, stimulasi, atensi dan akhirnya berprestasi memerlukan waktu dan latihan.

Anak dan orang tua bagai dua mata rantai bertaut agar bakat tak tergerus.

Tergerus?

Ini memang berita buruk!

Bakat bisa tergerus dan tumpul. Laksana pisau. Ia perlu di asah terus-menerus. Tiada hari tanpa belajar setiap hari. Tanpa henti!

So, inti dari tulisan ini adalah bahwa minat dan bakat, bukan hal yang mudah didapat.

Bukan proses instan, melainkan perlu waktu, dan latihan. Tambahkan juga disiplin, ulet, tekun dan anti bosan!

Bagai rumus matematika perbandingan lurus, makin sering latihan, makin sering mengikuti kompetisi, potensi buah hati pasti akan semakin teruji dan siap-siap panen prestasi!

Percayalah "hasil tidak akan pernah menghianati  kerja keras!"


Finalis Jagoan Cerdas Indonesia 2012

Juara 1 Presenter TV Edukasi


Juara Pertama Poetry Reading 2012

Juara Pertama Poetry Reading THE ANEFYL 2013


Finalis Jagoan Cerdas Indonesia 2012

Wawancara Eksklusif Dengan Menteri UPW Ibu Linda Gumelar

Finalis Tingkat Nasional Kidpreneur Award 2013



Wakil Duta Generasi Hijau  2014 Kota Balikpapan


Juara 1 Poetry Reading Februari 2016


Sekali lagi, semoga tulisan berbagi pengalaman cara hebat eksplor bakat ini bermanfaat.

Nah kalau mau menikmati pengalaman tentang suka duka perjalanan umroh daku mampir di sini ya.




Disclosure




Blog ini adalah blog pribadi berisi tulisan yang saya sunting dan tulis sendiri. Tentang cerita kehidupan dan pengalaman sehari-hari, kisah perjalanan pribadi saat bersama-sama sahabat dan keluarga, artikel keluarga dan pengasuhan, artikel motivasi serta berbagai tips dan trik dalam menyikapi warna-warni kehidupan.

Selain itu pemilik blog ini juga terbuka untuk menerima kerjasama dari agency, brand ataupun perorangan yang ingin mempromosikan produk/jasanya dalam bentuk review, penempatan artikel, pemasangan iklan, kompetisi dan aneka bentuk kerjasama lainnya.

Sebagai imbalan untuk berbagai bentuk kerjasama di atas, pemilik blog mendapatkan kompensasi yang besarnya mempengaruhi konten, topik dan postingan.

Pemilik blog akan senantiasa mengedepankan opini yang jujur, seimbang dan terpercaya serta sesuai dengan pengalaman penggunaan dari produk/jasa yang diulas dan menayangkan tulisan dengan hasil pemikiran sendiri.

Namun adakalanya penulis blog juga menayangkan konten produk/jasa yang tidak berbayar, didedikasikan secara sukarela karena kecintaan dan kepuasaan atas produk/jasa atau layanan yang didapatkan, membantu teman, atau bahkan karena nyaman dan senang melakukannya.

Semua klaim produk, penawaran, pertanyaan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan produk/jasa harus ditujukan kepada pemilik produk atau jasa tersebut. Blog ini hanya memberikan opini dan review.


Pemilik blog ini dapat dihubungi melalui:

email: rosannasimanjuntak93@gmail.com

twitter: @rosannaiqbal

facebook: https://www.facebook.com/rosanna.simanjuntak

instagram: @rosannasimanjuntak

Linkedinhttps://id.linkedin.com/in/rosanna-simanjuntak-880593134



Tips Jitu Umroh Saat Musim Dingin


Tepat jam 4 sore kamipun mendarat mulus di King Abdul Aziz Airport, Jeddah.
Ada 2 jam perbedaan waktu dengan Kolombo.

Nice Landing, Captain!

Sssst... yang baru mampir boleh baca kisah sebelumnya di sini ya. *tuing-tuing
Sambil menunggu bis, saatnya... tarrraaa narsis dengan latar belakang pesawat As Saudiyah!




Tak lama, beberapa buah bis penjemput tiba, membawa kami ke terminal kedatangan.

Di sini petugas segera mengarahkan kami kebagian imigrasi dan kembali kami terpisah antara pria dan wanita. Musim umroh tak mengenal sepi. Terbukti di counter imigrasi, antrian panjang sejauh mata memandang. Kesabaran kembali diuji.

Guess what!

Mereka, iya para pegawai imigrasi itu, lagi-lagi berbahasa Indonesia. Kata-kata seperti, ayo ibu, cepat ibu, lurus, sering diucapkan.

Namun sayang sekali mereka pelit senyum.

Apakah karena mereka semua lelaki?

Apakah mereka lupa senyum itu adalah ibadah

Entahlah,, sampai kini itu masih misteri.

Usai mendapat stempel kedatangan, kami para wanita terlebih dahulu usai, segera berkumpul di satu titik. Sambil menunggu, aku lepaskan pandangan ke seluruh terminal. Kembali Bahasa Indonesia ada di berbagai papan informasi berdampingan dengan Bahasa Inggris dan Arab. Rasa haru itu kembali berlabuh.

Hampir satu jam, akhirnya jamaah pria bergabung.

“Lumayan ribet, kak pemeriksaan cowok, sepatu juga harus di buka!” Adikku melepas uneg-uneg
“Sabar, ya sayang” aku membantu menenangkan.

Bis meninggalkan Jeddah, saat kumandang azan Magrib bergema.

“Ibu-ibu, bapak-bapak, kita akan mencari masjid, dan silahkan sholatnya di jamak ya!”, demikian Pak Ustad memberikan arahan.

Mesjid ini terletak di tengah kota, sepertinya diperuntukkan untuk karyawan. Jauh dari kesan megah. Seperti mushollah kalau di Indonesia.

Oh iya satu yang aku perhatikan desain toiletnya kebanyakan untuk posisi jongkok dan kurang bersih. Sayang sekali!

Begitu masuk bis, kami kembali tertidur. Agaknya terserang jetlag karena beda waktu yang hampir 4 jam dengan WIB. Perutpun sudah lapar. Hehehe...

Tak berapa lama bis berhenti dan kami dipersilahkan keluar menikmati makanan dengan tempat ala kadarnya.
“Brrrr,,, dinginnya sampai ke tulang!” Jaket aku rapatkan, namun tubuh masih bergetar.

Tempat makan kami adalah tepatnya sebuah tempat parkir rumah makan.

Menu ayam bakar kotak tak mampu menahan rasa dingin. Mungkin juga pengaruh terlambat makan, Selera ikut menguap ke udara. Sebagian nasi dan ayampun bersisa. 

Sepanjang perjalanan aku berusaha tidur, namun godaan untuk menerobos kegelapan malam lewat jendela bis lebih dominan. Tapi agaknya fisik sudah tak tahan, akhirnya aku tertidur di tengah perjalanan.

Pengumuman dari Pak Ustad membangunkan para jamaah yang tertidur kelelahan.

Bah sesaat lagi bis memasuki Madinah.

Kanan-kiri pemandangan terang benderang oleh cahaya lampu jalan. Kecepatan bis juga sudah mulai berkurang.

Toko-toko mulai kelihatan, aktivitas warga segera terekam.

Akhirnya kami tiba di Madinah, percis jam 2 dinihari.

Dengan tubuh super letih kami masuk hotel. Satu kamar untuk 7 orang dengan 1 kamar mandi.

Usai membersihkan diri kami lanjut tidur kembali.

*****

Ternyata hotel kami sangat dekat dengan Nabawi, bahkan suara azan terdengar dari balik jendela kamar. Tak sabar rasanya ingin sholat Subuh perdana di Nabawi. Hampir semua jamaah bangun dan sholat di Nabawi.

Agar kebagian tempat sholat di dalam Nabawi, minimal kita berangkat 1-2 jam sebelum waktu sholat di mulai, karena jumlah jamaah umroh yang sedemikian banyak.

Bulan Januari, Madinah sedang musin dingin. Pakai jaket/sweater wajib sekali. Oleskan lotion di sekujur tubuh, termasuk bibir untuk menghindari kekeringan. Beberapa jamaah yang mengabaikan,/ kurang telaten mengalami ruam-ruam kulit di sekitar paha, punggung dan paling parah bibir pecah-pecah dan terkelupas.

Alhamdullillah, aku, mama dan adik termasuk gemar melakukan ritual lotion, kulit tetap mulus so jadinya menghemat fulus. Hehehe...

Sedangkan untuk menyiasati rasa haus namun terhindar dari beser (rutin BAK), sediakan selalu botol minuman dan minumlah dalam jumlah sedikit namun sering.

Ternyata musin dingin di Madinah, tidak berbeda jauh saat musim penghujan di Indonesia. Hawa dinginnya tidak sampai buat bodi menggigil. Namun tetap saja unik. Karena meski namanya musim dingin, matahari tetap bersinar cerah dan garang euui, namun ya itu tadi, hawanya dingin.

Unik kan kakaaa...

Dalam bayanganku sebelumnya pasti seperti ala Indonesia. Mendung dan suram! 

Suasana sudah ramai saat kami tiba di halaman masjid. Untung masih kebagian tempat di dalam Nabawi.

Azan Subuh di Nabawi dua kali. Satu untuk membangunkan, interval waktu kira-kira 40 menit dan azan kembali. Jarak azan kedua dengan waktu sholat Subuh juga cukup lama, 20 menit kira-kira. Mungkin untuk memberikan cukup waktu pada jamaah menunaikan sholat sunnah fajar. 

Suara Imam mesjid mengalun merdu melantunkan ayat-ayat suci Alquran menambah syahdu kalbu. Saat sujud subuh keharuan kembali menyelimuti, doa syukur terus menerus terucap di hati. Semoga Ilahi Robbi menerima segala amalan kami. Aamiin.

Usai sholat Subuh, kami juga sholat jenazah. Belakangan aku ketahui bahwa setiap selesai menunaikan sholat lima waktu pasti selalu diikuti sholat jenazah, baik di Madinah maupun di Mekkah.

Oh iya, di tempat-tempat tertentu tak jauh dari shaf sholat ada tong air zam-zam gratis buat jamaah. Terdiri dari dua jenis, yang dingin dan yang normal. Aku dan Mama minum sembari memanjatkan doa bersama-sama.

“Ya Allah, aku mohon pada-Mu ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rezeki yang luas dan kesembuhan dari segala penyakit dan kepedihan, dengan rahmat-Mu ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih  dari segenap Yang Pengasih!” Aamiin.

Usai Subuh kami kembali ke hotel untuk sarapan, karena jam makan yang terbatas.

Tapi masih sempat foto-foto lho.

Buat dokumentasi, contohnya ya buat di posting di blog ini.

Biar greget! Hihihi...





Yang pasti suasana pagi, siang dan malam di Nabawi, hampir tak dikenali. Setiap detik berbalut nuansa religi. Sesak dengan umat yang ingin berbagi kedamaian Nabawi.

Aura ibadah kental terasa. Jamaah hilir mudik dari berbagai negara. Aneka warna kulit dan postur melebur dalam dekapan Nabawi, mesjid sekaligus kediaman Nabi Muhammad SAW.

Silatuhrahmi universal melahirkan ketenangan dan kenyamanan, sulit dilukiskan.

Kini aku mengerti mengapa orang-orang selalu rindu Nabawi, ingin kembali lagi dan lagi.

Berikut tips jitu umroh saat musim dingin:
  • Pilih agen travel yang kredibel dan memiliki pengalaman yang sudah terbukti
  • Untuk menghemat biaya pilih paket reguler yang langsung ke Madinah atau Mekkah, agar tidak tergoda belanja dan kegiatan lain yang menyita tenaga, karena umroh adalah hampir 100% ibadah fisik misalnya aktivitas berjalan kaki ke mesjid, thawaf, sai dan ziarah ke beberapa tempat bersejarah serta menyesuaikan dengan cuaca dan iklim di sana
  • Siapkan semua administrasi dokumen seperti paspor, pas foto khusus umroh dengan 80% porsi muka dengan tampak dekat dan jelas serta kartu vaksin maningitis.
  • Jika jarang berolahraga, mulailah nyicil jogging dan lari setiap pagi, minimal satu bulan sebelum berangkat
  • Membaca buku panduan umroh dan berselancar di dunia maya. Ada banyak artikel di sana bahkan lengkap dengan videonya.
  • Siapkan isi koper minimal 3 hari sebelumnya untuk keperluan 9 hari (umroh reguler) dengan bijak, karena jatah bagasi cuma 1 per jamaah dengan berat 25 kg. Pilih jenis pakaian yang ringan seperti katun, agar cepat kering saat habis dicuci dan langsung digantung, serta baju hangat/sweater bagi yang tak tahan cuaca musim dingin.
  • Pilih pakaian yang bisa di mix and match agar tidak kelebihan bagasi
  • Bawa obat-obatan pribadi termasuk sunscreen lotion dan harus dipakai ya jika tak ingin kulit pecah-pecah seperti zombie.
  • Selain koper besar, siapkan 1 lagi tas tenteng dengan isi pakaian untuk 1-2 hari lengkap dengan peralatan mandi dan perawatan wajah untuk jaga-jaga apabila koper kita hilang atau menyusul tiba. Hal ini bisa terjadi jika kita berangkat dalam jumlah rombongan yang besar.
  • Kalau ini tips pribadi, bawa gantungan baju dan detergen secukupnya biar bisa nyuci karena ssst... laundry mahal bow.. hahaha...
  • Bawa botol minum ya, buat bawa air zam-zam sepulang dari mesjid
  • Kaca mata hitam juga wajib guna mengurangi efek silau sang mentari
  • Lakukan penukaran duit di tanah suci karena lebih murah  
Reportase sesi ini diakhiri, ntar kepanjangan bisa buat sakit gigi.

Yang masih penasaran, boleh deh lanjut mengikuti seputaran aktivitas di Nabawi seperti mengunjungi kebun kurma dan kota seribu tenda Mina.




Cerita Echa Blog Family dan Parenting Terbaik 2015


Jadi gini,

Selama seminggu tidak menyentuh pernak-pernik blogging rasanya sedikit pangling.

Perkembangan selama seminggu ternyata begitu membahana. Banyak peristiwa penting yang aku lewatkan, kakaaa...

Pengumuman pemenang dan munculnya berbagai kontes sosial media yang membuat kehidupanku semakin berwarna, meninggalkanku untuk sementara.

Saatnya mengejar pakai kereta pertama. Yihaa...

Langsung deh aku silatuhrahmi di komunitas Blogger Perempuan.

Ternyata arisan link sudah diputar dan Mbak Echa mendapat kehormatan sebagai pemenang pertama. Jadi, kita semua kudu membuat postingan tentang beliau.

Wah... seru yaaa.

Rasanya gak sabar menanti tulisan blogger lain tentang diriku *kibasponi.

Yuk ahhh kita sowan kesana...

Yang langsung terbayang saat membaca web si mbak, pasti fisiknya yang cute dan so imut dong yaa.

Ternyata aku sallaah...

Mungkin ini ada hubungannya dengan si Cucuth kucing kesayangan yang berusia 12 tahun. Biar mirip-mirip gitu. Hahaha...

Iya Mbak Echa juga penyayang kucing, sampai-sampai ia dedikasikan satu web khusus untuk kucing kesayangannya itu.

Tab yang aku klik pertama kali adalah tentang Echa.

Wow... Mbak Echa adalah survivor kanker getah bening dan saraf kejepit. Bisa dipastikan dong warna-warni kehidupan yang dijalani.

Semua hasil tulisan di blog adalah hasil tulisan sendiri, tentang cerita sehari-hari, tentang tumbuh kembang anak, hobi make up, kecintaan utak-atik gadget, suka-duka kehidupan serta tentu saja cerita tentang kesehatan berjuang dengan kanker.

Beberapa tulisan juga berisi review dan atau digunakan juga untuk mengikuti lomba.

Tak sabar, selanjutnya aku mampir di Gadget dan Tekno.

Postingan mengenai 5 hal yang dilakukan sebelum publish postingan langsug menyita keingintahuanku.

Aku simak pelan-pelan dan langsung dipraktekkan.

Gaya menulis yang runut, sederhana plus infografis mampu membimbingku mengeksekusi semua langkah-demi langkah.

Brillian!

Bertambah lagi pundi-pundi bloggingku dan  sangat bersemangat menjelajahi kembali cerita lain yang pasti lebih seru, keren dan menginspirasi dari sobat baru dunia mayaku ini.

Selain itu baby & parenting, kecantikan, DIY (hahaha.... sekilas kirain sebelumnya ini tentang Daerah Istimewa Yogjakarta, ternyata Do It Yourself), Kesehatan, Curhat dan Kucing adalah beberapa label postingan blogger yang telah memenangkan Award Blog Family & Parenting Terbaik 2015 ini.

Sempat ngintip salah satu postingan kecantikan Cantik dalam 5 menit.... dan nonton videonya.

Duuh tambah jatuh hati sayah... klepek-klepek.

Ditambah sentuhan sense of humor, dijamin buat kita tambah terseponah eh terpesona.

Ayo buktikan sendiri dan dapatkan berbagai inspirasi dari Cerita Echa sebagai Blog Family dan Parenting Terbaik 2015.

Happy blogging... Blogger Perempuan!







Bahagia itu sederhana!


Bahagia itu Sederhana


Ternyata, tips membuat hidup lebih bahagia itu sederhana

Jadi gini,

Beberapa waktu lalu hatiku tergetar hebat, saking bahagianya saat melihat paras buah hatiku yang sumringah.

Iya, hanya dengan menikmati aura bahagia, akupun ikut terseret ke dalam pusarannya.

Funtastic!

Senang banget!

Di saat lain saat menikmati tontonan yang mampu menerbitkan rasa haru, kasih yang membuncah, akupun merasa damai, tenang dan nyaman.

Atau sembari menyetrika aku menikmati alunan lagu dari penyanyi favoritku, apalagi kalau lagunya mampu membakar semangat memulai hari, serta merta kegiatankupun berhenti, kuikuti irama dan beraksi bak dancer sejati.

Ha ha ha ha...

Begitulah, bagiku kebahagiaan tak harus menunggu target tercapai atau berhasil memperoleh sesuatu.

Bahagia bisa hadir dari momen-momen kecil yang tercipta setiap hari.

Hanya saja kita perlu merasakannya dari hati.

Banyak-banyak bersyukur juga membantu menghadirkan kebahagiaan.

Tak harus menunggu yang serba mewah dan mahal.

Bahagia itu kita yang cipta, tak perlu campur tangan orang!

Bahagia itu sederhana dan kita yang cipta
... karena bahagia itu kita yang cipta
Bukan untuk di temukan di luar, tapi dia bersemayam di lubuk hati terdalam.

Bukan juga ditentukan oleh ketenaran, kekayaan, kecantikan, kekuasaan, kesuksesan bahkan kesehatan.

Kebahagian tergantung kepada keputusan kita sendiri, iya diri kita sendiri!

Mampukan kita mensyukuri semua yang telah kita miliki?

"Jika kebahagiaan dapat dibeli, pastilah orang kaya akan memborong habis semua kebahagiaan di muka bumi ini."

"Jika kebahagiaaan hanya terdapat pada suatu tempat, pasti di beberapa belahan bumi akan sunyi tanpa penghuni, karena semua orang pergi mencari di mana kebahagiaan bersembunyi."

Syukurlah, kebahagiaan berada di dalam hati setiap manusia. Jadi tak perlu susah payah mencarinya.

Hanya pikiran jernih, hati putih dan rasa ikhlas, itu yang kita butuhkan dan dapat dipastikan kita siap menciptakan kebahagiaan, di mana dan kapan saja!

Dan... kebahagiaaan hanyalah milik orang-orang yang pandai bersyukur!

Ayo Jadi Detektif Twitter

Detektif Twitter
Pinjam Model di sini

Ayo Jadi Detektif Twitter

Hola,

Aku datang lagi dengan tips ringan!

Langsung saja ya.

Ada ole-ole ni dari khayangan.

Tips jitu cara mendeteksi akun pengikut sejati di twitter.

Memang ada yang palsu, kakaaa?

Ada dong!

Monggo disimak.


Yang pertama aku pakai yang ini.

A. Twitter Audit

1. Sila klik : https://www.twitteraudit.com/

Temukan tampilan seperti ini :


2. Klik Sign in with twitter

Jika twitter dalam keadaan login, aplikasi akan langsung menggunakan akun twitter dan melakukan pemeriksaaan, namun jika tidak dalam keadaan login, aplikasi akan meminta untuk memasukkan username, pasword dan klik authorize app.


Dari tampilan di atas, terlihat bahwa aplikasi membuat beberapa pernyataan apa yang bisa dan tidak bisa ditinjau.

3. Kebetulan twitter eike lagi login, jadi tampilan langsung seperti ini


4. Hit ==> Run and audit

5. Voilaaa

Begini hasilnya, 

6. Alamak lumayan juga yang fake!

Tampilan ini sebenarnya hanya kira-kira 1/4 dari tampilan asli.

Lanjutannya adalah seperti ini


Jadi, pengikutku ada yang sejati (hijau), tidak yakin (oranye) dan palsu (fake

Sayang sekali untuk 2 tampilan berikut ini aku kurang mengerti.

Ada yang bisa bantu?

7. Tampilan pada bagian akhir adalah penemu aplikasi ini


Dan harap diingat bahwa aplikasi ini tidak berafiliasi dengan twitter.

Menurut Socialbaker, apabila akun palsu hanya di bawah atau sama dengan 20%, maka akun pengguna itu bisa dikatakan bisa dipercaya dan tak ada yang perlu digalaukan. Hmmm... seperti eike misalnya *uhuk! *pelintirkumis

Lain halnya jika antara 20-50% harap berhati-hati ya. Siapkan pentungan buat bersih-bersih. Hahaha.. karena persentasi meningkat lebih besar sebagai akibat jumlah follower yang membengkak.

And when yout hit 70%, besar kemungkinan kita telah menjadi korban cyber crime.

So, watch out!

Karena penasaran masih membelit, aku tanya mbah Google lagi. 

Mau tahu apa yang dimaksud dengan fake itu?

Duduk di peringkat satu adalah aplikasi ini.

B. FakerStatusPeople

1. Klik http://fakers.statuspeople.com/


2. Klik connect to twitter

 Tampilan seperti ini:


Tunggu, aplikasi bekerja.

3. Dapatkan tampilan ini :



Terus scroll ke bawah akan ada beberapa tampilan seperti di bawah ini :

4. Detail deskripsi status follower dan follower fake


5. Saran pembelian aplikasi (jika berminat) untuk mengetahui lebih banyak tentang follower fake dan gambaran apa saja yang akan kita dapatkan. 

Misalnya seperti ini :

  • Berkicau 12 kali dalam sehari
  • Pernah tidak berkicau sama sekali dalam sehari
  • Tidak pernah berkicau dalam 100 hari 
  • Dan seterusnya bisa lihat sendiri ya kakaaa...

Jadi, tipe follower ada 3
  1. Fake; bukan real human, tapi robot program komputer yang menyamar menggunakan akun twitter
  2. Inactive; kurang aktif dengan berbagai kondisi seperti di atas
  3. Good; follower sejati

Iseng-iseng aku jadi detektif twitter, memeriksa dan mendapatkan beberapa ciri akun fake sebagai berikut :
  • Perbandingan antara akun following (mengikuti) dan follower (pengikut) kurang dari 50:1
  • Kicauannya berbau spam seperti soal diet dan mendapatkan uang dengan cara mudah dari rumah
  • Lebih dari 90% posting tweet merupakan retweet
  • Posting kicauan diulang-ulang lebih dari tiga kali
  • Avatar masih berbentuk telur, karena hanya berfungsi sebagai mesin produksi biasanya pemilik tidak perduli dengan akunnya. 
Mengapa ada akun seperti ini? Tujuan semata hanya untuk bisnis. Akun bot seperti in biasanya kan dijual kepada buzzer
Siapa itu buzzer?
Buzzer adalah akun yang berfungsi sebagai agen iklan yang biasanya sudah memiliki follower aktif yang banyak (lebih dari 100 akun twitter  aktif), memiliki keunikan dan daya tarik dan rajin berkicau tentang kata-kata mutiara, lawakan, gambar menarik dan berbagai hal yang anti mainstream atau mainstream lainnya.
  • Jika diajak berinteraksi, hampir bisa dipastikan akun bot ini tidak akan pernah bereaksi

Dan... kenapa akun kita banyak follower fakenya?

Mungkin kita pernah mengklik baik secara sadar atau tidak sadar (maksud lo sambil tidur, gitu?) aplikasi yang mengarahkan ke link yang menawarkan penambahan jumlah follower gratis.

Uniknya, kedua aplikasi di atas juga bisa kita gunakan untuk memeriksa follower akun tertentu dengan cara yang sama seperti di atas

Monggo dicoba...

Mau coba tips ringan dan jitu lain misalnya bagaimana cara mengunduh video youtube favorit boleh langsung cus ke sini.

Setelah itu yuk kita jadi mini detektif, bersih-bersih pengikut palsu dan berbagi pengalaman di blogmu!